Pria Dingin Itu Adalah Suami Ku

Pria Dingin Itu Adalah Suami Ku
Part 222


__ADS_3

"Tante tidak ingin membahas itu, sekarang Mile sudah marah pada Tante, apa yang harus Tante lakukan?" ucap Tiara.


"Aku tidak tau harus memberikan saran apa Tan, tapi sebaiknya Tante tenang memikirkan kesehatan Tante terlebih dahulu." ucap Vandi.


"Apa kamu bisa mengantar kan Tante ke tempat Mile?" tanya Tiara. Vandi menggeleng kan kepala nya.


"Ketika Om Mile mengatakan dia ingin sendiri dia ingin sendiri Tampa di ganggu oleh siapapun." ucap Vandi.


Tiara hanya Bisa duduk lesu. "Sekarang aku akan mengantar kan Tante pulang." ucap Vandi. Tiara menganguk.


Tidak beberapa lama sampai di rumah Tiara merasa sedih lagi.


Dia melihat mobil Vandi yang semakin jauh.


"Tin tin!!" Tiba-tiba klakson mobil membuat nya Terkejut.


Kin keluar dari dalam mobil itu.


"Nyonya Mile kenapa terlihat sangat sedih?" ucap Kin.


"Kamu tidak perlu kepo, kamu ngapain ke sini?" ucap Tiara dengan kesal.


"Aku ingin melihat Kamu, Tidak ada tujuan lain aku ke sini selain melihat kamu." ucap Kin.


"Aku sedang tidak ingin di ganggu. Pergi lah!" ucap Tiara. Namun tiba-tiba Kin menahan tangan Tiara.


"Ikut dengan saya." ucap Kin. "Aku tidak mau, lepaskan aku!" ucap Tiara. "Saya mohon." ucap Kin.


"Aku tidak mau titik!" ucap Tiara mendorong Kin. "Jangan membuat saya kasar Tiara!" ucap Kin menarik tangan Tiara ke dalam mobil.


"Aaa sakit!!" Tiara berontak.


Dia tidak sempat untuk berteriak meminta tolong Kim sudah membawa nya pergi nya pergi. Kebetulan di depan gerbang sangat sepi sekali.


"Lepaskan aku Kin! Kamu mau membawa ku kemana?" tanya Tiara.


"Aku mengajak kamu dengan baik-baik namun kamu tidak mau, aku hanya membawa kamu makan di luar, apa itu sulit?" ucap Kin.

__ADS_1


"Kamu tidak bilang apapun dari tadi, aku tidak akan tau!" ucap Tiara. Kin menatap wajah Tiara.


"Kenapa wajah kamu sangat pucat? Apa yang membuat kamu pucat seperti ini? apa kamu kurang Enak badan?" tanya Kin sambil memeriksa dahi Tiara.


"Jauhkan tangan mu dari ku! Ingat yah kalau aku adalah Istri nya Mile. Kamu tidak bisa melakukan ini kepada ku!" ucap Tiara.


"Apa kamu yakin Mile menganggap kamu sekarang istri nya?" ucap Kin. "Apa maksud kamu?" ucap Tiara kesal.


"Saya tau kalau kamu pasti lagi ribut kan dengan Mile?" ucap Kin.


"Gak usah sok tau! kamu tidak tau apa-apa dan berhenti ikut campur!" ucap Tiara. Kin tersenyum.


"Hari ini kamu harus melupakan masalah nya, saya akan membawa kamu happy-happy." ucap Kin.


"Aku tidak ingin minum!" ucap Tiara. "Siapa yang ngajak kamu minum? Saya ingin mengajak kamu ke sesuatu tempat." ucap Kin.


"Huff aku sama sekali tidak berminat apapun lagi. Aku hanya ingin turun dari mobil ini." ucap Tiara berontak mengoyang kan lengan Kin young sedang menyetir.


"Apa yang kamu lakukan Tiara! Kita bisa celaka kalau seperti ini." ucap Tiara.


"Aku mau turun! Turun kan aku!" ucap Tiara. "Kamu mau diam atau saya akan meninggalkan kamu di tempat yang tidak kamu tau di mana?" ancam Kin.


