Pria Dingin Itu Adalah Suami Ku

Pria Dingin Itu Adalah Suami Ku
Tamat..


__ADS_3

Mereka langsung pulang mengabari Ibu nya Sisi. Ibu nya Sisi kaget kalau Besok Kin dan Sisi bertunangan.


Awalnya dia ragu namun Kin Terus menyakinkan nya.


Kin juga Mengabari keluarga nya. Mereka kaget mendengar itu, namun mereka juga senang kalau Kin menikah itu artinya ada penerus keluarga besar mereka.


Tidak mempermasalahkan wanita pendidikan tinggi, anak orang kaya atau orang biasa, mereka semua setuju.


Di rumah Mile...


Mile baru saja pulang dari kantor. Dia masuk ke kamar dan melihat Istrinya belum tidur begitu juga dengan Tian.


"Kamu dari mana?" tanya Tiara. "Saya dari kantor." jawab Mile. "Yakin dari kantor? Ini sudah jam sepuluh kamu baru pulang, kamu baru bertemu dengan wanita itu yah?" Tanya Tiara.


"Saya memang bertemu dia di kantor karena dia adalah sekretaris saya." ucap Mile.


"Owh ternyata kamu belum memutuskan hubungan dengan dia?" tanya Tiara.


Mile duduk di samping Tiara memegang tangan nya.


"Saya tau kalau kamu masih marah kepada saya, saya tau kalau kamu belum bisa percaya kepada saya, namun saya akan terus membuat kamu percaya kepada saya." ucap Mile.


Tiara hanya diam saja. Keesokan harinya Tiara bangun dia melihat Mile duduk di sofa sambil tidur. "Kenapa dia tidur di sofa?" ucap Tiara heran dia melihat ke arah Tian Tidak ada di samping nya dan ternyata tidur di sofa juga. Mile duduk di sana agar Tian tidak jatuh dari sofa.


Tiara mengambil Tian tidur di Kasur. Mile terbangun.


"Ini sudah jam berapa?" tanya Mile sambil melihat jam. Karena sudah jam tujuh dia segera mandi dan siap-siap ke kantor.


"Saya berangkat yah." ucap Mile pada Tiara yang memberikan Tian minum. Tiara hanya menganguk cuek.


Mile mencium kepala Tian.


Dia menatap lama istri nya namun setelah itu dia pergi.


"Bagaimana cara nya aku bisa mengikuti mile dan mengetahui apa yang dia lakukan?" batin Tiara.


Dia menitipkan Tian kepada Bibik Ja, tidak lupa dia juga memompa ASI nya untuk d ini berikan pada Tian nanti kalau sudah Haus lagi.


"Non Tiara mau kemana?" tanya Bibik Ja. "Saya ada urusan penting." ucap Tiara.


"Apa non yakin mau keluar? Saya akan menghubungi Den Mile." ucap Bibik Ja. "Mile gak boleh tau bik, aku ingin mencari tau hubungan nya dengan Mina." ucap Tiara.


Bibik Ja terdiam sejenak. Namun tiba-tiba handphone Tiara berdering telepon dari Kin.


"Kin ngapain nelpon aku?" tanya Tiara.


"Halo Tiara. Kamu lagi di rumah kan?" tanya Kin.

__ADS_1


"Iyah aku lagi di rumah, ada apa?" tanya Tiara.


"Besok aku dengan Sisi akan tunangan, kamu datang jangan lupa ajak Suami kamu dan juga Tian." ucap Kin.


"Bagus deh kalau kamu akhirnya menikah, aku pasti akan datang." ucap Tiara.


Panggilan pun putus.


"Kin dengan kekasih nya sudah mau tunangan. Sementara kak Rafi dan juga Alisa tak kunjung ada kejelasan." ucap Tiara.


"Kata siapa tidak ada kejelasan? kami sudah tunangan dua bulan yang lalu. Namun tidak ada yang memberi tahu kamu karena takut kamu marah." ucap Rafi.


"Apa? kakak seriusan?" tanya Tiara. Rafi menganguk. Dia baru saja datang bersama Alisa.


"Terus rencana kakak nikah kapan? Jangan lama-lama kak." ucap Tiara. Rafi dan Alisa tertawa.


"Dua Minggu lagi, semua nya sudah di atur dan hanya tinggal beberapa urusan lagi yang belum selesai. Kamu do'akan saya lancar sampai hari H." ucap Rafi.


"Pasti dong kak, aku tidak sabar teman baik ku akan menjadi kakak ipar ku. Semoga kita akur-akur saja yah." ucap Tiara. Alisa tertawa sambil mengangguk.


"Kamu mau kemana sudah rapi seperti ini?" tanya Rafi.


"Aku ada janji di luar. Kakak sama Alisa bantu Bibik Ja mengasuh Tian dulu yah " ucap Tiara dia langsung pergi.


