
"Abi aja di kasih tahu Pak Umar, katanya Pak Umar yang mau adain selamatan tujuh bulanan Khalisa." Sahut Abi Mahmud.
"Kok di rumah mereka? pokoknya kita yang adain selamatan, bukan di rumah Besan! Abi bilang dong, di rumah kita aja!" minta Umi Sarah.
"Kan kemarin kita udah selamatan empat bulanan Mi, di rumah kita, gantian, biar di rumah Besan kita aja yah!" sahut Abi Mahmud.
"Di rumah kita besar Bi, rumah mereka kecil, pokoknya Abi harus bilang, ke mereka! selamatan tujuh bulan Khalisa harus di rumah kita!" sahut Umi Sarah ngotot.
"Iya, iya, nanti kita diskusiin dulu!" sahut Abi Mahmud.
☀☀☀☀
Desta pulang membawa asinan pesanan Khalisa. Desta menyuruh Bi Aning untuk mempersiapkan untuk Khalisa di meja makan, Desta ke arah kamar membangunkan Khalisa yang sedang tertidur lelap.
"Eh, Den Desta sudah pulang," sahut Bi Aning.
"Khalisa mana Bi?" tanya Desta.
"Ada di kamar Den, pusing katanya kepalanya!" sahut Bi Aning.
"Ya udah, Bibi siapkan aja semuanya yah! biar saya panggil Khalisa." Sahut Desta.
"Siap Den!" sahut Bi Aning.
"Aku beliin buat Bibi juga!" sahut Desta.
"Aduh, Den, kok Bibi dibeliin, gak usah repot-repot!" sahut Bi Aning.
"Gak apa-apa Bi, dimakan yah!" minta Desta tersenyum.
"Sayang, bangun sayang, asinan nya udah di meja makan! bangun istriku!" belai Desta ke Khalisa.
"Mmm... udah ada Yang? hmmm... kamu bau Yang! sana ah, jauh-jauh!" sahut Khalisa menutup hidungnya.
"Astaghfirullah, tadi kan aku udah mandi, aku wangi begini juga, masa sih, bau! enggak!" sahut Desta mencium lengannya dan ketiaknya.
"Bau! bau! sana ganti baju! enek aku!" sahut Khalisa bangun dan mendorong Desta pelan.
"Sayang, aku kan gak bisa kalau jauh dari kamu! kenapa sih? aneh banget!" sahut Desta.
"Bau sayang, enek aku! ngerti gak sih, kamu! udah aku mau ke bawah, mau cobain asinannya!" sahut Khalisa.
"Aku antar ke bawah yah!" minta Desta.
"Gak usah! kamu bau! enek aku tahu! ganti ah bajunya!" sahut Khalisa.
Tadi gak apa-apa, kok sekarang bilang aku bau, Aneh banget sih, kerjaannya marah-marah terus. Ada apa sama istri aku yah.
__ADS_1
Khalisa ke bawah untuk mencicipi asinan bawaan Desta. perlahan Khalisa turun dari tangga sambil pegangan tangga. Bi Aning membantunya.
"Neng, kok turun sendiri? sini-sini, Bibi bantu, ayo!" tawar Bi Aning.
"Makasih ya Bi." Sahut Khalisa.
"Kenapa gak turun sama Den Desta Neng?" tanya Bi Aning.
"Gak mau ah, dia bau! sebal aku!" sahut Khalisa.
"Perasaan Den Desta gak bau Neng, ah, mungkin bawaan hamil kali ya Neng!" sahut Bi Aning.
"Gak tahu Bi, pokoknya dia bau, hari ini!" sahut Khalisa.
"He-he-he, ada-ada aja Neng Khalisa ini! ini Neng asinan nya, enak banget tahu Neng, tadi saya juga di beliin sama Den Desta!" sahut Bi Aning.
"Oh, iya, masa sih? aku coba yah!" sahut Khalisa, sambil melihat asinan di meja makan. Tiba-tiba Desta datang sudah ganti baju dan tersenyum melihat Khalisa.
"Cobain sayang, aku cari ini jauh lho!" sahut Desta tersenyum.
"Masa? aku coba yah!" sahut Khalisa sambil memandangi asinan di meja.
"Mmm... gak enak! kamu beli di mana sih? gak enak banget rasanya! nih, kamu cobain!" minta Khalisa cemberut.
"Enak kok Den, Bibi cobain segar banget lho! masa gak enak?" tanya Bi Aning.
