
"Makasih yah sudah mau nganterin aku, sampai jumpa Besok." ucap Tiara.Tomi mengangguk dia melambaikan tangan nya dan segera meninggalkan Tiara.
Tiara masuk dia melihat Mile yang duduk di Meja makan.
Tiara melihat makanan kesukaan nya ada di atas meja.
"Wahh makanan kesukaan aku. Aku mau memakan nya Tapi sudah sangat Kenyang." ucap Tiara.
Tiba-tiba Mile berdiri dia mengambil semua nya dan membawa ke tong sampah dan membuang nya. Tiara yang melihat itu hanya bisa terdiam.
"Makanan nya sudah dingin." ucap Mile. Tiara Tidak mengatakan apapun dia langsung ke tempat tidur setelah membersihkan diri.
Mile mendengus dia melihat Tiara masuk ke dalam kamar.
Di kamar Tiara meringkuk sambil memeluk bantal guling nya dia mencium aroma yang benar-benar membuat dia tidak nyaman dan tidak bisa tidur sama sekali.
Pintu kamar tiba-tiba di Ketuk. Tiara tidak perduli dia membiarkan saja, Mile langsung masuk.
"Kamu sudah tidur?" tanya Mile. Tiara duduk dia menatap Mile.
"Di penginapan ini ada dua kamar. Kamu bisa Tidur di kamar sebelah." ucap Tiara. "Aku mau tidur jangan di ganggu dan esok aku tidak Akan kemana-mana." ucap Tiara.
Mile Menghela nafas panjang.
"Apa yang terjadi pada mu? Hanya masalah tadi pagi kamu mengabaikan saya bahkan tidak mengijinkan saya tidur di sini." ucap Mile.
Tiara langsung menatap Mile dengan tatapan tajam.
"Kamu merasa perbuatan kamu tidak salah besar?" tanya Tiara. "Saya sudah minta maaf. Saya Bahkan menjelaskan bahwa saya tidak bisa di ganggu saat olahraga." ucap Mile.
"Baiklah kalau begitu aku tidak akan mengganggu kamu lagi, pergilah." ucap Tiara. Mile tidak ada pilihan lain selain memilih untuk keluar dari kamar istri nya itu.
Keesokan harinya Mile melihat istrinya baru saja keluar dari kamar.
"Kamu mau kemana hari ini?" tanya Mile melihat Tiara sudah rapi. "Saya mau berkeliling dengan Tomi." ucap Tiara.
"Saya ikut." ucap Mile. Tiara sama sekali tidak mengatakan apa-apa.
Mereka keluar dari penginapan namun ternyata Jenny sudah menunggu di depan.
__ADS_1
"Jenny bagaimana bisa kamu di sini?" tanya Mile.
"Aku mau ikut jalan-jalan sama Kalian, boleh kan?" ucap Jenny.
"Haii Tomi." Tiara langsung masuk ke dalam mobil duduk di samping Tomi yang menyetir mobil.
Akhirnya Jenny dan juga Mile masuk di bagian kursi belakang.
Sebelum ke tempat yang di tuju Tiara meminta agar Tomi berhenti di tempat makan karena dia sangat lapar.
Mile memerhatikan betapa akrab nya Tiara dengan Tomi bahkan terlihat mereka sudah lama bertemu. Mile Menghela nafas panjang.
"Tiara kamu mau pesan apa? Kamu duduk saja Duluan." ucap Tomi.
"Kamu? Dia hanya Penerjemaah sudah berani tidak sopan." batin Mile.
"Kamu mau pesan apa Mile? Sudah banyak yang ngantri di belakang." ucap Jenny. Mile meminta jenny yang memesan nya.
Setelah itu mereka pun duduk di Meja yang sama. Tidak ada percakapan sama sekali setelah selesai makan. akhirnya mereka sampai di sebuah kebun Binatang.
"Bagaimana kamu suka? Ini kan yang kamu inginkan?" tanya Tomi pada Tiara. Tiara mengangguk.
"Aaaaa!!" Tiba-tiba Tiara keseleo karena batu-batu membuat Sulit berjalan. Mile mau menolong nya namun Tomi lebih cepat membantu Tiara berdiri.
