Pria Dingin Itu Adalah Suami Ku

Pria Dingin Itu Adalah Suami Ku
Part 90


__ADS_3

Di kamar mandi Tiara tersenyum sambil menatap wajah nay nya yang memerah karena hal tadi..


"Kenapa aku tidak menolak nya yah? Nanti dia berfikir aku adalah wanita yang ganjen mau membalas ciuman dia." ucap Tiara.


"Tapi aku sangat senang sekali, aku ingin memeluk nya lebih erat lagi, aku juga ingin di peluk dia begitu tulus seperti tadi. Huff ini tidak bisa di pungkiri lagi kalau aku benar-benar jatuh cinta pada Mile. Walaupun aku membencinya namun sekarang mungkin karma, aku Jatuh Cinta pada nya, namun apa dia mencintai ku? Atau jangan-jangan dia hanya karena nafsu mencium ku." batin Tiara dia jadi overthinking.


Tidak beberapa lama dia selesai di kamar mandi dia keluar dia melihat Mile yang berbaring.


Dia memakai beberapa skincare nya lalu setelah itu mengambil laptop nya, dia naik ke kasur. Mile bergerak dia menoleh ke arah Tiara yang di belakangi nya.


"Aku mau menonton. Kamu bisa istirahat duluan." ucap Tiara. Mile berbalik dia Malah ikut Nonton dengan Tiara.


"Perut kamu Masih sakit?" tanya Tiara. Mile mengangguk.


"Masih sangat sakit." ucap Mile dengan Nafas yang sangat berat. "Ya udah kalau begitu berbaring lah." ucap Tiara. Mile Malah berbaring di paha Tiara.


"Kamu yakin nyaman dengan posisi seperti ini?" tanya Tiara pada Mile. Mile mengangguk dia pun menonton.


Namun tidak beberapa lama Mile sudah tidur. Tiara mengelus kepala Mile dengan lembut.


Dia menggeser kepala Mile meletakkan nya di bantal dan setelah itu dia menutup laptop nya dan ikut tidur.


Keesokan harinya.


Tiara terbangun karena merasa Mile beranjak dari kasur.


"Kamu sudah bisa bangun? Apa kamu sudah sembuh?" tanya Tiara dengan suara serak.


"Hum sedikit mendingan, kamu kenapa bangun?" tanya Mile.


"Kalau kamu sudah Baikan, nanti Sore kita main ke pantai yang di sana yah." ucap Tiara.


Mile menghela nafas panjang.


"Ya udah deh kalau kamu gak mau, aku gak maksa kok." ucap Tiara. Mile menatap istrinya.


"Bagaimana bisa saya menolak permintaan kamu kalau seperti ini? Saya belum memberikan jawaban kamu sudah langsung memasang wajah seperti itu." ucap Mile.

__ADS_1


Tiara diam.


"Aku ngantuk aku mau tidur." ucap nya.


"Baiklah-baiklah kita Akan pergi ke pantai sore nanti." ucap Mile. Tiara langsung bangun dia melihat ke arah suami nya sambil mengucap terima kasih.


"Aku gak sabar deh." ucap Tiara. Mile pun masuk ke dalam kamar mandi.


"Kenapa sakit perut ku gak hilang-hilang yah." batin Mile.


cukup lama di dalam kamar mandi dia pun keluar.


"Kamu gak Mesan sarapan?" tanya Mile. Namun ternyata Tiara sudah tidur lagi.


"Ya ampun sudah bangun eh malah tidur lagi." ucap Mile. Dia mendekati Tiara.


"Kenapa dia terlihat sangat cantik seksi." batin Mile, dia mengawas kan rambut Tiara yang menutupi wajahnya.


Tiara perlahan membuka mata nya.


"Ini sudah jam delapan, ayo sarapan saya akan memesan makanan untuk kita." ucap Mile.


"Ayo bangun, wanita hamil gak boleh malas-malasan terus." ucap Mile. Tiara di paksa duduk.


"Jangan ganggu aku dulu. Sepanjang malam aku tidak bis tidur karena kamu tau gak sih." ucap Tiara.


