
"Makasih ya Kak, aku cuci piring dulu yah!"
"Ya udah, aku mau ganti baju juga, aku tunggu di kamar yah!" Desta mengedipkan mata dan tersenyum manis.
🍁🍁🍁
Desta telah berganti pakaian, dia menunggu Khalisa untuk salat berjamaah bersama. Karena dia belum salat isya. Setelah mereka selesai salat berjamaah, Desta menggendong Khalisa dari ruangan salat ke Kamar. Malam itu Desta sangat bergairah dengan Khalisa dan mereka bercinta kembali diiringi dengan dinginnya malam yang menjadi hangat karena desahan mereka berdua yang sangat bergairah.
Setelah cukup lama mereka bercinta, akhirnya mereka sama-sama lelah dan tertidur lelap tanpa busana. Hanya selimut yang menutupi mereka. Dinginnya malam membuat Desta tak mau melepas dari pelukan Khalisa. Begitu pun sebaliknya Khalisa terus memeluk erat Desta dan tak mau berpaling.
🍁🍁🍁
Pagi pun tiba, menunjukan pukul setengah lima pagi. Desta membangunkan Khalisa dengan lembut dan dengan ciuman, yang membuat Khalisa tersentak kaget ada terasa hangat dan manis di bibirnya.
"Pagi istriku, bangun yuk, kita salat subuh dulu!" Sahut Desta membelai rambut Khalisa dan memainkan telunjuk tangan kanannya Desta ke pipi halus Khalisa.
"Ayo Kak! aku ngantuk banget abisnya." Jawab Khalisa.
"Gak apa-apa sayang, aku yang harusnya minta maaf, nagih-nagih terus ke kamu, gak tahu kalau kamu capek." Jawab Desta.
"Ini udah kewajiban aku Kak, mau sampai kapan pun, kalau suami belum puas, aku gak bisa berbuat apa-apa." Jawab Khalisa.
"Makasih ya sayang, yuk salat dulu! habis salat kalau kamu mau tidur lagi, gak apa-apa kok." Sahut Desta.
🍁🍁🍁
Desta dan Khalisa tidak pernah meninggalkan salat, mereka selalu taat menjalankannya. Setelah selesai salat subuh berjamaah, Khalisa tidur kembali. Sedangkan Desta berolahraga depan vila, dan jam pun menunjukan pukul setengah tujuh pagi.
"Kak, kamu di mana?" Khalisa bangun dan mencari Desta.
"Sayang, aku di sini! ada apa sayang?" tanya Desta.
"Kirain aku kemana Kak, maaf ya Kak aku baru bangun!" sahut Khalisa.
"Gak apa-apa sayang, yang penting salat jangan ditinggal, kalau kamu masih ngantuk, tidur lagi aja gak apa-apa kok." Sahut Desta.
"Enggak Kak, Kakak mau aku buatin apa? susu hangat? atau apa?" sahut Khalisa.
"Air putih saja sayang, oh iya, kamu mau sarapan apa? nanti aku pesan go-food yah!" sahut Desta.
"Apa aja Kak, aku ikut aja!" sahut Khalisa.
🍁🍁🍁
__ADS_1
Desta telah memesan go-food untuk sarapan pagi, Khalisa mengelapi keringat yang ada di wajah Desta. Desta tersenyum dan mencium tangan Khalisa sambil tersenyum. Gak lama, go-food pesanan Desta datang. Desta memesan bubur ayam, mereka berdua langsung menyantapnya.
"Besok kita pulang yah!" sahut Desta.
"Iya Kak," sahut Khalisa.
"Kenapa lemas gitu? apa kamu masih mau di sini?" tanya Desta.
"Enggak kok Kak, aku gak mau Kakak terlalu lama gak bekerja, kita pulang ya Kak," sahut Khalisa.
"Iya sayang, kalau kamu mau liburan lagi, bilang sama aku yah!" sahut Desta.
"Iya Kak," jawab Khalisa.
Setelah selesai makan, Desta mandi dan lupa membawa handuk, Khalisa mengantarnya. Saat Khalisa mengantarnya Desta menarik Khalisa dan meminta satu kali ronde lagi untuk mandi bersama. Khalisa tidak bisa menolaknya dan mengikuti kemauan Desta.
Setelah selesai bercinta, mereka sama-sama ke kamar. Seluruh tubuhnya Khalisa masih terbalut handuk dan tanda merah di badannya terus bertambah.
