
"Oh, gitu? Mba Mirna jarang main ke sini Bun?" tanya Khalisa.
"Jarang Neng, sebentar, Bunda ambilin air yah, Nak Desta mau apa?" tanya Bunda Maryam.
"Air putih aja Bun, jangan repot-repot." Sahut Desta tersenyum.
"Gak apa-apa, sebentar yah!" sahut Bunda Maryam.
"Mau Khalisa bantu Bun?" tanya Khalisa.
"Ah, cuma air aja, gak usah!" sahut Bunda Maryam.
"Sayang, sini buka jaketnya, gerah tahu, di sini panas, gak ada AC, sini buka!" minta Khalisa.
"Iya, panas banget, apa Bunda sama Ayah, aku beliin AC aja yah! kalau ada tamu, jadi gak panas." Saran Desta.
"Jangan sayang, Bunda sama Ayah, gak akan kuat AC, kalau beli, percuma gak dinyalain." Jawab Khalisa.
"Oh, gitu?" tanya Desta.
"Iya, namanya udah tua, gak kuat hawa dingin." Jawab Khalisa.
"Kalau menurut aku sih, gak masalah, yang penting ada tamu jadi gak panas, mau dinyalahin atau enggak, gak masalah sayang." Sahut Desta.
"Coba aja kamu bilang sendiri sama Bunda!" sahut Khalisa.
"Ini, minuman sama kue kecil-kecilan, ayo minum! panas yah!" sahut Bunda Maryam membawa dua minuman sirup dan makanan ringan.
"Bunda, kok sirup? jadi ngerepotin nih!" sahut Desta.
"Masa iya, Bunda cuma kasih air putih doang? hawanya panas, jadi butuh yang segar-segar." Jawab Bunda Maryam.
"Bunda, Desta pasangin Ac yah, biar gak panas!" tawar Desta.
"Jangan Nak, gak dipakai juga, soalnya gak kuat dingin, jangan ngerepotin! Bunda gak mau!" sahut Bunda Maryam.
"Gak apa-apa kok Bunda, kalau ada tamu, jadi gak panas, kan kalau Bunda gerah, Bunda bisa hidupkan, besok pokoknya Desta pasangin, suruh orang buat datang ke rumah Bunda." Sahut Desta.
"Jangan Nak! mending uangnya ditabung aja, buat kalian lahiran, oh, iya, gimana Anaknya Syifa? kalian sudah menjenguk?" tanya Bunda Maryam.
"Gak apa-apa Bunda, besok saya pasangin! kita habis dari sana, Syifa belum ngabarin lagi ya sayang? operasinya lancar atau tidak?" sahut Desta.
"Aduh, Nak Desta, Bunda ngerepotin! oh, udah operasi? kalian yang bantu biayain yah?" tanya Bunda Maryam.
__ADS_1
"Iya, Bun, Aku sama Kak Desta gak tega lihatnya, Dokter Ari sampai sujud di kaki Kak Desta, untung suami aku ini, suami terbaik di dunia ini, jadi Kak Desta yang bayar semua, sekarang Syifa belum ngabarin lagi Bun." Sahut Khalisa sambil memuji Desta.
"Semoga, operasinya lancar yah." Sahut Bunda Maryam.
"Aamiin..." sahut Desta dan Khalisa.
"Bun, Desta mau bicara soal selamatan tujuh bulanan Khalisa, kami sudah sepakati untuk selamatan di rumah kami aja, biar adil, jadi Bunda sama Umi gak ada yang iri-irian, kira-kira Bunda setuju gak?" sahut Desta.
"Kok begitu sih? Bunda kan pengen ngerasain bikin acara di rumah Bunda, Uminya Desta begitu banget sih, egois tahu gak! dia kan udah ngerasain acara, masa Bunda mau ngerasain acara aja gak bisa!" sahut Bunda Maryam kesal.
"Bunda, sebenarnya Khalisa juga maunya di rumah Bunda, tapi Khalisa sama Kak Desta mikir, kita gak mau ada iri-irian, atau ribut, kita keluarga, di mana pun adain acara Khalisa setuju, tapi kali ini, Khalisa mohon sama Bunda, tolong ngerti!" minta Khalisa.
"Bunda kecewa lho, emang apa salahnya sih, adain di sini, kampungan? kecil? beda sama rumah Umi?" tanya Bunda Maryam kecil.
"Bunda, tolong mengerti kami Bunda!" sahut Desta memegang tangan Bunda Maryam.
"Desta, Umi kamu itu benar-benar egois! dia bisa bilang setuju, karena udah ngerasain bikin acara empat bulanan kemarin, coba dia di posisi Bunda, apa dia terima?" tanya Bunda Maryam.
