
"Iya banyak mobilnya Neng, belum di vila," sahut Pak Jamal.
"Pak__ majikan gak beli sayur nih?" teriak tukang sayur depan.
"Belum tahu saya Mang," sahut Pak Jamal.
"Pak saya masuk kedalam dulu yah," sahut Syifa.
"Iya Neng silakan, Bapak minta tolong Neng sampaikan ke Neng Khalisa, mau beli sayur gak gitu yah!" minta Pak Jamal.
"Siap Pak, nanti saya sampaikan." sahut Syifa.
πππ
Syifa pun masuk rumah Khalisa dan mengucapkan salam. Syifa langsung memeluk Khalisa.
"Assalamu'alaikum, Lisa, hik-hiks-hiks," Syifa memeluk Khalisa sambil menangis.
"Wa'alaikumsalam, Syifa, Ya Allah lo kenapa? lo baik-baik aja kan?" tanya Syifa khawatir.
"Lo lagi sibuk ya?" tanya Syifa.
"Tinggal bilasin pakaian aja kok, ya udah lo tunggu di kamar gue yah," sahut Khalisa.
"Gak mau ah, ntar ada yang hilang, gue kena lagi, gak sopan lah gue," sahut Syifa.
"Ya udah di ruang tv itu aja gih! lo bisa sambil nonton tv," Khalisa menunjukan ruangan tv.
"Sebelah mana?" tanya Syifa.
"Bi, tolong antar Syifa ke ruang tv yah, sekalian sama belanja sayuran, kemaren udah aku kasih kan? kalau kurang bilang aku yah," sahut Khalisa.
"Baik Neng, masih kok Neng, ayo Neng Syifa! gede ya rumahnya jadi bingung jalannya," sahut Bi Aning.
"Iya Bi, udah kaya labirin, tapi gede banget," sahut Syifa.
"Ini Neng ruang tv nya, kalau mau nyalahin remotnya ada di dekat tv itu yah!" perintah Bi Aning.
__ADS_1
"Ya ampun, ruangan tv aja gede kaya kamar, hehe, iya Bi gampang, makasih yah," sahut Syifa.
"Iya Neng sama-sama, Bibi mah jarang ke sini, paling bersih-bersih aja, ini khusus buat Neng Khalisa sama Den Desta, kalau Bibi udah disiapin sendiri," sahut Bi Aning.
"Oh gitu, he-he," ya udah Bi sana nanti tukang sayurnya pergi lho!" perintah Syifa.
"Permisi ya Neng," sahut Bi Aning.
πππ
Desta telah sampai di rumah Yuda, saat Desta turun dari mobil, Desta melihat ada sepi banget, kaya gak ada si Yuda di dalam. Rumahnya Yuda sederhana, saat Yuda mengucap salam dan mengetuk pintu tidak ada jawaban, Desta penasaran masuk rumahnya dan menuju kamarnya Yuda. Rumahnya berantakan karena orang tuanya Yuda di Surabaya, jadi Yuda putuskan tinggal mandiri di rumah lamanya.
Astaghfirullah, berantakan banget, bau lagi, Yuda ampun deh, jorok banget sih.
πππ
Saat Desta menuju kamarnya, Desta mendengar desahan cewek dan suara Yuda mendesah-desah. Karena penasaran, Desta langsung membuka pintunya karena tidak terkunci. Desta melihat Yuda sedang menzinahi seorang wanita.
"Astaghfirullah, Yuda!" Desta terkejut melihatnya dan sangat jijik.
"Desta___ lo ngapain di sini dan masuk rumah gue, gak ada sopan-santun nya?" Yuda memakai bajunya dan wanita itu telanjang bulat sambil ke kamar mandi.
"Lo harus dengarin gue dulu Des, gue kesepian, gue butuh hiburan, Desta__ lo mau kemana?" teriak Yuda.
"Lo bilang, lo sepi? butuh hiburan? itu bukan alasan Yud, itu semua CUMA NAFSU LO AJA! MULAI SEKARANG KITA UDAH GAK ADA PERSAHABATAN LAGI! DAN LO JANGAN PERNAH DATANG-DATANG KE RUMAH GUE! NGERTI LO!" sahut Desta kesal dan menuju mobilnya.
"Lo gak usah munafik Bro, gue juga yakin lo udah tidurin Ririn, iya kan? ha-ha-ha," sahut Yuda.
