Ta'Aruf Cinta

Ta'Aruf Cinta
Part 12


__ADS_3

"Sama-sama Kak, ini kan sudah jadi tugas aku sebagai istri Kakak." Jawab Khalisa.


"Oh iya, kita butuh apa aja buat besok? kita ke supermarket yuk!" ajak Desta.


"Besok aja deh Kak, aku lagi malas banget keluar!" bantah Khalisa menolaknya.


"Ya sudah, tidak apa-apa, sini deh!" Desta menarik tangan Khalisa dan mendudukan Khalisa di pangkuannya Desta.


"Eh.. kenapa Kak?" Khalisa bergetar kembali menatap mata Desta yang sangat tajam.


"Aku bersyukur memiliki istri sepertimu, aku sangat berterima kasih sama Ayahmu, sudah menjodohkan kita, kamu jangan pernah tinggalin aku yah!" sahut Desta sambil membelai rambut Khalisa yang tanpa hijab.


"Kok Kakak ngomong seperti itu, aku kan sekarang udah jadi istri Kakak, gak mungkin aku tinggalin Kakak." Jawab Khalisa.


"Makasih ya sayang, terima kasih ya Allah, aku sangat bersyukur." Jawab Desta.


Tok.. tok.. tok..


"Iya Bi, Desta membuka pintu kamarnya." ternyata Bi Aning memberi tahu, kalau Mba Mirna dan suaminya datang, sambil membawa kado-kado Khalisa dan Desta.


"Suruh tunggu ya Bi, saya dan Khalisa ke bawah!" jawab Desta.


"Siap Aden!" jawab Bi Aning.


"Sayang ayo ke bawah, Mba Mirna datang, bawa kado-kado yang kemaren." Sahut Desta.


"Ayo Ka!" sahut Khalisa.


"Mba, ya ampun repot-repot bawain kado sebanyak ini! kan bisa Desta sendiri yang bawa!" sahut Desta.


"Gak apa-apa, Mba juga pengen kepoin rumah baru kalian, he-he-he." Sahut Mba Mirna.


"Om, kok Om gak main ke rumah Raja? Raja kan mau main!" tanya Raja yang menarik tangan Desta.


"Iya sayang, kan Om capek, rumah raja sama Om kan jauh, ntar kalau main terus Om gak bobo dong!" sahut Desta tersenyum dan membelai kepala Raja.


"Om, ayo main!" tarik Dewa.


"Iya, iya, ayo! Mba, Mas saya ajak main anak-anak dulu yah!" sahut Desta.


"Heran Mba, kedua anak itu dekat sekali dengan suamimu," sahut Mba Mirna.


"Gak apa-apa Mba, Desta emang sayang sama anak kecil, sering-sering main Mba ke sini! Mba, sama Mas mau minum apa?" jawab Khalisa.


"Apa ajalah, yang penting dingin." Sahut Suaminya Mba Mirna.


"Bi Aning, tolong buatkan minum yah!" perintah Khalisa.


"Siap Non!" Sahut Bi Aning.


🍁🍁🍁


Khalisa dan Mba Mirna berbincang-bicang sambil berselfie-selfie.

__ADS_1



"Wah cantik yah foto kita Mba, he-he-he." Sahut Khalisa.


"Iya Dek, tolong kirim ke Mba yah, Mba mau cuci ah!" Sahut Mba Mirna.


"Boleh Mba, sebentar yah!" sahut Khalisa.


"Mamah, aku dibeliin es cream sama Om." Sahut Raja menunjukan es cream ke Mirna.


"Aku juga Mah, nih!" tambah Dewa dengan gembiranya.


"Bilang apa dulu itu sama Om!" sahut Mirna.


"Makasih Om..." sahut Dewa dan Raja.


"Sama-sama sayang," sahut Desta.


🍁🍁🍁


Desta dan suaminya Mirna bermain bulu tangkis di halaman. Kharismanya Desta sangat terlihat di mata Khalisa. Khalisa dan Mirna memperhatikan mereka bermain.


"Dek, Mba boleh tanya?" tanya Mirna ke Khalisa.


"Apa Mba?" tanya Khalisa kembali.


"Kamu sudah malam pertama belum sama Desta?" tanya Mirna.


"He-he-he, Mba mah ada-ada pertanyaannya." Sahut Khalisa.


"Belum Mba." Jawab Khalisa.


"Hah? kok belum? kenapa?" tanya Mirna.


"Aku datang bulan Mba, jadi belum bisa." Jawab Khalisa.


