
"Gue bakal selalu jadi sahabat terbaik lo Lis," sahut Syifa.
"Makasih yah, eh kebawah yuk, kita lihat masakannya udah matang belum, kita makan bersama," sahut Khalisa.
"Lis, lo semenjak di Mesir gak ada teman yah?" tanya Syifa.
"Siapa bilang? ada kok, tapi biasa-biasa aja," sahut Khalisa.
"Oh gitu, teman cowok ada?" tanya Syifa.
"Ada, kenapa emang? lo kan udah ada Yuda," sahut Khalisa.
"Enggak, gue cuma nanya doang kok, he-he," sahut Syifa.
"Gimana Bi, udah matang?" tanya Khalisa.
"Sedikit lagi Neng, kalau sudah Bibi kabarin yah," sahut Bi Aning.
"Hmm, aromanya udah wangi banget, pasti enak," sahut Syifa.
"Masakan Bibi ini benar-benar enak Fa, ntar lo cobain," sahut Khalisa tersenyum.
"Neng Khalisa bisa aja," sahut Bi Aning.
🍁🍁🍁
Gak lama ponsel Khalisa berdering, ternyata dari Bunda, Bunda memberi tahu kalau teman Khalisa dari Mesir datang, yang bernama Edwin Haidar. Khalisa meminta untuk tidak memberi alamat Khalisa, karena gak mau kalau sampai Kak Desta salah paham.
"Assalamu'alaikum," ucap salam Bunda Maryam.
"Wa'alaikumsalam, Bunda ada apa? tumben telepon?" tanya Khalisa.
"Kamu di Mesir kenal Edwin Haidar gak? ia datang kesini Nak, ngasih bunga lagi, ada hubungan apa kamu sama ia?" tanya Bunda Maryam.
"Kak Edwin datang Bun? Astaghfirullah Bun, aku gak ada hubungan apa-apa sama dia, dia emang ngejar-ngejar Khalisa, tapi Khalisa tolak, Bunda jangan pernah kasih alamat Khalisa yah, bilang Khalisa sudah menikah gitu! Khalisa takut Kak Desta nanti salah paham kalau dia sampai kesini!" sahut Khalisa.
"Iya Nak, kalau penjelasan kamu benar seperti itu! Bunda akan jelaskan ke ia yah!" sahut Bunda Maryam.
"Makasih Bunda, sudah percaya sama Khalisa," sahut Khalisa.
"Sama-sama, ya sudah Bunda tutup yah, Assalamu'alaikum," salam Bunda Maryam.
"Wa'alaikumsalam," salam Khalisa.
"Kenapa Lis?" tanya Syifa.
"Panjang umur tuh orang, tadi lo kan nanya, punya teman cowok gak di Mesir, gue jawab ada, eh orangnya sekarang ke Indonesia, cuma mau ketemu gue, ia ngejar-ngejar gue mulu pas di Mesir, tapi gue selalu menghindar," sahut Khalisa.
"Wah, jangan sampai Kak Desta salah paham Lis," ucap Syifa khawatir.
"Menurut lo gue bilang gak yah sama Kak Desta?" tanya Khalisa.
__ADS_1
"Menurut gue, bilang aja Lis, dalam rumah tangga gak boleh ada yang ditutupin, dari pada Kak Desta tahu dari orang, atau tahu sendiri, jadi marah karena lo gak cerita," saran Syifa.
"Benar juga Fa, ya udah nanti gue bakal bilang," sahut Khalisa.
🍁🍁🍁
Di kediaman rumah Bunda Khalisa, Bunda menjelaskan ke Edwin, Edwin merasa hatinya hancur Khalisa sudah menikah dengan orang lain, padahal Edwin sudah lama mengejar-ngejar Khalisa.
EDWIN HAIDAR
"Nak Edwin, maaf yah Bunda gak bisa kasih alamat Khalisa, karena Khalisa sudah punya suami, takut rumah tangganya berantakan, mohon dimaklumi yah!" sahut Bunda Maryam.
"Oke gak apa-apa Bunda, soalnya saya hubungi nomor Khalisa sudah tidak aktif lagi, kira saya dia masih belum menikah, mangkanya saya usaha datang kesini buat kejutan dia, tapi kejutannya malah dia yang sudah menikah sama orang lain," sahut Edwin.
"Maaf yah Nak!" sahut Bunda Maryam.
"Saya permisi yah Bunda, Assalamu'alaikum," ucap salam Edwin dengan raut wajah kesal.
"Wa'alaikumsalam, jawab salam Bunda Maryam.
" Gimana Mba? kayanya kecewa banget Mba?" tanya Mirna.
"Iya, dari raut wajahnya sih kesal, Mba gak mau lah kasih alamat Khalisa, nanti bisa berantakan rumah tangga Khalisa.
