
"Desta, bangun sayang! bangun!" Umi Sarah membangunkan Desta.
"Mmm... iya Mi Desta masih ngantuk banget!" sahut Desta.
"Bangun ah, gak enak sama mertua kamu tidur mulu!" sahut Umi Sarah.
"Iya, iya ini aku bangun Umi," sahut Desta.
"Kamu lihat rumah baru kamu gih! oh iya, semalam kamu kenapa begadang? bukannya belah duren sama Khalisa!" sahut Umi Sarah.
"Ha-ha-ha, belah duren? Umi ada-aja sih?" sahut Desta yang tadinya ngantuk jadi hilang ngantuknya, dan tertawa mendengar ucapan Uminya.
"Yeee... ini anak malah ketawa? gimana Umi bisa cepat dapat cucu dari kamu?" sahut Umi Sarah.
"Baru sehari Umi nikah, emang begitu bikin, langsung jadi? ha-ha," sahut Desta.
"Ya sudah, jangan pernah nunda-nunda yah!" sahut Umi Sarah.
"Iya Umi, iya." Sahut Desta.
"Ya sudah, kamu mandi! siap-siap gih!" perintah Umi Sarah.
"Khalisa mana Mi? ia aja pasti belum rapi?" tanya Desta.
"Nanti Umi panggilin yah! udah sana mandi!" sahut Umi Sarah.
Haduh, Umi, Umi, ada-ada aja lagi, pakai ngomong belah duren, baru sehari nikah, udah disuruh belah duren.
"Mba, kenapa sih kok masih ketawa aja?" tanya Khalisa melihat Mirna tertawa kalau ada Umi Sarah.
"Neng, Desta sudah Umi bangunin, siap-siap gih! Desta mau ajak kerumah barunya, kan enak Neng sudah bisa di tinggalin, perabotan juga udah ada, tinggal bawa baju aja," sahut Umi Sarah.
"Iya Umi, makasih yah," sahut Khalisa.
"Jangan makasih sama Umi, tapi sama suami kamu." Sahut Umi Sarah.
"Iya Umi," sahut Khalisa.
"Udah Dek, sana gih! biar kadonya ntar Mba taro dikamar kamu!" sahut Mba Mirna.
🍁🍁🍁
Saat Khalisa masuk kamar, Khalisa kaget melihat Desta hanya memakai handuk, dada bidangnya yang kekar terlihat oleh Khalisa. Sampai Khalisa tutup muka dan merasa malu.
"Kamu kenapa tutup wajah? kan aku sudah syah menjadi suami kamu," sahut Desta.
"Malu Kak," sahut Khalisa.
"Coba kamu buka mata kamu pelan-pelan yah, nanti juga kamu bakal lihat kok!" sahut Desta sambil memegang tangan Khalisa yang menutupi wajahnya dan raut wajah yang merah.
"Sudah rileks?" tanya Desta.
__ADS_1
Ya Allah, gue benar-benar gerogi banget ini.
"Sudah Kak, Kak aku mau mandi, Kakak bisa keluar sebentar, soalnya mau pakai baju!" sahut Khalisa.
"Oke, Oke, aku paham, kamu pasti masih malu yah!" Desta memakai kaos dan keluar kamar dengan senyuman sambil mencium kening Khalisa.
Rasanya kaya mau pingsan, ya Allah.
"Eh Desta, Mba boleh minta tolong! bawakan kado kamu kekamar Khalisa yah!" sahut Desta.
"Siap Mba," sahut Desta.
🍁🍁🍁
Saat Desta masuk kamar Khalisa, Khalisa sedang memakai handuk, dan kaget melihat Desta masuk. Desta sedikit melihat halusnya punggung Khalisa, yang membuatnya tak sabar ingin membelah duren.
"Kok masuk sih Kak?" tanya Khalisa.
"Tadi Mba Mirna nyuruh aku buat taro kado, maaf yah!" sahut Desta.
"Ya udah, Kakak tolong keluar dulu yah! aku mau pakai baju," Sahut Khalisa.
Astaghfirlullah, sabar Desta, sabar.
"Iya, aku keluar!" sahut Desta.
Aduh ia lihat gak yah? aku kan malu.
🍁🍁🍁
"Kamu kenapa? kok melamun?" tanya Desta.
"Enggak kok Kak, ada lagi gak Kak yang Khalisa harus bantu!" tanya Khalisa.