"Ha-ha-ha, kasihan Desta Dek, kalau sudah lakukan Dek!" sahut Mirna.


"Iya Mba, jangan ngomongin itu terus! aku kan malu." Sahut Khalisa.


"Kenapa harus malu, gak apa-apalah," jawab Mirna.


🍁🍁🍁


Desta dan Suaminya Mba Mirna telah selesai bermain raket, Khalisa mengambilkan dua gelas air putih, untuk Desta dan Suaminya Mba Mirna.


"Suami kamu ini, jagonya minta ampun, kalah saya!" sahut suaminya Mba Mirna. Khalisa hanya tersenyum dan memberikan handuk kecil untuk Desta.


"Ah, biasa aja kok Mas, mungkin saya lagi semangat aja." Sahut Desta.


Gak lama, Mba Mirna dan keluarga pamit pulang karena hari telah sore juga. Khalisa langsung merapihkan gelas-gelas ke dapur.


"Non, biar Bibi aja yang bereskan!" sahut Bi Aning.

__ADS_1


"Gak apa-apa Bi, sudah menanggung." Sahut Khalisa sambil tersenyum.


"Makasih Non," sahut Bi Aning.


"Sayang, aku mandi dulu yah! gak enak banget ini!" sahut Desta.


"Iya Kak," Jawab Khalisa.


🍁🍁🍁


Setelah Khalisa selesai mencuci piring, Khalisa masuk kamar, dan terasa sangat lelah sekali. Desta masih di kamar mandi. Gak lama Khalisa tertidur lelap. Desta melihat Khalisa dan membelai rambut dan wajah Khalisa.


Kasihan istriku kecapean, aku sudah mulai sayang dan mencintai kamu, aku janji akan selalu membahagiakan kamu istriku.


"Kak, ya Allah maaf aku ketiduran." Khalisa terbangun dan kaget.


"Ssttt... udah, udah, jangan bangun! kamu tidur aja lagi yah! kamu pasti kecapean." Desta merebahkan Khalisa kembali.


"Maaf ya Ka," Khalisa langsung memejamkan matanya kembali. Desta mencium kening Khalisa dengan lembut sambil membelai rambutnya.


🍁🍁🍁


Desta lalu duduk di bangku dekat kamar, dia melamun teringat dulu waktu disakiti Ririn.



Aku teringat masalalu yang sangat menyedihkan, keluarga Ririn tidak menyukaiku karena aku dulu miskin, hingga menjodohkan Ririn dengan orang lain, di situ hatiku sangat hancur hingga tak mau mengenal cinta. Sampai akhirnya aku berjuang, kuliah, lulus Sarjana, sampai saat ini punya perusahaan yang aku dirikan dengan Abi. Sampai lima tahun aku menjomblo, dan Abi menyarankanku untuk ta'aruf. Dan ajaibnya orang yang aku Ta'aruf pernah aku tabrak di jalan, sampai akhirnya aku menerima Ta'arufan ini, dan di dalam Ta'aruf ini aku baru merasakan cinta yang sesungguhnya setelah menikah. inikah namanya kebesaranmu ya Allah, engkau maha adil padaku, memberi istri soleha untuk menemaniku sampai akhir hayatku.


Tok.. tok.. tok..


"Iya Bi, kenapa?" Tanya Desta sambil membuka pintu kamarnya.


"Kado-kadonya gimana Den?" tanya Bi Aning.


"Oh iya, biarkan saja dulu yah! gak usah dibuka dulu ya Bi!" sahut Desta.


"Baik Den, permisi!" sahut Bu Bi Aning.


"Kak, kenapa?" tanya Khalisa.


"Kado-kado belum dibukain, sudah kamu tidur aja, masih ngantuk kan?" Sahut Desta.


"Udah gak ngantuk Kak, ayo kita buka kadonya! besok kita kan pergi!" ajak Khalisa.


"Ya sudah ayo!" sahut Desta.


🍁🍁🍁


Desta dan Khalisa sama-sama membuka kado pernikahan mereka yang sangat banyak. Khalisa sangat senang melihat kado-kadonya, Desta memandangi Khalisa sambil tersenyum.


"Kakak kok lihatin aku gitu?" tanya Khalisa.


"Aku senang aja lihat wajah kamu adem, aku bahagia lihat kamu senyum seperti itu!" sahut Desta.

__ADS_1


"Ah Kakak mah bisa aja, jangan gitu Kak, aku malu!" sahut Khalisa menunduk.


Bersambung...


__ADS_2