
keesokan harinya Tiara tengah sedang mengumpulkan pakaian dan barang-barang mereka siap untuk pindah ke kota selanjutnya. Tidak jauh sih namun tetap saja barang-barang harus di packing dengan rapi kalau tidak Suami nya bisa jadi singa.
Saat mau menutup koper Tiara tidak kuat karena terlalu penuh. "Sini saya bantuin." ucap Mile yang baru saja masuk ke dalam mengantarkan koper ke dalam mobil.
Tiara memerhatikan Mile yang sangat kuat hanya sekali tekan sudah tertutup sementara dia sudah sangat berkeringat.
"Huff tenaga kamu sama Tenaga ku beda jauh." ucap Tiara.
"Ya Iyalah, kamu tidak makan nasi sama sekali, kamu seperti anak yang tidak di kasih makan. sudah kurus, tidak ada tenaga." ucap Mile.
Tiara memukul lengan Mile.
"Kamu bisa berhenti meledek aku gak sih?" ucap Tiara kesal. Mile tersenyum tipis. "Itu adalah kenyataan." ucap Mile.
"Ah bodoh amat. Yang penting aku cantik dan selalu dambaan semua pria. Aku mau ngambil tas dan sepatu Aku dulu." ucap Tiara masuk ke dalam kamar.
"Sudah siap semua nya, ayo berangkat." ajak Mile.
"Iyah, sebentar, kamu gak sabaran banget sih." ucap Tiara yang baru saja keluar. Mile melihat betapa banyak nya barang-barang istri nya.
"Ini adalah barang-barang yang aku beli tadi sama Tomi. Oh iya nih kartu kamu, aku tidak memakai sepeser pun karena Tomi membelikan aku semua nya ini dengan gratis." ucap Tiara.
Mile melihat istrinya langsung masuk ke dalam mobil.
Mereka pun segera berangkat.
"Oh iya Tomi mana? Kenapa tidak satu mobil dengan kita?" tanya Tiara. "Ada di mobil belakang." ucap supir.
Tiara menoleh ke arah belakang.
"Kenapa tidak di sini sih? Kan seru dia bisa menjelaskan kita melewati kota apa saja." ucap Tiara.
"Kamu bisa berhenti bahas Tomi gak? telinga saya sakit mendengar nya!" ucap Mile meninggalkan suara nya.
Tiara terdiam. "Dia hanya Translator yang bekerja pada kita.. Bukan keluarga yang di harus kamu Dekat sama dia." ucap Mile.
"Yah Tapi kan dia baik sama ku. " ucap Tiara.
Mile Menghela nafas panjang.
"Kamu bisa berhenti membahas dia gak? Kalau tidak saya Akan menukar dia dengan orang lain." ucap Mile.
Tiara diam. "Baiklah aku minta maaf." ucap Tiara.
__ADS_1
Mile merasa jengkel.
Empat jam kemudian akhirnya mereka sampai. Berhenti di rumah gedung yang sangat besar.
Tiara turun mengikuti Mile.
"You finally got here, how was the trip here?" tanya Kakek-kakek yang menyambut nya dengan senyuman. Tidak lupa dia menanyakan bagaimana perjalanan selama Menuju ke rumah nya.
"Everything is fine, Opa." jawab Mile.
Tiara kebingungan dengan cara mereka berkomunikasi, dia sedikit paham namun tidak semua nya karena dia juga kuliah tidak serius.
Ada empat orang di sana. Opa yang menyambut Mile dengan sangat senang. sepasang suami istri yang sudah lanjut usia dan satu wanita yang begitu cantik. Wajah yang sangat manis seperti nya itu adalah anak dari pasangan suami istri itu.
"How are you Miles? Long time no see you."ucap Pria paruh baya itu memeluk Mile. Mile menjawab Kabar nya baik-baik Saja.
Mereka berpelukan.
"Jenny bagaimana kabar kamu?" tanya Mile melihat Wanita yang cantik tadi.
Jenny tersenyum. Dia mendekati Mile dan langsung memeluk nya.
