
Mile terus memerhatikan Tiara yang memakan buah itu begitu lahap. "Nanti malam kamu ikut dengan saya membeli semua keperluan yang kamu butuhkan." ucap Mile.
"Maksud nya? Kebutuhan apa?" tanya Tiara.
"Susu untuk wanita hamil, vitamin, cek kesehatan kamu dan juga Minyak kayu putih." ucap Mile.
"Aku bisa membeli nya sendiri, kamu berikan saja ijin untuk ku keluar." ucap Tiara.
"Kamu harus keluar dengan saya, kalau tidak dengan saya jangan coba-coba untuk keluar!" ucap Mile, Tiara Menghela nafas.
"Baiklah, lagian aku juga sudah bosan di rumah saja." ucap Tiara.
Di malam hari nya ...
"Sudah siap, ayo berangkat." ajak Tiara berdiri di samping Mile yang menunggu di ruang tamu. Mile melihat penampilan Tiara.
"Kamu keluar dengan pakaian seperti ini?" tanya Mile melihat Tiara memakai pakaian yang sangat mini. Tiara mengangguk.
"Jangan membuat saya repot karena kamu masuk angin, lebih baik sekarang Pergi tukar dengan yang tebal dan tertutup karena ini sudah malam di luar sangat dingin." ucap Mile.
"Ini gaya nya Mile, apa salah nya sih? Aku baru membeli nya aku sama sekali belum pernah memakai nya." ucap Tiara.
"Tukar atau tidak? Kalau kamu memakai itu saya tidak akan membawa kamu." ucap Mile..
Tiara akhirnya menukar nya.
Mereka pun berangkat. "Hufff sudah lama aku tidak keluar. Aku ingin menikmati angin." ucap Tiara membuka kaca mobil namun tiba-tiba Mile menaikkan nya.
"Jangan coba-coba untuk membuka nya!" ucap Mile. Tiara kembali duduk sambil memasang wajah kesal.
Tidak beberapa lama akhirnya sampai. Tiara menarik keranjang belanja. Dia mulai mengambil sabun untuk keperluan mandi nya.
"Aku ingin menukar Sabun mandi dan juga shampo kamu dengan yang ini mau kan? Aku tidak suka dengan bau sabun kamu." ucap Tiara.
"Terserah kamu saja. Tiara memilih minyak kayu putih juga namun dia hanya mengambil dua, diam-diam Mile menambah nya dua.
Waktu nya ke bagian Susu. Tiara sudah tau mana Susu yang Cocok untuk nya. Waktu Lewat cemilan dia mengambil banyak.
"Kenapa kamu mengambil begitu banyak?" tanya Mile.
"Udah diam aja deh, aku yang Akan membayar semua nya!" ucap Tiara.
__ADS_1
"Kalau kamu beli cemilan sebanyak ini kamu tidak akan makan nasi lagi." ucap Mile.
"Udah deh jangan cerewet, kalau gak mau ngikutin aku belanja lebih baik pulang duluan." ucap Tiara.
Mile lagi-lagi harus mengalah. Semua nya sudah lengkap waktu mengantri di kasir Tiara melihat ada beberapa peralatan bayi di samping nya.
"Lihat deh itu, lucu kan?" ucap Tiara. pada Mile. Mile melihat ke arah tunjuk Tiara. "Usia kandungan kamu masih sangat muda, untuk apa kamu membeli nya!" ucap Mile.
"Aku cuma bilang lucu aja, aku tidak ingin membeli nya." ucap Tiara. Mile menghela nafas panjang.
Tidak beberapa lama akhirnya waktu mereka membayar. Tiara memberikan kartu kredit nya namun tiba-tiba Mile mengambil dan memberikan kartu kredit nya.
Tiara menatap Mile yang hanya diam saja.
"Tiara mulai dari sekarang kamu pakai Kartu ini, jangan menggunakan Kartu kredit yang Ayah mu berikan." ucap Mile.
"Aku tidak mau! Aku akan tetap menggunakan ini." ucap Tiara. "Jangan keras kepala Tiara!" ucap Mile.
