Ta'Aruf Cinta

Ta'Aruf Cinta
Part 108


__ADS_3

"Sayang, kamu kenapa nangis?" tanya Desta.


"Enggak kok," sahut Khalisa.


"Kamu jangan bohongin aku!" sahut Desta.


"Aku gak kuat sedih, mangkanya aku lari, kenapa sih Kak, kok banyak cobaan gini sama keluarga kita?" tanya Khalisa.


"Astaghfirullah, kamu gak boleh ngomong gitu sayang, semua cobaan ini dari Allah, kita harus terima." Sahut Desta.


"Astaghfirullah, hiks-hiks-hiks, terus kita harus gimana?" tanya Khalisa.


"Pak Mamad lagi cari Ustad, menurut Pak Mamad Umi di guna-guna sayang, aku sih kurang percaya, tapi apa salahnya buat buktikan, asalkan sama Ustad, bukan Dukun." Sahut Desta.


"Maksudnya? Umi mau di ruqiyah Yang? siapa yang guna-guna? emang ada yang benci sama Umi? terus lihat aku jadi benci?" tanya Khalisa.


"Aku juga gak tahu sayang, percaya gak percaya, kita coba aja yah, kalau emang hasilnya nihil, kita harus bawa ke rumah sakit jiwa," sahut Desta meneteskan air mata.


🌷🌷🌷🌷


Setelah dua jam nunggu Pak Mamad, akhirnya Pak Ustad berusaha mengobati Umi Sarah, ternyata benar, Umi di guna-guna oleh Ririn, karena Ririn pernah sakit hati dengan Umi Sarah, yang selalu mengina Ririn, dan Ririn sakit hati Desta tidak mau kembali pada Ririn. Ines pun sahabatnya Ririn mengetahuinya dan mencari kesempatan dalam kesempitan.


"Dulu Dek Desta punya masalah sama mantannya?" tanya Pak Ustadz


"Itu udah lama, tapi saya udah gak kontak Pak, kan waktu itu terakhir kontak pas saya mau nikah sama istri saya!" sahut Desta.


"Umi terlalu menghina orang lain, tapi sudah saya ruqiyah, Dek Desta dan keluarga tidak usah dendam atau apa yah, biarin yang udah, udah, ini sudah saya balikin," sahut Pak Ustadz


"Kenapa dia tega Pak? dan apa Umi bakal kambuh lagi? atau mantan saya itu bakal ulangin lagi?" tanya Desta.


"Insya Allah enggak, asalkan iman kita kuat, saya gak bisa jelasin detail, intinya Umi udah bersih, kemarin bukan Umi, tapi suruhan, tapi insya Allah gak akan kembali, selalu istighfar yah!" sahut Pak Ustadz.


"Pak, padahal Umi rajin salat, kenapa bisa seperti itu?" tanya Khalisa.


"Itu gak bisa saya jelasin, gitu aja yah! coba aja bangunin!" sahut Ustadz


"Umi, bangun Umi, Umi," panggil Desta.


"Mmm... Desta, kenapa ini? kenapa semua ada di sini?" tanya Umi Sarah.


"Umi sakit, Umi di guna-guna Ririn, Umi itu benci sekali dengan Khalisa, sampai Umi nyakitin Khalisa terus." Sahut Desta.

__ADS_1


"Coba Dek Desta, suruh sebut istighfar!" sahut Pak Ustadz.


🌷🌷🌷🌷


Umi menyebut istighfar dan memeluk Khalisa. Umi meminta maaf atas segala apa yang dia perbuat, karena Umi tidak merasa menyakiti Khalisa. Pak Ustadz menasehati Umi dan yang lainnya, agar tidak dendam pada orang yang melakukannya, dan jika iman kita kuat sesuatu apapun gak akan pernah bisa menyentuh kita, tadinya Ririn ingin menyelakai Khalisa, tapi selalu tidak bisa, karena iman Khalisa kuat.


"Umi, dengar saya yah, gak boleh nyimpan dendam, oke!" sahut Pak Ustadz.


"Tapi jika dia ingin balikin lagi gimana Pak Ustadz?" tanya Umi Sarah.


"Insya Allah enggak, kan saya bilang kuatkan iman kita, itu gak akan terjadi, minta perlindungan selalu sama Allah, saya hanya perantara, semua yang menyembuhkan Allah.


🌷🌷🌷🌷


Semuanya kembali normal, Umi Sarah menjadi baik lagi pada Khalisa. Desta berusaha menghubungi Abi Mahmud, tapi tidak pernah ada jawaban. Tapi Desta akan mencari Abi Mahmud ke kampungnya di Bandung.


"Maafin Umi ya Neng, Umi benar-benar gak tahu, apa yang Umi lakuin, kok Ririn jahat banget yah!" sahut Umi Sarah.


