
Tiara terkejut karena Mile membangun kan nya cukup kuat.
"Auhhh.." kepala nya kecedot stir mobil.
Mile langsung panik dia mengelus kepala yang terkena stir itu.
"Maaf-maaf saya membuat kamu terkejut yah?" ucap Mile. Mata mereka bertatapan. kedua nya Saling diam.
"Maaf-maaf." ucap Mile langsung gugup. Dia membenarkan Topi Tiara. Tiara melihat keluar.
"Wahhh Bagus banget pemandangan nya." ucap Tiara kebetulan mereka berada dia atas..
"Turun lah." ucap Mile. Tiara mengangguk dia pun turun.
"Kamu tunggu di sini sebentar, saya akan membeli Air untuk di minum." ucap Mile.
"Humm jangan lama-lama yah, banyak pria yang akan datang mengambil ku nanti." ucap Tiara. Mile yang tadi nya sudah pergi Beberapa langkah kembali mendekati Tiara dan menarik tangan nya.
"Sudah tau istri cantik, Masih aja mau di tinggal Kan." ucap Tiara. "Diam saja, bukan karena saya takut kamu di goda oleh pria lain." ucap Mile.
"Tapi kenapa?" tanya Tiara.
"Karena kamu adalah Milik saya. tidak ada satu pun yang boleh mengambil hak saya." ucap Mile.
Tiara tersenyum. "Bu tolong buatin minum dua untuk saya dan istri saya." ucap Mile..
Tiara tersenyum ketika mengerti sedikit bahasa Inggris suami nya.
"Kenapa kamu senyum-senyum? orang akan berfikir kalau kamu gila." ucap Mile. "Humm aku memang gila. Gila cinta kamu." ucap Tiara sambil tertawa.
Mile terdiam sejenak dia baru sadar istri nya sudah pergi membawa minuman nya duluan.
"Tiara tunggu dulu. Kamu perempuan tidak baik untuk menggoda pria seperti itu." ucap Mile.
Saat mau mengejar dia lupa kalau belum membayar nya. Dia mengejar istri nya.
"Ternyata kamu gak bohong yah, di sini ada ayunan dan pohon besar sehingga sangat rindang sekali." ucap Tiara.
"Mau naik? Saya bantu pegangin." ucap Mile. Tiara menggeleng kan kepala nya.
"Aku Masih pusing karena perjalanan ke Atas sini berputar. Aku mau kamu yang naik, dan aku akan mendorong." ucap Tiara.
"Kamu kuat?" ucap Mile..
__ADS_1
"Aku adalah wanita yang kuat." ucap Tiara. Akhirnya Mile naik. Tiara pun mendorong ayunan dengan sekuat tenaga.
Mereka berdua tertawa lepas. Mile yang takut karena sangat kuat hanya bisa berteriak yang membuat istri nya puas tertawa.
Tiara lari karena mau dikejar oleh suami nya. Mile akhirnya dapat dia memeluk pinggang istri nya membawa lari ke air.
Tiara tidak berhenti tertawa.
Karena sudah sangat lelah mereka berbaring di karpet yang di bawa oleh Tiara tadi.
"Tidak terasa. dua hari lagi kita Akan pulang ke Indonesia. Di sini sangat menyenangkan sehingga rasanya cukup singkat." ucap Tiara.
"Lain kali kita akan pergi ketempat yang kamu mau, saya janji." ucap Mile. "Aku tidak ingin kemana-mana." ucap Tiara.
"Bohong." ucap Mile. "Dari dulu aku ingin mengunjungi salah satu pengasuh ku yang tinggal di desa. Dia sudah tua itu sebab nya dia pulang kampung." ucap Tiara.
"Kalau begitu di saat saya ada libur kita akan pergi ke sana." ucap Mile. "Kamu serius?" tanya Tiara sambil duduk.
"Humm." jawab Mile. "Janji?" ucap Tiara sambil menunjuk kan jari Kelingking nya.
Mile membalas nya namun tiba-tiba Mile menarik Tiara sehingga Tiara terjatuh di dada Mile.
"Berbaring lah di sini." ucap Mile.. Tiara tersenyum dia berbaring di lengan Mile.
"Kalau kembali ke Indonesia apa Kamu Akan bekerja seperti biasa?" tanya Tiara. Mile duduk.