"Ya udah, ini kamu cobain! kamu rasain! jangan nanya orang kenapa sih! cobain!" minta Khalisa kesal.
"Mmm... enak kok, asam-asam gitu! enak banget sayang!" sahut Desta.
"Ya udah, kamu makan aja! aku mau ke kamar! bagi aku itu gak enak, rasanya aneh! kamu habisin mubazir lho!" sahut Khalisa menatap Desta sinis.
"Ya Allah, sayang, ini kan aku udah jauh-jauh beli, kenapa gak mau di makan sih? hargai aku dong sayang!" sahut Desta memelas.
"Kok kamu maksa sih, aku gak mau! jangan di paksa dong! tahu ah, sebal aku sama kamu!" sahut Khalisa berjalan ke kamar.
"Sayang, hey, kemana sayang! Bi, kenapa sih, istri saya? kok lihat saya benci banget, udah dibeliin capek-capek, gak dimakan, cuma dicicipi doang!" sahut Desta.
"Den Desta yang sabar yah, itu bawaan kalau hamil pasti begitu Den, sama suami itu, pasti kesal, ada aja yang diomongin, sabar ya Den!" sahut Bi Aning.
"Sampai kapan Bi? saya gak mau lihat istri saya kaya gitu, marah-marah terus, perasaan pagi gak kaya gitu!" sahut Desta.
"Bibi juga gak tahu sampai kapan Den, intinya sabar, jangan emosi ya Den!" minta Bi Aning.
"Bi, asinannya taro kulkas aja yah, saya mau susul istri saya dulu!" sahut Desta.
__ADS_1
"Iya Den, siap!" sahut Bi Aning.
☀☀☀☀
Desta ke kamar menghampiri Khalisa yang sedang tidur miring. Desta memeluk Khalisa, tapi Khalisa masih saja bilang Desta bau.
"Sayang, kamu kenapa sih? hah?" tanya Desta.
"Sayang mundur ah, kamu kok masih bau aja sih? aku masih sebal sama kamu, beli asinan gak enak!" sahut Khalisa.
"Sayang, itu asinan paling enak, langganan Umi! kok bilang gak enak!" sahut Desta.
"Mau langganan siapa, tetap gak enak! kamu paksa-paksa aku sih!" sahut Khalisa.
"Maafin aku deh, besok aku cari yang enak yah! sehabis pulang kerja, gimana?" tanya Desta tersenyum.
"Gak usah! aku udah gak nafsu! besok kamu beliin aku rujak beubeuk aja sayang!" minta Khalisa.
"Apaan sih itu? aku gak tahu gituan sayang! rujak apa itu?" tanya Desta.
"Pokoknya aku mau itu! beliin besok!" minta Khalisa.
"Iya, iya, sayang, besok pulang kerja, aku usahakan yah! ngidam kamu parah nih!" sahut Desta.
"Gak ikhlas? kamu gak ikhlas beliin aku? ya udah, gak usah!" sahut Khalisa.
"Iya, iya sayang, aku beliin, ikhlas kok, kan buat Dedek kembar kita! tapi kamu jangan jauh dong sayang! masa aku dibilang bau terus sih." sahut Desta.
"Aku gak nahan sayang, besok kamu ganti farfum ah, baunya bikin mual! aku minta kamu ganti lagi bajunya! kalau gak mau ganti, aku gak mau tidur dekat kamu!" minta Khalisa.
"Astaghfirullah, ini kan baru ganti sayang, masa harus ganti lagi!" sahut Desta memelas.
"Biar aku pilihin baju yang gak bau buat kamu! itu sekarang buka yah! aku mual sayang!" sahut Khalisa membuka pintu lemari dan mencari baju untuk Desta.
Ya Allah, aku harus sabar hadapin istri aku ini, mungkin benar Bi Aning, istriku seperti itu karena bawaan hamil.
Bersambung...
Terima kasih teman-teman dan readersku atas dukungan kalian, sudah setia ikutin cerita Ta'aruf Cinta, semoga ceritanya bisa menghibur dan gak ngebosenin yah, di tunggu episode selanjutnya makasih 🥰🥰🥰
Sambil menunggu cerita Ta'aruf cinta boleh yuk mampir ke ceritaku yang lainnya gak kalah seru dan romantis banget cekidot 🥰🥰
- Cinta dan Detik Terakhir
- Cinta Cowok Dingin
- Cinta Gadis Bisu
__ADS_1