Ta'Aruf Cinta

Ta'Aruf Cinta
S2-187


__ADS_3

"Maksudnya apa Mba? bangun Mba, saya gak suka orang sujud di kaki saya, karena saya bukan Tuhan!" sahut Desta.


"Biar Ayah yang jelasin ya Desta, jadi gini, Mirna nyolong makanan di rumah kamu dan mendorong Khalisa itu, karena tekanan dari suaminya, Mirna di tekan untuk merampok barang, dan uang jika Khalisa masuk rumah sakit, tapi Mirna tidak mau, Mirna tidak tega dengan Khalisa, Mirna hanya mengambil makanan dan seprei saja di rumah kamu, kalau Mirna gak mau lakukan itu, Mirna dan Anaknya disiksa." Sahut Ayah Umar.


"Astaghfirullah, ini benar-benar fatal dan gila! suami Mba itu gila! oke, kalau uang keambil silakan, tapi ini fatal buat bayi saya, fatal juga buat Khalisa! ngerti gak sih, Mba Mirna? kalau sampai Khalisa keguguran saya juga gak akan tinggal diam!" sahut Desta kesal.


"Iya Desta, Mba minta maaf yah! Mba salah, Mba juga sudah ingin bercerai sama suami Mba! Desta maafin Mba! hiks-hiks-hiks." Sahut Mba Mirna.


"Suami Mba memang tidak bekerja lagi? dia butuh uang atau apa? kenapa dengan cara merampok, Astaghfirullah, kenapa kalau butuh uang gak bilang? kenapa harus ke jalan yang salah? emang mau kasih makan istri dan Anak uang haram? itu dosa besar!" sahut Desta.


"Sekarang kan sudah terungkap yah, Desta sudah tahu permasalahannya kan? Desta ikhlas gak maafin Mba Mirna? Allah aja, maha pemaaf Desta, masa Desta gak mau maafin." Sahut Ayah Umar.


"Desta maafin, karena Anak dan istri Desta baik-baik aja, kalau sampai keguguran waktu itu, Desta gak bisa maafin! ya sudah, yang lalu biar berlalu, Mba Mirna jangan ulangin lagi! kalau sampai Mba ulangin lagi, saya akan jebloskan Mba ke penjara! Ayah, tadi mau minta tolong apa?" sahut Desta.


"Makasih Nak, kamu sudah mau maafin Adik Ayah, begini Nak, Mba Mirna ini kan waktu itu disiksa sama suaminya, sampai Anaknya pun disiksa, dipukul, Raja hilang Desta saat dipukul Papahnya, Ayah mau minta tolong Desta bantu Mba Mirna untuk mencari Raja! Ayah mohon banget Nak!" minta Ayah Umar.


"Astaghfirullah, kasihan Raja, ikut korban ulah kedua orang tuanya, nanti Desta bantu Yah, insya Allah, semoga Raja cepat ketemu yah, Mba Mirna, saya sudah berbaik hati sama Mba, meskipun saya sudah merasa kecewa, saya tetap peduli sama Mba, karena Mba itu Tante dari Khalisa, Tante aku juga, aku juga udah sayang sama kedua Anak Mba! Mba doakan saja, biar Raja cepat ketemu yah, Desta bantu!" sahut Desta.


"Makasih Desta! makasih! hiks-hiks-hiks... sekali lagi Mba minta maaf yang sebesar-besarnya sama kamu dan Khalisa, makasih Desta!" sahut Mba Mirna sambil menangis.


"Iya, sama-sama, sudah Mba jangan nangis lagi! minta sama Allah, agar Raja di luar sana gak apa-apa, semoga di luar sana, Raja bertemu orang baik, gak bisa bayangin Desta, kalau sampai Raja bertemu orang jahat, dan disuruh minta-minta atau apa." Sahut Desta.


"Ayah berterima kasih banyak sama Desta yah, maafin Ayah dan keluarga, sudah merepotkan Desta dan Khalisa, Alhamdulillah, Mirna sudah mau proses perceraian, Jono juga sudah Ayah laporkan ke polisi, bukti-bukti juga kuat!" sahut Ayah Umar.


"Bagus Yah, suami kaya gitu harus ditinggalkan dan dijebloskan ke penjara, karena sudah mukul istri dan Anak, kalau Ayah butuh pengacara nanti Desta cariin, pengacara yang sudah kenal dan bagus!" sahut Desta.


"Ayah uang dari mana Desta, Mirna juga gak akan mampu bayar!" sahut Ayah Umar.

