
Mile mendekati Tiara yang tertidur pulas di sofa. "Kenapa dia tidur di sini? ini Akan membuat pinggang nya sakit dan terus mengeluh kesakitan." ucap nya.
Dia pun mengendong Tasya ke kamar, namun baru saja di gendong Tiara langsung banget.
"Apa yang kamu lakukan?" tanya Tiara. dia meminta di turunkan.
"Kamu tidur di sofa. Saya berniat untuk memindah kan kamu ke kamar." ucap Mile. Tiara melihat jam ternyata sudah hampir jam dua.
"Aku sudah tidur cukup lama, aku tidak mau tidur lagi." ucap Tiara. Dia turun dari gendongan Mile.
"Kenapa kamu sangat lama pulang nya? aku menunggu kamu dari tadi." ucap Tiara.
"Jadi kamu menunggu saya tadi sampai ketiduran?" tanya Mile. Tiara mengangguk. "Aku bosan di sini sendirian." ucap Tiara.
"Kamu biasa nya menonton kamu juga memiliki handphone untuk bisa Chatan dengan teman-teman kamu, ada TV." ucap Mile. Tiara menggeleng kan kepala nya.
Mile melihat ekspresi Tiara membuat nya tidak kuat, akhirnya dia pun memilih untuk diam.
"Di Pantai kelihatan nya masih sangat ramai. Kamu mau kesana?" tanya Mile.
"Aku ingin pergi tapi aku takut kecapean lagi dan sakit yang susah kamu dan kamu marah lagi pada ku." ucap Tiara.
"Udah ayo ikut saja." ucap Mile. Tiara akhirnya mau dia mengikuti Mile keluar. Dia melihat Motor pantai yang ada di depan rumah.
"Wahh kamu dapat ini dari mana?" tanya Tiara.
"Udah ayo ikut saja." ucap Mile. Mereka pun naik.
"Kamu yakin bisa membawa nya Mile? Aku takut." ucap Tiara.
Mile tersenyum mereka pun meninggalkan penginapan. Mile membawa nya begitu sehingga Tiara tidak panik dia mengambil video mereka berdua.
"Huuuuu!!!!" Tasya berteriak sangat kesenangan sekali. Tidak beberapa lama akhirnya sampai.
Mile membeli minuman dulu meminta Tiara untuk menunggu sebentar. Tidak beberapa lama dia kembali membawa minum.
"Ini untuk kamu." ucap Mile memberikan botol minuman pada Tiara.
"Terimakasih." ucap Tiara tersenyum. "Jangan lupa pakai ini." ucap Mile memasang kan topi pantai dan juga kaca mata.
__ADS_1
"Loh kamu dapat ini dari mana?" tanya Tiara.
"Aku menyempatkan diri untuk membeli nya." ucap Mile.
Tiara mau minum namun sedih kesusahan untuk membuka nya akhirnya dia memutuskan meminta tolong bantuan Mile.
"Mile tolong bukain dong, sangat keras." ucap Tiara. Mile mengambil dan membuka nya dengan mudah sekali.
Tiara melihat itu kagum karena Mile membuka nya dengan sangat mudah.
"Wahh keren banget." ucap Tiara memegang otot-otot lengan Mile. "Di mana-mana perempuan memang sangat Manja." ucap Mile.
"Aku bukan manja, Hanya saja aku tidak kuat karena pabrik nya Membuat tutup nya cukup kuat sekali." ucap Tiara. Mile tersenyum tipis.
"Ayo buruan naik, kita Akan oe ujung sana." ucap Mile. Tiara pun naik. Mereka melewati keramaian di sana. Sampai di sana Tiara sangat suka tempat tersebut.
"Wahhh keren banget." ucap Tiara. Mile mengambil foto Tiara. Mereka bergantian mengambil foto.
Kebetulan ada orang lewat.
Dengan memberanikan diri Tiara minta tolong di fotoin dengan bahasa isyarat. Mile yang melihat itu hanya bisa tersenyum.
"Ayo berfoto bersama." ucap Tiara. Mereka berfoto berdua dengan pose masing-masing.