Rafi dan Alisa kebingungan.


Tidak beberapa lama Tiara sampai di kantor suami nya dia memakai topi dan tepat saja dia melihat Mile dan Mina masuk ke ruangan kerja Mile.


"Kenapa kamu seperti menghindari aku Mile?" tanya Mina.


"Aku tidak menghindari kamu, namun aku hanya menjaga jarak karena kita tidak memiliki hubungan apapun." ucap Mile.


"Apa kamu yakin dengan keputusan kamu ini?" tanya Mina. Mile Menatap wajah Mina.


"Aku sangat mencintai istri dan anakku, aku mohon jangan menganggu ku lagi." ucap Mile.


Mina Menghela nafas panjang dia duduk di depan Mile. "Nih." ucap Mina memberikan kertas di dalam amplop.


"Apa ini?" tanya Mile.


"Buka saja!" ucap Mina.


Mile membuka nya. "Surat pengunduran diri?" ucap Mile.


"Aku sudah memikirkan nya Beberapa hari ini, aku mencintai kamu dan ingin kamu bahagia. Walaupun kamu tidak sungguh-sungguh mencintai aku Tapi aku sangat bahagia Beberapa bulan bersama kamu." ucap Mina.


"Aku akan pergi dari kehidupan kamu, aku juga akan belajar melupakan kamu." ucap Mina.

__ADS_1


Mina berdiri sambil tersenyum.


"Terimakasih waktu yang singkat namun sangat berarti untuk ku." ucap Mina menyalim tangan Mile.


Mile memeluk Mina. "Semoga kamu bahagia dengan keluarga kecil kamu." ucap mina. Mile menganguk. Mina keluar membawa Tas nya.


Setelah keluar dia melihat Tiara yang berdiri di samping ruangan itu. Mina tersenyum kepada Tiara. Tiara bingung.


"Maafin saya sudah membuat kamu berfikir yang tidak-tidak tentang suami kamu. Saya menyesal semoga kamu dan suami kamu bahagia." ucap Mina.


Tiara menganguk Mina langsung pergi dari sana.


"Tiara.." Ucap Mile melihat Tiara ada di kantor nya. Tiara mau pergi namun di tahan oleh Mile dan langsung memeluk nya.


"Kamu jangan berfikir yang tidak-tidak, saya akan menjelaskan nya." ucap Mile. Tiara melepaskan pelukan suaminya.


"Aku percaya sama kamu. Aku dengar kok Pembicaraan kalian tadi. Maafin aku sudah berburuk sangka sama kamu, maafin aku sudah marah sama kamu." ucap Tiara.


Mile tersenyum dia memeluk Tiara karena sangat senang sekali terimakasih sayang." ucap Mile.


Keesokan harinya Mile sedang menunggu Tiara bersama Tian di bawah.


"Ibu nya lama banget sih." ucap Mile. "Iyah tunggu." ucap Tiara baru saja turun dengan pakaian yang sangat cantik.


"Kamu cantik banget Sayang." ucap Mile. Tiara tersenyum. "Kamu juga sangat tampan." ucap Tiara. Bibik Ja dan yang lainnya melihat itu sangat senang sekali. Mereka mau ke acara tunangan Kin.


Semua anggota keluarga Kin datang, begitu juga dengan anggota keluarga Mile. Semua nya bertemu dan di situ juga mereka berdamai.


Tiara dan Mile berfoto bersama Kin dan juga Sisi.


Tidak beberapa lama setelah itu Rafi dan Alisa menikah. Nama keluarga mereka sangat terkenal sekarang karena sangat kompak sekali.


Tiga tahun kemudian....


"Ayah..". Panggil Tian berlari kepada Mile yang membawa nya bermain ke taman.


"Sini nak, jangan lari-lari." ucap Mile.


"Mamah mana?" tanya Tian.


"Biasa Mamah tiba-tiba ngidam jajanan anak kecil." ucap Mile. Tiara sudah mengandung adik Tian berusaha Lima bulan.


"Mile Kalian di sini juga?" tanya Kin yang baru saja datang bersama Sisi yang sangat-sangat cantik setelah melahirkan putri pertama nya.


Mereka berkumpul di sana berbincang-bincang dan sekarang mereka sudah sangat bahagia, semua nya akur. Keluarga Tiara mau pun Keluarga Mile sudah sangat perduli kepada mereka.


Sementara Ibu kandung nya Mile hari ini sudah bisa keluar dari rumah sakit jiwa, Ibu nya sudah sehat. Mile membawa ibunya untuk tinggal bersama mereka. Dan hidup bahagia..

__ADS_1


..................................***Tamat...............................


Terimakasih yang sudah mau membaca cerita author yang benar-benar sangat receh ini. Terimakasih 🙏***


__ADS_2