"Sudah semua, kamu jangan bohong yah! jangan pernah merahasiakan apapun, karena sekarang aku suami kamu!" sahut Desta.
"Benar kok Kak, aku gak ada apa-apa," tangan Khalisa refleks memegang tangan Desta.
"Aku boleh minta permintaan dari kamu gak?" tanya Desta.
"Apa Kak?" tanya Khalisa kembali.
"Boleh aku panggil kamu sayang? jujur Lis perasaan ini lama-lama muncul, aku sudah mulai mencintai kamu." Sahut Desta.
"Iya Kak, boleh banget kok, aku juga sama Kak, tapi Khalisa masih takut untuk dicium atau apa Kak, meskipun Khalisa sudah pernah pacaran, itu pun tidak pernah ketemu, Khalisa tidak pernah mendapatkan ciuman dari siapa pun." Jawab Khalisa.
"Masya Allah indahnya hidupku, jadi aku benar-benar menikmatinya buah yang belum tersentuh orang." Sahut Desta sambil memegang tangan Khalisa dan mencium kening Khalisa dengan lembut.
"Aku pun sama sayang, meski aku sangat mencintai seseorang, aku sangat menjaga, aku tidak pernah menyentuh perempuan lain." Sahut Desta.
"Eh.. eh.. kok kalian masih dikamar? kapan mau berangkat?" tanya Umi Sarah.
__ADS_1
"Sebentar lagi Mi," sahut Desta.
"Kak, baju aku bawa semua?" tanya Khalisa.
"Bebas sayang, bawa baju aja dulu! yang lainnya nyusul yah," sahut Desta.
🍁🍁🍁
Khalisa dan Desta akhirnya pamit pada keluarga, untuk barang-barang lainnya nanti bisa disusul. Saat diperjalanan, Khalisa memegang perutnya berasa lapar.
"Kamu mau makan dulu? kalau mau makan dulu, kita mampir yah ke restoran." Sahut Desta.
"Iya Kak, lapar banget, gak apa-apa emang Kak?" tanya Khalisa.
"Gak apa-apa, aku juga lapar kok, kita berhenti yah!" sahut Desta. Saat Khalisa dan Desta memasuki restoran, bertemu dengan Reza. Reza ingin bicara empat mata dengan Khalisa.
"Khalisa, ngapain disini?" tanya Reza.
"Reza, mmm... mau makan sama suami aku!" sahut Khalisa.
"Maaf yah, gue gak datang kepernikahan kalian, kalau boleh gue mau bicara empat mata dengan Khalisa." minta Reza.
"Mau ngomong apa lagi? semua harus ada izin dari suami, boleh apa enggaknya." Sahut Khalisa melirik ke Desta.
"Om, izinin gue ngomong sebentar sama Khalisa, gue janji lima Menit aja! please! ucapan terakhir gue Om," sahut Reza.
"Oke! aku tunggu situ yah! lima menit jangan lebih!" sahut Desta.
"Tapi Kak.." sahut Khalisa, Desta tersenyum dan percaya dengan Khalisa.
🍁🍁🍁
Desta menunggu Khalisa dalam waktu lima menit, entah kenapa Desta agak sedikit takut dan gelisah.
Desta akhirnya memesan makanan dan minuman sambil menunggu Khalisa dan melirik Khalisa, takut istrinya kenapa-napa. Dan akhirnya sudah lebih lima menit, Desta langsung menghampiri.
"Sudah lebih lima menit nih!" sahut Desta.
"Thanks Om, udah kasih waktu gue bicara sama Khalisa, jaga dia ya Om, dia gadis baik dan soleha, kalau gue ada salah maafin yah!" sahut Reza.
"Sama-sama, gak usah takut! gue bakal selalu jaga dia! karena dia gak sendiri lagi, ada suaminya yang sampai akhir hayat menjaga." Jawab Desta. Lalu Reza pergi meninggalkan Khalisa dan Desta.
"Bicara apa dia?" tanya Desta.
"Dia cuma minta maaf, dan dia bakal perbaiki dirinya dan tinggal di London." Sahut Khalisa.
"Kamu masih cinta yah?" tanya Desta.
"Enggak kok Kak, aku udah gak cinta benaran, sekarang aku cinta sama Kakak!" Jawab Khalisa keceplosan ngomong sampai terbongkar kalau Khalisa sudah mencintai Desta. Desta sangat senang mendengarnya dan sangat bahagia.
__ADS_1
Bersambung...