Namun tiba-tiba Tiara memeluk pinggang Mile membuat pose yang sangat romantis. Mile sedikit gugup namun yang mengambil foto meminta Mile juga merangkul pinggang Tiara.
Tiara langsung menarik tangan Mile. Melihat Tiara Santai saja dia juga berusaha untuk santai. Tiba-tiba dia mengendong Tiara. Membuat foto yang Bagus sambil berlari.
Sudah sangat lelah mereka istirahat di bawah payung pantai yang sudah di sewa.
Mereka berdua melihat foto bersama. Tiara sangat suka melihat nya. Dia tertawa sendiri melihat mereka berdua di sana.
Dia pun berinisiatif untuk membuat postingan di Instagram nya. Dia menutup wajah Mile yang mengendong nya.
Semua teman-teman nya langsung heboh sekali. Mereka sangat tau bagaimana nada Bilmar tidak mungkin itu adalah dia.
Bilmar juga sudah bahagia ga pilihan nya. Mereka semua penasaran namun Tiara tidak ada menjawab satu pun.
Mile melihat postingan itu membuat nya terdiam sejenak.
__ADS_1
"Kenapa wajah nya di tutupin?" tanya Mile.
"Tidak apa-apa aku hanya tidak ingin mempublikasikan kalau u adalah istri dari pak Mile." ucap Tiara.
Mile menghela nafas panjang.
"Kamu juga harus membuat nya." ucap Tiara. "Aku akan membuat nya tampa menutup wajah." ucap Mile.
"Jangan lakukan itu." ucap Tiara.
"Sini aku yang mengaturnya." ucap Tiara. Mile tidak memberikan ponsel nya namun Tiara memaksa diri nya. Setelah dapat dia tersenyum dia pun membuat postingan yang sama seperti dia, namun menutup wajahnya.
Dan baru sebentar Ponsel Mile lebih heboh dari pada ponsel nya.
"Aku pastikan semua perempuan yang diam-diam suka sama kamu langsung patah hati." ucap Tiara. Mile hanya diam Saja.
"Lihatlah semua yang mengomentari adalah perempuannya." ucap Tiara. "Kamu Cemburu?" tanya Mile. Tiara terdiam sejenak dia menoleh ke arah Mile.
"Tanpa kamu bilang saya sudah tau." ucap Mile. Tiara Diam.
"Kamu bisa membuat di sana kalau saya sudah menikah dengan kamu, saya sama sekali tidak keberatan karena itu sudah hal yang wajar" ucap Mile.
Tiara mengembalikan ponsel nya pada Mile.
"Humm aku sebenarnya mau membahas soal perkataan di rumah sakit Kemarin." ucap Tiara.
"Aku mengatakan seperti itu karena aku sedang panik, aku tidak bermaksud apapun, aku hanya mengucapkan kata-kata sembarangan kamu jangan ambil hati." ucap Tiara.
"Humm baiklah." ucap Mile. Mile berdiri mendekati Air, dia memasang wajah sangat kesal. Kelihatan sekali ketika dia menendang air.
"Hum seperti nya Mile juga tidak berfikir aku serius. Aku tidak ingin membuat nya tidak nyaman karena itu." ucap Tiara.
"Tapi apa dia tidak peka dengan sifat ku? Kenapa aku harus menikah dengan pria kaku dan to peka sama sekali sih." ucap Tiara kesal.
"Tapi aku mencintai nya, dia pria yang sangat perhatian. Perduli." ucap Tiara sambil tersenyum. Namun Mile tiba-tiba menoleh ke arahnya. Senyuman nya langsung hilang.
"Kenapa kamu hanya di sini saja? ayo bermain ke dalam Air." ucap Mile.
"Aku tidak pandai berenang di pantai, aku takut." ucap Tiara. "Ada pelampung di sana, saya akan membawa kamu ke sana." ucap Mile.
__ADS_1
Tiara yang tidak mau menyia-nyiakan kesempatan untuk ketengah akhirnya dia pun mau. Dan bena saja Mile memegang nya. Mile yang sangat pandai berenang biasa saja melihat ombak, sementara Tiara masih jauh saja dia sudah berteriak begitu keras sekali. Dia memeluk Mile begitu kuat.