
Tidak beberapa lama Tiara kembali membawa Kue di tangan nya. "Kamu beli apa saja? Kenapa sangat lama? Saya sudah telat mau ke kantor." ucap Mile.
Tiara langsung membuat semua belanjaan nya ke pangkuan Mile. "Aku membeli ini, lihat di sana sangat ramai, aku harus mengantri, kamu sama sekali tidak bisa sabaran!" ucap Tiara kesal, Mile jadi diam tidak jadi marah.
Dia melihat kue yang di makan oleh Tiara. Tiba-tiba dia mau muntah melihat kue itu, Tiara sampai keheranan melihat suaminya.
"Hanya melihat kue saja kamu mual?" ucap Tiara.
Mile memakai masker nya agar tidak mencium aroma kue itu setelah itu pulang.
Tiara melihat mobil hitam yang selalu ada di belakang mereka. "Sampai kapan sih para pengawal itu mengikuti kita kemana pun? Kalau seperti ini orang-orang akan menjadi kan kita pusat perhatian." ucap Tiara.
"Kamu hanya duduk tenang makan kue itu sampai habis, justru kamu harus berterima kasih pada mereka sudah menjaga kamu." ucap Mile.
Tiara memasang wajah cemberut.
"Sabar yah nak, sebentar lagi kita Akan sampai di rumah kita tidak akan mendengar kan suara Pria ini." ucap Tiara.
"Kamu jangan mengajari nya membenci Papah nya sendiri!" ucap Mile.
Tiara tidak perduli dia malah mengelus perutnya dengan lembut sambil memakan kue itu. Setelah sampai di rumah.
"Saya langsung berangkat kerja." ucap Mile.
"Tunggu dulu, aku mau menurunkan semua barang-barang yang di belakang." ucap Tiara.
Mile mengikuti Tiara ke belakang. "Biar saya saja." ucap Mile membantu Tiara yang tidak kuat mengangangkat kotak itu.
namun Mile salah berdiri, dia malah mengurung Tiara di depan nya.
Tiara menoleh ke arah Mile. Mile juga menatap Tiara.
Namun Tiara langsung segera keluar.
Dia langsung masuk ke dalam. Setelah selesai menurunkan barang-barang Mile mau masuk ke dalam mobil namun Mile tidak jadi masuk karena di panggil oleh Tiara.
"Tunggu dulu." ucap Tiara datang membawa minun di tangan nya. Namun karena cepat-cepat berjalan Tiara hampir saja terpeleset namun langsung di tahan oleh Mile
Sekarang minum dingin yang di bawa nya tumpah setengah.
__ADS_1
"Hati-hati." ucap Mile menahan badan Tiara.
"Huff Air nya sudah tumpah, aku akan mengganti yang baru." ucap Tiara.
"Tidak perlu, saya langsung berangkat saja." ucap Mile.
"Tapi.." namun Mile langsung cepat pergi. Tiara melihat minum yang di tangan nya.
"Ngapain pakai kesandung segala sih." ucap Tiara kesal dia pun menghabis kan minuman itu sendiri.
Mile di dalam mobil tersenyum Saat dia berhasil memegang perut Tiara.
Di tempat lain Rafi baru saja sampai di rumah nya.
"Bik! Ibu sama ayah belum pulang yah?" tanya Rafi. "Belum den, mungkin mereka kali ini pulang Malam." ucap Bibik.
"Oohh begitu, nih ada makanan kalau Bibik mau makan aja, aku mau istirahat di kamar." ucap Rafi.
"Oh iya deh, Semalam Non Tiara dan juga suami nya tidur di sini, tadi Siang mereka baru pulang." ucap Bibik.
"Saya sudah tau kok bik.' ucap Rafi, Bibik seketika diam.
Tiara meminta Bodyguard untuk membawa semua barang-barang nya ke kamar.
"Maaf Buk." "Maaf-maaf! Awas saja kalau ada yang rusak!" ucap Tiara. Setelah semua nya sudah di kamar mereka pun keluar.