__ADS_1


"Iya Desta, Mba sudah tidak ada uang lagi, boro-boro harus cari pengacara bagus." Sahut Mba Mirna.


"Iya, udah ah, yang biasa aja Desta, lagian Jono pasti kalah, karena semua ada bukti-bukti jelas!" sahut Bunda Maryam.


"Kalau masalah biaya biar Desta yang bayar! yang penting, Mba Mirna cerai dan si Jono bisa langsung dijebloskan di penjara, bahaya kalau dia masih berkeliaran!" sahut Desta.


"Nah, itu yang Bunda takutkan Desta, Bunda takut Khalisa kenapa-kenapa, Bunda Khawatir!" sahut Bunda Maryam.


"Bunda gak usah khawatir, nanti Desta sewa bodyguard banyak di rumah, buat awasin rumah!" sahut Desta.


"Yang bodyguard waktu itu bukan Desta?" tanya Bunda Maryam.


"Bukan Bun, nanti ada lagi, temannya Bang Joni! pokoknya, Ayah dan Bunda gak usah khawatir yah! Desta cari bodyguard yang benar-benar seram dan rajin, semua udah Allah yang atur, kita minta semua perlindungan sama Allah, insya Allah, keluarga kita akan selalu dijaga dan dilindungi!" sahut Desta.


"Makasih banyak Desta, Khalisa beruntung banget, punya suami seperti Desta, Bunda lega jadinya." Sahut Bunda Maryam.


"Alhamdulillah, Ayah bangga Nak sama kamu, meskipun kamu hanya mantu, tapi Ayah udah anggap kamu Anak Ayah!" sahut Ayah Umar memeluk Desta sambil tersenyum.


"Iya Ayah, sekarang Desta harus pulang, kasihan Khalisa sendirian, Desta juga mau tanya Bang Joni soal bodyguard temannya dia, sekalian mau bilang ke seluruh penghuni rumah, agar berhati-hati." Sahut Desta.


"Iya Desta, cepat deh pulang! kasihan Khalisa, di jalan kamu hati-hati yah!" sahut Bunda Maryam.


"Iya Bun, Ayah, Mba Mirna, Desta pamit! Assalamu'alaikum." Sahut Desta.


"Wa'alaikumsalam." Jawab salam Ayah Umar, Bunda, dan Mba Mirna.


☀☀☀☀

__ADS_1


Akhirnya, Desta pamit pulang. Desta gak menyangka suaminya Mba Mirna senekat itu. Desta memikirkan Raja, gimana keadaan Raja di luar sana. Sebenarnya, Raja, si Marbut dan Rina sedang berjalan, tapi Desta tidak melihat ke arah mereka. Raja mengenali mobil Desta, Raja memanggil Desta sambil berlari. Tapi Desta tidak mendengar dan melihat, laju mobilnya semakin kencang berjalan.


"Om.... Om.... Om.... hiks-hiks-hiks." Raja memanggil Desta sambil menangis.


"Raja kenapa? Raja kenal sama mobil itu?" tanya si Marbut.


"Om Aku Pak, itu Om Aku! hiks-hiks-hiks." Sahut Raja.


"Astaghfirullah, Raja yang sabar yah, mungkin besok kita bisa ketemu lagi, Raja berdoa! kalau saja mobilnya gak kencang, Bapak kejar!" sahut si Marbut.


"Hiks-hiks-hiks...." sahut Raja terus menangis.


"Raja, yang sabar yah!" sahut Rina.


"Ya udah, sekarang kita pulang yah, Bapak janji bakal ajak kamu cari orang tua kamu dan Om kamu itu! tapi Raja janji sama Bapak, Raja gak boleh nangis! janji!" sahut si Marbut.


Ya Allah, aku sudah sayang banget sama Anak ini, padahal bertemu baru tiga hari, rasanya berat sekali untuk pisah dengan Anak ini.


Bersambung...


Terima kasih teman-teman dan readersku atas dukungan kalian, sudah setia ikutin cerita Ta'aruf Cinta, semoga ceritanya bisa menghibur dan gak ngebosenin yah, di tunggu episode selanjutnya makasih 🥰🥰🥰


Sambil menunggu cerita Ta'aruf cinta boleh yuk mampir ke ceritaku yang lainnya yuk, gak kalah seru dan romantis banget cekidot 🥰🥰🥰


- Cinta dan Detik Terakhir


- Cinta Cowok Dingin

__ADS_1


- Cinta Gadis Bisu


__ADS_2