Pria Dingin Itu Adalah Suami Ku

Pria Dingin Itu Adalah Suami Ku
Part 38


__ADS_3

Mile Menghela nafas panjang.


"Jangan pernah protes dengan barang-barang ku kalau kamu tidak ingin semua koleksi kamu hancur begitu saja." ucap Tiara.


"Jangan pernah menyentuh nya!" ucap Mile. Tiara tidak perduli dia pun melanjutkan menyusun barang-barang nya.


"Segera lah selesai kan Tiara! Debu berterbangan di Mana-mana! Seperti nya kamu sangat lama pemalas untuk membersihkan itu semua!" ucap Mile.


Sedikit lagi baru selesai namun tiba-tiba perut nya sakit. "Ya ampun perut ku sangat sakit. Aaa..." dia menekan perut nya yang sakit.


"Jangan di tekan seperti itu," ucap Mile mengawas kan tangan Tiara. Dia langsung membantu Tiara naik ke kasur.


"Ini minum dulu Obat kamu." ucap Mile. Tiara meminum nya sudah cukup baikan dia perlahan duduk.


Tidak sadar ternyata semua nya sudah rapi oleh Mile.


"Kamu duduk di sofa dulu, biar saya menukar sprei nya." ucap Mile.


"Kan baru di tukar Kemarin. Jangan mengotori banyak alas kasur aku sangat lelah mencuci nya terus." ucap Tiara.


"Ini demi kenyamanan anak ku, kamu harus belajar hidup bersih dan rapi." ucap Mile. Tiara pun turun dari kasur.


"Humm berarti selama ini kamu dong yang membersihkan kamar kamu sendiri, aku salut deh karena sangat jarang Ada pria yang seperti itu." ucap Tiara. Mile hanya diam saja.


"Tapi boleh gak aku tau, Apa alasan kamu tidak mengijinkan orang lain membersihkan kamar ini? Sementara aku harus membersihkan tiap sudut kamar ini dengan bersih, justru kamu yang harus waspada sama orang baru seperti ku." ucap Tiara. Mile tetap tidak perduli. Setelah selesai merapikan kasur dia membersihkan lantai.


"Untuk malam ini saya memaafkan kamu, tapi lain kali tidak." ucap Mile. Tiara hanya diam saja.


Mile berkeringat dia membuka Kaus nya dan berbaring di tempat tidur yang sudah di buat tadi.


"Kamu tidur dengan telanjang Dada sepeda itu?" tanya Tiara. Mile tidak menjawab dia sudah memejamkan mata nya. Tiara duduk di sofa sambil bermain ponsel nya.


"Mile! Mile!" panggil Tiara membangun kan Mile sambil memegang perut nya yang terasa sangat lapar.


"Apa lagi sih Tiara? Saya besok ada kerjaan pagi, jangan mengganggu saya!" ucap Mile dengan kesal.


"Aku lapar, aku mau Makan." ucap Tiara.


"Kenapa kamu bilang pada saya? kamu bisa membuat nya sendiri." ucap Mile.


"Tapi jam segini makanan sudah dingin, aku tidak makan yang dingin, mau masak tapi dapur sangat bau." ucap Tiara.

__ADS_1


"Jangan manja Tiara! Kamu selalu menyusahkan orang lain, kamu harus belajar mandiri." ucap Mile.


"Tapi aku ingin kamu yang buat." ucap Tiara.


"Saya mengantuk dan lelah." ucap Mile langsung membelakangi Tiara.


Tiara menghela nafas panjang dia memegang perutnya yang sangat lapar.


Dia meminum air putih untuk menahan nya dan tidur di kasur. Mile tidak bisa tidur karena mendengar suara grusuk-grasak yang di buat oleh Tiara yang tidak bisa tenang tidur di atas.


"Apa yang kamu lakukan Tiara? Saya tidak bisa tidur karena kamu!" ucap Mile mengejutkan Tiara.


"Maaf." ucap Tiara sambil meringkuk. Mile melihat ke atas.


Dia menghela nafas panjang.


"Baiklah ayo Makan keluar! Kamu sangat menyusahkan sekali." ucap Mile. Tiara menggeleng kan kepala nya.


