Pria Dingin Itu Adalah Suami Ku

Pria Dingin Itu Adalah Suami Ku
Part 72


__ADS_3

Mile terus mengabaikan Tiara yang sedari tadi meminta minum dan juga jajanan yang dia lihat. Dia mau beli sendiri namun ternyata dia tidak membawa Tas nya karena sangat semangat untuk Jalan-jalan.


"Anak yang di dalam perut aku juga akan kehausan kalau seperti ini." ucap Tiara. Namun Mile semakin fokus mencari Foto yang bagus.


"Ibu haus? Saya kebetulan beli satu untuk saya. Ini untuk ibu saja, nanti saya membeli lagi." ucap Tomi pada Tiara.


"Yakin? Kamu pasti sudah kehausan dari tadi." ucap Tiara.


"Gak apa-apa Bu." ucap Tomi. "Baiklah kalau begitu saya akan meminum nya." ucap Tiara. Tiara tersenyum dan meminum nya.


"Akhirnya lega juga. Terimakasih yah.'" ucap Tiara. Mile menoleh ke arah mereka. Wajah nya Seketika menjadi sangat dingin.


"Saya sudah Bosan di sini, saya akan mencari Tempat yang bagus di Tepi Danau itu." ucap Mile meninggalkan mereka berdua begitu saja.


Tomi pun di minta untuk mengambil foto Tiara lagi dan lagi.


Sementara Mile dia duduk di bebatuan sambil melihat hasil foto yang dia ambil. Satu pun tidak ada yang bagus.


Dia baru sadar Tiara dan Tomi tidak bersama nya, dia berdiri mencari kemana mereka pergi, namun tak juga kelihatan.


Dan ternyata mereka sedang bermain di bawah. Tiara terlihat sangat senang ketika air mengejarnya.


Tomi dengan sigap selalu mengambil foto Tiara. Diam-diam Mile pun mengambil foto Tiara yang tertawa sangat riang. Dan itu adalah fitur foto yang bagus di ambil oleh nya. Dia tersenyum.


Dia mengambil lagi beberapa foto dan setelah itu turun ke bawah.


Cukup banyak yang mereka jalani hari ini mereka pun memutuskan untuk pulang ke penginapan karena sudah sore juga.


"Terimakasih banyak yah Tom. Kamu sudah mau membantu saya mengambil foto yang bagus dan juga sudah menemani kami jalan-jalan, membawa ketempat yang bagus." ucap Tiara setelah Sampai.


"Sudah tugas saya Bu, kalau begitu saya permisi." ucap Tomi meninggalkan penginapan langsung.


Tiara melambai kan tangan nya setelah itu dia mengikuti Mile masuk ke dalam.


"Ambil kan pakaian saya!" ucap Mile. "Aku sangat lelah sekali. Hari ini adalah hari yang sangat cerah, menyenangkan dan juga tempat dan makanan nya sangat enak." ucap Tiara.


Mile melihat Tiara yang berbaring di Sofa.

__ADS_1


"Oh iya seharian kamu sangat Cuek sekali, ada apa? Apa kamu tidak senang? Sementara ke sini adalah keinginan kamu." ucap Tiara.


Mile menggeleng kan kepala nya.


"Kenapa kamu tidak senang? Justru kamu harus senang, biasa nya kamu harus menghabiskan waktu untuk mengerjakan tugas-tugas keluarga kamu, bekerja sepanjang waktu seperti itu Tiap hari." ucap Tiara.


"Kita hanya punya waktu tiga Minggu, ayo manfaat kan waktu nya dengan sebaik mungkin." ucap Tiara.


"Kamu juga mengabaikan aku di luar, aku tidak bawa uang kamu sama sekali tidak perduli, untung saja Ada Tomi." ucap Tiara.


"Bukan nya kamu sengaja mencari perhatian Tomi? Kamu suka sama Tomi bukan? saya memberikan kamu peluang untuk dekat dengan Tomi." ucap Mile.


Tiara tertawa kecil. "Aku hanya suka karena dia tampan, baik dan juga perhatian." ucap Tiara. Mile Menghela nafas panjang dia mau pergi namun di tahan oleh Tiara.


