
"Makasih Umi." Sahut Bunda Maryam.
Setelah selesai makan-makan semua dan ngobrol bareng, Khalisa menghampiri Desta dan ingin izin nginap selama tujuh hari di rumah Bunda. Desta pun gak bisa jauh dari Khalisa ingin ikut nginap juga.
"Sayang, aku nginap di rumah Bunda yah, sampai tujuh hari aja, buat bantu-bantu Bunda sama Mba Mirna, kasihan aku sama Bunda." Minta Khalisa.
"Iya sayang, gak apa-apa, aku juga mau nginap, aku gak bisa, kalau jauh dari kamu, paling nanti aku ambil baju dulu di rumah, sekalian antar Bang Joni sama Bodyguard pulang." Sahut Desta.
"Kamu gak apa-apa nginap di sini?" tanya Khalisa.
"Ya enggak apa-apa lah, emang kenapa? aku gak mau jauh dari kamu sama Dedek!" sahut Desta.
"Lebay lo Des! Buncin!" sahut Yuda.
"Eh, Yuda, lo mau kemana?" tanya Desta.
"Naro gelas ke dapur." Sahut Yuda.
"Biarin aja di situ, nanti aku rapihin!" sahut Khalisa.
"Gak apa-apa Lis." Sahut Yuda.
"Mas Desta, Mba Khalisa, saya izin pamit pulang yah, takut Syifa nungguin." Sahut Dokter Ari.
"Iya Ri, gak apa-apa, makasih yah!" sahut Desta.
"Nanti, insya Allah, habis habis magrib saya datang tahlilan Mas, Mba." Sahut Dokter Ari.
"Kalau gak bisa, gak apa-apa, jangan dipaksa ya Ri." Sahut Desta menepuk pundak Dokter Ari.
"Iya Mas, makasih, Mba." Sahut Dokter Ari.
"Ya udah, pamit dulu gih, sama Emak, sama yang lain juga." Sahut Desta.
Akhirnya, Dokter Ari pamit pulang ke semuanya. Saat Yuda di dapur, ada Mirna mau mencuci piring, Mirna terpeleset tapi Yuda menanggapinya dan tersenyum pada Mirna.
"Hati-hati Mba, licin!" sahut Yuda tersenyum.
"Makasih Mas." Sahut Mirna malu-malu.
"Mau saya bantu?" tanya Yuda tersenyum dan mulai ada rasa dengan Mirna.
"Jangan mau Mirna, dimodusin lelaki kaye gitu! dulu, Anak Emak disakitin sama die, eh, lo jangan ganggu-ganggu si Neng Mirna ye, sana pergi!" sahut Emaknya Syifa.
"Yuda udah taubat Mak! Emak masih gak percaya sama Yuda." Sahut Yuda.
"Kagak, gue kagak percaye sama lo!" sahut Emaknya Syifa.
"Permisi! Emak, ada Dokter Ari mau pamit pulang." Sahut Bi Aning.
"Iye, iye, Neng, jangan percaye ye sama laki-laki ini, buaye!" sahut Emaknya Syifa.
__ADS_1
"Saya pamit ke depan yah!" sahut Yuda tersenyum dan memandangi Mirna, Mirna pun malu-malu dan mulai suka dengan Yuda.
☀☀☀☀
Yuda langsung menghampiri Desta dan Khalisa. Yuda dengan raut kesal, senang, Yuda langsung bercerita pada Desta.
"Den, kita gak usah ikut pulang yah, kita semua mau ikut tahlilan di sini!" minta Bang Sandi dan lainnya.
"Oh, gitu, oke deh! Makasih ya Abang-abang Bodyguard, Bang Joni dan Pak Jamal, sudah mau ikut tahlilan di sini." Sahut Desta tersenyum.
"Sekarang kalian istirahat aja dulu! ngopi-ngopi aja gih!" minta Khalisa.
"Siap, makasih Den, dan Neng Khalisa." Sahut Bang Joni dan lainnya.
"Bi Aning juga mau nginap sayang, ikut bantu-bantu di sini!" sahut Khalisa.
"Alhamdulillah, ternyata, Ayah Umar banyak juga yang rela mau bantu dia di sini yah! sudah banyak yang melayat, itulah, kalau orang baik, banyak yang berempati pada Ayah Umar." Sahut Desta.
"Alhamdulillah, sayang." Sahut Khalisa.
"Abi kemana sayang?" tanya Desta.
"Lagi istirahat di dalam." Sahut Khalisa.
"Oh..." sahut Desta sambil memegang tangan Khalisa dan mengelus perut Khalisa.
"Lama banget, naro gelas Yud?" tanya Desta.
"Iya, gue habis dimaki-maki sama Emaknya Syifa." Sahut Yuda.
