Ta'Aruf Cinta

Ta'Aruf Cinta
Part 20


__ADS_3

"Ya udah, aku yang ke atas yah!" sahut Khalisa.


Khalisa akhirnya ke atas untuk mengambil oleh-oleh untuk Bi Aning. Khalisa melihat Desta sibuk membaca buku di atas kasur dengan manisnya. Lalu Khalisa menghampiri Desta.



"Sayang, katanya nyuci? kok balik lagi ke sini?" tanya Desta sambil tersenyum.


"Aku mau ambil oleh-oleh buat Bu Aning sama Pak Jamal KaKak, boleh yah!" minta Khalisa.


"Ya ampun aku lupa, boleh lah sayang, kok bukan Bi Aning aja yang kesini?" tanya Desta mengeluarkan oleh-oleh dalam tasnya.


"Malu sama kamu Kak, gak enak katanya." Jawab Khalisa.


"Kaya sama siapa aja, ini tolong kamu kasih yah! ini aku lagi baca buku laporan sayang, gak ada apa-apa kok." Sahut Desta.


"Iya aku tahu, emang aku nuduh Kakak apa?" sahut Khalisa.


"Gak nuduh, aku takut kamu berpikiran negatif, takut disangka ada apa-apa sama buku ini." Jawab Desta.


"Enggak kok, aku ke bawah dulu Kak!" sahut Khalisa.


"Iya sayang," sahut Desta sambil tersenyum. Khalisa langsung memberikan oleh-olehnya ke Bi Aning.



"Bi, ini buat Bibi sama Pak Jamal yah! aku mau lanjut nyuci dulu." Jawab Khalisa.


"Wah, makasih banyak ya Non, Bibi jadi gak enak." Jawab Bi Aning.


"Sama-sama Bi," Khalisa tersenyum.


🍁🍁🍁


Saat Khalisa mencuci, ada tamu yang memencat bel rumah, dan di izinkan masuk oleh pak Jamal, Bi Aning langsung membukanya. Ternyata temannya Desta sejak SMA.


YUDA AL BANAR



"Non, ada temannya Den Desta, namanya Yuda, ia Bibi suruh tunggu di ruang tamu." Sahut Bi Aning.


"Bibi panggil Kak Desta aja yah! aku lagi nanggung nih!" perintah Khalisa.


🍁🍁🍁


Lalu Bi Aning ke atas dan memanggil Desta. Desta pun langsung membuka pintu kamarnya.


"Ada apa Bi, pintunya gak di kunci kok, masuk aja! kaya sama siapa aja," jawab Desta.


"Den, ada teman SMA Aden, namanya Yuda." Sahut Bi Aning.


"Yuda? tahu dari mana dia rumah saya? ya udah, suruh tunggu aja! saya nanti ke bawah." Perintah Desta.


"Baik Den, permisi!" jawab Bi Aning.

__ADS_1


🍁🍁🍁


Gak lama Desta turun, dan menyapa Yuda teman SMA nya. Desta langsung mengenalkan dengan Khalisa. Yuda terpesona melihat kecantikan Khalisa, meskipun Khalisa kusut abis mencuci.


"Bro, apa kabar?" sapa Desta memeluk Yuda.


"Baik Bro, maaf kesini gak bilang-bilang, biar kejutan gitu, gue dapet alamat lo dari Umi lo, sory ya gue gak bisa hadir dipesta lo waktu itu!" jawab Yuda.


"Mentang-mentang sekarang udah jadi pilot, temannya sendiri nikah gak datang, uhh.." Jawab Desta.


🍁🍁🍁


Saat Bi Aning mengantar minuman untuk Yuda, Desta menyuruh Bi Aning memanggil Khalisa yang sedang menjemur pakaian.


"Non, dipanggil Den Desta, suruh temuin tamunya dulu!" sahut Bi Aning.


"Oh iya, nanti aku temuin kok." Jawab Khalisa sambil menjemur.


"Sudah Non, Bibi saja yang jemur, gak enak sudah di panggil!" perintah Bi Aning.


"Makasih ya Bi, maaf yah!" sahut Khalisa. Khalisa langsung menemui Desta dan temannya itu.


"Nah ini istri gue, kenalin!" sahut Desta.


"Khalisa." Khalisa tidak menjabat tangan.


"Yuda." Sahut Yuda sambil memandangi Khalisa yang begitu cantik.


Cantik banget istrinya Desta, manis, adem di lihat.


Yuda merhatiin istri gue mulu, sabar Desta sabar.


"Beruntungnya lo ya bisa dapatin istri cantik, soleha, kalau ada kenalin dong ke gue!" jawab Yuda.


