
"Betul juga Bro, gue jadi bisa belajar dari lo nih," sahut Yuda.
"Bisa aja lo, ha-ha-ha," sahut Desta.
"Benar ya Bro, kenalin gue sama teman istri lo," sahut Yuda.
"Iya, iya, tapi kalau lo tugas gimana?" tanya Desta.
"Maksud lo?" tanya Yuda.
"Maksud gue, kalau lo nikah, istri lo gimana? pasti lo tinggal tugas mulu dong?" tanya Desta.
"Ya mau gak mau, kalau ia gak mau di tinggal ikut gue aja naik pesawat." Sahut Yuda bercanda.
"Gila lo! gila lo dari SMA gak berubah yah?" sahut Desta menggeleng kepala.
"Lo juga gak berubah, gini aja jadi orang," sahut Yuda.
"Gini gimana?" tanya Desta.
"Betah banget di rumah, kerjaan lo ngaji, baca buku, sama melamun," sahut Yuda.
"Bodo amat, yang penting gue jelas udah laku dan punya istri, dibanding lo, masih jomblo aja, ha-ha-ha," sahut Desta tak mau kalah oleh Yuda.
"Ha-ha-ha, bisa aja lo, keluar yuk! kemana kek, mumpung gue lagi gak tugas nih, jarang-jarang kita ketemu," aja Yuda.
"Gue tanya istri gue dulu, soalnya dia lagi tidur, kasihan kalau gue ganggu," jawab Desta.
"Masya Allah, ini nih, yang bikin cewek klepek, klepek sama lo, contohnya Ririn." Jawab Yuda.
"Jangan bahas dia lagi! ngerti gak sih lo, istri gue tuh cemburuan," sahut Desta sambil melempar bantal ke Yuda.
"Masa sih Bro? dia tahu hubungan lo dulu emang?" tanya Yuda.
"Lo kalau mau bahas, mending lo pulang!" perintah Desta sambil bercanda.
"Oke, Oke, enggak! jadi kaya cewek galak banget sih lo, ayok Bro!" ajak Yuda.
"Ya udah bentar, gue bilang istri gue dulu lah, sama ganti baju." Jawab Desta.
🍁🍁🍁
Desta langsung ke atas dan masuk kamar, Desta melihat Khalisa masih tertidur lelap, dia tidak mau membangunkan Khalisa, dia lebih baik batalin dibanding harus membangunkannya. Gak lama Bi Aning menghampiri Desta, ada tamu lagi seorang perempuan datang, mengaku temannya Khalisa.
"Aden, permisi, ada temannya Non Khalisa," sahut Bi Aning.
"Teman Khalisa? cewek?" tanya Desta.
"Iya Aden, belum Bibi suruh masuk," sahut Bi Aning.
"Suruh masuk aja!" perintah Desta.
__ADS_1
"Baik Den," sahut Bi Aning.
"Sayang, bangun sayang, sayang," panggil Desta membisiki telinga Khalisa dan memegang wajah Khalisa yang halus.
"Mmm... iya Kak, maaf Kak aku ngantuk banget," Khalisa langsung bangun dan duduk.
"Sebenarnya, aku gak mau bangunin kamu, tapi karena ada teman kamu datang, terpaksa aku bangunin," sahut Desta.
"Serius Kak? siapa?" tanya Khalisa.
"Gak tahu, orang dari Bi Aning, katanya cewek, ya udah kamu cuci muka aja dulu, biar aku yang temuin dulu," sahut Desta.
🍁🍁🍁
Desta melihat dari atas mereka diam-diaman, Desta tersenyum menghampiri mereka. Desta meledek Yuda yang raut wajahnya tegang.
"Tegang banget Bro depan cewek? ha-ha-ha," Desta tertawa lepas.
"Hai Kak, aku Syifa yang waktu itu, Khalisanya ada?" tanya Syifa.
"Oh ini Syifa, ada lagi cuci muka dulu, soalnya kecapean abis nyuci." Jawab Desta.
"Kok lo kaku banget sih? udah kenalan belum?" tanya Desta.
"Belum." Jawab Yuda dan Syifa.
"Kenalan dulu dong! masa diam-diaman, gak enak kan?" Sahut Desta tersenyum ke Syifa dan Yuda.
"Hai Fa, ya Allah kangen banget," Khalisa memeluk Syifa.
