
"Tapi aku mencintai nya, dia pria yang sangat perhatian. Perduli." ucap Tiara sambil tersenyum. Namun Mile tiba-tiba menoleh ke arahnya. Senyuman nya langsung hilang.
"Kenapa kamu hanya di sini saja? ayo bermain ke dalam Air." ucap Mile.
"Aku tidak pandai berenang di pantai, aku takut." ucap Tiara. "Ada pelampung di sana, saya akan membawa kamu ke sana." ucap Mile.
Tiara yang tidak mau menyia-nyiakan kesempatan untuk ketengah akhirnya dia pun mau. Dan bena saja Mile memegang nya. Mile yang sangat pandai berenang biasa saja melihat ombak, sementara Tiara masih jauh saja dia sudah berteriak begitu keras sekali. Dia memeluk Mile begitu kuat.
Karena sudah lelah bermain akhirnya mereka pulang. Sampai di penginapan Mile meminta Tiara untuk mandi terlebih dahulu di kamar sementara dia mandi di kamar mandi umum.
Tidak beberapa lama Tiara keluar dari kamar mandi. Dia tidak melihat Mile dia mengira Mile di luar di langsung memakai baju.
Namun dia melihat ada Surat di atas Meja rias.
"Saya keluar duluan. Kamu menyusul saya setelah selesai mandi bersama supir." isi surat itu. Tiara kebingungan namun dia segera bersiap-siap.
Dan benar saja supir sudah menunggu nya.
"Kemana Mile meminta supir membawa ku? Ini sudah jam tujuh sore." ucap Tiara. Namun dia juga berfikir kalau supir membawa nya ke restoran karena tadi Mile janji untuk makan di luar.
Akhirnya dia pun ikut pada supir itu. Sudah lama namun tak juga sampai Tiara menghela nafas panjang karena bosan di dalam mobil tanpa tau dia mau kemana. Mau bertanya tapi supir tidak akan paham.
Namun tidak beberapa lama Supir berhenti di sebuah Restoran yang begitu mewah dan sangat ramai pengunjung.
"Apa kah Mile di sini?" tanya Tiara berbahasa Inggris.
Supir itu mengangguk.
Tiara mengikuti supir itu.
Namun tiba-tiba ponsel nya Berdering.
"Kamu naik ke lantai 15, saya ada dia sana." isi pesan dari Mile. Akhirnya supir mengantarkan sampai di sana saja, Tiara pun pergi sendiri ke atas walaupun sedikit bingung.
Menunggu ke atas dia memeriksa ponsel nya berharap ada balasan dari suami nya. Namun ternyata tidak ada.
Akhirnya sampai lantai 15.
__ADS_1
"Mari mbak saya antar." ucap wanita memakai bahasa Indonesia pada Tiada. Tiara mengikuti wanita itu.
Tidak beberapa lama sampai di ruangan yang cerah penuh dengan lampu kuning yang membutuhkan ruangan yang hanya terdiri satu meja dan dua kursi makan di tengah-tengah ruangan itu.
"Apa ini? apa Mile mengajak ku dinner? namun kenapa dia tidak ada? ruangan ini juga sangat sepi ucap nya.
Dia mendekati meja itu di samping vas bunga itu ada surat.
"Ikuti lilin itu." isi surat itu. Tiara Heran dia bukan penasaran jadi panik karena tiba-tiba mati lampu dan perlahan lilin hidup satu persatu, Entah bagaimana itu terjadi Tiara tidak perduli dia pun mengikuti lilin itu.
Sampai di ruangan yang semakin gelap.
"Mile apa-apaan ini!" ucap Tiara kesal.
Dia melihat Ada bunga yang ada di ujung lilin. Dan ada kertas juga.
"Ikuti bunga itu." "Aku gak mau, aku gak Suka permainan ini, jangan membuat ku takut Mile. Tempat nya sangat gelap sekali." ucap Tiara.
"Mile aku mohon jangan bermain-main seperti itu, aku takut." ucap Tiara.
