Pria Dingin Itu Adalah Suami Ku

Pria Dingin Itu Adalah Suami Ku
Part 91


__ADS_3

Tidak beberapa lama Tiara masuk ke dalam kamar membawa buah.


Dia masuk melihat Mile sudah meringkuk kedinginan di atas kasur setelah selesai mandi.


Tiara duduk di pinggir kasur.


"Kamu baik-baik saja kan?'" tanya Tiara. Mile menatap wajah istri nya. Tiba-tiba Mile membawa Tiara ke pelukan nya.


"Sangat dingin sekali." ucap Mile. Tiara terdiam sejenak dia pasrah saja di peluk oleh suami nya.


Karena cuaca nya sangat dingin membuat enak untuk tidur, lagi-lagi Tiara tidur dengan Mile saling berpelukan.


Tidak terasa sudah Sore Tiara bangun dia menatap wajah suaminya. "Mile ayo bangun, hujan nya sudah berhenti aku ingin melihat pantai." ucap Tiara.


Mile membuka mata nya dia melihat Tiara. "Habis hujan di pantai tidak seru." ucap Mile.


Tiara memasang wajah Cemberut.


"Ayo lah, aku mohon." ucap Tiara. Mile menutup mata nya.


"Mile ayo." ucap Tiara memaksa Suaminya. Mile duduk.


"Huff badan saya jadi sedikit sakit karena hujan tadi." ucap Mile. Tiara bangun dia menatap wajah Mile yang kesakitan meregang kan otot-otot nya.


"Ya udah ayo." ucap Mile, dia mengambil jaket nya mereka pun berjalan keluar. Tiara terlihat sangat semangat sekali. Cukup jauh juga berjalan dari sana namun Tiara tidak mengeluh sedikitpun.


Mile melihat Tiara yang berjalan begitu semangat membuat nya juga ikut bersemangat. dia mengikuti istri nya dari belakang. Namun kebetulan mereka melewati penjual makanan yang unik menurut nya.


"Tiara kamu mau itu?" tanya Mile. Tiara melihat ke arah telunjuk Mile. Tiara mengangguk.


"Ayo buruan beli." ucap Tiara. Mile sudah bisa menebak kalau istri nya Akan sangat suka jika di tawarkan makanan.


"Rasa coklat enak banget. Kamu mau cobain?" tanya Tiara sambil menyodorkan milik nya pada Mile. Mile menggigit b bekas istri nya.


"Ku juga cobain Milik kamu dong." ucap Tiara mengigit langsung. "Hum rasa keju enak banget." ucap Tiara dia memakan lebih banyak milik Suaminya.


Sambil berjalan ke arah pantai akhirnya sampai juga di sana. "Huuuuu!!! Akhirnya sampai juga." Mile berteriak. Tiara tersenyum karena suami nya juga ternyata suka.


"Suasana pantai seperti ini sangat jarang bisa kita lihat. Tidak ada satu pun pengunjung lain, kita akan bersenang-senang di sini." ucap Mile.


Tiara berlari ke arah Air. Mile mengambil gambar istri nya.

__ADS_1


setelah itu dia mendekati istri yang duduk di atas pasir yang basah melihat ke arah matahari yang mau terbenam.


"Sangat indah sekali." ucap Tiara. Mile mengangguk. Dia mengambil video momen matahari terbenam itu. Tiara bersandar di bahu Mile yang membuat Mile gugup jantung nya berdetak sangat cepat.


"Kalau seandainya kita sudah pulang dari sini, kita tidak akan pernah mendapat kan momen yang seperti ini lagi, kita pasti sangat merindukan ini." ucap Tiara.


"Banyak wisata yang ada di Indonesia, kita bisa pergi melihat nya." ucap Mile.


"Kamu selalu saja sibuk dengan pekerjaan kamu, mana mungkin sempat untuk membawa ku jalan-jalan ke sana." ucap Tiara.


Mile diam. "Ini sudah Sore pinggang ku tiba-tiba sakit ayo kita pulang. " ucap Tiara. Mile berdiri terlebih dahulu.


dia menyodorkan tangannya kepada Tiara yang hendak berdiri. Tiara tersenyum dia menyatu kan tangan mereka dan dia berdiri.