"Bisa aja, masa sih?" tanya Khalisa.
"Meskipun nanti bentukan kamu seperti apa, aku tetap cinta, istriku tetap yang tercantik," Desta tersenyum memandangi Khalisa.
"Cie, so sweet banget sih Kak, he-he-he," sahut Syifa .
"Sayang, Syifa sama Yuda belum kenalan lho, kenalan dulu ah!" perintah Desta.
"Jangan gitu dong, kenalan dulu, Ka Yuda ini teman aku Syifa, yang mau aku kenalin ke Kakak, Fa kenalin dong!" perintah Khalisa.
🍁🍁🍁
Akhirnya Syifa dan Yuda sama-sama saling berkenalan, tapi mereka masih aja diam-diaman, mungkin karena malu ada Khalisa dan Desta.
"Oh iya, tadi kan Yuda mau ngajak jalan keluar, kita double date aja yuk, gimana?" ajak Desta.
"Boleh tuh Kak, Kalau gitu Kakak siap-siap gih! aku mah udah rapi," sahut Khalisa.
"Tanya dulu sama mereka berdua, mau gak?" tanya Desta.
"Syifa, gimana? mau gak?" tanya Khalisa.
__ADS_1
"Terserah, ikut aja gue mah," sahut Syifa.
"Lo gimana Bro? mau gak? masih kaku aja!" sahut Desta.
"Ya udah ikut!" sahut Yuda.
"Ya udah gue mau mandi dulu, Siap-siap, sayang jangan ganggu mereka, biarin mereka pendekatan, mendingan pilihin baju buat aku yuk!" Sahut Desta.
"Lis, jangan di tinggal! gue mau pilihin baju Kak Desta dulu, ntar gue balik lagi ke sini," sahut Khalisa.
"Manja banget deh, pakai dicariin segala baju juga, Desta, Desta," sahut Yuda.
"Mangkanya punya istri, ntar ada yang milihin baju!" sahut Desta.
🍁🍁🍁
Desta dan Khalisa langsung ke atas, Khalisa mempersiapkan baju untuk Desta. Tiba-tiba Khalisa dapet telepon dari Mba Mirna. Mba Mirna mau menitip Dewa sama Khalisa, karena Bunda Maryam, Pak Umar, mau mengadakan arisan keluarga, Kalau Dewa ikut, suka bertengkar terus dengan Raja, gak enak sama tamu-tamu nanti.
"Sayang kenapa?" tanya Desta yang habis mandi dan mendekati Khalisa.
"Mba Mirna nitip Dewa, semua Ayah, Bunda arisan, kalau Dewa dibawa, takut bertengkar terus sama Raja, gimana Kak?" tanya Khalisa.
"Kok gitu aja pusing? ya udah gak apa-apa Dewa ikut sama kita, aku jamin ia gak rewel kalau sama aku," sahut Desta.
"Benar?" tanya Khalisa.
"Benar sayang, masa bohong, ya udah baju aku yang mana?" tanya Desta.
"Bajunya, pada kotor Ka, belum kering, ini aja yah!" sahut Khalisa.
"Ya udah gak apa-apa sayang, ini aja," sahut Desta.
Ya Allah, punya suami baik banget, sabar. Beruntung banget aku bisa dapatkan ia.
"Aku ke bawah dulu ya Kak, lihat Syifa sama Kak Yuda," sahut Khalisa.
"Jangan ke bawah dulu, biarinin aja! kamu lihatin aja dari atas udah ngobrol belum," sahut Desta.
🍁🍁🍁
Khalisa melihat Syifa dan Yuda udah mulai ngobrol, Khalisa senang kalau Syifa berjodoh dengan Ka Yuda temannya Desta.
"Gimana sayang? udah ngobrol?" tanya Desta.
"Alhamdulillah, udah Ka, he-he-he," Khalisa terus tersenyum.
"Semoga mereka berjodoh ya sayang, Yuda itu orangnya baik lho, meski mulutnya agak kurang dijaga, aku berharap Syifa jodoh yang tepat buat Yuda, seperti aku dapatkan kamu." Sahut Desta.
"Ayo! Kak, kita ke bawah, kita langsung jalan, takut mba Mirna nungguin," sahut Khalisa.
"Siap istriku tercinta," sahut Desta.
__ADS_1
"Lebay," sahut Khalisa.
Bersambung...