"Khalisa senang Umi sudah sadar, Khalisa selalu memaafkan Umi, meskipun kesalahan besar, lupain masalah Ririn ya Umi, jangan bahas dia lagi, orang seperti itu akan kena azab dari Allah, karena dia sudah bersekutu sama setan, Astaghfirullah, sekarang Umi mau istirahat yah, ingat, jangan pernah ada dendam lagi dihati dan pikiran Umi, Khalisa sayang banget sama Umi!" sahut Khalisa.


"Makasih ya Neng, memang Umi dulu bawel,taoi buat jahatin anak sendiri itu gak pernah Neng, Umi juga sayang kalian, Desta tolong cari Abi ya? Umi gak tahu apa yang Umi lakuin sama Abi kamu, benar-benar tidak ingat," sahut Umi Sarah.


"Iya Umi, Desta bakal cari Abi, mungkin dia di Bandung, Desta akan berangkat ke Bandung besok!" sahut Desta.


"Desta memang sakit apa? Umi tidak tahu?" tanya Umi.


"Umi benar-benar tidak tahu? Umi tidak sadar waktu kemarin di rumah sakit? Astaghfirullah," sahut Desta.


"Tidak Nak," sahut Umi Sarah.


"Udah, jangan bahas lagi sayang, waktu itu Kak Desta sakit ditusuk orang Umi, sampai koma, tapi sekarang udah pulih lagi," sahut Khalisa.


"Umi benar-benar gak tahu, apa yang Umi lakuin, maafin Umi, Khalisa, Desta!" sahut Umi Sarah.


"Udah, gak apa-apa Umi, sekarang Umi istirahat yah, biar cepat sembuh, masalah Abi, nanti Kak Desta cari!" sahut Khalisa.


🌷🌷🌷🌷


Umi langsung tertidur lelap. Khalisa menghampiri Desta yang sedang duduk, Khalisa ingin ikut ke Bandung bersama Desta.


"Sayang, sebaiknya kita nginap aja di sini, kasihan Umi sendiri," sahut Khalisa.

__ADS_1


"Iya, sayang, makasih yah kamu sudah pengertian," sahut Desta.


"Aku ikut kamu ya ke Bandung!" minta Khalisa.


"Kamu kan lagi hamil sayang, jangan ah..." bantah Desta.


"Terus ke Bali berarti gak boleh dong kalau lagi hamil, kenapa ke Bandung gak boleh, ke Bali boleh? hayo!" desak Khalisa pada Desta.


"Mmm..." sahut Desta tersenyum.


"Gak bisa jawab kan? aku mau kamu jawab!" desak Khalisa.


"Ya, udah ikut! itu tempat kelahiran aku, waktu SMA aku di sana!" sahut Desta.


"Terus kenapa? jangan-jangan di sana ada mantan, terus kamu malu punya istri seperti aku?" tanya Khalisa.


"Astaghfirullah, kok suhuzon gitu sih? enggak sayang, enggak, aku takut kamu gak betah aja di sana!" sahut Desta.


"Kan ada kamu, masa aku gak betah, kalau gak mau ajak, aku marah!" sahut Khalisa.


"Iya, iya, ikut! tapi kita ajak Bang Joni yah, biar dia yang nyupirin kita, aku masih gak kuat nyetir," sahut Desta.


"Iya sayang, kita jadi liburannya ke Bandung aja!" minta Khalisa.


"Iya, iya, apa sih yang enggak buat kamu!" sahut Desta.


"Tadi gak boleh," sahut Khalisa cemberut.


"Kan boleh sekarang sayang, ha-ha-ha," sahut Desta sambil tertawa.


"Kita berangkat dari mana Kak? oh, iya, USG aku gimana?" tanya Khalisa.


"Dari rumah kita aja, kita USG dulu, baru ke Bandung, gimana?" tanya Desta.


"Ya, udah, sayang aku boleh tanya sama kamu?" tanya Khalisa.


"Apa sayang?" tanya Desta.


"Kok Ririn tega banget sama kita, kenapa dia tega sampai guna-guna Umi, dia mau guna-guna aku gak bisa, malah kena Umi," sahut Khalisa heran.


"Udah, jangan bahas itu lagi ah... yang penting kita jangan sampai tinggalin salat, kuatin iman, selalu minta perlindungan sama Allah, pasti bakal terhindar dari bahaya, kan kata Pak Ustadz apa? jangan ada dendam apapun ke dia, lupain yah, yang penting semua sudah baik-baik saja!" sahut Desta tersenyum.

__ADS_1


Bersambung...


Terima kasih atas dukungan kalian semua, readersku dan teman- teman udah setia ikutin cerita Ta'aruf Cinta, semoga ceritanya bisa menghibur dan gak ngebosenin ya, di tunggu episode selanjutnya 🥰🥰🥰


__ADS_2