"Gue tadi dekatin Adiknya Ayah, dia janda kan? gue suka sama dia! maaf Des, Lis!" sahut Yuda malu-malu.
"Sayang, kita gak perlu jomblangin lagi, ternyata Yuda suka!" sahut Desta.
"Terus apa hubungannya sama Emak?" tanya Khalisa.
"Emak ngomporin Adiknya Ayah, katanya jangan percaya sama gue, Anaknya disakitin gara-gara gue, gitu deh!" sahut Yuda.
"Sabar-sabar Bro, orang mau niat baik, pasti ada aja, gue sama Khalisa, setuju kalau lo sama Mba Mirna, tapi dia gimana sama lo?" tanya Desta.
"Dia senyum-senyum malu gitu!" sahut Yuda.
"Mba Mirna punya Anak dua, asal sanggup dan bisa ambil hati Anaknya aja!" sahut Khalisa tersenyum.
"Gue siap deh, bantuin gue dong!" minta Yuda.
"Sayang jangan dibantuin, biar dia usaha sendiri!" sahut Khalisa tersenyum.
"Lo dengar kata istri gue, gue bakal nurut apa kata istri gue, berjuang dan berusaha dong!" sahut Desta.
"Semangat ya Kak Yuda, tapi awas! kalau Mba Mirna sampai Kak Yuda sakitin seperti nyakitin Syifa!" ancam Khalisa.
__ADS_1
"Kalian jangan khawatir, gue udah berubah seribu persen, gue mau bahagiakan dia Bro, Lis!" sahut Yuda.
"Buktikan!" sahut Desta.
"Kalau gitu, gue pamit pulang dulu yah, nanti gue datang kok, buat tahlilan." Sahut Yuda.
"Oke! makasih ya Yud!" sahut Desta tersenyum.
Yuda akhirnya pamit pulang. Mau pamit sama Ibu-ibu lain, Desta bilang gak usah, karena ada Emaknya Syifa takut bertengkar lagi. Akhirnya, Yuda pamit hanya pada Khalisa dan Desta saja.
"Sayang, kayanya, aku ambil baju sekarang aja deh, biar sore aku udah di sini!" minta Desta.
"Iya sayang, gak apa-apa, kalau kamu mau istirahat dulu di rumah gak apa-apa, habis magrib bisa ke sini lagi, sambil bawa baju!" sahut Khalisa tersenyum.
"Iya sayang, aku pamit dulu deh, sama yang lain." Sahut Desta.
"Umi, Bunda, Desta pamit pulang dulu yah, mau ambil baju, nanti ke sini lagi!" sahut Desta.
"Iya Nak, hati-hati yah!" sahut Bunda Maryam.
"Hati-hati kamu, wajah udah ngantuk gitu!" sahut Umi Sarah.
"Gak apa-apa kok Umi, Desta masih bisa nyetir sendiri." Sahut Desta
"Mendingan kamu diantar Joni!" minta Umi Sarah.
"Iya sayang, kamu diantar Bang Joni aja!" minta Khalisa.
"Bang Joni tidur Umi, gak apa-apa Desta sendiri!" sahut Desta.
"Oh, ya udah, si Mamad aja! Mamad! Mad!" panggil Umi Sarah.
"Iya Umi, ada apa?" tanya Pak Mamad supir Umi Sarah.
"Antar Desta pulang yah! dia mau ambil baju, nanti kamu ke sini lagi sama Desta!" minta Umi Sarah.
"Siap-siap!" sahut Pak Mamad.
"Makasih ya Pak Mamad." Sahut Desta.
Akhirnya, Desta pulang diantar Pak Mamad menggunakan mobil Umi Sarah. Desta tertidur di mobil karena ngantuk. Sesampainya di rumah, Desta bilang sama Pak Mamad balik ke rumah Bunda Maryam nanti agak sorean saja, Desta mau tidur dulu, karena ngantuk berat. Desta juga menyuruh Pak Mamad istirahat dulu.
"Pak Mamad, kita ke rumah Bunda Maryam sorean saja yah! saya ngantuk, mau tidur dulu! Bapak istirahat aja dulu!" sahut Desta.
Bersambung...
Terima kasih teman-teman dan readersku atas dukungan kalian, sudah setia ikutin cerita Ta'aruf Cinta, semoga ceritanya bisa menghibur dan gak ngebosenin yah, di tunggu episode selanjutnya makasih 🥰🥰🥰🥰
Sambil menunggu cerita Ta'aruf cinta boleh yuk mampir ke ceritaku yang lainnya yuk, gak kalah seru dan romantis banget cekidot 🥰🥰🥰
- CINTA DAN DETIK TERAKHIR
__ADS_1
- CINTA COWOK DINGIN
- CINTA GADIS BISU