"Tunggu dulu!" ucap Tiara. Tiara memberikan mereka buah yang di beli nya tadi.
"Terimakasih sudah membantu saya." ucap Tiara. mereka hanya bisa menerima Tampa mengatakan apapun, walaupun mereka tau kalau tuan nya tau mereka pasti kena marah sudah lancang.
Tiara melihat kamar Mile cukup besar.
"Untung saja kamar Mile besar, kalau tidak ini semua tidak akan bisa di susun rapi." ucap Tiara.
Dia memasuk kan Beberapa lemari, baju, sepatu dan juga Tas, sekarang Kamar mile sudah sangat penuh dan berantakan.
"Huff ini sungguh melelahkan, bahkan aku belum menyusun satu pun. Sekarang aku ngantuk aku mau tidur dulu." ucap Tiara.
Dia mengambil ponselnya dan berbaring di kasur tidak beberapa lama dia tertidur sampai Sore, dia terbangun karena seseorang menelpon nya.
__ADS_1
Dia menjawab telepon dari teman nya. Dia mengajak Tiara untuk bertemu Besok, namun Tiara tidak bisa berjanji karena harus Ijin dulu pada suami nya. Setelah menjawab telepon dia kaget karena Mile sudah berdiri di pintu memasang wajah datar Menatap nya.
"Kenapa kamu mengejutkan ku seperti itu?" tanya Tiara.
"Kamu terkejut? Saya lebih terkejut melihat ini semua!" ucap Mile.
"Sedikit berantakan, aku mengantuk dan tidak sempat membersihkan nya, aku Akan membersihkan." ucap Tiara.
"Saya tidak ingin ini semua di sini! Saya tidak suka kamar yang sempit!" ucap Mile.
"Aku harus meletakkan nya di mana?" tanya Tiara.
"Kamu bisa meletakkan nya di kamar sebelah kalau tidak di kamar yang lain," ucap Mile.
"Aku kan tidur di sini, jadi semua barang-barang ku juga harus di sini." ucap Tiara. Mile Menghela nafas panjang.
Tiara dengan telaten menyusun semua nya ke lemari.
Mile hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat kelakuan istri nya itu.
"Tiara Ambil kan pakaian saya!" ucap Mile.
"Ambil sendiri dulu, aku sedang menyusun ini." ucap Tiara. Mile mengambil nya sendiri. Dia pun selesai mandi namun Tiara belum selesai dengan barang-barang nya itu.
"Berapa lagi sih Tiara? Saya sudah lapar." ucap Mile. "Kan kamu bisa ambil sendiri, kenapa harus nunggu aku?" ucap Tiara kesal.
Mile keluar untuk makan. Namun Dia tidak mau di layani oleh Bibik dia akhirnya ngambil sendiri. Setelah selesai makan dia kembali ke kamar. Dia duduk di Kasur melihat Tiara yang tidak Bosan membersihkan semua tas, sepatu dan baru menyusu nya.
"Sebanyak ini, apa kamu membeli nya dengan uang kamu sendiri?" tanya Mile.
"Pakai uang Ayah sama kak Rafi." ucap Tiara. Mile Menghela nafas panjang.
"Barang-barang yang tidak berguna sama sekali." ucap Mile.
"Huff aku rasa barang-barang kamu lebih tidak berharga!" ucap Tiara langsung.
"Kamu membeli Gitar mahal, beli alat musik namun tidak di pakai, semua koleksi robot itu tidak berguna. Dan aku tau harga nya tidak lah kecil." ucap Tiara.
"Mereka lebih berguna." ucap Mile.
__ADS_1
"Coba jelasin apa kegunaan mereka, hanya patung dan mobil-mobil kecil itu hanya bisa berjalan karena di dorong oleh jari-jari manusia." ucap Tiara.
"Kalau barang-barang ku, mereka bisa mempercantik siapa pun yang memakai nya, bahkan terlihat sangat elegan dan bisa di jual kembali walaupun sudah sedikit lecet, kalau punya kamu jatuh saja sudah tidak bisa di jual." ucap Tiara.