"Aku tidak suka orang yang perhitungan, aku tidak mau menghabiskan uang kamu, aku tidak mau karena itu kamu selalu memarahi ku." ucap Tiara. Dia meninggal kan Mile dan membawa belanjaan nya sendiri ke dalam mobil.
Mile mengikuti Tiara.
Tiara tidak menjawab dia masuk ke dalam mobil.
Mile juga masuk ke dalam mobil. "Apa alasan kamu tidak mau menggunakan ini?" tanya Mile.
"Baiklah kalau kamu tidak mau memakai nya, gunakan ini untuk keperluan anak saya." ucap Mile. Tiara mengambil nya.
"Aku mau langsung pulang saja, untuk Cek kesehatan malam ini tidak mungkin." ucap Tiara. Dia sudah bad mood.
Mile akhirnya membawa pulang.
Setelah sampai di rumah Tiara mengangangkat barang-barang dari mobil.
"Biar saya bantu." ucap bibik Ja.
"Tidak perlu mbak, aku harus melakukan apapun sendiri aku harus bisa." ucap Tiara. dengan kesusahan dia memaksa membawa nya ke dapur dia menyusun nya ke lemari es dan juga ke tempat yang semestinya.
"Non Tiara istirahat lah, biar Bibik saja yang mengerjakan nya." ucap Bibik. Tiara menggeleng kan kepala nya.
Tidak beberapa lama akhirnya selesai karena di bantuiin oleh Bibik.
__ADS_1
Tiara sangat lelah dia duduk di Meja makan sambil minum air putih dan memakan cemilan.
"Bik mana Mile? Kenapa tidak kelihatan?" tanya Tiara tidak melihat di ruang tamu.
"Oohh den Mile sedang kedatangan tamu di luar." ucap Bibik.
"Ini Teh untuk tamu di depan, den Mile ingin Non yang mengantarkan nya ke depan." ucap bibik.
"Ya ampun Mile, kapan sih dia berhenti membuat ku tersiksa?" ucap Tiara dia pun membawa nya keluar.
Dia mau kesal namun ternyata Tamu Mile adalah orang tua sepasang suami istri.
"Nah ini dia Paman istri saya, nama nya Tiara." ucap Mile.
"Tiara kenalin ini adalah Adik Mamah saya." ucap Mile. Tiara tersenyum dia menyalim tangan kedua orang tua itu tersenyum pada nya.
"Kamu sangat cantik sekali Nak dan juga sangat sopan, tidak salah kalau Mile memilih kamu." ucap Bibik istri paman Mike itu.
"Silahkan di minum Teh nya Paman." ucap Tiara. Mile kali ini berbicara sangat manis pada Tiara bahkan tidak akan ada yang tau kalau mereka di jodohkan.
"Ternyata dia bersandiwara di Depan keluarga nya sangat pandai." batin Tiara. Cukup lama mereka berbincang-bincang Paman dan Bibi nya itu itu pun ijin pulang.
"Masuk lah ke dalam di sini sangat dingin, nanti kamu masuk angin saya yang Akan repot." ucap Mile pada Tiara.
"Beberapa detik lalu kamu masih sangat manis berbicara pada ku, sekarang kamu sudah seperti singa." ucap Tiara meninggalkan Mile.
Dia langsung ke kamar untuk istirahat. Mile pun masuk ke dalam kamar. Dia melihat Tiara sudah tidur di kasur. Dia membentang kan tempat tidur nya dan dia pun berbaring.
"Tiara!" panggil Mile.
"Humm.." jawab Tiara.
"Papah Akan datang ke sini besok." ucap Mile.
"Terserah saja, aku mau tidur Jangan ganggu aku." ucap Tiara.
"Kamu kenapa sih dari tadi seperti tidak menghargai saya? Kamu berbicara sangat tidak sopan dan mengabaikan saya!" ucap Mile.
Tiara Menatap Mile.
"Kalau aku tau berbelanja dengan kamu seperti yang tadi aku memilih untuk di rumah saja, aku tidak Akan keluar sama sekali, kamu selalu marah, Ambil ini marah Ambil itu marah. Bahkan kamu tidak membantu ku sama sekali." ucap Tiara kesal. Mile Menghela nafas panjang.
__ADS_1