"Iyahh." jawab Mile.
"Itu artinya kamu tidak Akan mempunyai waktu untuk ku lagi." ucap Tiara. Mile tersenyum dia mencubit hidung istri nya.
"Bagaimana bisa saya tidak mempunyai waktu untuk kamu? Kita tinggal satu rumah, kita bersama." ucap Mile.
"Aku tau kalau kamu akan lebih banyak bekerja dari pada sama ku." ucap Tiara.
"Tapi itu semua tidak masalah. Karena itu sudah pekerjaan kamu, aku mau hari ini dan dua hari ke depan kamu menghabis Waktu untuk Aku." ucap Tiara.
"Bukan kah sebelum nya saya menghabis kan waktu bersama kamu?" tanya Mile.
"Humm Iyah sih, tapi bukan seperti itu yang aku mau." ucap Tiara menarik tangan Mile ke air.
Mereka pun di Sana bermain air. Tidak terasa sudah sore. Mereka sedang menyewa tempat pemandian air hangat.
"Bagaimana enak?" tanya Mile pada Tiara yang sudah duluan masuk ke dalam.
__ADS_1
"Humm nyaman, hanya saja aku lapar."' ucap Tiara.
"Kalau begitu kamu Makan mie ini dulu." ucap Mile.
Tiara menatap wajah suaminya. "Kamu kok kebetulan banget sih bisa tau aku lapar." ucap Tiara.
"Bukan istri saya namanya kalau tidak lapar Tiap jam." ucap Mile. Tiara tertawa kecil.
"Kamu mau?" ucap Tiara menyuapi suami nya yang duduk di samping nya. Mile dengan senang hati membuka mulutnya.
"Aaaa panas! Kamu mau membakar lidah saya?" ucap Mile. Tiara tertawa. "Kamu sangat iseng sekali." ucap Mile.
Mereka pun makan sama-sama.
Setelah selesai Tiara berendam sambil menutup mata nya namun tiba-tiba Mile mendekati nya dia memeluk Tiara dari belakang sambil mengelus perut Tiara.
"Saya mau kamu berjanji untuk menjaga kandungan kamu dengan baik, menjaga anak kita dengan baik. Terima dia." ucap Mile berbicara dengan lembut di telinga Tiara.
Tiara menyandarkan kepalanya di kepala suami nya.
"Bagaimana aku menerima nya, ini bukan anak kita berdua, melainkan anak ku dengan orang lain. Namun aku tidak tau kenapa ketika kamu mengatakan itu aku mempunyai semangat untuk terus menjaganya." batin Tiara.
Tidak terasa dia menangis.
"Kamu menangis?" tanya Mile karena mendengar suara Tiara menghapus ingus nya.
"Enggak kok, aku hanya kepedesan saja gara-gara mie tadi." ucap Tiara. "Oohh." ucap Mile.
"Humm sini aku bantu pijat punggung kamu." ucap Tiara. Dia memijat punggung suami nya.
Mile sangat menikmati nya. Dia menatap wajah istri nya. Tiara mencium singkat bibir Mile.
"Huff kamu sangat pelit sekali." ucap Mile. Dia langsung mencium bibir istri nya.
Namun lagi-lagi ada saja yang mengganggu Mereka berdua. Ponsel Tiara tiba-tiba berdering.
"Aku melihat nya dulu yah." ucap Tiara. Mile Mengangguk. Ternyata itu adalah Ibu nya.
Dia menanyakan keberadaan putri Nya, keadaan nya dan kesehatan nya.
"Ibu nelpon nanyain kapan kita Akan pulang sambil nanyain kabar juga." ucap Tiara. "Oohhh." ucap Mile. Dia tiba-tiba jadi dingin.
Setelah cukup lama di sana mereka pun masuk ke kamar yang juga sudah di sewa untuk tempat istirahat sebentar karena tidak mungkin mereka tidur di sana, itu membuat Tiara tidak nyaman.
__ADS_1
"Saya sudah selesai pakai baju, saya lapar, Makan di restoran bawah yok." ajak Mile baru keluar dari kamar mandi. namun ternyata Tiara sudah tidur di kasur beralaskan Kemeja Mile yang tidak kotor.