Ta'Aruf Cinta

Ta'Aruf Cinta
Part 14


__ADS_3

"Kenapa Ka Umi?" tanya Khalisa.


"Umi tuh setiap telepon, bahasnya selalu belah duren, soalnya dia pengen cepat-cepat dapat cucu dari aku," sahut Desta.


"Maaf ya Kak, aku belum bisa melayani sepenuhnya!" Sahut Khalisa.


"Gak apa-apa sayang, kan gak selamanya juga, sekarang siap-siap yuk!" sahut Desta.


"Mau kemana?" tanya Khalisa.


"Udah, siap-siap aja!" perintah Desta.


Khalisa dan Desta jalan-jalan sore, saat di perjalanan, Khalisa meminta mencari toilet umum, karena ingin buang air kecil.


"Kak, boleh cari toilet umum gak?" tanya Khalisa.


"Boleh, kenapa?" tanya Desta.


"Aku ingin buang air kecil, maaf ya Kak!" sahut Khalisa.


"Kita cari yah! sabar ya sayang," sahut Desta sambil tersenyum.


Akhirnya Desta berhenti, dan menemukan wc umum.


"Kak, di sini?" tanya Khalisa.


"Iya sayang, gak ada lagi soalnya, kalau pombensin, masih jauh banget, kasihan kamu!" sahut Desta.


"Ngeri Kak!" Sahut Khalisa.


"Gak apa-apa, aku lihatin yah! aku gak di dalam mobil tapi di luar kok, aku jagain kok!" sahut Desta.



Akhirnya Desta menunggu Khalisa, toiletnya antri panjang. Khalisa chat Desta dan memberi tahu kalau antri. Desta membalasnya kalau ia setia menunggu Khalisa, Desta menunggu Khalisa sambil bersandar di mobilnya.


"Kak, maaf yah lama! antri soalnya, penuh banget." Sahut Khalisa.


"Iya sayang, gak apa-apa kok!" sahut Desta sambil tersenyum dan memegang kepala Khalisa.


🍁🍁🍁


Khalisa dan Desta akhirnya melanjutkan perjalanannya. Khalisa bercerita ke Desta kalau haidnya sebentar lagi selesai. Desta tersenyum dan senang mendengarnya.


"Kak." Panggil Khalisa.


"Iya, kenapa sayang?" tanya Desta sambil menyetir mobil.


"Sebentar lagi haidku selesai, he-he." Sahut Khalisa malu-malu.


"Oh, iya? Alhamdulillah, kalau benar-benar selesai bilang aku yah!" sahut Desta tersenyum dan memegang tangan Khalisa. Setelah jalan-jalan sore mereka mampir ke sebuah restoran. Diam-diam Desta memotret Khalisa yang sedang makan.



"Kakak, jelek ih.." Jawab Khalisa.


"Enggak kok, lucu." Jawab Desta.


"Sini aku foto Kakak juga!" sahut Khalisa.



"Mana lihat? wah ada tanda kissnya, bisa aja kamu." Sahut Desta.

__ADS_1


"He-he-he..." Khalisa tertawa.


Setelah makan, Khalisa dan Desta kembali ke vila.


"Kamu senang tidak jalan-jalan sore ini?" tanya Desta.


"Senang banget Kak, makasih yah!" sahut Khalisa.


"Besok pagi, kita ke suatu tempat, kita lihat sunrise yah!" sahut Desta.


"Mau Kak," jawab Khalisa.


"Besok pagi yah, sekitar jam 5 pagi kita sudah di sana!" sahut Desta.


"Iya Kak, Khalisa senang banget Kak." Jawab Khalisa.


"Alhamdulillah, aku akan berusaha buat kamu bahagia." Jawab Desta.


"Aku bahagia kok Kak, yang penting aku selalu ada di samping Kakak." Jawab Khalisa.


Entah kenapa perasaan ini begitu cepat Kakak ambil, sampai aku secepat ini cinta sama Kak Desta. mulanya aku gak yakin bisa cinta, tapi saat pelan-pelan mengenal Kakak aku semakin cinta. Tapi cinta ini beda, gak seperti aku mencintai Reza dulu. inikah nikmatnya kalau ta'arufan, pacaran setelah menikah.


"Hai, kok melamun? kenapa sayang?" tanya Desta.


"Ngantuk Kak, boleh aku bersandar Kak?" minta Khalisa.


"Ha-ha-ha... boleh sayang, sini!" Desta tersenyum mengusap kepala Khalisa dan mencium punggung tangannya Khalisa.


Semakin lama, semakin hari, aku makin sayang sama kamu..


🍁🍁🍁


Desta dan Khalisa sudah sampai di Vila, Desta tidak berani untuk membangunkan Khalisa, Desta menggendongnya sampai kamar. Setelah sampai kamar, Desta membaringkan Khalisa dan menyelimutinya.


