
"Waduh, gimana ya Pak? minggu saya harus ngantar istri saya USG, saya gak bisa Pak," sahut Desta.
"Kan USG bisa dengan keluarga anda yang lain, saya mohon pada anda yah," sahut Pak Darma.
"Nanti saya pikirkan dan diskusikan dengan Pak Jaya ya Pak," sahut Desta.
"Oke kabarkan saya yah," sahut Pak Darma.
"Siap Pak!" sahut Desta.
Gimana jadinya kalau sampai aku pulang Minggu, Khalisa pasti marah. Ya Allah, semoga Pak Jaya bisa mengerti.
"Lo gak lupa kan Fa resep ini masakan?" tanya Khalisa.
"Ya enggak lah, gue udah catat di note, he-he, gimana Bi enak?" tanya Syifa.
"Enak Neng, pokoknya mantap betul deh, he-he," sahut Bi Aning.
"Makasih ya Bi, ini berkat Bibi juga," sahut Syifa.
"Sama-sama Neng," sahut Bi Aning.
"Lo jadi kan nginap di sini Fa?" tanya Khalisa.
"Jadi Lis, sekalian nemenin lo," sahut Syifa.
"Izin dulu Fa sama Nyokap lo yah," saran Khalisa.
"Siap!" sahut Syifa.
🍁🍁🍁
Saat selesai makan, mereka bergantian untuk mandi dan salat asar berjamaah bersama.
"Alhamdulillah ya Lis, kita bisa sama-sama gini seperti Adik dan Kakak aja, semoga persahabatan kita gak akan pernah putus ya Lis," sahut Syifa.
"Aamiin, gue pengen es campur masa Fa, pengen banget," minta Khalisa.
"Waduh, lo ngidam itu namanya, pesan Go-food aja Lis," saran Syifa.
"Sekalian sama lo yah," sahut Khalisa.
"Siap Lis, gue kalau gratis mau, he-he," sahut Syifa.
"Ya udah tolong pesanin dong, handphone gue ada di kamar, pesan tujuh yah Fa," minta Khalisa.
"Banyak banget, buat siapa aja?" tanya Syifa.
"Masa iya makan kita berdua doang? buat Bi Aning, Bang Joni, Bang Boro, Bang Slamet dan Pak Jamal, kita harus berbagi Fa," sahut Khalisa.
"Oke, oke! lo baik banget sih? pembantu- pembantu, bakal betah punya majikan baik kaya lo Lis," sahut Syifa.
"Apa salahnya kita berbagi kan? selagi ada yang kita berbagi lah," sahut Khalisa.
"Permisi Neng, ini Bang Joni bawa obat sama susu Neng Khalisa," sahut Bi Aning.
"Oh udah pulang Bang Joni, cepat yah, Bibi tolong taro di dapur aja yah, obatnya taro di kotak obat, Bibi suka es campur kan?" sahut Khalisa sambil bertanya.
"Suka banget Neng, kenapa Neng?" tanya Bi Aning.
"Nanti ada Go-food datang, aku pesan es campur, ini uangnya ya Bi, tolong kasih, aku udah pesanin buat semua penghuni rumah ini," sahut Khalisa.
__ADS_1
"Waduh, makasih banyak ya Neng, lama-lama Bibi gendut ini makan mulu, he-he," sahut Bi Aning.
"Gak apa-apa gendut Bi, nanti kan suaminya tambah suka," sahut Syifa.
"Bisa aja Neng Syifa," sahut Bi Aning.
"Emang suami Bibi di mana? di kampung?" tanya Syifa.
"Hustt, emang kata lo suaminya Bi Aning siapa?" tanya Khalisa.
"Mana gue tahu, siapa emang?" tanya Syifa.
"Pak Jamal, sembarangan lo di kampung," sahut Khalisa.
"Oh, serius, maaf Bi aku gak tahu, kirain di kampung," sahut Syifa.
"Iya Neng, gak apa-apa, Bibi permisi ya Neng, takut Go-food nya datang," sahut Bi Aning.
"Iya Bi, makasih yah," sahut Khalisa.
"Sama-sama Neng, Bibi juga makasih yah," sahut Bi Aning.
"Lis, sambil nunggu Go-food, gue penasaran sama kolam renang sama garasi yang katanya Kak Desta punya lima mobil, ajak gue keliling rumah lo dong!" minta Syifa.
"Dih, kepo dasar!" sahut Khalisa.
"Ayo Lis!" ajak Syifa.
"Iya, iya, lo mau renang?" tanya Khalisa.
"Mau Lis, tapi gue gak bisa Lis, kalau minta ajarin lo, lo lagi hamil," sahut Syifa.
"Lo aja, pakai ban aja, ada kok, atau pelampung," sahut Khalisa.
"Wah, keren ya Lis? tapi mandi lagi gak Lis? habis dari toilet bawah?" tanya Syifa.
