Pria Dingin Itu Adalah Suami Ku

Pria Dingin Itu Adalah Suami Ku
Part 191


__ADS_3

"Aku mau nemanin kamu." ucap Tiara. "Tidak perlu, saya bisa sendiri." ucap Mile. "Tapi aku sudah sangat lapar sekali." rengek Tiara.


"Sebentar lagi ini akan masak, kamu tunggu saja sebentar." ucap Mile.


Tiara menganguk. Dia duduk di Meja makan sambil mengambil sendok nya.


Tidak beberapa lama Mile datang membawa masakan nya ke depan istri nya.


"Wahhh membuat perut ku lapar saja." ucap Tiara. Mile memberikan Tiara Air satu gelas.


"Nih minum dulu." ucap Mile. Tiara mengucap kan terimakasih dia pun langsung meminum nya sampai habis.


Setelah selesai minum dia pun Makan masakan suami nya. "Bibik Ja seperti nya sakit, apa tidak sebaiknya di suruh ke rumah sakit saja?" tanya Tiara.


"Saya sudah meminta dokter untuk memeriksa Bibik Ja, lebih baik kamu mengkhawatirkan diri sendiri terlebih dahulu." ucap Mile.


"Humm baiklah, aku hanya memberikan saran, apa itu salah?" ucap Tiara.


"Tidak salah sama sekali." ucap Mile dengan lembut. Mereka pun makan sama-sama.


"Tante dan Om makan kok nggak ngajak sih?" tanya Lena. "Ayo ikut makan sama-sama." ucap Tiara.


"Humm tapi aku mau keluar Tante. Om dan Tante makan saja duluan yah." ucap Lena.


Tiara melihat penampilan Lena yang sudah sangat rapi.


"Kamu mau kemana sih?" ucap Tiara.


"Biasa deh Tante jalan-jalan menikmati malam Minggu." ucap Lena.


"Yang lain pada kemana?" tanya Tiara. "Mereka sudah pergi juga, tinggal hanya Lena saja." ucap Mile.


"yahh kalian tega banget sih ninggalin Tante." ucap Tiara. "Kan ada om Mile, justru berduaan dengan pasangan itu sangat lah romantis." ucap Lena.


"Ya udah Tante, om, aku pergi dulu yah." ucap Lena langsung meninggalkan mereka. Tiara melihat Lena pergi hanya bisa diam.


"Kenapa kamu tiba-tiba diam seperti ini? Ada masalah? Apa makanan nya tidak enak." ucap Mile. Tiara menggeleng kan kepala nya.

__ADS_1


"Sebenarnya aku juga ingin bebas sama seperti pasangan yang lain nya merayakan malam Minggu di luar bersama pasangan nya." ucap Tiara.


Mile diam. "Kenapa setiap keluar kita harus di ikuti banyak pengawal mencuri perhatian semua orang agar memperhatikan kita. Aku tidak nyaman seperti itu." ucap Tiara.


"Dunia mereka dengan kita berbeda Tiara. Posisi kamu sekarang ini adalah resiko menikah dengan saya." ucap Mile.


"Iyah aku tau Mile . Tapi kan kamu tau sendiri kalau aku tidak terbiasa, aku juga ingin bebas seperti sebelumnya." ucap Tiara.


"Kamu tidak bisa seperti itu lagi karena kamu sudah menjadi istri saya." ucap Mile. "Huff aku semakin yakin kalau kamu melakukan pekerjaan yang tidak halal sehingga kamu mempunyai musuh yang banyak." ucap Sophia.


Mile hanya diam saja. "Kenapa kamu diam? Kamu gak kasian sama aku?" ucap Tiara merengek namun sambil terus makan.


"Bukan nya semalam kamu pergi sepuas nya Tampa ada Pengawal? Saya kurang mengerti apa?" ucap Mile. "Tapi aku tau, kamu meminta bodyguard kamu memata-matai aku." ucap Tiara.


"Saya melakukan itu karena mengkhawatirkan kamu, saya tidak ingin terjadi apa-apa dengan istri dan anak saya." ucap Mile.


Tiara menatap suaminya.


"Sudah jangan mempermasalahkan hal sepele seperti ini." ucap Mile.


