Ta'Aruf Cinta

Ta'Aruf Cinta
Part 112


__ADS_3

Desta akhirnya bisa membujuk istrinya, Khalisa dan Desta makan bersama. Sedangkan yang lain sudah selesai makan. Euis kaget melihat kedekatan Desta dan Khalisa lagi.


Kok mereka baikan lagi, dikira masih marahan.


"Desta, Khalisa, kok kalian telat sih, kita semua sudah pada selesai lho," sahut Umi Sarah.


"Gak apa-apa Umi, Khalisa sama Desta mau makan dekat pohon aja kayanya adem, kamu mau kan sayang?" tanya Desta.


"Iya mau," sahut Khalisa.


"Oh, jadi kalian maunya makan berduaan gitu yah?" tanya Umi Sarah tersenyum.


"Iya, Mi," sahut Desta.


"Biasa Sar, namanya masih baru-baru nikah kaya gitu!" sahut Teh Sani.


🌷🌷🌷🌷


Desta dan Khalisa akhirnya makan di luar, Desta dan Khalisa begitu terlihat mesra makan berdua. Euis mengintip dan melihat kemesraan mereka. Euis sadar, kalau cinta mereka tidak bisa di pisahkan. Euis mengerti dan belajar menerima dan melupakan Desta. Khalisa tersenyum melihat Desta makan menggunakan tangan.


"Sayang, enak? he-he," sahut Khalisa memotret Desta yang sedang lahap makan.



"Dasar curang yah, orang lagi makan di foto, awas yah!" sahut Desta.


"He-he," Khalisa tertawa kecil.


"Gitu dong, jangan kaya tadi lagi yah! kan kalau kaya gitu istriku tambah cantik, kamu makannya cepat banget sih," sahut Desta.


"Buat apa lama-lama makan," sahut Khalisa.


"Nambah yah!" minta Desta.


"Enggak ah, yang ada aku mual." Sahut Khalisa.


🌷🌷🌷🌷


Gak lama Euis menghampiri Khalisa dan Desta. Euis meminta maaf pada Khalisa atas kelakuannya.


"Teh, A, boleh gabung?" tanya Euis.


"Silakan!" jawab Khalisa.


"Teh, Euis minta maaf yah, atas kesalahan Euis sama Teteh, sama A Desta, harusnya Euis sadar, kalau kalian itu suami istri, gara-gara Euis kalian jadi bertengkar." Sahut Euis.


"Ya, saya sudah maafkan, mungkin emang saya aja yang terlalu cemburu, gak apa-apa kok!" sahut Khalisa.


"Teteh baik banget sih, Euis baru sadar, Euis jadi merasa bersalah, sekali lagi maafin Euis ya Teh," sahut Euis.


"Iya, gak apa-apa," sahut Khalisa tersenyum.


"Kok Euis jadi nyaman yah dekat Teteh, serasa punya Kakak sendiri, Euis boleh peluk Teteh!" Minta Euis.


"Boleh!" sahut Khalisa.


"Nah, gitu dong akur! emang kalau orang ganteng selalu jadi direbutin, ha-ha-ha," sahut Desta.


"Yeee, si Aa mah GR Teh," sahut Euis.


"Iya, dia mah emang begitu," sahut Khalisa.

__ADS_1


"Waduh, tumben akur, ngomongin apa ini?" tanya Teh Sani.


"Euis habis minta maaf Mih, sama Teh Khalisa, ternyata Teh Khalisa orangnya baik, Euis nyaman dekat Teh Khalisa." Sahut Euis.


"Alhamdulillah, anak Emih, sudah sadar," Sahut Teh Sani.


"Teh, maaf ya hari ini kayanya Desta sama Khalisa mau pulang, Desta juga banyak pekerjaan yang harus dikerjakan!" sahut Desta.


"Oh, iya, atuh gak apa-apa, tapi gak tahu Umi kalian sama Abi mau pulang atau enggak," sahut Teh Sani.


"Nanti Desta yang bilang sama Umi dan Abi, kalau mereka masih betah di sini gak apa-apa, Desta sama Khalisa duluan." Sahut Desta.


"Nah, tuh panjang umur Abi sama Umi ke sini!" sahut Teh Sani.


"Wah, enak yah, adem buat santai," sahut Umi Sarah.


"Umi, Abi, Desta pulang hari ini yah! Desta masih banyak urusan!" sahut Desta.


"Oh, ya udah, gak apa-apa, Umi sama Abi masih mau liburan, nanti Pak Mamad suruh nyusul aja ke sini yah! kan Joni ngantar kamu pulang," sahut Umi Sarah.


"Siap Mi," sahut Desta.


"Yah, padahal Euis masih mau ngobrol sama Teh Khalisa," sahut Euis.


"Kapan-kapan Teteh main lagi ke sini yah!" sahut Khalisa.


"Iya, Teh, benar yah! sekali lagi Euis minta maaf atas semua yang Euis lakuin sama Teteh, sampai Teteh nangis," sahut Euis.


"Iya, gak apa-apa," sahut Khalisa.


