
"Hay juga." ucap Tiara. "Boleh ikut bergabung? semua payung teduh sudah terisi penuh. Saya bingung harus duduk di mana." ucap Pria itu. Tiara menganguk.
"Bapak juga sedang berlibur di sini?" tanya Tiara. Pria itu membuka kaca mata nya dan tersenyum sambil mengangguk.
Tiara melihat senyuman pria itu membuat nya mengagumi ketampanan nya.
"Wahh badan pria ini sangat bagus sekali, wajah yang sangat tampan, tinggi dan juga mempunyai kulit putih." batin Tiara.
"Huss aku memikirkan apa sih? Aku sudah mempunyai suami yang lebih dari dia." ucap Tiara.
"Oh iya boleh kenalan gak?" tanya pria itu.
"Nama saya Tiara." jawab nya. "Oohhh namanya saya Rino. Kamu bisa memanggil saya nama, saya belum terlalu Tua." ucap Rino.
Tiara hanya tersenyum tipis saja.
Rino melihat Alisa yang sangat asik bersama kedua bodyguard Tiara.
"Apa mereka teman kamu?" tanya Rino. Tiara menganguk.
Cukup banyak mereka berbincang-bincang. Tiara merasa tidak nyaman karena Rino seperti nya tertarik pada nya.
"Kalau begitu saya akan bergabung lagi dengan mereka." ucap Tiara. Rino mengangguk.
"Tiara siapa pria yang duduk di meja kita?" tanya Alisa pada Tiara yang mendekati nya.
"Namanya Rino, dia seperti nya orang Indonesia yang tinggal di luar dan bisa jadi dia berlibur ke sini." ucap Tiara.
"Cukup tampan juga yah." ucap Alisa. "Tampan sih, tapi sayang nya aku sudah memiliki suami." ucap Tiara.
"Kamu sungguh istri yang sangat setia." ucap Alisa. Tiara tersenyum.
Tiara menoleh ke arah meja mereka namun dia tidak melihat Rino di sana lagi.
"Loh dia kemana?" ucap Tiara.
"Kamu bertanya pada siapa Tiara?" tanya Alisa. Tiara Menggeleng kan kepala nya.
Karena mereka sudah merasa lelah. Tiara dan Alisa segera keluar dari air dan menukar pakaian nya.
"Aku sangat lapar Alisa, kita cari makan ke Cafe itu yok." Ajak Tiara.
Alisa ikut saja. Akhirnya mereka mencari makanan di sana.
__ADS_1
"Humm makanan di sini sangat enak yah." ucap Tiara sambil menghabiskan makanan nya karena sudah sangat lapar.
Tidak terasa sudah sore waktu nya untuk pulang.
"Ini traktiran aku. Kamu tidak perlu mengeluarkan uang." ucap Tiara pada Alisa yang hendak membayar makanan.
"Tidak perlu Tiara, kita ke sini karena aku, jadi aku yang harus membayar nya." ucap Alisa.
"Emang nya kamu tidak ingin merasakan di traktir sama Istri nya Tuan Mile? Menantu dari keluarga Minor?" ucap Tiara.
Alisha tersenyum. Ada aja cara Tiara membuat nya senang. "Baiklah kalau begitu, tapi lain kali aku harus membayar nya." ucap Alisa.
"Nih mbak." Ucap Tiara memberikan kartu nya untuk membayar makanan nya.
"Permisi Mbak. Makanan mbak tadi sudah di bayar." ucap Kasir. "Di bayar? Siapa yang membayar?" ucap mereka kaget sekaligus bingung.
"Pria yang berpakaian biru itu mbak." jawab Kasir. Mereka melihat ke arah meja yang lumayan jauh dari meja mereka.
"Loh bukannya itu pria yang tadi?" tanya Alisa.
Tiara langsung mendekati nya. "Saya akan menukar uang kamu." ucap Tiara.
Rino menoleh ke arah Tiara.
"Siapa nih bro? Cantik banget." ucap teman nya.
"Berapa uang kamu yang harus saya ganti? Saya tidak ingin mempunyai hutang kepada kamu." ucap Tiara.
"Humm bagaimana kalau lain kali kamu membayar makanan saya? Saya tidak Akan menerima uang kamu." ucap Rino.