Tiara memakan dengan cepat sampai habis. "Sekarang semua orang sudah pergi, Bibik Ja juga sudah istirahat, rumah ini sangat sepi apa yang harus kita lakukan?" ucap Tiara.


"Dari semua tawaran kamu aku hanya setuju menonton. Aku sedang malas banget mau masak." ucap Tiara. "Baiklah kalau begitu ayo ikut dengan saya." ucap Mile.


" Tunggu dulu, kamu mau bawa aku kemana?" tanya Tiara.


"Menikmati malam Minggu." ucap Mile .


Tiara mengikuti suaminya. "Pelan-pelan aja, aku takut jatuh kalau jalan cepat-cepat." ucap Tiara. Akhirnya mereka sampai di ruangan BIOS mini yang hanya ada beberapa kursi untuk menonton.


"Mau menonton film apa?" ucap Mile. Tiara menyarahkan apa yang dia mau. Dia pun meminta film hantu-hantu.


Hanya beberapa Menit dia sudah sangat ketakutan sekali.


Tidak beberapa lama flim Selesai Tiara Menghela nafas panjang. "Akhirnya selesai juga." ucap Tiara dia menoleh ke arah Mile.


"Kamu kenapa?" tanya Tiara pada Mile yang duduk diam dan tegang di samping nya.

__ADS_1


"Sepanjang film di main kan kamu memukuli saya sampai seperti ini." ucap Mile menunjukkan dada nya yang sudah merah dan lengan nya yang di gigit oleh istri nya.


"Ya Maaf. Aku sangat takut. Aku pikir tadi bantal." ucap Tiara. Mile Menghela nafas panjang.


"Saya mau istirahat saja." ucap Mile. "Tunggu Dulu, ayo Nonton flim tentang polisi yang memberantas semua penjahat." ucap Tiara menahan tangan Mile.


"Saya sudah lelah." ucap Mile.


"Tunggu dulu, ini hanya satu jam saja." ucap Tiara. Dia menahan Mile dan memaksa nya untuk duduk lagi.


Tiara dan Mile mulai fokus menonton bersama. Sepanjang film Tiara Tidak berhenti berteriak mengumpat semua penjahat yang ada.


Mile melihat istrinya seperti itu hanya bisa tersenyum. Tidak beberapa lama akhirnya film selesai. Tiara terdiam sejenak.


"Akhirnya semua penjahat itu masuk penjara dan mati." ucap Tiara.


Dia menoleh ke samping nya dan ternyata suami nya sudah tidur. "Ya ampun dia kok bisa sampai tidur sih?" ucap Tiara. Dia menatap wajah suaminya dengan sangat dekat memastikan kalau itu tidur sungguhan.


Namun tiba-tiba dia sangat terkejut ketika Mile menarik Pinggang nya dan Tiara tidak sengaja jatuh di atas Mile.


"Kenapa kamu menatap saya seperti itu?" tanya Mile pada istri nya. "Kamu pura-pura tidur yah?" ucap Tiara. Mile menggeleng kan kepala nya.


"Tadi nya saya sudah tidur, namun nafas kamu membuat saya terbangun." ucap Mile. Tiara mau duduk dengan benar namun di tahan oleh Mile.


Mile duduk dan memangku istri nya.


"Waktu nya kita menonton film ini." ucap Mile. Tiara melihat film yang sudah mulai.


"Film Romantis?" ucap Tiara. Mile menganguk. "Aku tidak suka film romantis." ucap Tiara.


Mile menahan Tiara yang hendak pergi.


"Dua film pilihan kamu sudah saya Temanin, sekarang giliran kamu menemani Saya." ucap Mile berbisik di telinga Tiara.


Tiara merinding. "Semenjak mengandung empat bulan dan sampai sekarang kita sering bertengkar dan salah paham, kamu juga tidak pernah Romantis kepada saya." ucap Mile.


Tiara baru sadar kalau dia berubah, dia sih sadar akan hal itu, tapi seperti nya itu adalah bawaan bayi nya.

__ADS_1


"Baiklah-baiklah aku akan Menonton menemani kamu." ucap Tiara sambil turun dari pangkuan suami nya. Mile tersenyum.


Tiara menonton film dengan sang fokus sehingga kepala nya menyandar di pundak Suaminya karena flim itu. Lebih tepatnya Tiara mengikuti gerakan di film.


__ADS_2