Ta'Aruf Cinta

Ta'Aruf Cinta
S2-156


__ADS_3

"Baru ini Umi ajarin kamu." Sahut Umi Sarah.


"He-he-he-." Khalisa tertawa.


"Kamu jangan capek-capek, kalau ada Bunda kamu, sama Mba Mirna, kamu istirahat aja dulu!" minta Umi Sarah.


"Iya Umi, cuma motong kaya gini aja mah, Khalisa gak capek Mi." Sahut Khalisa.


Gak lama, Bunda Maryam dan Mba Mirna datang, Khalisa mencium tangan Bunda Maryam. Dewa takut melihat Umi Sarah dan menangis.


"Besan!" sahut Bunda Maryam.


"Ini si uncrit dua di bawa Mir?" tanya Umi Sarah.


"Iya Mi, kalau gak di bawa dia sama siapa? Bapaknya kerja." Sahut Mba Mirna.


"Kamu berdua jangan nakal di sini yah, awas kalau nakal Umi potong nanti!" sahut Umi Sarah.


"Uuuwaaa... ulang! Mah, ulang atut!" Dewa merengek meminta pulang.


"Enggak! enggak! tuh, kan cengeng! orang Umi gak apa-apa kok, Dewa kalau masih nangis gak usah ikut Mamah yah! diam gak!" bentak Mirna.


"Uuuwaaa..." Sahut Dewa menangis kencang.


"Dia mah beda sama Abangnya Mi, Abangnya kalem, kalau Dewa ini agak rewel." Sahut Mba Mirna.


"Eh, diam gak! Umi potong nih, kalau gak diam! ayo! diam gak Dewa! masa kalah sama Kakak ya tuh diam aja! kalau masih nangis, Umi potong mau? Umi sunatin!" sahut Umi Sarah meledek Dewa, Dewa ketakutan langsung diam dan berhenti menangis.


"Raja, ajak adiknya main gih!" minta Mba Mirna.


"Ayo! main sama Tante yuk! Tante punya es cream! mau gak?" tanya Khalisa menggandeng Raja dan Dewa.


"Nah, sana main sama Tante Khalisa gih!" minta Mba Mirna.


"BI Aning, tas Bunda sama Mba Mirna tolong bawaiin ke kamar aja yah!" minta Khalisa.


"Om ana Ante?" tanya Raja.


"Om nya lagi sibuk, Raja sama Dewa duduk sini yah, es creamnya di makan! jangan kemana-mana, janji!" sahut Khalisa.


"Janji!" sahut Raja dan Dewa.


"Kalau main di sini aja yah, jangan kemana-mana, ingat!" pesan Khalisa.


"Iya Ante!" sahut Raja dan Dewa.


"Bagus!" sahut Khalisa.

__ADS_1


Khalisa meninggalkan Anak-anak dekat ruang TV dan menyalahkan AC, Khalisa mengunci pintu kaca agar Anak-anak tidak bisa keluar. Anak-anak tidak akan sesak nafas karena banyak udara masuk dan ada Ac yang bikin mereka betah. Khalisa memberi banyak mereka makanan dan es cream agar betah.


"Tante, kunci pintunya yah, nanti ada ondel-ondel, habis makan es cream buang di tempat sampah ini, Raja, ingat jangan cowok-cowok kabel dan jangan nakal, nanti ke setrum, kalian main aja boboan yah!" sahut Khalisa.


"Iya ante!" sahut Raja.


"Dewa, jangan nangis lagi, main sama Kak Raja yah!" minta Khalisa.


"Iya Ante." Sahut Dewa.


☀☀☀☀


Khalisa kembali ke dapur menghampiri orang tua mereka yang sedang memasak. Mba Mirna salut dengan Khalisa bisa membujuk Dewa dan Raja.


"Kemana Raja sama Dewa Lis?" tanya Mba Mirna.


"Lagi main di ruang tv Mba, ruang tv nya udah aku kunci, jadi mereka gak bisa kemana-mana!" sahut Khalisa.


"Nanti Anak Mba gak bisa nafas di kunciin!" sahut Mba Mirna.


"Tenang aja Mba, ruang tv nya ada ventilasi udaranya kok, gak bakal sesak nafas, emang kamar apaan, itu besar Mba ruang tv nya, ada Ac juga, aku udah kasih makanan sama es cream, kalau ruangan kecil gak ada udara baru sesak nafas." Sahut Khalisa.


