Pria Dingin Itu Adalah Suami Ku

Pria Dingin Itu Adalah Suami Ku
Part 213


__ADS_3

Keesokan harinya...


Tiara, Lena, Riska dan Rika sedang berdandan. Tiara yang sangat pandai merias wajah nya tidak perlu membayar perias wajah.


"Wahh Tante cantik banget sih." ucap Lena. Tiara tersenyum.


"Kalau begitu om Mile pasti klepek-klepek." ucap Lena. Tiara tersenyum. "Kamu bisa saja." ucap Tiara.


"Tapi Tante cantik banget loh. Ayo kita mengambil foto bersama." ucap Lena. Ketiga Keponakan nya dan langsung datang dan ikut berfoto bersama.


Tiara dan semua Keponakan nya keluar dari kamar karena Mile dari tadi sudah menunggu.


Mile berbalik dia melihat ke arah Tiara yang menuruni anak tangga.


Seketika dia tertegun melihat Tiara sangat cantik sekali, di mengingat pernikahan mereka dulu.


"Ya ampun kenapa Tiara semakin cantik sih." batin Mile. Tiara menatap suaminya sambil tersenyum.


"Maafin aku sudah buat lama menunggu yah." ucap Tiara. Mile tersenyum dia menggeleng kan kepala nya.


"Tidak masalah besar." ucap Mile. "Kamu sangat cantik sekali." ucap Mile. Semua Keponakan nya langsung senyum-senyum.


"Ayo sebaik nya kita langsung berangkat, Mamah sama papah pasti menunggu." ucap Tiara. Mile menganguk.


"Humm yang di puji hanya Tante Tiara aja, kami ada empat perempuan namun hanya Tante Tiara saja yang cantik." ucap Lena.


"Kalian juga cantik. Selain Vandi." ucap Mile. Semua nya langsung tertawa.


Mereka berjalan meninggalkan rumah itu.


Mile membuka kan pintu mobil untuk Tiara. Tiara hanya bisa senyum-senyum. Di tengah perjalanan Tiara di hubungi oleh orang tua nya.


Mereka sudah dalam perjalanan menuju ke gedung milik Keluarga Minor.


Di apartemen Alisa, Rafi sedang membujuk Alisa agar dia ikut ke acara itu. Rafi juga sudah ijin kepada orang tua nya untuk membawa Alisa namun Alisa tidak mau.


Awalnya dia mau dan juga sudah siap-siap, namun ketika mengetahui Keluarga Enjel juga di undang membuat nya tidak mau, dia tidak ingin membuat orang tua Rafi marah dan juga malu karena dia.


"Kalau kamu tidak mau pergi aku juga tidak akan pergi." ucap Rafi. "Jangan, mereka mengundang kamu secara khusus." ucap Alisa.


"Itu sebabnya kamu harus ikut dengan aku!" ucap Rafi. Alisa Menggeleng kan kepala nya. "Aku tidak sanggup ke sana, aku akan membuat keluarga kamu dengan Enjel malu." ucap Alisa.


Rafi memasang wajah lesu.


"Baiklah kalau begitu kamu bisa datang sebagai teman aku saja, kamu juga mendapatkan undangan dari Bu Vina bukan?" ucap Rafi.

__ADS_1


"Aku mohon." ucap Rafi. Rafi terus membujuk nya akhirnya dia mau ikut.


Tidak beberapa lama akhirnya Mile dan juga Tiara datang. Mereka di sambut begitu istimewa sekali.


Pak Daniel dan Bu Vina sudah menunggu mereka dari tadi.


"Tiara.. Kamu sangat cantik." ucap Bu Vina. Semua orang mengambil foto mereka.


Mereka masuk ke dalam. Ternyata sudah banyak orang yang datang.


Mile melihat Roy sudah di depan bersama wanita.


"Ini sudah hal biasa bagi Roy Akan membayar wanita untuk mendampingi nya untuk acara penting.


"Untuk tahun ini Akhirnya kakak memiliki pasangan." ucap Roy. Mile memasang wajah dingin.


Dan untuk tahun ini juga Mile harus membiarkan Dia duduk bersama Roy karena Roy sudah resmi duduk di bagian anak.


"Kamu cantik banget hari ini kakak ipar." ucap Roy pada Tiara.


