Pria Dingin Itu Adalah Suami Ku

Pria Dingin Itu Adalah Suami Ku
Part 179


__ADS_3

"Ini juga demi si bayi yang dalam perut aku." ucap Tiara. Mile melihat wajah Keponakan dan istri nya sudah sangat berharap.


"Baiklah, tapi saya harus ikut." ucap Mile. "Bagaimana semua nya setuju?" tanya Tiara.


"Om Mile kalau ikut kerja nya marah, diam dan memasang wajah galak." ucap Lena.


"Saya tidak akan melakukan apapun, saya hanya ikut Dan Makan Saja." ucap Mile. mereka semua langsung setuju.


Tidak beberapa lama akhirnya mereka sampai di sebuah restoran. Mile benar-benar ketat menjaga Pola makan istri nya.


"Kamu tidak boleh memakan yang pedas." ucap Mile.


"Aku pengen." ucap Tiara. "Tidak bisa, biar saya yang memesan kan nya untuk kamu." ucap Mile. Tiara Menghela nafas panjang.


"Huff lebih baik kamu di rumah saja tadi nya." ucap Tiara.


"Kak Bili.." Panggil Tiara. Karena baru melihat dia masuk ke dalam restoran itu. Bili dengan teman nya ikut bergabung dengan mereka.


"Seperti nya lagi ramai nih." ucap Bili. "Iyah Kak kebetulan Keponakan Mile pulang." ucap Tiara. Bili melihat Keponakan Bili sambil tersenyum.


"Wajah Kalian semua tidak asing bagi saya, namun saya tidak ingat namanya." ucap Bili. Mereka pun memperkenalkan diri.


"Apa kami boleh bergabung?" tanya Bili. "Silahkan Kak." ucap Tiara.


Bili duduk di samping Mile. Mile menatap Bili dengan tatapan tajam. "loe tenang saja bro, gua gak akan melirik istri Loe karena di sini hanya kita bertiga aja laki-laki, selebihnya wanita yang cantik." ucap Bili.


Mile mau menghajar Bili namun di tahan oleh Bili.


"Awas aja loe berani-berani menggoda Keponakan Gue." ucap Mile.


"Wahh Tuan Mile sudah sangat marah membela Keponakan nya." ucap Bili. Mile semakin muak dia mendorong kursi Bili menjauh dari nya.


Semua orang yang tadi nya fokus Makan terkejut karena tingkah mereka berdua.


"Maaf-maaf, Mile memang seperti anak kecil." ucap Bili. Mile Menghela nafas panjang.


Namun Tiara menyuapi nya membuat dia terdiam sejenak. "Ayo di Makan!" ucap Tiara. Mile melihat ke semua orang.


"Sa-saya tidak mau." ucap Mile.

__ADS_1


"Oohh iya aku lupa kalau Mile di luar dan di rumah sangat berbeda." batin Tiara. Dia langsung menurunkan Sumpit nya.


Tiba-tiba di tahan oleh Mile. Dengan cepat dia memakan semua mie yang ada di sumpit istri nya.


"Humm jangan membuat yang jomblo iri." ucap Bili menggoda Mile. "Diam aja loe." ucap Mile. Billi senyum-senyum semua orang senyum hanya Mile yang memasang wajah Datar dingin dan sekarang pipinya memerah.


"Ayo Lanjut makan." ucap Tiara pada suami nya. Mile yang sudah malu dan tidak nyaman jadi pusat perhatian hanya bisa diam saja.


Tiara terkejut melihat Mile memegang paha nya. Dia merasakan tangan suami nya sangat dingin. Tiara tersenyum.


"Ada apa Mile?" tanya Tiara pelan agar tidak di dengar orang.


"Saya sangat gugup." ucap Mile. "Abaikan saja semua orang, tidak perlu gugup. Aku di sini. Kamu harus terbiasa seperti ini." ucap Tiara.


Mile Menghela nafas panjang dan mencoba untuk tenang, melihat senyuman istri nya membuat dia sedikit tenang.


"Humm Pasti Mile dulu sama Semua mantan nya sering Dinner hanya berdua saja, pasti sangat romantis sekali." batin Tiara, dia jadi kefikiran suami nya Dinner dengan mantan nya.