"Assalamu'alaikum." Salam Khalisa.


"Wa'alaikum salam, eh.. kamu kok bangun?" tanya Desta.


"Aku luluh Kak mendengar Kakak mengaji, aku sangat bersyukur punya suami bisa baca Al-quran bagus banget." Sahut Khalisa.


"Alhamdulillah, sayangnya kamu masih haid kan?" tanya Desta.


"Masih Kak, sedikit lagi." Sahut Khalisa.


"Nanti, kalau sudah bersih, kita baca Al-quran sama-sama yah!" sahut Desta tersenyum.


"Aku mau banget Kak." sahut Khalisa.


" Iya sayang, kamu tunggu aku di kamar yah! aku mau ganti baju dulu." Perintah Desta.


🍁🍁🍁


Khalisa menunggu Desta di kamar sambil membenarkan seprei yang agak berantakan. Desta memeluk Khalisa dan memegang perut Khalisa.


"Kak, aku kaget tahu, Kakak kenapa megang perut aku?" tanya Khalisa.


"Ngebayangin aja kalau kamu hamil, aku pasti bahagia banget." Jawab Desta.


"Khalisa juga sama bahagia Kak, sabar ya Kak!" sahut Khalisa.


"Mmmuach.." Desta mencium perut Khalisa.


"Kak, kan belum ada dedeknya, kok dicium sih?" tanya Khalisa.

__ADS_1


"Biarin, aku mau kok, nanti juga ada." Sahut Desta tersenyum.


"Aamiin Kak, tidur yuk Kak! udah rapi nih sepreinya." Ajak Khalisa.


"Gak mau ah, entah kenapa malam ini aku pengen peluk kamu terus, gak apa-apa kan?" minta Desta.


"Gak apa-apa Kak, Khalisa juga sama." Khalisa tersenyum sambil memegangi wajah Desta.


🍁🍁🍁


Desta membuka setengah baju Khalisa, dan perlahan ia menikmati aroma tubuh Khalisa, dinginnya malam, membuat Desta bergairah terus menciumi Khalisa dengan lembut, meskipun mereka belum melakukannya, Desta tetap menunggu sampai dia bisa merasakannya. Di vila itu, tidak ada satu orang pun yang mengganggu, dinginnya malam menjadi hangat karena sebuah kemesraan dan pelukan.


Pagi pun tiba tepat pukul 04.00 pagi, Khalisa melihat leher, dada, dan seluruh tubuhnya banyak kecupan merah bibir dan lidah Desta. Lalu Khalisa menutupinya dengan selimut sambil membangunkan Desta.


"Kak, bangun! mandi dulu salat subuh! kalau aku belum bisa salat," panggil Desta.


"Oh iya, kita mau lihat sunrise yah! kenapa di tutupin?" tanya Desta sambil menarik selimut dan melihat banyak kecupan merah.


"Maaf ya sayang! sakit gak?" tanya Desta.


"Enggak kok, ya sudah mandi dulu gih Kak, salat subuh! maaf aku gak bisa temanin Kakak salat ya, kak." Perintah Khalisa.


"Iya kan kamu masih haid, sebentar lagi kan kata kamu, tunggu aja! kalau udah benar-benar bersih baru deh." Sahut Desta.


🍁🍁🍁


Khalisa dan Desta akhirnya sampai di laut, tempatnya indah. Mereka menunggu sunrise muncul, Setelah muncul, Khalisa meminta Desta untuk memotretnya begitu juga dengan Desta.




"Bagus ya sayang, kita pulang dulu yuk!" Ajak Desta.


🍁🍁🍁


Akhirnya mereka sampai di vila, Khalisa bingung tidak ada bahan-bahan makanan, padahal Khalisa ingin memasak untuk Desta.


"Kamu cari apa sayang?" tanya Desta.


"Aku cari bahan, eh gak ada, mau masak buat kamu!" sahut Khalisa.


"Ya gak ada sayang, ini kan jarang di tempatin, namanya juga Vila, kita pesan go-food aja yah!" jawab Desta.


"Hmm.. gitu yah? ya sudah Kak." Sahut Khalisa.


"Kamu mau apa?" tanya Desta.


"Samain aja kaya Kakak!" jawab Khalisa.


🍁🍁🍁


Akhirnya Desta memesan makanan, Khalisa menghampiri Desta sambil tersenyum.


"Kenapa sayang?" tanya Desta.


"Aku sudah selesai masa haidnya Kak, he-he-he." Sahut Khalisa.


"Kamu serius?" tanya Desta sambil tersenyum memegang tangan Desta.


"Serius Kak, sudah gak keluar lagi, tumben, biasanya tujuh hari, ini cuma tiga hari." Sahut Khalisa.


"Alhamdulillah, namanya, Allah sayang sama aku sayang, tapi kamu sudah siap kan?" tanya Desta.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2