"I'm fine, I really missed you." jawab Jenny.
Mereka tersenyum.
"Oh yeah, I know this is Tiara Opa." Mile memperkenalkan Tiara kepada Opa nya.
Opa tersenyum pada Tiara.
"Nice to meet you, call me Opa just like Mile and Jenny call me." ucap opa menyalim tangan Tiara. Dia meminta Tiara memanggil nya dengan Sebutan Opa sama seperti Mile dan juga Jenny.
"Tiara perkenalkan ini adalah Opa saya di sini, dia sudah seperti Kakek saya sendiri dan ini adalah Ibu dan Ayah nya Jenny, saya memanggil mereka dengan sebutan Mami dan Papi, kamu bisa memanggil mereka dengan sebutan yang kamu mau. Dan ini Jenny." ucap Mile.
Tiara tersenyum.
"Ya ampun Ternyata wanita ini lebih cantik dari pada yang di foto. Pantesan saja Mile terlihat sangat akrab pada nya." batin Tiara.
Sudah lama berdiri di luar karena asyik berbicara akhirnya di ajak masuk ke dalam.
"I'm going to the kitchen to make coffee." Ucap Jenny ijin untuk membuat Kopi.
Mile mengode Tiara agar pergi membantu Jenny.
__ADS_1
"Huff kalau tau jadi canggung seperti ini aku tidak Mau ke sini." batin Tiara.
"May I help?" Tanya Tiara dengan sedikit gugup.
"Sama ku tidak perlu bahasa Inggris, saya bisa bahasa Indonesia namun sedikit aneh." ucap Jenny.
"Boleh aku bantuin?" tanya Tiara.
"Tidak usah Tiara. Kamu adalah Tamu jadi harus duduk di Ruang tamu, aku bisa membuat nya sendiri." ucap Jenny.
Tiara pun Mengangguk dia kembali ke ruang tamu.
"Is this your friend?" tanya Mami pada Mile. Dia mengira kalau Tiara adalah teman Mile.
"Apa sebelum nya Jenny tidak bercerita kalau saya sudah menikah? Ini adalah istri saya." ucap Mile mengunakan bahasa Inggris namun author bikin bahasa Indonesia saja.
"Apa? kamu sudah menikah?" tanya Mami nya kaget.
"Iyah Mami, ini adalah istri saya, dia sedang mengandung dalam dua bulan." ucap Mile.
Mereka berdua sangat terkejut. Namun Tiara kebingungan. Tadi dia sedikit paham dari ekspresi mereka kalau sedang membahas dirinya.
Jenny datang. Jenny menjelaskan kenapa di tidak memberi tahu karena dia juga saat itu ragu kalau Mile benar-benar menikah.
Dan alhasil Tiara di perlakukan begitu baik di sana, mendengar dia sudah hamil Membuat mereka juga senang. Tiara kebingungan namun dia hanya bisa tersenyum.
Karena sudah malam hari sudah selesai Makan mereka di antar kan ke kamar yang sudah di sediakan.
"Kamu ngapain aku ngajak ke sini sih? Kalau seperti ini aku tidak tau mau melakukan apa." ucap Tiara kesal pada Mile.
"Kamu kenapa? Justru kamu senang dong di sambut dengan baik oleh keluarga saya." ucap Mile.
Tiara Menghela nafas panjang.
"Mereka memang memperlakukan aku baik di depan Kamu, Tapi tidak dengan aslinya, aku tau mereka tidak suka kalau kamu menikah dengan ku." ucap Tiara.
Mile menghela nafas panjang.
"Kamu baru saja mengenal mereka namun sudah mengatakan yang tidak-tidak, Jangan membuat Masalah untuk Saat ini, jaga etika kamu." ucap Mile.
"Aku tidak mau lama-lama di sini." ucap Tiara.
"Hanya untuk beberapa hari saja, kamu juga tidak di larang mau kemana pun." ucap Mile, dia langsung ke kamar mandi meninggalkan Tiara.
__ADS_1