"Ada, ada, ada kan sayang?" tanya Desta.


"Siapa? Syifa?" tanya Khalisa.


"Iya sayang, kenalin sama teman aku ini, kasihan jomblo udah 6 tahun." minta Desta.


"Nanti aku tanyain dulu yah!" sahut Khalisa.


"Boleh, boleh, siapa tahu cocok, gue minta nomor lo Des!" minta Yuda.


"Aku permisi dulu yah, gak enak banget baju udah kotor, gerah, gak betah." Khalisa langsung pamit ke atas.


"Iya sayang, gak apa-apa kok, kamu istirahat aja! kan kamu capek habis nyuci." Jawab Desta tenang biar Yuda tidak terus memperhatikan Khalisa terus.


"Lo kenal di mana sama itu cewek?" tanya Yuda.


"Gue ta'aruf, di jodohin orang tua, tadinya sih gue ragu, pas kenal lebih dekat, gue nyaman." Jawab Desta.


"Kira gue, lo nikah sama Ririn, eh sama orang lain, cerita dong kenapa lo bisa pisah sama Ririn?" tanya Yuda.


"Dia ninggalin gue, nikah sama cowok lain, saat keadaan gue lagi di bawah, gue lagi usaha berjuang buat dia, tapi malah nikah sama cowok lain, ya udah berarti dia bukan jodoh gue waktu itu! saat gue terluka dia tidak peduli sama sekali sama gue, yang akhirnya gue belajar ngelupain dia, gue berjuang kerja tempat Abi gue, sampai akhirnya Alhamdulillah bisa sukses, dan gue Ta'aruf Khalisa." Jawab Desta.

__ADS_1


"Wow salut gue Bro sama lo, itulah hasil dari sebuah kesabaran." Jawab Yuda.


"Ya begitulah, gue jalanin Ta'aruf ini ikhlas, gak ada paksaan dari gue dan istri gue." Jawab Desta.


"Tapi lo sering ketemu Ririn gak?" tanya Yuda.


"Ketemu pas gue nikah, ia datang sama anaknya." Jawab Desta.


"Tapi lo masih ada rasa gak?" tanya Yuda.


"Kok lo jadi kaya wartawan nanyain gue? ya enggaklah, gue sekarang cinta sama istri gue, ia masa lalu gue, jadi udah jangan bahas ia lagi!" jawab Desta.


"Lo abis ke Bali nih ceritanya? mana cemilan buat gue?" Yuda melihat dan membaca cemilan yang dihidangkan Bi Aning.


"Ha-ha-ha, iya baru aja balik, santai ada kok buat lo!" jawab Desta.


"Wah, rezeki gue dong datang hari ini yah! tadinya sih kemaren mau main." Jawab Yuda.


"Tahu aja lo kalau sama makanan, gimana kerjaan lo?" tanya Desta.


"Gimana apanya?" tanya balik Yuda.


"Iya jadi pilot gimana? lancarkah?" tanya Desta.


"Kalau gak lancar, gue bisa terbalik, ngaco!" sahut Yuda.


"Ha-ha-ha.." Desta tertawa lepas.


"Istri lo gak turun lagi?" tanya Yuda.


"Ngapain nanyain istri gue? awas aja lo macam-macam!" canda Desta ke Yuda.


"Santai Bro, gue cuma mau nanya temannya doang." Jawab Yuda.


"Nanti chat gue aja! kalau gak balas jangan spam! tunggu gue sampai gak sibuk." Sahut Desta.


"Wah, wah, sekarang keren deh super sibuk men.." canda Yuda.


"Iyalah gue harus sibuk kerja, kan semua buat istri gue, gue gak mau dia susah atau kelaparan gara-gara gue gak kerja." Jawab Desta.


"Ngomong-ngomong, istri lo lulusan apa?" tanya Yuda.


"Sarjana Ekonomi." Jawab Desta.


"Wow keren, dia Sarjana Ekonomi, lo Sarjana telekomunikasi, mantap betul." Jawab Yuda.


"Tapi gue gak mau dia kerja, gue gak mau ia capek, gue pengen dia ngurus gue, ngurus anak udah, gue gak mau anak gue di asuh sama orang lain, gue pengen Khalisa sendiri yang urus biar anak bisa dapat kasih sayang orang tua." Jawab Desta.


Bersambung...


Makasih ya teman-teman dan readerku sudah ikutin ceritaku sampai sini, maaf jika agak lama updatenya, di tunggu episode selanjutnya ya!


tolong dukungannya ya teman-teman😍😍


semoga suka😍😍 selamat membaca😍😍

__ADS_1


__ADS_2