"Kenapa sayang? kok melamun?" tanya Desta.
"Gak apa-apa Kak, aku masih dingin banget." Jawab Khalisa.
"Maafin aku yah, aku terlalu nafsu sama kamu," sahut Desta.
"Ikh, kok jadi galak sih?" Desta meledek Khalisa.
"He-he-he, enggak!" Khalisa merangkul Desta.
"Kita jalan-jalan sekarang yah, kan ini terakhir kita liburan, aku tunggu kamu di depan ya sayang!" Sahut Desta mencium kening Khalisa. Desta menunggu Khalisa berdandan, Desta duduk sambil menikmati indahnya pagi.
"Maaf ya Kak lama," sahut Khalisa.
"Gak apa-apa sayang, cantik banget istri aku ini!" jawab Desta sambil tersenyum memandangi Khalisa.
"Gombal lagi deh, lama-lama gak jalan-jalan." Sahut Khalisa tersenyum.
"Ini gak gombal, tapi kenyataan sayang." Sahut Desta.
🍁🍁🍁
Mereka pun akhirnya berangkat, Desta dan Khalisa menghabiskan waktu mereka ke tempat wisata-wisata alam. Seharian mereka habiskan waktu berdua. Khalisa sangat bahagia begitu pun Desta, apalagi jika Khalisa hamil Desta adalah pria yang sangat-sangat bahagia.
__ADS_1
Semakin lama hari semakin sore, Khalisa kembali ke Vila. Sebelum kembali ke vila Desta mengajak Khalisa untuk membeli jagung bakar yang terenak di Bali.
"Kak mau nanya boleh?" tanya Khalisa.
"Tanya apa sayang?" tanya kembali Desta.
"Kakak sering ke sini ya sama mantan?" tanya Khalisa.
"Jujur, iya pernah kok, tapi gak seindah sekarang." Sahut Desta.
"Kakak ke Bali, tidur berdua di Vila?" tanya Khalisa penasaran.
"Astaghfirlullah, ya enggaklah sayang, gila kali, dia di rumah temannya kok, yang waktu itu ketemu kita." Jawab Desta.
"Oh," sahut Khalisa singkat.
"Tuh kan mulai deh, dengar sayang! setiap orang punya masa lalu, tapi masa lalu itu gak perlu kita ingat lagi, buat apa ingat masa lalu? kalau masa depan kita aja sedang menanti." Sahut Desta.
"Iya Kak, maaf yah," sahut Khalisa.
"Aku tahu, kamu takut aku balikan dan jatuh cinta lagi sama mantan yah? itu gak akan pernah terjadi sayang, seperti kertas, kertas yang sudah kusut dan lecek atau terbakar apa bisa balik seperti semula? apa bisa halus seperti sedia kala? tidak sayang." Jawab Desta sambil membersihkan sisa jagung di bibir Khalisa dan menatap Khalisa dengan tajam.
"Iya Kak, mungkin aku terlalu cemburu dan takut kehilangan Kak." Jawab Khalisa.
"Aku senang, kamu ada rasa khawatir sama aku, tapi aku mohon, percaya sama aku yah, kamu masa depan aku yang harus aku bahagiakan, masa lalu aku sudah aku kubur dan tak akan kembali." Sahut Desta tersenyum.
"Iya Kak, aku percaya sama Kakak." Sahut Khalisa tidak bisa berkata apa-apa lagi.
"Jangan pernah ngomongin mantan lagi yah! mantan aku, maupun mantan kamu, lupakan semua!" jawab Desta.
"Iya Kak," jawab Khalisa.
"Mana senyumnya?" minta Desta.
"Mmm..." Khalisa tersenyum.
"Masya Allah, cantiknya istriku tersenyum." Jawab Desta.
🍁🍁🍁
Khalisa dan Desta akhirnya pulang ke Vila. Mereka seperti biasa salat berjamaah bersama. Setelah selesai salat, Desta melatunkan ayat-ayat Al-quran dengan suara yang sangat merdu. Khalisa pun dalam hati mengikuti Desta mengaji.
Sungguh besarnya nikmat yang kau berikan padaku ya Allah, telah memberi imam padaku yang taat beribadah, soleh, tampan, dan dewasa. Sempurnanya hidupku ini ya Allah, Tolong jaga ia, sehatkan ia, lancarkan rezekinya untuk menafkahi hambamu ini dan untuk membimbing hamba ke jalan yang benar.
Bersambung...
__ADS_1