"Oke, kalau kalian mau bikin acara di rumah kalian silakan, Bunda gak akan datang atau bantu!" sahut Bunda Maryam.
"Bunda, jangan gitu dong! Bunda gak kasihan sama Khalisa dan Desta?" tanya Khalisa.
"Kamu yang gak kasihan orang tua! kamu lebih pentingin dan menjaga hati Mertua kamu dibandingkan Bunda!" sahut Bunda Maryam.
"Bunda kok jadi salah paham gini sih? Khalisa sama Desta hanya ingin gak ada keributan! itu aja! Bunda ngerti dong!" minta Khalisa.
"Bunda, hiks-hiks, kenapa bikin Khalisa sedih sih! jangan gitu dong Bunda!" sahut Khalisa.
"Sayang, udah, jangan nangis ah!" sahut Desta.
"Assalamu'alaikum, ada apa ini ramai sekali?" salam Ayah Umar pulang.
"Wa'alaikumsalam." Jawab Khalisa, Desta dan Bunda Maryam.
"Eh, ada Khalisa dan Desta, Khalisa kenapa nangis Nak?" tanya Ayah Umar.
"Bunda ke kamar dulu! Khalisa, Desta, kalau kamu bikin acara bukan di rumah Bunda, Bunda akan sangat kecewa sama kamu! kalian kalau mau pulang, pulang aja! gak usah salaman sama Bunda!" sahut Bunda Maryam.
"Bunda! jangan gitu dong!" sahut Khalisa memanggil Bundanya.
"Khalisa, Desta, sudah-sudah, biarkan Bunda kamu istirahat dan tenangin pikiranpikiran dulu!" minta Ayah Umar.
"Ayah, Bunda Marah sama Khalisa dan Kak Desta, gara-gara gak adain acara di sini!" sahut Khalisa.
__ADS_1
"Kalian mau adain di mana? rumah Umi?" tanya Ayah Umar.
"Gini Yah, kami sengaja gak adain di rumah Umi atau Bunda, biar adil biar di rumah kita aja, tapi Bunda gak terima, karena belum ngerasain buat selamatan untuk Khalisa." Sahut Desta.
"Ya sudah, kalian tidak usah dipikirkan! biar Ayah yang bicara!" minta Ayah Umar.
"Iya yah, tolong yah, kita gak mau jadi ribut!" minta Desta.
"Mending gak usah ada cara lah, kalau kaya gini!" sahut Khalisa.
"Sayang, kamu gak boleh seperti itu!" sahut Desta.
"Habis, gak ada yang mau mengerti! kita sebagai Anak juga serba salah kalau begini! ayo sayang pulang!" ajak Khalisa.
"Ayah, Desta sama Khalisa pamit pulang yah! tolong bilangin Bunda ya Yah!" minta Desta sekalian pamit.
"Iya, nanti Ayah sampaikan! kalian hati-hati yah!" minta Ayah Umar.
☀☀☀☀
Desta dan Khalisa kembali pulang. Khalisa sedih, Bundanya gak mengerti. Desta langsung membujuk Khalisa dan menasehati Khalisa.
"Sayang, jangan gitu dong!" minta Desta.
"Kita, gak usah adain acara aja sayang, aku jadi malas!" minta Khalisa.
"Sayang, jangan gitu ah, kita tetap adain di rumah kita!" minta Desta.
"Enggak! kita batalin aja! aku gak mau kalau selamatan gak ada Bunda! kamu harus ngerti! pokoknya batalin!" minta Khalisa.
"Sayang, jangan sayang!" minta Desta.
"Aku gak mau sayang! gak mau! aku mohon! tanpa selamatan aku yakin akan baik-baik aja, lagian kita udah selamatan empat bulanan, mendingan uangnya kita beli buat peralatan bayi, ya sayang!" minta Khalisa.
"Ya udah, ya udah, nanti kita bilang aja sama mereka!" sahut Desta.
Bersambung...
Terima kasih teman-teman dan readersku atas dukungan kalian, sudah setia ikutin cerita Ta'aruf Cinta, semoga ceritanya bisa menghibur dan gak ngebosenin yah, di tunggu episode selanjutnya makasih 🥰🥰🥰
Sambil menunggu cerita Ta'aruf cinta boleh yuk mampir ke ceritaku yang lainnya yuk, gak kalah seru dan romantis banget cekidot 🥰🥰🥰
- Cinta dan Detik terakhir
__ADS_1
- Cinta Cowok Dingin
- Cinta Gadis Bisu