Ta'Aruf Cinta

Ta'Aruf Cinta
Part 28


__ADS_3

"Nanti juga pulang kok sayang, kan cuma dua minggu, gak sebulan," sahut Desta.


"Meskipun dua minggu, bagi aku lama Kak, tapi mau gimana lagi, itu kan udah tugas Kakak," sahut Khalisa.


"Nanti aku sering video call kamu kok, kamu kalau aku tinggal, jaga diri kamu baik-baik, ingat kalau Umi ke sini, ngomong yang enggak, enggak tolong jangan diambil hati ya sayang," sahut Desta.


"Iya Kak, Kakak juga di Jogya hati-hati, jaga kesehatan, jangan sampai kecapean, soalnya Umi bilang Kakak gampang sakit," sahut Khalisa.


"Ah enggak, Umi bisa aja kalau ngomong, insya Allah aku bisa jaga kesehatan aku sayang, perginya juga masih lama seminggu lagi, jadi masih bisa sama kamu, besok aku pulang kerja, kamu mau kemana?" sahut Desta.


"Mau kemana apanya Kak?" tanya Khalisa.


"Jalan-jalan yuk," tapi khusus kita berdua aja gimana?" ajak Desta.


"Kemana ya aku bingung Kak, emang pulang kerja Kakak gak capek?" tanya Khalisa.


"Buat istri aku, gak ada sedikit pun rasa capek, atau kamu mau ke pasar malam kaya kemarin?" tanya Desta.


"Enggak ah Kak, kalau ke pantai aja gimana?" tanya Khalisa.


"Boleh sayang, ya udah besok kita ke pantai yah, aku usahakan aku pulang cepat," sahut Desta.


"Makasih ya Kak," sahut Khalisa.


"Sama-sama sayang, kita ke kamar yuk, di sini kasihan kamu dingin," ajak Desta.


"Mager banget Kak," Sahut Khalisa.


"Mau digendong?" tanya Desta.


"Gak mau ah, malu," sahut Khalisa.


"Atau mau digemblok kuda?" tanya Desta sambil jongkok.


"Apaan Kak?" tanya Khalisa.


"Ayo naik, biar kamu gak capek naik tangga, aku gemblok kuda, cepatan," sahut Desta.

__ADS_1


🍁🍁🍁


Khalisa langsung naik dipunggung Desta melangkah ke kamarnya, Khalisa tersenyum melihat Desta yang melirik padanya, dan ikut tersenyum.


"Aduh, aduh, so sweet banget sih Neng sama Aden, pakai di gemblok segala, Bibi jadi kangen Pak Jamal," sapa Bi Aning.


"Katanya Khalisa pegal buat naik ke tangga Bi, mangkanya saya gemblok, demi istri saya, Bibi minta gemblok Pak Jamal dong! ha-ha-ha," sahut Desta.


"Malu Bibi mah Den, udah tua juga," sahut Bi Aning.


"Ya gak apa-apa dong Bi, biar sudah tua, harus tetap romantis," sahut Khalisa.


"Nah benar istri saya nih Bi, biar tua harus tetap romantis," sahut Desta.


"Bisa aja Aden sama Neng Khalisa mah, he-hehe," jawab Bi Aning.


"Udah dulu ya Bi, saya ke kamar dulu, Lama-lama berat istri saya," sahut Desta.


"Ya udah Kak, aku turun Kak, kasihan Kakak," sahut Khalisa.


"Jangan sayang, gak apa-apa kok, cium dulu biar gak capek," sahut Desta.


"Kakak ih, malu tahu sama Bi Aning," sahut Khalisa.


"Kenapa harus malu, kamu kan istri aku, emang nyolong malu, cium dulu dong, dari tadi nungguin," sahut Desta.


"Mmmuuaahh, udah yah," Khalisa tersenyum malu.


"Aduh gak bisa melangkah, kurang ciumnya," sahut Desta.


"He-he-he, Kakak ih," sahut Khalisa.


"Ya udah nanti aja deh di kamar," sahut Desta.


🍁🍁🍁


Akhirnya Khalisa dan Desta sampai kamar, Khalisa langsung rebahan di kasur sambil tersenyum melihat Desta.

__ADS_1


"Masya Allah, cantiknya istriku," sahut Desta.


"Tahu ah gombal," Khalisa menutupi wajahnya dengan bantal.


"Kok ditutupin sih? jangan dong, nanti aku gak bisa lihat," Desta mengambil bantal yang menutupi Khalisa sambil tersenyum memandangi Khalisa dan menggenggam tangan Khalisa.


