
"Lagian beli dua ribu aje, pakai gengsi segala, cuma buat sambel doangan!" sahut Emaknya Syifa.
"Iya, iya, ribet! ih..." sahut Syifa agak kesal.
☀☀☀☀
Desta dan Khalisa akhirnya sampai di kantor polisi. Desta menggenggam tangan Khalisa dan memenangkan Khalisa.
"Silakan saudara Khalisa dan Saudara Desta!" sahut polisi.
Khalisa dan Desta memberikan kesaksian di kantor polisi, serta visum Khalisa yang tergores pisau sedikit karena ulah Jono. Jono dikawal oleh polisi untuk menghadap Khalisa dan Desta. Jono pura-pura menangis dan meminta maaf pada Khalisa. Tapi Desta tidak akan pernah luluh olehnya. Saat lengah, Jono melarikan diri, tapi tidak bisa, Jono tertembak lagi oleh polisi, akhirnya Jono langsung dijebloskan ke penjara. Khalisa menggenggam erat tangan Desta karena takut.
"Awas lo Desta! gue dendam sama lo! dan keluarga lo! kalau gue bebas mati semua keluarga lo!" sahut Jono berteriak.
"DIAM! DIAM! SAYA SUMPEL MULUT KAMU DENGAN TISU BEKAS SAMPAH MAU KAMU!" bentak Polisi.
"Pak polisi! saya minta, Jono seumur hidup ditahan, saya gak mau membahayakan keluarga saya, jika suatu saat nanti bebas!" minta Desta.
"Kita gak bisa memutuskan sekarang Pak Desta, besok jam sepuluh pagi harap datang ke pengadilan yah! biar hakim yang menentukan hukuman saudara Jono!" sahut Polisi.
"Oke, Pak! terima kasih." Sahut Desta.
Desta dan Khalisa selesai memberi laporan pada Polisi. Besok Desta dan Khalisa akan menghadiri ke pengadilan untuk menentukan berapa tahunnya Jono di penjara. Khalisa sangat takut dengan ancaman Jono tadi, Khalisa meminta Desta agar Jono dihukum seumur hidup.
"Sayang, Jono itu, udah benar-benar gila! aku gak mau dia bebas sayang, aku gak mau! aku takut sayang!" sahut Khalisa.
"Kamu tenang ya sayang, kan kita masih ada Allah, yang selalu melindungi kita, ini aku mau telepon pengacara aku sebentar!" sahut Desta.
"Iya sayang." Sahut Khalisa.
Desta menghubungi pengacaranya untuk menangani kasus Jono. Jono besok pagi jam delapan janjian sambil membawa bukti-bukti, besok juga, Desta akan membawa Mirna dan Raja sebagai istri Jono yang telah disiksa. Desta tenang karena sudah banyak bukti yang memberatkan Jono.
"Bukan kita jahat ya sayang, habis dihukum sampai puluhan tahun, dia gak akan jera! malah mau ngancam kita, kamu tahu gak, rekaman dia tadi, aku rekam, buat bukti besok!" sahut Desta.
"Ya ampun, sayang, kamu sempat-sempatnya ngerekam?" tanya Khalisa.
"Iya lah, Desta gitu lho! jangan pernah main-main sama Desta!" sahut Desta.
"Suami aku paling the best banget." Sahut Desta.
Kalau gak the best bukan suami Khalisa, ha-ha-ha. " sahut Desta tertawa.
"Iya dong!" sahut Khalisa.
"Sekarang kita cus kemana?" tanya Desta.
"Ke rumah Bunda!" sahut Khalisa.
"Oke, cus!" sahut Desta.
"Pasti Ayah senang kalau kita udah banyak ngumpulin Bukti." Sahut Khalisa.
"Iya sayang, satu-satu masalah ini akan selesai, asal kitanya sabar!" sahut Desta.
__ADS_1
"Sayang, sebelum ke rumah Ayah, kita makan mie ayam pinggir jalan yuk!" ajak Khalisa.
"Boleh! kita cari yah!" sahut Desta.
☀☀☀☀
Di kediaman tempat berjualan istri si Marbut. Si Marbut ke tempat dagangan istrinya, si Marbut mengajak Rina dan Raja untuk mencari keluarganya. Tapi si Marbut tidak bilang ke istrinya, bilangnya ingin mengajak main.
"Assalamu'alaikum." Salam si Marbut.
"Wa'alaikumsalam." Sahut istri si Marbut.
"Raja sama Rina mana Bu?" tanya si Marbut.
"Ada, itu lagi main gambaran." Sahut Istrinya Marbut.
