
Satu Minggu Kemudian...
hari ini adalah hari pernikahan alya dan satria, alya nampak murung karna pria yang dinikahinya bukanlah pria yang dia cintai.
alya sudah memakai gaun pengantin putih dengan makeup yang tipis di wajahnya terlihat sangat cantik dan elegan sekali.
"mempelai pria sudah datang" kata ayah nya alya, seketika tubuh alya langsung bergetar dan mengeluarkan keringat dingin, alya langsung di antar ke pelaminan oleh ibu dan ayah nya.
alya berbisik kepada satria "apakah kau serius ingin menikahiku"satria langsung tersenyum "kalau tidak serius kenapa aku ada disini"alya pun langsung membisu
akhirnya alya dan satria sah menjadi pasangan suami istri, dan mereka ber2 sudah disediakan rumah oleh ke2 orang tua nya mereka.
pada malam harinya alya sedang memakai scincare di meja rias nya dan si satria sedang memainkan ponselnya di ranjang, dalam hati alya bicara"aku harus tidur dimana" , satria langsung memanggil alya "hey sanpai kapan kau akan duduk di meja rias itu"alya pun langsung menatap satria dengan tatapan yang tajam "terus aku harus bagaimana" tanpa berkata satria pun langsung tidur tanpa menghiraukan alya.
tetapi alya malah tidur di sofa tubuhnya menggigil karna kedinginan.
__ADS_1
pada pukul 00.00 satria terbangun karna merasa haus , satria melihat alya yang tertidur di sofa kamarnya langsung menggendong alya dan memindahkannya ke ranjang sedangkan satria langsung pergi ke dapur untuk minum dan membawa air es untuk mengompres alya
setelah satria mengompres alya satria langsung tidur di sofa sedangkan alya tidur di ranjang.
kriiing....kring....kring..... suara alarm berbunyi.
alya langsung terbangun dan melihat satria sedang tidur di sofa yang terlihat sangat tampan sekali.
"dia begitu tampan tetapi sayang dia sangat menyebalkan" kata alya sambil terus memandangi satria.
setelah beres mandi dia langsung pergi ke dapur untuk memasak, hari ini dia memasak porsi pas untuk 2orang
setelah beres memasak alya langsung membangunkan satria "hey bangun" satria langsung menggeliat dan membuka matanya.
"kamu siap siap gih ini udah pagi,oiya aku mau pergi kerumah ibu" kata alya sambil mengambilkan pakaian untuk satria berangkat ke kantor.
__ADS_1
satria pun langsung ke kamar mandi dan bersiap siap.
"alya aku berangkat dulu"kata satria sambil memakai sepatunya, tetapi tidak ada jawaban dari alya, karna alya sudah pergi ke rumah ibu nya.
setelah sampai di rumah ibu nya alya bercerita tentang kejadian semalam.
"ibu aku gamau tinggal sama dia"kata alya sambil merengek "terus kamu mau tinggal sama ayah dan ibu gitu" kata ibu alya sambil pergi ke dapur untuk mengambilkan minuman buat alya.
beberapa menit kemudian ibu alya kembali sambil membawakan minuman favorite alya, alya langsung meneguknya dengan habis, ibu alya uang melihat alya seperti itu langsung tertawa "hahaha kamu itu haus apa doyan" alya langsung tertawa"dua duanya bu".
"bu alya boleh gak nginep disini" kata alya sambil menatap ibu nya "bukannya ibu melarang kamu untuk nginep disini tapi ibu gak enak sama suami kamu" kata ibu alya sambil meneteskan air matanya.
lalu tiba tiba ada 3 orang preman datang untuk membuat rusuh.
brugh....suara guci yang dipecahkan oleh si pembuat rusuh.
__ADS_1