"Kita malam ini makan apa?" tanya Mile. "Hum aku ingin Makan makanan yang di masak sendiri, tapi aku sama sekali tidak bisa Masak." ucap Tiara memasang wajah cemberut nya.


"Saya akan masak untuk kamu." ucap Mile.


"Sungguh?" tanya Tiara. Mile mengangguk.


"kamu baik banget sih, aku semakin tidak sabar deh sampai di rumah." ucap Tiara.


Tiara kesusahan memakai Sendal nya dia pun membuka nya karena melewati pasir. Mile juga membuka Sendal nya mengikuti Tiara.


"Aku bantuin yah." ucap Tiara. Mile mengangguk. Mile mengajari Tiara Cara membuat bumbu dan juga menggoreng dengan benar.


Mereka terlihat sangat romantis ketika akur seperti itu. "cobain dulu deh, enak gak?" tanya Mile pada Tiara yang sedang mengaduk tepung untuk menggoreng pisang yang di beli oleh supir kemarin.


Mile menyuapi istri nya.


"Humm enak. Hanya kurang Masak sedikit lagi." ucap Tiara. Mile melihat adonan Tiara dia tertawa kecil karena melihat Tiara mengadon tepung dengan pisang nya.


"Kenapa kamu tertawa? Ada yang salah?" tanya Tiara.


"Kamu mengadon ini salah. Seharusnya yang kamu Aduk hanya telur deng tepung saja." ucap Mile.


"Lalu gimana dong? Gak bisa di Makan?" tanya Tiara. Mile membawa adonan itu ke pada nya.


"Bisa kok, hanya saja dia akan menjadi godok Pisang." ucap Mile.


Setelah selama di aduk Mile meminta Tiara mencicipi nya.

__ADS_1


"Humm enak banget." ucap Tiara. Mile tersenyum dengan iseng dia mencolek pipi Tiara dengan tangan nya yang penuh tepung.


"Humm kotor." ucap Tiara. Mile tersenyum.


"Tunggu sebentar yah, saya akan menggoreng nya." ucap Mile. Tiara mengangguk.


Tidak beberapa lama akhirnya masakan mereka selesai. "Humm Wangi banget." ucap Tiara dia langsung mencuri goreng dari piring.


"Bagaimana enak?" tanya Mile.


"Sedikit aneh sih, tapi ini enak banget, tidak kalah enak nya Sama goreng pisang biasa." ucap Tiara.


Mile mengangguk tersenyum.


"Ya udah buruan Makan." ucap Mile. Tiara pun memakan Nya. Dia sangat suka sekali masakan suami nya.


Setelah selesai makan Mile langsung Ijin mandi. Bergantian dengan Tiara.


Tiara baru saja selesai mandi dia tidak melihat suaminya ada di kamar, dia segera memasang baju nya dan langsung keluar mencari suami nya, ternyata Mile sedang menelpon di teras rumah nya.


"Mile nelpon sama siapa yah? Kenapa sangat serius banget." batin Tiara. dia tidak mau mengganggu akhirnya dia kembali ke kamar baru saja berbaring ponsel nya berdering panggilan Video dari Lena.


"Lena tumben banget nih nelpon." ucap Tiara. Dia pun menjawab.


"Halo Tante Tiara, bagaimana kabar Tante di sana?" tanya Lena. Ternyata keempat Keponakan Suami nya penasaran dengan kabar di sana.


Tiara tersenyum.


"Di sini sangat seru sekali." ucap Tiara.


"Humm jadi pengen kesana deh Tante." ucap Vandi.


"Kalian fokus saja kerja setelah itu kembali kuliah." ucap Mile tiba-tiba datang berbaring di samping Tiara. Mereka sangat dekat.


"Humm om Mile menyebalkan sekali. Om hanya membawa Tante Tiara tidak membawa kami juga." ucap Lena.


Tiara tersenyum.


"Kalian harus menikah dulu baru bisa merasakan liburan seperti ini." ucap Mile.


"Huff seperti nya tunggu aku tua dulu baru bisa merasakan liburan." ucap Lena. Tita dan juga Riska.

__ADS_1


Tiara dan Mile tersenyum.


TINGGALKAN KAN KOMENTAR DI BAWAH YAH 😇


__ADS_2