
"Atau Emak mau telepon Khalisa?" tanya Syifa.
"Gak usah Neng, takut ganggu.
" Ya udah." Sahut Syifa.
🌷🌷🌷🌷
Setelah selesai salat Isya dan ngaji, Khalisa dan Desta ke kamar. Desta memeluk Khalisa dengan mesranya, Desta memeluk Khalisa dari belakang sambil mencium leher Khalisa dan memegang perut Khalisa.
"Sayang, aku kaget!" sahut Khalisa.
"Kok kaget? emang aku hantu, lanjutin yang tadi yuk!" minta Desta.
"Lanjut apa?" tanya Khalisa.
"Oh, pura-pura gak lupa yah?" Desta menggelitiki Khalisa sampai jatuh ke kasur.
"Sakit gak sayang?" tanya Desta.
"Sakit lah." Sahut Khalisa.
"Sini aku cium, biar gak sakit, mmmuaach... maafin Papah ya Dedek, habis Papahnya gemas sama Mamahnya." Sahut Desta tersenyum.
"Sayang, semoga gak ada lagi masalah kita yah! aku gak mau sayang," sahut Khalisa.
"Aamiin, masalah itu semua datang dari Allah, tergantung kita jalaninnya, kuncinya satu kamu jangan bersikap seperti kemarin yah, itu buat aku sedih sayang," sahut Desta.
"Iya sayang, maafin aku, makasih kamu udah sabar dan ngertiin aku," sahut Khalisa.
"Iya sayang, sampai kapan pun aku bakal sabar, kalau aku salah, kamu bilangin, begitu juga kamu, kalau kamu salah, pasti aku bilangin, jadi gak sama-sama egois," sahut Desta.
"Iya sayang, aku malu terkadang sifat aku seperti Anak-anak kalau ngambek, pelan-pelan akan rubah yah," sahut Khalisa.
"Sayang ayo!" sahut Desta.
"Ayo kemana?" tanya Khalisa.
"Mmm... kamu goda aku yah? mmmm..." Desta gemas menciumi Khalisa.
"Geli..." sahut Khalisa.
Desta langsung menuangkan hasratnya pada Khalisa, sejak tadi Desta menahannya. Khalisa pun pasrah dan membalas serangan dari Desta yang begitu nafsunya. Sampai keesokan paginya, Desta terbangun lebih dahulu, Desta melihat Khalisa yang masih lelah kecapean akibat ulah Desta semalam. Desta mencium kening Khalisa dengan begitu mesranya.
Kasihan Istriku, kayanya capek banget, gara-gara melayani aku sampai larut, aku ngelakuinnya dengan cinta karena aku cinta banget sama kamu sayang, lucu kalau ingat kamu kemarin cemburu, sampai keringat dingin aku sulit buat bujuk kamu.
Desta akhirnya mandi duluan, karena tidak tega membangunkan Khalisa. Setelah Desta selesai mandi, Khalisa baru terbangun dan melihat badannya tanpa busana, Khalisa menarik selimut karena malu.
"Sayang, kok gak bangunin aku?" tanya Khalisa.
"Kamu kecapean, aku gak tega bangunin kamu, maafin aku yah, semalam kamu ngelayanin aku sampai larut, kenapa ditutupi sih? aku kan udah lihat sayang," sahut Desta.
"Malu, kamu udah mandi, sedangkan aku begini," sahut Khalisa.
"Jangan di tutupi ah, kenapa harus malu?" sahut Desta langsung mengambil handuk untuk Khalisa.
"Makasih ya sayang diambilin," sahut Khalisa.
__ADS_1
"Iya sayang, aku ke ruang salat yah, aku tungguin kamu, kita salat berjamaah," sahut Desta.
"Iya sayang," sahut Khalisa.
Ya Allah, Kak Desta perhatian, baik, sabar, aku bersyukur banget, aku jadi malu gara-gara kemarin.
🌷🌷🌷🌷
Desta menunggu Khalisa di ruang salat. Setelah selesai mandi dan pakai baju, Khalisa langsung ke ruang salat dan wudhu. Desta tersenyum melihat Khalisa memakai mukena.
"Sudah sayang?" tanya Desta.
"Sudah Kak, ayo!" sahut Khalisa.
Desta dan Khalisa langsung salat berjamaah, selesai salat dan berdoa, Khalisa mencium tangan Desta.
"Alhamdulillah, aku bikinin sarapan dulu buat kamu ya sayang," sahut Khalisa.
"Iya sayangku, nanti setelah makan, kita siap-siap berangkat." Sahut Desta.
Khalisa langsung ke dapur, dan memasak nasi goreng. Khalisa tersenyum melihat Bi Aning sudah rapi.
"Neng, gak jadi?" tanya Bi Aning.
"Jadi dong! Wah, Bibi udah rapi banget, wangi lagi, he-he," sahut Khalisa.