"Kamu kenapa sih? dari tadi membahas Tomi terus." ucap Tiara. Mile menggeleng kan kepala nya.


"Saya mau istirahat." ucap Mile. Tiara Menghela nafas panjang dia melihat suaminya naik ke atas.


Di tengah malam Tiara sama sekali tidak bisa tidur, dia sangat gelisah. "Saya mau istirahat Tiara jangan bergerak-gerak Terus!" ucap Mile.


"Kamu belum tidur? kamu juga gak bisa tidur seperti Aku yah?" tanya Tiara. "Saya tidak bisa tidur karena kamu." ucap Mile meninggikan suara nya.


Tiara terdiam dia bangun dan duduk di kasur.


"Aku tidak bisa tidur. Aku tidak nyaman." ucap Tiara. "ada Apa? Bukan nya semua ruangan ini sudah bau minyak kayu putih? Kamu juga sudah minum obat, minum susu." ucap Mile.


Tiara Menghela nafas panjang.


"Aku ingin makan mie goreng, tapi gak mie masakan ala Prancis, aku ingin mie seperti yang di Jakarta." ucap Tiara.


Mile menghela nafas panjang.


"Sulit mencari di sini, ini juga sudah tengah malam, lebih baik kamu tidur." ucap Mile.


"Aku mau Makan mie, aku gak akan bisa tidur sebelum makan itu." ucap Tiara.


"Kamu Masakin yah, pliss.." ucap Tiara. Mile menatap Tiara yang memasang wajah memohon. Dia melihat ke arah perut Tiara.

__ADS_1


Dia turun dari kasur. Tiara mengikuti nya ke dapur.


"Kamu tidak ada niat mau bantuin?" tanya Mile.


Tiara Menggeleng kan kepala nya.


"Aku tidak paham bagaimana memakai semua alat masak itu. Kompor nya saja berbeda dari yang di Jakarta." ucap Tiara.


"Huff saya lupa kamu hanya istri yang hanya bisa memberikan Anak, namu. tidak dengan perhatian, tidak bisa mengurus suami, Makanan suami. Bisa nya hanya menyusahkan saja." ucap Mile.


Tiara Menghela nafas panjang.


"Bisa gak sih kamu berhenti mengomel, selalu mengejek ku, hati ku sakit mendengar nya. Kalau aku tau Akan mendapatkan suami seperti kamu aku lebih baik tidak perlu dewasa." ucap Tiara.


Mile meletakkan pisau dengan kasar sehingga Tiara terkejut kebingungan ketika Mile menatap dengan tajam.


"Jadi menurut kamu saya senang bisa menikah dengan kamu? Ini adalah penyesalan yang tidak bisa saya lupakan, karena saya tidak ingin pemilik utama warisan keluarga saya orang lain saya rela menikahi gadis Manja, menyusahkan dan Tiap hari membuat mood saya rusak." ucap Mile.


Tiara seketika terdiam mendengar kata-kata Mile yang begitu sakit di dengar oleh nya. Dia langsung menangis ketika mendengar itu.


Dia menundukkan kepalanya. Mile menghela nafas.


Tiara langsung meninggalkan dapur.


"Saya baru berbicara seperti itu dia sudah merajuk, sementara dia tidak pernah berhenti mengomel dan selalu menyalah kan ku atas apa yang dia alami." ucap Mile.


Tidak beberapa lama mie goreng selesai.


"Makan lah dan setelah itu tidur." ucap Mile meletakkan di depan Tiara yang duduk di Sofa sambil menonton namun Air mata nya tak kunjung berhenti.


"Tiara cepat Makan! kamu jangan mencoba-coba membuat lelah saya tidak ada gunanya." ucap Mile. Tiara akhirnya memakan namun sambil menangis.


Mile duduk di samping Tiara sambil makan mie yang dia Buat. Tidak beberapa lama akhirnya selesai. Seperti nya Tiara benar-benar kelaparan Sampai mie nya sangat cepat habis, dia minum air yang banyak dan kembali fokus ke TV.


Mile juga sudah selesai. Dia menyimpan piring ke dapur, setelah selesai dia kembali ke tempat Tiara duduk.


Kebetulan Tiara lagi menonton film barat. Mile juga suka dia juga ikut nonton.

__ADS_1


__ADS_2