"Loh kenapa karena saya? Saya tidak melakukan apapun pada kamu." ucap Mile. "ya iyalah kamu gak tau, orang kamu tidak mengigau yang tidak jelas sehingga membuat ku selalu terkejut." ucap Tiara.


Mile terdiam sejenak.


"Kamu seperti orang kesurupan, kamu memeluk ku sangat Erat sekali sampai aku menjerit-jerit kesakitan kamu tidak perduli. Dan tiba-tiba kamu menangis seperti anak kecil!" ucap Tiara.


Mile duduk di kasur.


"Saya minta maaf. Saya sama sektor tidak sadar. apa ada yang sakit?" tanya Mile.


Tiara menatap wajah Mile.

__ADS_1


"Tuh lihat mata kamu saja bengkak karena menangis, aku tidak tau kamu mimpi apa, tapi seperti nya itu efek dari sakit perut kamu, badan kamu juga tiba-tiba sakit." ucap Tiara.


"Saya minta maaf." ucap Mile dengan Nada yang sangat Lemas meletakkan kepalanya di bahu Tiara.


"Aku masih ngantuk aku mau tidur." ucap Tiara. Tiba-tiba Mile memeluk istrinya. "Saya ingin kamu menemani Saya." ucap Mile.


"Jangan berbicara seakan-akan aku mau pergi jauh." ucap Tiara. Mile terdiam. Tiara mengelus punggung Mile.


"Aku yakin kamu pasti mengalaminya mimpi yang berat sampai kamu mengigau seperti itu." ucap Tiara. Mile menyembunyikan wajahnya di leher Tiara.


"Aku Masih sangat ngantuk jangan mengganggu ku lagi, kamu jangan sedih, aku sama sekali tidak Keberatan atau marah, aku mohon jangan menganggu." ucap Tiara langsung berbaring.


Mile menghela nafas. Dia tersenyum Ketika bisa mencium aroma wangi istri nya, mencari kesempatan dalam kesempitan dan bisa mendapatkan pelukan hangat istri nya.


Mile menutup Gorden kembali agar tidak silau.


Mile keluar dari kamar dia melihat ponsel nya berdering dari a menjawab ternyata panggilan dari papah nya menanyakan kabar nya mereka berdua.


Papah nya juga membahas beberapa pekerjaan yang harus di periksa oke Mile kembali di Sana. Setelah itu papah nya meminta m hari kepulangan mereka di percepat dua hari.


Mile tidak bisa menolak atau membantah dia menginyakan saja apa yang di katakan oleh papah nya. Setelah selesai menelpon Mile Makan karena pesanan nya tadi sudah datang. Milik istri nya di simpan agar bisa di makan ketika istri nya bangun nanti.


Tepat jam sebelas siang Tiara baru saja bangun dia melihat suasana kamar yang sangat sepi sekali dia tidak melihat suaminya ada di sana.


"Mile!" panggil Tiara.


namun tidak ada sautan. Tiara membuka gorden tidak melihat Mile ada di balkon dia memutuskan untuk keluar dari kamar.


"Kamu di mana Mile." tanya Tiara. Mile sama. sekali tidak menjawab Nya.


"Ya ampun dia kemana sih?" tanya Tiara sambil mengambil ponsel menelpon Mile. Namun ternyata ponsel Mile tinggal.


"Dia ninggalin aku tega banget sih." ucap Tiara. Tiba-tiba Mile masuk ke dalam rumah.


"Kamu dari mana saja?" tanya Tiara kaget melihat Mile Basah kunyuk sekali.


"Di luar hujan tiba-tiba, saya membeli beberapa buah-buahan." ucap Mile. Tiara dengerin cepat mengambil handuk untuk suami nya. dia mengambil belanja Mile dan menyuruh Mile untuk menukar baju nya.

__ADS_1


"Humm tadi aku tidak sadar kalau sudah mendung lagian dia kenapa sih tiba-tiba cari. buah-buahan sendiri.,?" batin Tiara. Dia merasa lapar dia melihat makanan memasuk kan nya ke pemanas makanan dan memakan nya sampai habis


__ADS_2