Mile terdiam. Jenny langsung menarik tangan Mile mendekati beberapa Buruk merak yang begitu besar.
Tiara menoleh ke arah mereka dia seketika cemburu lagi. Namun tidak ada yang bisa di katakan oleh nya dia pun kembali melanjutkan mendekati burung yang sudah jinak itu namun di bantu oleh Tomi.
Mile mencuri Pandangan melihat Tomi merangkul pinggang Tiara membuat nya Kesal, dia langsung memberikan beberapa barang yang di pegang nya pada Jenny.
"Aku ijin ke toilet sebentar." ucap Mile langsung meninggalkan Jenny.
Sudah cukup lama mereka di sana. akhirnya keluar juga. Tiara melihat Mile yang duduk di depan kebun binatang sambil minum bir karena kebetulan ada Cafe di sana.
"Pak Mile, kita Akan pergi ke tempat selanjutnya." ucap Tomi. Mile mengangguk dia langsung mendekati mobil mereka. Dia melihat Tiara masih sulit untuk berjalan.
"Lebih baik kita langsung pulang saja, kaki Tiara terlihat tidak baik." ucap Mile.
"Siapa bilang? Aku baik-baik saja, lihatlah." ucap nya sambil berdiri dengan benar namun tiba-tiba tidak kuat hampir jatuh namun di tahan oleh Mile dengan cepat.
__ADS_1
Mile meminta Tomi mengantarkan mereka pulang. Sampai di rumah Tiara berjalan ke dalam penginapan.
Namun Mile tidak sabar menunggu Tiara berjalan dia langsung menggendong Tiara. Tiara sangat terkejut dia berusaha untuk berontak namun Mile sangat kuat mengangkat Tiara ke dalam penginapan mereka karena berada di lantai tiga.
"Duduk di situ." ucap Mile.
Tiara duduk di sofa.
"Huff aku rasa tadi hanya keseleo sedikit saja, kenapa sekarang rasa nya sangat sakit." batin Tiara. Tidak beberapa lama Mile kembali membawa Air hangat di dalam mangkuk dan juga handuk kecil.
"Apa yang kamu lakukan?" tanya Tiara terkejut karena Mile duduk di lantai di dekat kakinya.
"Jangan banyak tanya. Kamu Bilang tidak Akan merepotkan saya, lalu apa ini? kamu pergi ke kebun binatang tidak tau resikonya apa." ucap Mile.
Tiara diam. "Aaauhhh." dia berteriak ketika Mile membuka sepatu nya.
"Tahan sedikit saja." ucap Mile, dia langsung membuka sepatu Dan kau kaki Tiara.
Pantesan saja terasa sakit sekali ternyata sudah Birem di bagian mata kakinya. Selain keseleo mungkin terbentur batu.
Mile mengompres dengan Air hangat agar bersih. Setelah itu memberikan minyak urut dan mengurut nya, Tiara meminta sudah namun Mile tidak perduli.
"Sakit. Sakit, lepas kan aku..." ucap Tiara sudah menangis, Mile langsung Sadar dia melepaskan kaku Tiara.
"Maaf-maaf saya tidak sengaja." ucap Mile.
"Tidak sengaja bagaimana? Kalau kamu mempunyai dendam jangan melampiaskan ke kaki ku.' ucap Tiara.
Mile tidak tau setiap kali mengingat istri nya bersama Tomi membuat nya Kesal dan ingin marah. Dia membawa semua mangkuk dan handuk untuk di simpan. Tiara melihat Mile yang tiba-tiba memasang wajah dingin.
"Huff sungguh pria yang aneh. Dia bisa saja membunuh ku kalau seperti ini." ucap Tiara.
Namun tiba-tiba ponsel nya berdering telepon dari Ibu nya.
"Iyah halo Bu." jawab Tiara.
"Bagaimana kabar kamu di sana nak? Apakah dia sana sangat menyenangkan?" tanya ibu nya.
"Menyenangkan kok buk, tumben sekali ibu nelpon, ada apa Bu?" tanya Tiara.
__ADS_1
"Kakak kamu Rafi kecelakaan nak, ibu sangat khawatir sekarang dia sedang ada di ruangan ICU." ucap ibu nya.