🌷🌷🌷🌷


Setelah Khalisa dan Desta ganti baju, mereka bersiap-siap untuk pulang. Khalisa dan Desta pamit dan akhirnya berangkat dengan bang Joni.


"Maafin aku ya Yang," sahut Khalisa.


"Gak apa-apa sayang, apa kita mau liburan ke tempat lain?" tawar Desta.


"Gak usah sayang, nanti aja liburannya," sahut Khalisa.


"Kenapa?" tanya Desta.


"Aku kan lagi hamil, nanti takut kenapa-kenapa gimana? habis aku lahiran aja," sahut Khalisa.


"Oh, iya, ya udah sayang, aku senang kamu peduli sama Dedek, gak mau sampai Dedek kenapa-kenapa," sahut Desta.


"Yang penting aku bisa setiap hari sama kamu aja, aku udah bahagia banget," sahut Khalisa.


"Alhamdulillah," sahut Desta mencium tangan Khalisa.


"Bang Joni, mau liburan gak?" tanya Desta.


"Ah... liburan kemana Den, boro-boro liburan, duit aja kagak ada," sahut Bang Joni.


"Bang Joni mau liburan kemana? nanti saya kasih tiket!" sahut Desta.


"Ah... yang benar Den?" tanya Bang Joni.


"Benaran, pakai mobil saya aja, sekali-kali ajak keluarga Bang Joni liburan," sahut Desta.


"Saya mah gak bisa jauh-jauh Den, gak ngerti, keliling Jakarta aja udah!" sahut Bang Joni.

__ADS_1


"Kok keliling Jakarta doang? atau dufan mau?" tanya Desta.


"Mau Den, tapi ajak Slamet sama Boro ya kasihan!" sahut Bang Joni.


"Bebas!" sahut Desta.


"Alhamdulillah, makasih ya Den," sahut Bang Joni.


"Sama-sama," sahut Desta.


"Den Desta sendiri gak ikut liburan? ayolah ke dufan!" sahut Bang Joni.


"Kalau ke Dufan, buat apa Bang, kasihan istri saya ngelihatin doang, gak mungkin naik wahana, yang ada keguguran." Sahut Desta.


"Kan sea world bisa Den!" sahut Bang Joni.


"Mau sayang ke sea world?" tanya Desta.


"Itu terserah kamu, aku ikut aja!" sahut Khalisa.


"Hmm... kok terserah aku? kalau aku sih udah bosan, kalau Jakarta gak ada yang bagus viewnya, kalau kamu mau ya aku siap!" sahut Desta.


"Ya udah, aku mau!" jawab Khalisa.


"Istri saya mau Pak, mau kapan nih?" tanya Desta.


"Besok yah!" sahut Desta.


"Siap Den! nanti saya pakai mobil mana?" tanya Bang Joni.


"Mobil ini aja! biar saya pakai mobil lain sama Khalisa, Bang Joni duluan aja gak apa-apa, nanti saya sama Khalisa nyusul. Kalau soal bayaran udah saya yang nanggung!" sahut Desta.


"Siap Den!" sahut Bang Joni.


🌷🌷🌷🌷


Khalisa dan Desta mampir ke polsek untuk menjenguk Yuda. Karena kemarin sempat bertengkar sama Khalisa, akhirnya batal jenguk Yuda. Yuda kaget dan sangat senang Desta mau menjenguk.


"Bang, kita mampir ke polsek dulu yah!" minta Desta.


"Mau jenguk Yuda sayang?" tanya Khalisa.


"Iya, gak apa-apa kan? biar bagaimana juga, dia tetap teman kita!" sahut Desta.


"Iya sayang!" sahut Khalisa.


"Desta, Khalisa! hiks-hiks-hiks, maafin gue Des! maafin! lo udah mau jenguk gue, padahal gue udah jahat sama lo! gimana luka lo?" sahut Yuda memeluk Desta sambil menangis.


"Udah, udah! yang lalu biar berlalu, jangan pernah ulangin lagi kesalahan lo yah! gue baik-baik aja, udah mulai kering, berkat istri gue yang perhatian," sahut Desta.


"Khalisa, maafin aku yah, aku khilaf waktu itu!" minta Yuda.


"Iya, gak apa-apa, kalau udah bebas dari penjara, tolong jangan ulangin lagi yah!" minta Khalisa.


"Makasih Khalisa, Des, Syifa marah sama gue yah? dia gak jenguk gue!" sahut Yuda.


"Udah, lupain Syifa! dia udah mau nikah sama orang lain, lo sabar yah!" sahut Desta.


"Syifa mau menikah? syukurlah kalau emang dia bisa dapatkan yang lebih baik dari gue, salam aja yah, semoga dia bahagia!" sahut Yuda.


Bersambung...

__ADS_1


Terima kasih atas dukungan kalian semua, readersku dan teman- teman udah setia ikutin cerita Ta'aruf Cinta, semoga ceritanya bisa menghibur dan gak ngebosenin ya, di tunggu episode selanjutnya 🥰🥰🥰


__ADS_2