Pria Dingin Itu Adalah Suami Ku

Pria Dingin Itu Adalah Suami Ku
Part 105


__ADS_3

Setelah cukup lama di sana mereka pun masuk ke kamar yang juga sudah di sewa untuk tempat istirahat sebentar karena tidak mungkin mereka tidur di sana, itu membuat Tiara tidak nyaman.


"Saya sudah selesai pakai baju, saya lapar, Makan di restoran bawah yok." ajak Mile baru keluar dari kamar mandi. namun ternyata Tiara sudah tidur di kasur beralaskan Kemeja Mile yang tidak kotor.


"Humm baru saja di tinggal sudah ketiduran saja." ucap Mile sambil mendekati istri nya.


"Tiara.." panggil Mile.


Namun Tiara sama sekali tidak sadar.


"Seperti nya dia kelelahan sekali." ucap Mile. Mile pun Makan sendiri di luar.


Restoran di bawah tutup. Mile mencari restoran yang biasa tempat dia makan.


Setelah sampai di sana dia turun.


"Ternyata tempat ini belum ada berubah nya." ucap Mile.


Namun tiba-tiba seseorang menabrak nya tidak sengaja.


"Sorry, I didn't mean to." wanita yang menabraknya minta maaf tidak sengaja. Dia mengambil ponsel Mile yang jatuh.


Dia memberikan ponsel Mile yang untung nya tidak pecah karena dia. Setelah itu dia pun pergi.


"Kenapa wanita itu terlihat sangat buru-buru yah?" ucap Mile Heran. "Heh jangan kabur kamu!" pria baru keluar dari restoran itu.


"Bili!" ucap Mile. Pria tinggi, berkumis dan berjenggot itu menoleh ke arah Mile.


"Heyy Mile. kamu di sini?" ucap Bili.


"Iyah Bro, kebetulan lagi ada Cuti. kamu sendiri di sini Sama siapa? kamu kenapa berteriak-teriak?" tanya Mile.


"Itu loh mantan aku, diketahuan jalan Sama teman kantor ku." ucap Bili. "Ya sudah lah bro, biarin Saja, Lagian aku yang memiliki my pertama kali, teman ku hanya mendapatkan ampasnya saja." ucap Bili.


"Kamu sungguh pria berengsek sekali. kamu dari dulu sampai sekarang tidak pernah menghargai perasaan wanita, sudah berapa wanita yang hancur karena kamu." ucap Mile.


Bili tertawa kecil.


"Sudah lah lupakan saja, kamu sendiri di sini sama siapa?" tanya Bili. "Humm aku datang sendiri." ucap Mile.


"Bukan nya sebelum nya kamu sudah pulang ke Inggris? dengar-dengar kamu sudah menetap di Indonesia untuk meneruskan usaha papah kamu." ucap Bili.


"Aku rindu main di sini." ucap Mile.


Bili teman lama dan akrab Mile seketika paham.

__ADS_1


"Kalau begitu ayo masuk, aku paham kamu pasti merindukan seseorang itu sebabnya datang ke sini bukan?" ucap Bili. Mile hanya diam saja.


Mereka pun Masuk untuk makan di sana. Mereka sangat asyik berbincang-bincang di sana, sudah lama tidak bertemu.


"Bro aku tidak bisa lama-lama, aku harus kembali ke penginapan ku." ucap Mile. "Humm aku Masih sangat merindukan teman ku ini, bagaimana kalau besok kita minum kopi bersama?" tanya Bili.


"Tapi.."


"Tidak ada penolakan, aku tunggu di pinggir Laut." ucap Bili.


"Baiklah." ucap Mile. Dia juga tidak enak menolak.


"Kamu minta di bungkus makanan untuk siapa? Apa kamu mempunyai Teman?" tanya Bili.


"Aku punya teman yang menunggu di penginapan. Dia menitipkan makanan juga." ucap Mile.


"Oohhh. Titip salam untuk dia, jangan lupa mengajak nya besok." ucap Bili. Dan dengan baik nya Bili membayar makanan mereka.


Setelah selesai Mile pun langsung pulang.


"Kenapa bisa kebetulan ketemu di sana? bukan nya tempat dia jauh dari sana? Huff aku yakin dia pasti mempunyai wanita di Sekitar Sini." ucap Mile.