"Gak usah lah, kan ada sabun juga di sana! kalau mau sekarang ayo!" ajak Khalisa.
"Ayo Lis!" ajak Syifa.
🍁🍁🍁
Khalisa mengajak keliling rumahnya, dan memberi tahu arah kolam renang.
"Kita langsung ke kolam renang aja ya Fa, gak usah lihat mobil Desta," sahut Khalisa.
"Ah, gue penasaran Lis," sahut Syifa.
"Dih, kepo banget sih nih anak, nanti aja!" sahut Khalisa.
"Keburu sore, lo mau renang maghrib-maghrib?" tanya Khalisa.
"Gak mau, ya udah, iya," sahut Syifa.
Astaghfirullah, punya teman satu ini kepo banget, tapi senang punya sahabat baik kaya ia, lucu, lugu, nora abis.
"Woy, bengong aja!" tegur Syifa.
"Itu kolamnya, sini dulu!" ajak Khalisa ke ruangan penyimpanan alat-alat renang, baju dan handuk.
__ADS_1
"Ini lemarinya, lo tinggal pilih di sini yah, itu bannya ada di lemari, nanti lo simpan lagi di sini habis pakai, lo mau pakai duyung-duyungan ada, mau?" tanya Khalisa.
"Gak mau ah, udah pake ini aja Lis, tapi sendirian masa gak seru," sahut Syifa.
"Gue lagi hamil Fa, kalau enggak mah gue ajarin, udah gak apa-apa keburu magrib," sahut Khalisa.
"Tapi lo gak kemana-mana kan? temanin gue, duduk aja lo yah," sahut Syifa.
"Iya, gue di sini kok, kerudung lo lepas lah, masa pakai kerudung," sahut Khalisa.
"Oh, iya, he-he," sahut Syifa.
🍁🍁🍁
Khalisa dan Syifa sampai di tempat kolam renang lagi, Syifa deg-degan takut tenggelam, Khalisa mengajarinya agar rileks dan gak gugup dengan air, setelah lama tidak merasa takut lagi, Syifa mencoba tidak menggunakan ban, akhirnya dia tidak takut lagi dan mencoba untuk menyelam tapi gagal, Khalisa terus menyemangati Syifa.
"Wah, Lis, dalam gak nih?" tanya Syifa.
"Enggak kok, cuma dua meter aja, coba aja, lo jangan takut, lo gak akan tenggelam kok asal gak gugup, coba! semangat!" sahut Khalisa tersenyum.
Khalisa tersenyum bahagia melihat sahabatnya bahagia, dari berteman dengan Syifa, dia belum pernah merasakan kebahagian, seperti orang-orang.
Semoga lo senang ya Fa, gue senang banget lihat lo bahagia seperti itu, sejak kecil kita udah saling kenal sejak umur lima tahun, lo bilang dan pernah nangis sama gue, kalau lo belum pernah ngerasain kebahgiaan seperti orang-orang, sekarang gue mau berbagi kebahagiaan sama lo, apa yang belum pernah lo rasain dan alami, bakal gue ajarin lo hal-hal baru.
"Lisa! gue bisa gak pakai ban, ternyata gak tenggelam," teriak Syifa.
"Iya Fa, semangat terus, sampai bisa yah!" minta Khalisa.
"Lis fotoin gue dong! nanti kirimin ke gue!" minta Syifa.
"Oke! bentar gue ambil handphone di meja," sahut Khalisa mengambil handphone di meja.
"Ayo! siap yah!" perintah Khalisa.
"Siap! ha-ha-ha," sahut Syifa sambil tertawa.
"Senyum dong!" sahut Khalisa.
"Mana lihat!" minta Syifa.
"Bagus kok, lucu, manis, he-he," sahut Khalisa.
"Kirimin ke handphone gue Lis!" minta Syifa.
"Oke!" sahut Khalisa.
"Neng Khalisa, es campurnya udah datang Neng, bibi taro kulkas, ini kembaliannya!" sahut Bi Aning.
"Kembaliannya ambil aja ya Bi, terus kasih buat orang yang di depan es campurnya, terus kalau Bibi mau duluan minum, minum aja ya Bi, aku lagi temanin Syifa renang, he-he," sahut Khalisa.
Bersambung...
Terima kasih atas dukungan kalian semua, readersku dan teman- teman udah setia ikutin cerita Ta'aruf Cinta, semoga ceritanya bisa menghibur dan gak ngebosenin ya, di tunggu episode selanjutnya 🥰🥰🥰
Teman-teman dan readersku, sambil menunggu episode Ta'aruf Cinta, kalian bisa mampir ke cerita romantis dari sahabat Author ku yang keren ini, yang ceritanya juga gak kalah menarik, penasaran langsung aja baca ya, cekidot 😍
Karlina Sulaiman
__ADS_1