
Eh, Neng sama Den Desta sudah pulang, mau Bibi siapin makan?" tanya Bi Aning.
"Gak usah Bi, kita udah makan kok, tadi di rumah Bunda." Sahut Khalisa.
"Ya udah, Bibi istirahat aja, oh, iya, besok Bang Joni mau jalan-jalan tuh, Bibi kalau mau ikut, ngomong aja sama dia!" sahut Desta.
"Benaran Den? tapi gak enak ah, Den, kalau saya ikut, dia kan pengen senang-senang sama keluarganya." Sahut Bi Aning.
"Iya juga sih, tunggu Pak Jamal bisa nyetir mobil dulu kalau gitu Bi, mumpung di sini banyak penjaga bodyguard, Pak Jamal bisa belajar mobil Bi, gantian sama Bodyguard." Sahut Desta.
"Iya Den, nanti saya bilangin." Sahut Bi Aning.
"Bi, kita istirahat dulu yah, Bibi istirahat aja!" minta Khalisa.
"Siap Neng, Den, selamat beristirahat, semoga besok lancar persidangannya yah!" sahut Bi Aning.
"Aamiin..." Sahut Desta dan Khalisa.
☀☀☀☀
Gak terasa pagi pun tiba, jam menunjukkan set lima pagi. Khalisa terbangun dan melihat wajah Desta terlihat capek sekali. Karena semalam pulang dari rumah Bunda Maryam sekitar jam sepuluhan malam. Khalisa tidak membangunkan Desta dulu, dia lebih dulu mandi dan salat subuh. Setelah Khalisa selesai salat subuh, jam menunjukkan lima lewat lima belas menit, Khalisa langsung membangunkan Desta.
"Sayang, kamu harum banget, kamu sudah mandi?" tanya Desta.
"Sudah sayang, salat juga sudah, tadi aku ingin bangunin kamu, cuma kamu nyenyak banget, aku gak tega." Sahut Khalisa.
"Kenapa kamu gak bangunin aja sih, aku kan jadi gak salat jamaah sama kamu, sekarang jam berapa?" tanya Desta.
"Jam lima lewat lima belas, maaf sayang, aku kasihan lihat kamu kecapean." Sahut Khalisa.
"Kalau buat salat dan beribadah, aku gak pernah capek sayang, lain kali, kamu bangunin aku aja ya sayang, salat jamaah itu baik untuk suami-istri." Sahut Desta.
"Iya sayang maaf!" sahut Khalisa.
"Gak apa-apa sayang, ya udah takut kesiangan, aku mandi dulu yah!" sahut Desta.
__ADS_1
"Iya sayang, sambil nunggu kamu mandi, salat subuh, aku nyiapin sarapan dulu ya sayang." Sahut Khalisa.
"Iya sayang." Sahut Desta.
☀☀☀☀
Di kediaman rumah si Marbut, istri Marbut itu sudah repot ingin chat keluarga Raja. Istri si Marbut langsung membangunkan si Marbut.
"Bapak, Bangun! Bapak gak salat?" tanya Istri si Marbut.
"Astaghfirullah, Bapak kesiangan, ya udah Bapak mau mandi dan salat.
"Pak, ini kapan kita chat keluarga Raja? supaya kita cepat-cepat dapat uang lima juta itu Pak!" sahut istri si Marbut.
"Ibu ini, pagi-pagi sudah ributin uang, salat yang terpenting!" sahut si Marbut.
"Bapak ini, gimana sih, kita emang lagi butuh uang! emang ngurus Anak itu gak pakai uang?" tanya Si Marbut.
Biar aku aja yang chat Mas-Mas kemarin, susah kalau ngomong sama suami.
"Sayang, sini sayang!" minta Desta.
"Bi, tolong siapin di meja makan yah! Ada apa sayang?" tanya Khalisa.
"Siap Neng!" sahut Bi Aning.
"Kamu lihat chat ini!" minta Desta menunjukkan ponselnya ke Khalisa.
"Alhamdulillah, Raja udah ketemu? ya ampun, jadi Ibu Mie Ayam itu sudah berhasil menemukan Raja?" tanya Khalisa.
"Kita, jangan senang dulu sayang, aku takutnya tipuan doang, nanti setelah ke persidangan, kita ke tempat itu, aku balas yah, agak sorean kita ke sana!" sahut Desta.
"Iya sayang, semoga Ibu Mie Ayam itu benar yah! kalau yang masalah uang lima jutanya kalau Raja ketemu aja sayang, aku ngeri juga." Sahut Khalisa.
"Kita gak mungkin bawa uang cash segitu sayang, tapi kita cara cerdas, kita kasih dia lewat transfer, kalau dia gak percaya, lewat m-banking aku aja nanti langsung hari itu juga kita transfer dia, kalau soal uang gampang, banyak cara, kamu tenang aja yah!" sahut Desta.
__ADS_1
"Kok aku jadi oneng gini yah!" sahut Khalisa.
"Jangan-jangan ketularan sama Syifa kamu!" sahut Desta
"Sssttt, gak boleh gitu ah! kamu sudah selesai? makan dulu yuk! nanti habis makan baru ganti baju yang rapi! kita jemput Ayah, Bunda, sama Mba Mirna." Sahut Khalisa.
"Iya sayang, sarapan apa aku pagi ini sayang?" tanya Desta.
"Sayang, maaf yah, hari ini kita sarapan roti dulu." Sahut Khalisa.
"Gak apa-apa sayang, yang penting kamu jangan capek-capek dulu! dan yang penting aku terisi perutnya." Sahut Desta.
"Iya sayang, aku buatin kamu susu hangat juga!" sahut Khalisa.
"Makasih sayang." Sahut Desta tersenyum.
Desta dan Khalisa sampai di meja makan. Desta melihat roti buatan Khalisa yang kreatif dimotif cantik elegan. Desta tersenyum dan memuji Khalisa.
"Waw... istri aku kreatif banget sih, makan segini aja sudah kenyang sayang, makasih ya istriku sayang." Sahut Desta mencium kening Khalisa.
"Sama-sama sayang, rotinya aku bakar sebentar, aku campur susu coklat dan keju, sekarang, kamu cobain yah sayang!" minta Khalisa tersenyum.
Bersambung...
Terima kasih teman-teman dan readersku atas dukungan kalian, sudah setia ikutin cerita Ta'aruf Cinta, semoga ceritanya bisa menghibur dan gak ngebosenin yah, di tunggu episode selanjutnya makasih 🥰🥰🥰
Sambil menunggu cerita Ta'aruf cinta boleh yuk mampir ke ceritaku yang lainnya yuk, gak kalah seru dan romantis banget cekidot 🥰🥰🥰
- Cinta dan Detik Terakhir
- Cinta Cowok Dingin
- Cinta Gadis Bisu
__ADS_1