Tidak beberapa lama selesai makan keponakan nya malah mengajak menonton. Mile sudah tidak mau namun Tiara memaksa.


Mile tau Istri nya harus banyak bahagia dan tidak boleh tertekan akhirnya dia pun mau. Dan jelas saja semua biaya dia yang bayar.


Mile menolak film pilihan keponakan nya namun ternyata mereka semua suka. Dia Bertanya pada istri nya. Untung saja Tiara mau.


Mereka pun masuk untuk menonton bersama. Mile sedang enak menonton dan sangat fokus dia kaget melihat istrinya yang sudah sangat mengantuk.


Dia membuat kepala Tiara ke pundak nya. "Kalau kamu ngantuk kita bisa pulang saja." ucap Mile. Tiara menggeleng kan kepala nya.


"Aku masih mau menyiapkan film nya. Pria itu sama sekali seperti kamu." ucap Tiara. Mile Menghela nafas panjang, akhirnya dia membiarkan istrinya di sana sampai tertidur.


Setelah film selesai Mile membangun kan istri nya.


"Tiara ayo pulang." ucap Mile. Tiara malah semakin memeluk lengan suami nya.


"Tiara bangun, film nya sudah selesai kita harus pulang." ucap ucap Mile. Tiara hanya bergeliat namun tidak bangun.


"Saya akan mencium kamu kalau kamu tidak mau bangun." ucap Mile.


Tiara tidak bangun, Mile tiba-tiba mencium pipi istri nya.

__ADS_1


"Apa yang kamu lakukan? Ini di tempat ramai." ucap Tiara langsung bangun. Mile tersenyum melihat ekspresi istri nya.


"Loh kemana semua orang." ucap Tiara.


"Mereka semua sudah keluar, film sudah selesai." ucap Mile.


"Yahh aku jadi ketiduran, aku gak bisa tau flim nya seperti apa." ucap Tiara.


"Sudah, ayo segera keluar, kamu bisa istirahat di rumah lagi." ucap Mile.


"Humm tunggu dulu deh. Kamu baru kali ini mencium ku di luar." ucap Tiara.


"Lupakan saja, ayo Keluar." ucap Mile menarik tangan istrinya.


"Kamu yakin mau memegang tangan ku seperti ini?" ucap Tiara. Mile menghela nafas panjang. "Buruan Tiara." ucap Mile.


Tiara jadi senyum-senyum sendiri karena Mile menggandeng tangan nya tanpa ada rasa malu.


Mile juga tersenyum. "Saya merasa percaya diri ketika dengan kamu Tiara. Seperti ini membuat saya semakin mencintai kamu." batin Mile.


"Om dan Tante lama banget sih, ayo belanja." ucap Lena.


Mile membuka dompetnya dia memberikan kartu pada Lena. "Kalian bisa pergi Tanpa om dan Tiara." ucap Mile.


"Loh kenapa Om?" tanya Lena.


"Tiara sudah lelah, waktu nya istirahat. kalian pergi lah." ucap Mile.


"Baiklah Om." Mereka sangat senang sekali.


"masuk." ucap Mile pada istri membuka pintu mobil.


Tiara tersenyum. "Terimakasih suami ku." ucap Tiara mencium pipi Mile. Mile kaget namun ada rasa bahagia di hati nya.


Tidak beberapa lama akhirnya mereka sampai di rumah. Bibik Ja bingung karena melihat Mile menarik tangan Tiara ke kamar dengan sangat cepat.


"Ada apa dengan mereka? Apa Tuan marah lagi?" ucap Bibik Ja. "Kamu kenapa Mile? Aku tidak bisa jalan cepat-cepat." ucap Tiara.


"Saya tidak bisa menahan diri lagi." ucap Mile. Tiara merasakan nafas Mile yang tidak normal, wajah nya memerah.

__ADS_1


"Ada apa?" tanya Tiara, Mile membaringkan istri nya di kasur. "Kamu membuat saya terangsang, saya tidak bisa menahan nya." ucap Mile.


__ADS_2