"Iya, Mirna kamu jangan norak deh, gak mungkin Khalisa kunciin kalau tanpa udara, kamar-kamar di sini terjamin jadi meskipun di kunci, gak akan mati!" sahut Umi Sarah.


"Iya Umi." Sahut Mba Mirna.


"Kamu juga makan Nak!" minta Bunda.


"Iya Bun, nanti semua ikut makan kok, kita gelar tikar aja di bawah yah, biar enak!" sahut Khalisa.


"Betul Neng, makan kaya di lesehan gitu enak!" sahut Umi Sarah.


"Sebentar Khalisa ambil karpet dulu yah, Bi Aning, tolong siap-siapin piring, nasi, sama lauknya yah!" minta Khalisa.


"Siap Neng!" sahut Bi Aning.


Khalisa membawakan karpet yang di gelar di bawah, dan menyiapkan semua makanan, setelah semua siap, Khalisa memanggil Desta dan yang lainnya untuk makan bersama. setelah memanggil Desta dan yang lain makan, Khalisa menghampiri ruang tv, untuk memanggil Raja dan Dewa, tapi Anak itu malah tidur lelap. Khalisa kembali ke ruang makan lagi.


"Sayang, mau kemana?" tanya Desta.


"Manggil Raja sama Dewa sayang, tadi aku kunci di ruang tv sambil makan es cream, aku mau panggilin dulu!" minta Khalisa.


"Ya udah, hati-hati, yang lain ayo makan-makan! Bang Boro, nyengir aja! ayo makan! ha-ha-ha." Sahut Desta.


"Iya Den!" sahut Bang Boro.


"Yang laki, biar Umi sama Bunda Maryam ambilin nasi yah! Pak Jamal mah, ada Bi Aning, biar Bi Aning yang nyendokin!" sahut Umi Sarah sambil menyendokan nasi.

__ADS_1


Ini, Umi Sarah, pengen gue takol pake centong deh, bawel banget, udah bilang gue norak lagi.


"Raja, Dewa, ayo makan Nak!" minta Khalisa.


Ya ampun, kasihan Raja dan Dewa, sampai ketiduran gini, kekenyangan kamu ya Nak.


Khalisa kembali menutup pintu ruangan tv. Khalisa tidak tega jika membangunkan Anak-anak Mba Mirna. Anak-anak Mba Mirna pintar sampah habis makan es cream dan chiki di buang langsung ke tempat sampah.


"Mana Raja sama Dewa Lis?" tanya Mba Mirna.


"Tidur Mba, kekenyangan kali, biarin aja Mba, mungkin adem enak jadi ngantuk, aku gak tega banguninnya." Sahut Khalisa.


"Ya ampun, udah Lis, emang dia kalau kena Ac langsung pada tidur." Sahut Mba Mirna.


"Kan Umi bilang, kamar di sini, terjamin, gak usah khawatir." Sahut Umi Sarah.


"Raja sama Dewa pintar lho, kata aku, kalau habis makan di buang ke tempat sampah, mereka mengerti, dan nurut sama aku." Sahut Khalisa tersenyum.


"Sama Mba, boro-boro nurut, ngelawan terus!" sahut Mba Mirna.


"Kamu kurang halus dan kurang bisa membujuk Anak kecil, kamu tuh emosian, jadi Anak malas!" sahut Bunda Maryam.


"Betul, kalau didik dan bilangin Anak kecil, harus dengan kesabaran, kalau kasar, Anak malah ngelawan!" sahut Umi Sarah.


"Gak sabar aku mah, geregetan yang ada!" sahut Mba Mirna.


"Sayang, ayo makan!" ajak Desta.


"Iya sayang, kok nasi kamu dikit sih, tambah yah!" minta Khalisa.


"Nanti gampang sayang." Sahut Desta.


"Mba, Mas Jono kok gak ikut?" tanya Khalisa.


"Besok kali Lis, sibuk sama kerjaannya!" sahut Mba Mirna.


Bersambung...


Terima kasih teman-teman dan readersku atas dukungan kalian, sudah setia ikutin cerita Ta'aruf Cinta, semoga ceritanya bisa menghibur dan gak ngebosenin yah, di tunggu episode selanjutnya makasih 🥰🥰🥰


Sambil menunggu cerita Ta'aruf cinta boleh yuk mampir ke ceritaku yang lainnya yuk, gak kalah seru dan romantis banget cekidot 🥰🥰🥰


- Cinta dan Detik Terakhir


- Cinta Cowok Dingin


- Cinta Gadis Bisu

__ADS_1


__ADS_2