"JREG__ DEMI ALLAH, GUE GAK PERNAH MENYENTUH SAMA SEKALI DIA! KARENA GUE BUKAN SEPERTI LO YANG BEJAT! GUE MASIH MENGHARGAI KEHORMATAN WANITA, KARENA GUE MASIH NGERASAIN DAN TAHU PERASAAN WANITA, DENGAR GUE LO PUNYA ADIK PEREMPUAN KAN? GIMANA KALAU ITU TERJADI SAMA ADIK KANDUNG LO SENDIRI! MIKIR DONG LO! SYIFA BERUNTUNG BISA TAHU SIFAT JELEK LO! LO JANGAN SAMAIN SYIFA SAMA CEWEK LAIN YANG BISA LO MANFAATIN BUAT NAFSU LO! LO SALAH ORANG! GUE NYESAL DAN MALU SAMA ISTRI GUE ATAS KELAKUAN LO, NYESAL GUE UDAH NGENALIN SYIFA SAMA LO! sahut Desta.
πππ
Akhirnya Desta dan Yuda bertengkar, Yuda menonjoki Desta, Desta pun sama. Sampai akhirnya warga datang dan memisahkan mereka.
"Gak apa-apa Pak, hanya salah paham," sahut Desta.
"Kalau mau bertengkar jangan di sini Mas malu!" sahut warga lalu meninggalkan Desta dan Yuda.
"Hah, sayang aja gue masih kasihan sama lo! kalau gue gak kasihan sama lo, gue laporin lo berzinah di dalam rumah, karena bukti udah ada, sayang gue punya hati! permisi!" sahut Desta.
__ADS_1
"Desta__ gue minta maaf atas kelakuan gue Des! Desta gue minta turun dulu!" sahut Yuda.
πππ
Tin.. tin.. tin..
Desta mengklakson Yuda agar minggir, akhirnya Desta pergi meninggalkan Yuda. Yuda sangat kesal dan jijik melihat kejadian tadi. Desta kehilangan sahabat yang ia percaya dan Desta tidak ingin mengenal Yuda lagi.
"Fa, maaf lama yah, gue habis jemurin pakaian, kok tv nya gak di nyalahin? nyalahin dong!" sahut Khalisa.
"Gak ketemu gue remotnya, he-he," sahut Syifa.
"Ya ampun, ini apa? dasar!" sahut Khalisa.
"Yah mana gue tahu, lagian ribet banget di taro di situ segala sih," sahut Syifa.
"Ah, lo aja yang malas gak mau cari, gue taro situ biar rapi aja, kalau mertua gue kesini bawel soalnya, dari tadi lo ngapain?" sahut Khalisa.
"Punya mertua bawel sih, gue tiduran aja enak adem, ruangan tv udah kaya kamar ada kasur, bangku gini, bikin betah dan ngantuk gue," sahut Syifa.
"Dasar Syifa, lo cerita dong gimana kok Yuda bisa mau cium lo dan raba-raba lo!" tanya Khalisa.
"Iya Fa, dia ajak gue ke taman sepi, di situ dia mencoba cium gue dan tangannya mau buka baju gue, gue takut Lis, untungnya gue bisa kabur dari dia! sahut Syifa memeluk Khalisa.
"Alhamdulillah, kalau lo bisa kabur, gue khawatir banget sama lo, maafin gue yah Fa," sahut Khalisa.
"Lo gak usah minta maaf, lo gak salah, oh iya, waktu gue nangis ada cowok yang ngasih tisu sama gue, nama nya Edwin, ia juga lagi patah hati, apa itu Edwin yang lo maksud kali yah? soalnya dia cerita abis dari Mesir Lis, ke Indonesia mau ketemu sama cewek yang dicintainya," sahut Syifa.
"Serius lo? aduh, tolong lo jangan pernah kasih alamat gue sama ia yah, gue gak mau Kak Desta salah paham," sahut Khalisa.
"Kayanya dia baik deh, gue curhat aja nyaman banget, gue sih gak bilang kenal sama lo, gue dapat nomor handphonenya, he-he," sahut Syifa.
"Lo suka sama dia? gue sih setuju kalau lo sama ia, soalnya ia emang baik, tiga tahun lebih gue kenal ia, orangnya gak macam-macam kok, gue lebih setuju lo sama ia!" sahut Khalisa.
"Kalau ia baik, kenapa lo gak sama dia?" tanya Syifa.
Bersambung...
Hallo teman-teman dan readersku, ikutin terus cerita selanjutnya yah, semoga makin suka dan bisa menghibur kalian semua, selamat membacaπ₯°π₯°π₯°
__ADS_1