"Aku tidak mau Makan keluar, aku mau kamu yang Masak untuk aku." ucap Tiara.


Mile keluar dari kamar di ikuti oleh Tiara, sampai di dapur Mile memeriksa kalau bahan masakan sudah banyak yang habis sehingga dia bingung mau masak apa.


"Kenapa kamu di sana? Lihat lah ke sini tidak ada yang mau di masak, pesan makanan saja." ucap Mile.


Tiara menggeleng kan kepala nya.


"Aku tidak mau, aku mau kamu yang Masak, kalau tidak kamu yang masak aku tidak Akan mau makan." ancam Tiara.


Mile Menghela nafas panjang. Tiara duduk di meja makan sambil menonton film Drakor nya. Setengah jam kemudian Mile datang membawa nasi goreng di piring.


"Saya hanya bisa memasak ini dengan bumbu yang ada." ucap Mile meletakkan nya di Depan Tiara.


Mile mau langsung pergi namun Tiara menahan nya.


"Kamu mau kemana? aku sangat lelah tangan ku tidak sanggup Untuk makan dengan sendiri, kamu harus suapi Aku." ucap Tiara.


Mile Menatap Tiara.


"Selain aku Capek, ini juga keinginan anak yang ada di perut aku." ucap Tiara. Mile menarik kursi dan duduk di samping Tiara.


Mile menyuapi Tiara.

__ADS_1


"Humm enak banget, kamu pandai masak juga yah." ucap Tiara. Mile diam. Tiara fokus dengan film nya sementara Mile memandangi wajah Tiara yang sangat fokus.


Mile menyuapi nasi ke Tiara untuk keempat kalinya namun Tiara menolak nya.


"Minum!" ucap Tiara. Padahal Sangat Dekat namun Mile harus memberikan nya pada Tiara.


"Cepat lah makan, saya sudah sangat mengantuk." ucap Mile. "Kamu juga bantu habis kan, aku sudah kenyang." ucap Tiara.


"Kamu baru makan beberapa sendok." ucap Mile, Tiara menutup mulutnya. "Aku sudah kenyang. Aku ingin kamu yang menghabis kan nya." ucap Tiara.


"Saya tidak mau Makan, saya kenyang, kalau kamu tidak mau lagi saya akan membuang nya." ucap Mile.


"Tidak boleh, kamu harus menghabiskan nya." ucap Tiara dia langsung menyuapi ke mulut Suami nya.


Mile dengan pasrah memakan habis Nasi goreng itu.


"Kamu bilang ini enak, tapi tidak menghabiskan nya, lain kali saya tidak akan menuruti keinginan kamu " ucap Mile.


Tiara memberikan minum pada Mile.


"Ini adalah keinginan anak kamu, bukan keinginan aku." ucap Tiara melindungi diri nya dengan anak nya.


"Ya sudah kalau begitu istirahat lah, tidak ada menonton film lagi." ucap Mile langsung menutup laptop nya. Namun dia baru sadar ternyata itu adalah laptop nya.


"Ehh tunggu dulu, ini laptop saya kan?" tanya Mile. Tiara tersenyum.


"Iyahh." ucap Tiara. Mile menghela nafas panjang dia mau marah namun percuma saja.


"Sekarang kamu pergi tidur! Kamu selalu membuat saya emosi." ucap Mile. Tiara pun masuk ke dalam kamar.


Mile memeriksa laptop nya untung saja tidak ada file yang hilang karena laptop itu yang di pakai nya Bekerja.


"Huff Semoga aku lebih Sabar menghadapi tingkah nya." ucap Mile dia masuk ke dalam. "Tiara!" panggil Mile.


"Humm?" tanya Tiara menjawab.


"Beberapa pakaian saya rusak karena kamu brus, lain kali kamu harus belajar untuk mencuci nya." ucap Mile..


"Aku tidak pandai, kalau kamu tidak ingin rusak, cucilah sendiri." ucap Tiara.


"Kamu istri saya, saya adalah suami kamu, kapan kamu akan menghormati saya? Kamu berbicara seakan saya adalah Adik kamu!" ucap Mile.

__ADS_1


__ADS_2