"Tadi si Joni bilang jam segini harus rapi Neng, mangkanya saya udah rapi," sahut Bi Aning.
"Oh, iya, Bi Aning bareng Bang Joni yah! ya, udah, coba Bibi lihat di depan deh, mungkin dari rumah dia langsung berangkat ke Ancol Bi," sahut Khalisa.
"Maaf ya Neng, jadi gak bisa bantu masak, Bibi jadi gak enak," sahut Bi Aning.
"Assalamu'alaikum," sahut Bang Joni.
"Wa'alaikumsalam, Eh, kaget saya, kenapa lewat belakang Bang?" tanya Khalisa.
"Maaf Neng, pintu depan belum dibuka masih dikunci, mangkanya saya lewat sini," sahut Bang Joni.
"Oh, iya, Bibi kenapa pintu depan gak dibuka?" tanya Khalisa tersenyum.
"Lupa Neng," sahut Bi Aning.
"Neng Khalisa jadi kan?" tanya Bang Joni.
"Saya jadi, tapi nanti belakangan, ini kunci mobilnya, Bi sana duluan, nanti aku nyusul!" sahut Khalisa.
"Ayo Bi!" ajak Bang Joni.
"Neng, Bibi duluan yah! maaf Neng, gak bantuin," sahut Bi Aning.
"Iya gak apa-apa, udah, sana Bi, liburan, jangan kerja terus, he-he," sahut Khalisa tersenyum.
"Makasih ya Neng, Assalamu'alaikum." Sahut Bi Aning.
"Wa'alaikumsalam." Sahut Khalisa.
🌷🌷🌷🌷
__ADS_1
Bi Aning, Bang Joni, Bang Boro dan Bang Slamet akhirnya berangkat duluan. Hanya Pak Jamal yang tidak ikut, karena menjaga rumah. Setelah selesai masak, Khalisa menyajikan masakannya di meja makan, Khalisa langsung ke atas dan memanggil Desta.
"Sayang, udah matang, ayo sarapan dulu!" colek Khalisa yang membangunkan Desta.
"Iya sayang, mmmm..." Desta menarik Khalisa dan memeluk Khalisa.
"Sayang, sarapan dulu ayo! kan kita mau pergi!" sahut Khalisa.
"Pengen peluk kamu dulu! mmm..." Desta bermanja pada Khalisa.
"Sayang, ayo bangun ah...!" sahut Khalisa.
Desta langsung bangun dengan wajah tersenyum ceria, rambut acak-acakan dan minta dicium Khalisa.
"Cium!" sahut Desta.
"Mmmuaach... udah yah, rambut kamu acak-acakan gitu!" sahut Khalisa merapikan rambut Desta.
"Peluk dulu sini!" Desta manja ke Khalisa.
"Masya Allah, suami aku manja banget sih hari ini? hmmm..." sahut Khalisa memeluk Desta.
"Aku sayang banget sama kamu, gak akan pernah lupa, bibir aku selalu bilang sayang dan cinta sama kamu setiap hari dan setiap waktu." Sahut Desta.
"Sama sayang, aku juga sayang banget dan cinta sama kamu." Sahut Khalisa tersenyum sambil memegang wajah Desta yang menatapnya.
"Aku mau cium Dedek bayi dulu!" sahut Desta langsung mencium Dedek bayi yang ada di perut Khalisa.
"Aku masakin spesial buat kamu sayang," sahut Khalisa.
"Masak apa?" tanya Desta.
"Mangkanya ayo! ayo!" ajak Khalisa menarik tangan Desta.
🌷🌷🌷🌷
Khalisa dan Desta ke meja makan, Desta melihat Khalisa menyajikan nasi goreng. Ternyata nasi goreng Khalisa kali ini lebih enak dari kemarin. Sampai Desta nambah dua piring.
"Ini masakan aku, namanya nasi goreng spesial Ala Khalisa untuk suami tercinta." Sahut Khalisa.
"Wow, enak banget sayang, sekarang istri aku udah mulai pintar masak yah, ini benaran enak banget!" sahut Desta.
"Bi Aning kemana?" tanya Desta.
"Kan sudah berangkat ke Dufan sama Bang Joni, mungkin ke rumah Bang Joni jemput istrinya sayang," sahut Khalisa.
"Wah, rajin banget, ha-ha-ha," sahut Desta.
"Tadi kamu gak lihat Bi Aning, Bi Aning dandan cantik banget, pasti kagum kamu," sahut Khalisa.
"Masa sih, sayang?" tanya Desta.
"Iya sayang, benaran," sahut Khalisa.
__ADS_1
Bersambung...
Terima kasih teman-teman dan readersku, sudah setia ikutin cerita Ta'aruf Cinta, semoga ceritanya suka, bisa menghibur dan gak ngebosenin ya, di tunggu episode selanjutnya 🥰🥰🥰