"Terimakasih banyak, kamu juga Tampan.. Sangat jarang melihat kamu memakai pakaian formal seperti ini." ucap Tiara.


"Mau minum?" tanya Roy. Tiara mengangguk, Roy mau mengambil kan minuman untuk Tiara namun langsung di kasih oleh Mile.


"Urus pasangan kamu sendiri!" ucap Mile. Roy memberikan minuman pada pasangan nya.


"Ibu Ayah.." Rafi menyalim tangan mereka berdua. Sementara Alisa berdiri di belakang Rafi. Orang tua nya hanya diam melihat itu.


"Apa kamu tidak mau menyalim orang tua ku?" tanya Rafi. Alisa berani menunjukkan wajah nya namun hanya menunduk memberikan salam.


Orang tua Rafi hanya tersenyum.


"Ayo kita masuk. Orang tua Enjel seperti nya sudah ada di dalam." ucap pak Yuda. Namun tiba-tiba Alisa menahan tangan Rafi.


"Aku gak mau masuk ke dalam." ucap Alisa. "Sudah tidak perlu khawatir, ayo masuk." ucap Rafi.


"Apa kabar Pak Yuda, Bu Rosa?" tanya papah nya Enjel.


"Alhamdulillah baik. Bapak sama ibu bagaimana kabar nya?" tanya Bu Rosa.


"Seperti yang kalian lihat Masih dalam keadaan berduka, namun kita tidak boleh berlarut-larut." ucap papah nya Enjel.


"Om. Tante." Rafi menyalim tangan kedua orang tua Enjel.


Namun mereka melihat Alisa.

__ADS_1


"Loh ini bukan nya teman Tiara? Bagaimana bisa bersama kalian?" tanya papah nya Enjel.


"Rafi dengan Alisa cukup dekat pah, jadi sekalian bersama ke sini." ucap Enjel. "Oohh. Tapi kamu sangat cantik sekali dari yang biasa nya." ucap mamah nya Enjel.


Alisa tersenyum mengucap kan terimakasih.


Mereka menyusul pak Daniel dan juga Bu Vina yang sedang berbicara dengan para Tamu.


"Humm ini acara yang sangat mewah dan sekarang aku adalah menantu di sini. Ini sebuah penghargaan sekali." ucap Tiara dalam hati.


Mile menggenggam tangan Tiara. Tiara kaget karena keadaan nya sangat ramai.


"Kenapa kamu gugup seperti ini?" tanya Mile menoleh ke arah istri nya.


Tiara menggeleng kan kepala nya.


"Enggak kok." ucap Tiara. Mile senyum-senyum. Roy yang melihat itu hanya bisa diam saja.


"Lihat deh Vandi, dia mendekati wanita tiga sekaligus." ucap Tiara.


"Itu sudah hal biasa. Kamu lihat sendiri Lena sudah di dekati dua pria pebisnis handal sekaligus." ucap Mile.


Tiara melihat Lena yang sudah duduk bersama pria Tampan dan semua keponakan nya sibuk dengan urusan masing-masing sebelum acara di mulai.


Satu jam kemudian ruangan yang sangat besar itu sudah sangat penuh. Dan juga Tamu sudah pada datang.


"Loh acara nya kok belum di mulai sih? sudah sangat ramai." ucap Tiara.


"Masih ada Tamu VIP yang harus di tunggu." ucap Mile.


"Loh siapa lagi?" tanya Tiara.


"Dia adalah Pria yang sangat di segani. Dia atasan keluarga Minor." ucap Roy.


"Loh bukannya Keluarga Minor adalah segala nya?" tanya Tiara. "Bukan! Minor adalah yang kedua." ucap Roy.


"Lalu siapa yang pertama?" tanya Tiara.


"Keluarga Kin." ucap Roy.


"Keluarga Kin? kenapa nama itu tidak asing yah?" batin Tiara.


"Walaupun Keluarga Minor dengan keluarga Kin kurang baik, namun tetap saja keluarga Kin Harus di undang dan tunggu karena dia adalah tamu utama." ucap Roy.


"Kamu kembali saja ke kursi kamu! Mereka sudah datang." ucap Bu Vina pada Roy.

__ADS_1


"Pasti orang itu adalah pengusaha yang sangat sukses sekali, namun Kenapa dia selalu berniat jahat kepada Mile?" batin Tiara.


__ADS_2