"Kakak aku gak kuat ih, lihat mata Kakak," sahut Khalisa.


"Kok gak kuat sih? kaya lihat mata hantu aja, jangan dilepas genggaman aku sayang," sahut Desta sambil mencium tangan Hawa sambil tersenyum.


"Iya Kak enggak," sahut Khalisa.


"Semakin hari aku semakin sayang sama kamu, rasanya sulit banget buat lepas genggaman tangan kamu, mangkanya aku gak mau dilepas, aku gak pernah berhenti bersyukur Allah sudah kirimkan kamu buat aku," sahut Desta.


"Sama Kak, aku juga seperti Kakak udah sayang banget, aku juga bersyukur bisa kenal Kakak dengan Ta'aruf, meskipun aku gak pernah ngerasain pacaran, tapi aku ngerasain pacaran segitu sayangnya setelah menikah," sahut Khalisa.


"Emang kamu waktu sama Reza gak pernah ngerasain pacaran?" tanya Desta.


"Aku cuma kenal-kenal gitu aja, ketemu aja gak pernah ngapa-ngapain, karena aku gak mau disentuh, sampai akhirnya aku kuliah di Mesir, ya jalaninnya hanya lewat handphone, pacaran jarak jauh, aku tuh ketemu Reza cuma dua hari Kak, besoknya langsung berangkat ke Mesir, satu hari ia nyatain cinta, besoknya jalan sekedarnya, besoknya berangkat ke Mesir, gak pernah sempat pacaran sama dia Kak, pegangan tangan juga gak pernah," sahut Khalisa.


"Serius kamu ketemu Reza hanya kenal dalam dua hari?" tanya Desta.


"Benaran Kak, demi Allah Aku jujur sama Kakak, aku jalanin LDR aja, aku di situ sangat percaya banget sama dia, dia bilang meskipun pacaran jarak jauh aku tetap setia nunggu kamu pulang, saat hari yang di nanti-nanti tiba, aku lulus pulang ke Indonesia, eh kejutannya dia selingkuh di kontrakannya, gimana gak sakit hati Kak, pacaran jarak jauh yang cukup lama sama dia," sahut Khalisa.


"Dia selingkuh berbuat intim gitu?" tanya Desta kembali.


"Iya Kak, aku sampai melihat cewek selingkuhan ia sampai telanjang bulat, dari luar rumah aku dengar desahan gitu, begonya dia pintu kontrakannya gak dikunci, saat aku buka pintu lagi gituan, nyesek gak Kak? jijik kan Kak?" sahut Khalisa.


"Astaghfirullah, Allah baik sama kamu, kamu diperlihatkan kalau cowok itu gak benar buat kamu, dan aku dikirim Allah buat kamu, buat jadi imam kamu, jaga kamu sampai akhir hayat," sahut Desta.


"Iya Kak aku bersyukur Allah kirim Kakak buat aku, aku kira Kakak jahat, aku udah takut kalau nikah secara Ta'aruf itu ada yang gak bahagia, tapi nyatanya yang aku pikirkan salah, ternyata Kakak orangnya sangat-sangat baik sama aku, sampai Kakak Dinas aja aku sedih, sampai waktu itu aku muncul rasa cemburu sama Kakak," sahut Khalisa.


"Iya sayang, sini peluk," Desta memeluk Khalisa dengan erat, dan mencium bibir Khalisa dengan sangat lembut. Di malam itu Khalisa dan Desta sama-sama saling tidak mau lepas, dan di malam itu, Khalisa dan Desta melakukan hubungan suami istri beda dari yang sebelumnya, Desta dan Khalisa merasakan malam itu lebih indah dari bulan madu kemaren.


🍁🍁🍁


Setelah mereka sama-sama puas, Desta sama sekali tidak mau melepas pelukan Khalisa dan selalu menggenggam tangan Khalisa sampai tertidur lelap. Pukul menunjukan jam lima pagi, Khalisa dan Desta seperti biasa, selalu taat beribadah, setelah sama-sama sudah bersih, mereka salat subuh berjamaah.

__ADS_1


Bersambung...


Terima kasih teman-teman dan reader ku semua atas dukungan kalian, semoga ceritanya bisa menghibur dan tidak membosankan☺☺ semoga kalian tetap setia menunggu episode selanjutnya yah, terima kasih dan selamat membacaπŸ™‚πŸ™


__ADS_2