Sesampainya di penginapan dia langsung masuk.


"Tiara." panggil Mile. Namun tidak ada Jawaban.


"Kamu mengejutkan aku saja. Kamu sendiri dari mana? Aku telpon Ponsel kamu tinggal, aku sangat lapar aku beli makanan tidak jauh dari Sini, aku Makan di Sana saja." ucap Tiara.


"Saya sudah membeli makanan untuk kamu." ucap Mile.. Tiara tersenyum.


"Tapi aku sudah sangat Kenyang sekali." ucap Tiara.


"Saya yakin Beberapa jam lagi perut kamu akan kosong." ucap Mile. Tiara terkekeh.


"Kamu meninggalkan ku begitu saja, aku sedih." ucap Tiara dengan Manja. "Saya sudah membangun kan kamu." ucap Mile.


"Aku tidak merasa di bangun kan." ucap Tiara.


"Saya minta maaf sudah meninggal kan kamu tanpa pamit. Nih saya juga bawa cemilan untuk kamu." ucap Mile.


Tiara terlihat sangat senang, mereka pun nonton bersama di kamar.


Kali ini Mile yang ketiduran di bahu istri nya. Tiara mengelus wajah suaminya.


"Huff Wajah nya sangat kasar karena jenggot. Ini harus di cukur." ucap Tiara. Mile sadar karena Tiara.

__ADS_1


"Saya tidak sempat untuk mengurus diri sendiri. Saya tidak bisa meninggal istri saya dalam beberapa jam saja." ucap Mile.


Tiara tertawa. "Kalau begitu aku yang akan membersihkan nya sendiri." ucap Tiara.


Mile tersenyum.


"Kamu tidak Akan paham, saya juga tidak ingin merepotkan kamu, saya akan pergi ke salon sendiri. Kebetulan saya ada janji dengan teman saya di luar." ucap Mile.


"Teman? Apa itu Jenny?" tanya Tiara. Mile Menggeleng kepalanya.


"Ini teman lama saya yang kebetulan bertemu di tempat saya Makan tadi." ucap Mile.


"Aku boleh ikut gak? Dia pasti sangat tampan." ucap Tiara.


"Jangan mencoba membuat saya cemburu Tiara." ucap Mile.


Tiara tersenyum.


"Kamu percaya sama saya. Saya keluar dengan teman laki-laki saya, bukan perempuan." ucap Mile..


"Baiklah aku paham.. Tapi kalau kamu pergi, teman ku siapa di penginapan tanya Tiara.


"Kamu boleh pergi Shopping dengan supir." ucap Mile.


"Sungguh?" ucap Tiara. Mile mengangguk. Dia pun memberikan kartu pada Tiara.


"Kamu bisa Melakukan Apa pun besok, tapi ketika saya minta untuk pulang, kamu harus cepat pulang, saya pasti sangat merindukan istri saya." ucap Mile.


Tiara Tersipu malu. Dia mengangguk.


"Humm seperti nya ini sudah jam delapan malam, sebaik nya kita pulang saja, badan saya juga sudah sangat penat sekali." ucap Mile.


Tiara mengangguk. Mereka berkemas dari sana dan segera pulang.


Sesampainya di penginapan Mile langsung tidur. Sementara Tiara menukar pakaian nya, memakai skincare dan baru bisa tidur dengan nyaman.


Dia naik ke kasur melihat suaminya yang tidur.


"Humm kami sudah mengungkapkan perasaan masing-masing, namun kenapa Mile belum ada mengatakan apapun pada ku, Apa dia tidak ingin tidur dengan ku?" ucap Tiara berbicara sendiri.


Dia pun berbaring di kasur menatap wajah suaminya yang tidur begitu nyenyak.


"Pertama kali bertemu dengan ku penampilan nya sangat berbeda dengan yang sekarang, dia pasti sengaja menguji Aku." ucap Tiara.


"Dan sekarang dia terlihat sangat tampan sekali." batin Tiara senyum sendiri.

__ADS_1


Dia akhirnya tidur menatap wajah Suaminya.


Mile tiba-tiba bangun karena merasa ada yang berat'di dada nya. Dan ternyata itu adalah Tiara.


__ADS_2