"Hallo, Anak-anak, lagi main apa?" tanya si Marbut.
"Gambaran Pak!" sahut Rina.
"Rina, sama Raja, ikut Bapak main yuk! kita beli es cream lagi!" sahut si Marbut.
"Buat apa sih Pak, boros Anak-anak diajak jajan terus!" sahut istri si Marbut.
"Alhamdulillah, Bapak lagi ada rezeki Bu." Sahut si Marbut.
"Benaran Pak? Alhamdulillah, ya udah, kalian ikut Bapak gih! Pak, jangan cari keluarga Raja yah!" minta istri si Marbut.
Raja dan Rina pergi dari warung itu, untuk mencari keluarga Raja. Saat tidak ada Raja, Desta dan Khalisa malah mampir dan makan di warung mie Ayam si istri Marbut itu.
"Sayang, itu ada Mie Ayam, kita makan di situ aja yuk! kayanya enak tuh!" ajak Desta.
"Iya sayang, ayo!" ajak Khalisa.
Khalisa dan Desta turun dari mobil. Khalisa langsung duduk di bangku dan Desta memesan mie ayam.
"Bu, mie ayam bakso dua, makan sini yah! oh, iya, tiga lagi dibungkus ya Bu, airnya dipisah!" sahut Desta.
"Oke, Mas!" sahut istri si Marbut.
"Sayang, kenapa?" tanya Desta.
"Aku lagi lihat-lihat aja, takut Raja ada di daerah sini sayang." Sahut Khalisa.
"Aamiin... semoga ketemu yah!" sahut Desta.
"Iya sayang, Aamiin..." sahut Desta.
Lalu mie Ayam datang, istri si Marbut melihat foto Raja, tapi istri si Marbut pura-pura tidak kenal dengan Raja. Karena istri si Marbut gak mau Raja pergi dari rumahnya.
"Silakan! Mas, Mba, wah, itu Anaknya ya Mba?" tanya istri si Marbut.
"Ini saudara kami Bu, Ibu pernah lihat Anak ini?" tanya Desta.
__ADS_1
"Hah? enggak pernah Mas, iya, gak pernah! he-he-he." Sahut istri si Marbut gemetar.
"Kalau Ibu lihat Anak ini, tolong beri tahu kami! hubungi nomor di bawah ini, saya akan kasih imbalan yang sangat besar!" sahut Desta.
"Hmmm... memang kalau menemukan Anak ini, imbalannya berapa Mas?" tanya istri si Marbut.
"Lima juta." Sahut Desta.
Woy, gede banget, lima juta? aaa... tapi kalau mereka tahu aku berbohong, pasti aku di penjara, tadi kan aku bilangnya gak pernah lihat, aduh, gimana ini? apa bilang Bapak aja yah? tapi kalau Raja di sini membawa berkah, rezeki selalu ada.
"Bu, kok melamun?" tanya Khalisa.
"Hah? enggak-enggak, nanti kalau saya lihat, saya hubungi deh Mba, Mas, boleh minta kertasnya?" tanya istri si Marbut.
"Boleh! mau banyak juga gak apa-apa, tolong banget ya Bu!" sahut Desta.
"Satu aja Mas." Sahut istri si Marbut.
"Oh, iya gak apa-apa, nomornya juga ada!" sahut Desta.
"Siap Mas!" sahut istri si Marbut.
Aduh... jadi galau gini. Kasih tahu Bapak gak yah? lima juta gede banget.
"Sayang, kamu curiga gak sih, tukang mie ayamnya melamun terus." Sahut Khalisa.
"Mungkin kaget, dengar uang lima juta." Sahut Desta.
Desta dan Khalisa selesai makan. Desta langsung membayar istri si Marbut itu. Kembaliannya Desta tidak ambil.
"Mas! kembalinya!" sahut istri si Marbut.
"Buat Ibu aja yah, saya minta tolong kalau ketemu, kabarin yah!" minta Desta.
"Siap-siap!" sahut istri si Marbut.
Bersambung...
Terima kasih teman-teman dan readersku atas dukungan kalian, sudah setia ikutin cerita Ta'aruf Cinta, semoga ceritanya bisa menghibur dan gak ngebosenin yah, di tunggu episode selanjutnya makasih 🥰🥰🥰
Sambil menunggu cerita Ta'aruf cinta boleh yuk mampir ke ceritaku yang lainnya yuk, gak kalah seru dan romantis banget cekidot 🥰🥰🥰
- Cinta dan Detik Terakhir
- Cinta Cowok Dingin
- Cinta Gadis Bisu
__ADS_1