Melihat Tiara menangis Kin jadi panik. "Saya hanya bercanda agar kamu diam." ucap Kin.


"Aku mau hilang saja, aku mau mati, aku sangat malu.." ucap Tiara menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangan nya.


"Maafkan saya, saya tidak bermaksud seperti itu, Maaf kan saya." ucap Kin.


Sepanjang perjalanan Tiara tiba-tiba diam. Sampai ke tempat yang sama sekali tidak pernah di kunjungi oleh Tiara, asing juga bagi Tiara.


"Ayo turun!" ucap Kin. "Aku tidak mau!" ucap Tiara. Kin Menghela nafas panjang. "Kamu sungguh keras kepala!" ucap Kin.


Dia membuka pintu bagian Tiara. "Kamu mau turun sendiri atau Saya gendong?" tanya Kin. Tiara langsung turun.


"Kamu kenapa membawa ku ke kolam berenang? Aku sama sekali tidak berenang dan aku tidak mau berenang dengan pria seperti kamu!" ucap Tiara.


"Ikut saja!" ucap Kin. Setelah mereka masuk ke kolam yang begitu besar ternyata banyak anak-anak di dalam.

__ADS_1


"Lihat semua anak-anak itu. mereka semua di tinggal kan oleh orang tua nya mereka hidup di panti asuhan namun tidak pernah merasa sedih dan putus asa." ucap Kin.


Tiara melihat semua anak-anak yang hampir seumuran sedang berenang.


"Ketika saya sedang putus asa atau sedang stress saya akan mengajak anak-anak ini untuk jalan-jalan. Tawa mereka bisa membuat saya sangat bahagia." ucap Kin.


Tiara turun ke bawah. "Kamu menyewa tempat ini untuk mereka?" tanya Tiara karena hanya melihat anak-anak Saja dengan penjaga yang ada di sana.


"Lebih tepatnya saya yang memiliki tempat ini. Dan saya membuat kolam ini khusus hanya untuk anak-anak ini." ucap Kin.


"Tidak heran." ucap Tiara. Dia duduk di kursi.


"Mau minum!" Kin menawarkan minuman. "Aku tidak bisa minum ini." ucap Tiara. Kin menawarkan jus yang sudah dia minum.


"Ini sudah bekas kamu, apa tidak ada yang lain!" tanya Tiara. Kin terpaksa meminta penjaga membeli nya lagi.


Di sore hari Tiara pulang di antar kan oleh Kin. "Kamu tidak boleh sedih lagi." ucap Kin. Tiara mengabaikan nya dan langsung masuk begitu saja.


"Non Tiara dari mana saja? Bibik sangat mengkhawatirkan Non Tiara!" ucap Bibik Ja. "maafin aku bik. Aku sangat pusing sehingga mencari suasana yang segar di luar." ucap Tiara.


"Mencari suasana yang segar bersama pria lain?" tiba-tiba Mile datang. "Kamu sudah pulang? kenapa kamu tidak Mengabari aku?" tanya Tiara.


"Kamu jangan mencoba mengalihkan pembahasan, kamu kenapa bisa bersama dengan Kin?" tanya Mile.


"Aku di paksa oleh dia!" ucap Tiara. "Di paksa? kamu bukan anak kecil lagi yang tidak bisa melawan, ada banyak pengawal." ucap Mile.


"Tapi aku tidak bohong, aku di paksa oleh dia!" ucap Tiara.


Mile menghela nafas panjang.


"Mungkin seperti ini pada saat Kamu di hamili oleh pria lain." ucap Mile. "Apa maksud kamu Mile?" tanya Tiara.


"Kamu bilang di paksa dan pada nyatanya kamu yang mau sendiri dan sudah membuat janji." ucap Mile.


"Kamu tidak percaya sama aku? kenapa kamu mengatakan seperti itu?" tanya Tiara.


"Istri yang harus di percaya itu adalah istri yang bisa menjaga kepercayaan Suami nya." ucap Mile.

__ADS_1


"Aku tidak membohongi kamu. Aku di paksa oleh Kin." ucap Tiara. "Apa dia memaksa kamu untuk tidur dengan nya lagi?" ucap Mile. Tiara yang mendengar itu sangat sedih.


__ADS_2