" Lagian Khalisa itu susah sih Mba, suka PHP in orang terus, kalau gak suka ya ia ngomong gak suka gitu, jadi dia gak ngejar-ngejar terus!" sahut Mirna.
"Kalau menurut Mba, kalau misalkan Khalisa belum menikah dengan Desta, apa Mba setuju?" tanya Mirna.
"Tergantung Khalisa lah mau atau enggak, soalnya ia yang tahu sifat Edwin di Mesir," sahut Bunda Maryam.
🍁🍁🍁
Waktu menunjukan pukul dua siang, Syifa yang sejak lama bermain di rumah Khalisa akhirnya pamit pulang, karena Yuda sudah menghubunginya untuk Jalan-jalan.
"Lis gue balik yah, mau jalan-jalan sama Yuda, he-he," sahut Syifa sambil tertawa.
"Kenapa kita gak double date lagi? gue juga sore ini mau jalan ke pantai sama Kak Desta," tawaran Khalisa.
"Gue chat Kak Yuda dulu yah, dia mau apa enggak," sahut Syifa.
"Iya, coba tanyain! jadi lo gak usah pulang lagi, kalau Kak Yuda mau," saran Khalisa.
"Yah Lis, Kak Yuda gak mau, maunya berdua aja sama gue, gak enak kalau gak berdua katanya," sahut Syifa.
"Huh, dasar Kak Yuda, ya udah Fa gak apa-apa, mungkin berdua lebih asyik kali, he-he," sahut Khalisa.
"Maaf ya Lis!" sahut Syifa.
"Iya gak apa-apa, jaga diri lo yah, kan lo belum nikah sama Kak Yuda, jangan sampai ngapa-ngapain yah, jaga semua kehormatan lo sampai lo menikah yah!" pesan Khalisa.
__ADS_1
"Iya Lis, makasih yah!" sahut Syifa.
"Iya, lo hati-hati!" pesan Khalisa kembali.
"Assalamu'alaikum, salam Syifa.
" Wa'alaikumsalam." sahut salam Khalisa.
🍁🍁🍁
Saat Syifa pulang, gak lama Desta pulang. Khalisa yang masih berdiri di halaman rumah. Desta keluar dari mobilnya dengan senyuman dan mengucapkan salam pada Khalisa.
"Assalamu'alaikum istriku," salam Desta.
"Wa'alaikumsalam Kak," Khalisa mencium tangan Desta dengan senyuman.
"Kok kamu diluar? Syifa udah pulang?" tanya Desta.
"Baru aja Kak, dia pulang, Kak Desta datang," sahut Khalisa.
"Eh, Aden Desta sudah pulang," sapa Bi Aning.
"Iya Bi, pulang cepat kangen sama istri," sahut Desta sambil tersenyum.
"Kak, maafin aku yah, tadi yang masak bukan aku, tapi Bi Aning, soalnya gak enak sama Syifa minta curhat," sahut Khalisa.
"Gak apa-apa sayang," Desta tersenyum dan mencium kening Khalisa.
🍁🍁🍁
Khalisa dan Desta masuk kamar, Khalisa mempersiapkan baju yang akan dipakai Desta, sedangkan Desta menuju kamar mandi.
"Kak, mau aku siapin dulu air panas di bathup?" ucap Khalisa.
"Gak usah sayang, aku bisa sendiri kok," Desta tersenyum dan memegang kepala Khalisa.
"Kak, aku siapin makan dulu dibawah yah, bajunya udah aku siapkan diatas kasur yah," sahut Khalisa.
"Iya sayang, makasih yah!" sahut Desta.
🍁🍁🍁
Khalisa melihat ponsel Desta berbunyi chat, Khalisa mengambilnya dan melihat ternyata Umi Sarah. Khalisa mencoba membuka chat Umi Sarah.
Semenjak menikah, kamu sudah jarang main ke rumah Umi, gimana istri kamu? apa bisa merawat kamu dengan baik? kalau merasa kurang cocok masakan istri kamu, kamu bisa kerumah Umi.
Maaf Umi, bukan Desta jarang main kerumah Umi, Desta kan sibuk kerja, kalau Desta libur, Desta ajak Khalisa main kerumah Umi. Kata siapa Khalisa gak gak bisa ngurus Desta? Khalisa itu istri yang perhatian, dan masakan Khalisa itu enak banget, Desta suka. Menurut Desta tidak ada kekurangan sedikit pun dari yang dimiliki Khalisa buat Desta.
Syukurlah kalau begitu yah, Umi doakan kamu biar langgeng sampai akhir hayat, kapan-kapan main kesini, ajak Khalisa ya Nak, Umi kangen sama kamu.
Bersambung...
__ADS_1
Terima kasih atas dukungan teman-teman dan readersku yah, yang sudah setia menunggu ceritanya, semoga gak bosan dan bisa menghibur yah, selamat membaca 🥰🥰