Tiara menghela nafas panjang. "Saya tidak enak kalau seperti ini." ucap Tania. "Berikan saya nama IG kamu." ucap Rino.
"Saya sudah memiliki pasangan. Ambil kembali uang kamu." ucap Tiara langsung meletakkan uang yang lebih di atas meja.
Setelah itu Mereka pun langsung pergi dari sana, Rino tersenyum melihat Tiara pergi.
"Humm wanita seperti ini membuat penasaran banget Sih Rin. Kasih ke gua saja!" ucap Teman nya. Rino hanya diam saja.
Tiara mengajak Alisa untuk ke rumah nya agar tidak terlalu memikirkan masalahnya. Alisa sebenarnya kurang enak, namun dia juga tidak ingin sendiri di rumah.
"Kamu mau yah." ucap Tiara. Akhirnya Alisa mau.
Tidak beberapa lama akhirnya sampai di rumah.
__ADS_1
Tiara melihat rumah yang sangat sepi.
"Mile Kemana yah? Kenapa rumah sangat sepi?" batin Tiara. Dia menghidupkan lampu dan sangat terkejut melihat suaminya yang tidur d sofa.
"Seperti nya suami kamu ketiduran saat bekerja Tiara." ucap Alisa. "Kamu tunggu bentar yah, aku mau membangun kan dia dulu." ucap Tiara.
"Mile.." Panggil Tiara Dengan lembut membangun kan suami nya. Mile perlahan membuka mata nya.
"Kamu sudah pulang? Kenapa begitu lama? Saya sangat merindukan kamu." ucap Mile menarik Tiara ke dalam pelukannya.
Dia mencium Tiara. "Apa yang kamu lakukan Mile?" ucap Tiara. "Saya sangat merindukan istri saya." ucap Mile. Alisa yang melihat itu hanya bisa diam walaupun dia syok dan juga bingung harus mau ngapain.
"Lepasin aku dulu. Alisa ada di sini." ucap Tiara. "Apa? Alisa di sini?" ucap Mile. Tiara mengangguk. Mile langsung bangun dan melepaskan istri nya.
Dia memastikan Alisa memang ada di sana dan ternyata benar. Alisa tersenyum ketika Mile melihat nya.
"Kenapa kamu tidak bilang kalau kamu membawa teman kamu ke sini?" ucap Mile.
"Aku sudah bilang. Namun kamu belum membaca pesan ku." ucap Tiara.
Mile melihat handphone nya.
"Saya ketiduran." ucap Mile.
"Ya udah kalau begitu saya akan mandi." ucap Mile. Dia meninggalkan Tiara dan Alisa.
"Kenapa kamu senyum-senyum seperti itu?" tanya Tiara pada Alisa.
Alisa Menggeleng kan kepala nya. "Suami aku kalau lagi malu memang selalu bertingkah seperti itu." ucap Tiara.
"Yang buat aku heran ternyata suami kamu bucin banget yah." ucap Alisa. Tiara tersenyum.
"Assalamualaikum Tante." Lena dan yang lainnya baru saja pulang. "Walaikumsalam." Jawab mereka berdua.
"Alisa! Kamu di sini." ucap Vandi terlihat sangat senang bisa bertemu dengan Alisa lagi.
Alisa tersenyum. "Humm kamu semakin cantik saja. Malam ini kamu sibuk gak?" ucap Vandi langsung.
"Huff dasar pria ganjen! Baru saja datang sudah mau membawa anak perempuan orang keluar." ucap Rika. "Aku sudah sangat merindukan Alisa." ucap Vandi.
"Sudah-sudah tidak perlu debat. Alisa mau istirahat. Tante juga mau istirahat, lagian kalian baru pulang, lebih baik mandi dulu." ucap Tiara.
Dia mengantar kan Alisa ke kamar tamu. "Kamu istirahat yah Alisa, tidak perlu memikirkan masalah itu untuk saat ini. Aku juga mau istirahat." ucap Tiara.
__ADS_1
"Terimakasih yah Alisa. Kamu sudah mau menemani dan juga menghibur ku." ucap Alisa. Tiara menganguk sambil tersenyum.
"Ya udah kalau begitu aku keluar dulu yah, suami ku pasti sudah menunggu." ucap Tiara. Alisa menganguk. Namun sebelum keluar mereka berpelukan dulu.