Karena tidak ada tanda-tanda Mile keluar. Tiara mengikuti bunga mawar itu. Hanya sedikit cahaya Tiara tidak berhenti dia mengikuti bunga itu. Dan sampai ke balkon Tiara berdiri tepat di tengah-tengah bunga yang di bentuk menjadi love.
"I Love you Tiara." Tiara diam.
Tiba-tiba lampu hidup.
Tiara berbalik melihat lampu yang hidup, namun dia sangat terkejut melihat Mile berdiri di belakang nya.
"Mile kamu membuat ku terkejut saja." ucap Tiara. Mile bersikulut dia mengambil sesuatu dari Belakang dan dan ternyata bunga mawar yang banyak dan sangat cantik.
Tiara terkejut dia menutup mulutnya karena terkejut.
"Saya sadar kalau saya tidak pandai berbicara romantis, saya tidak tau bagaimana mengutarakan perasaan saya, namun saya sadar kalau saya mencintai kamu. Saya ingin selalu di samping kamu, saya nyaman ketika ada dengan kamu." ucap Mile dengan serius.
"Saya mencintai kamu. Apakah kamu mencintai Saya?" tanya Mile. Tiara mau berbicara namun di tahan oleh Mile terlebih dahulu.
"Sebentar." ucap Mile sambil memberikan satu lembar kertas.
__ADS_1
Tiara mengambil nya.
"Saya tidak menerima penolakan, kalau kamu juga mencintai saya ambil bunga ini, dan kalau tidak kamu bisa meninggal saya." Isi surat itu.
Tiara tersenyum dia melihat Mile yang tidak berani menatap wajah Tiara. "Kamu sungguh pria yang kaku." ucap Tiara. Mile menatap Tiara memasang wajah yang menunggu jawaban dari Tiara.
Tiara cukup lama berfikir. Dia pun melangkah kaki nya meminta Mile untuk berdiri. Mile kebingungan. ekspresi Tiara membuat nya deg-degan sekali.
Tiara pun memilih untuk meninggalkan Mile. Mile seketika Terdiam melihat Tiara meninggalkan nya. Wajah nya jadi sangat sedih dia langsung putus asa.
Dia berbalik dia sangat kaget ternyata melihat Tiara berdiri di belakang nya tersenyum manis dan langsung mengambil bunga dari tangan Mile.
Mile benar-benar terkejut. Tiara menghirup Wangi bunga'l mawar itu.
"Seperti nya bunga nya di rawat dengan baik, ini sungguh Wangi dan juga Bagus. Aku sangat suka, aku jadi rindu taman ku yang di rumah." ucap Tiara.
Mile diam. Tiara menatap wajah Mile dia mendekati Mile.
"Aku menerima bunga ini artinya aku juga mencintai kamu. Aku sudah bilang dari kemarin aku mencintai kamu." ucap Tiara.
Mile seketika langsung memeluk Tiara. Tiara tertawa sangat senang. Mile menutup mata nya dia merasa sangat lega sekali setelah mengeluarkan isi hati nya.
"Kamu sekarang milik saya." ucap Mile. Tiara tersenyum dia langsung mencium bibir Mile dengan singkat. Mile kembali mencium bibir Tiara dengan sangat lembut sekali.
Mereka berdua melepaskan ciumannya dan tersenyum. Mile mengelus pipi Tiara.
"Terimakasih." ucap Mile. Tiara mengangguk.
"Humm kalau begitu kamu mau Makan kan? Ini tentu nya makanan kesukaan kamu, tapi tidak pedas." ucap Mile. Tiara tersenyum.
Dia tiba-tiba jadi gadis pemalu yang baru saja bertemu pangeran. Mile menarik kursi untuk istri nya. Tiara mengucap kan terimakasih dan duduk.
"Oh iya tunggu sebentar." ucap Mile. Tiba-tiba pelayan datang membawa kue yang begitu mewah sekali.
"Wahh kue?" ucap Tiara. Mile Mengangguk.
"Untuk apa? Bukan nya kamu tidak suka kue?" tanya Tiara.
__ADS_1
"Saya bisa memakan nya demi kamu." ucap Mile. Namun Tiara melarang nya. Dia tidak ingin Mile sakit hanya memaksa Makan yang tidak di Suka.