
"Gak apa-apa Umi, nanggung!" sahut Khalisa.
"Sini Neng, Bibi yang ngerjain!" sahut Bisa Aning.
"Gak usah, Bibi bantu yang lain aja, sebentar lagi selesai kok!" sahut Khalisa.
"Aning lanjutin potong wortelnya!" minta Umi Sarah.
"Iya Umi!" sahut Bi Aning.
"Kamu gak apa-apa Neng?" tanya Bunda Maryam.
"Gak apa-apa Bun." Sahut Khalisa.
"Bunda lanjut yah! bantuin Umi Sarah." Sahut Bunda Maryam.
"Iya Bun, kalau Bunda capek, gantian sama Khalisa yah!" minta Khalisa.
"Iya." Sahut Bunda Maryam.
"Sayang, maafin aku yah!" minta Desta.
"Ya udah, gak apa-apa sayang, kamu istirahat gih! wajahnya ngantuk gitu!" minta Khalisa.
"Om, ayo main lagi!" minta Raja.
"Raja, mainnya sama Dewa aja yah, Om Desta capek mau bobo sayang!" sahut Khalisa, Raja cemberut.
"Nanti kita main lagi ya sayang, Om ngantuk!" sahut Desta tersenyum.
"Raja, Dewa, Om Destanya capek Nak! main berdua aja! Mamah bilang apa? jangan nakal!" sahut Mba Mirna.
☀☀☀☀
Desta akhirnya ke kamar. Di kamar Desta ternyata hilang ngantuk. Dia malah main game online di kamarnya. Khalisa melihat Desta sedang asyik bermain game, sampai Khalisa geleng-geleng kepala.
"Khalisa, ada gunting gak?" tanya Mba Mirna.
"Buat apa Mir?" tanya Bunda Maryam.
"Buat besek ini, biar rapi!" sahut Mba Mirna.
"Aku ambil dulu Mba, di kamar!" sahut Khalisa melangkah ke kamar, saat membuka pintu, Desta sedang bermain game.
"Ya Allah, sayang, bilangnya tidur, tahunya main game, gitu yah, sekarang bohongin istri!" sahut Khalisa.
"Aku gak bisa tidur kalau udah di kamar sayang, kalau gak bobo sama kamu gak bisa! ha-ha-ha." Sahut Desta.
"Kamu kok kaya bayi aja sih, sayang? masa yang lain pada kerja, kita berduaan di kamar, gak enak sayang, tidur ah! wajah kamu lesu gitu! sini handphonenya aku sita kalau gak mau tidur!" minta Khalisa.
"Ya Allah, istri aku dari tadi marah-marah terus sih, mmmm... gemes!" sahut Desta mencubit pipi Khalisa.
"Sakit sayang!" sahut Khalisa.
__ADS_1
"Habis gemes! sini, sini, biar gak sakit, mmmuuacchh... gak sakit kan?" tanya Desta tersenyum.
"Ya udah, kamu sekarang tidur! aku mau ngambil gunting, nanti Mba Mirna nanyain!" minta Khalisa.
"Iya, istriku, aku nurut deh! aku bobo! tapi, kamu juga jangan capek-capek, kalau ngantuk bobo juga yah!" sahut Desta.
"Siap suamiku, tercinta!" sahut Khalisa.
"Haduh, jatuh aku, ha-ha-ha." Sahut Desta sambil tertawa.
"Kok jatuh?" tanya Khalisa.
"Habis di puji istri, jatuh deh, terpesona! ha-ha-ha." Sahut Desta tertawa.
"Dasar! udah ah, aku mau nganter gunting dulu!" minta Khalisa.
Khalisa meninggalkan Desta, dan kembali ke dapur untuk memberi gunting ke Mba Mirna. Mba Mirna tersenyum meledek Khalisa, karena ngambil gunting lama.
"Ya ampun, ngambil gunting kaya ke luar negeri, lama banget Khalisa!" sahut Mba Mirna.
"Iya, tadi nyari-nyari dulu!" sahut Khalisa tersenyum.
"Bohong kamu, Kamu pasti ekhem dulu kan sama suami kamu!" sahut Mba Mirna.
"Apaan sih Mba, ada-ada aja deh!" sahut Khalisa tersenyum.
"Kalau gak ekhem, ya gak bakal dapat Anak kembar Mirna!" sahut Umi Sarah.
"Aku gak ngapa-ngapain kok Umi, Mba, benaran deh!" sahut Khalisa.
"Enggak kok, lagian ngapain siang-siang gini ih..." sahut Khalisa.
"Kan mau siang, pagi, atau malam gak masalah Khalisa, kalau suami kamu mau, ya jangan ditolak! he-he-he." Sahut Mba Mirna.
"Iya Neng, kalau mau istirahat gak apa-apa, istirahat aja!" sahut Umi Sarah.
"Apaan sih, Mba Mirna, Kak Desta tidur kok! enggak Umi, aku mau bantuin, gak ngantuk kok!" sahut Khalisa.
"Khalisa itu, gak kaya kamu Mirna, kamu kan siang, malam hajar terus!" sahut Bunda Maryam.
"Apaan sih Mba, kok jadi Mirna? Mirna gak bisa kalau siang, kan ada dua bocah badung itu! mangkanya Khalisa, mumpung Anak kamu belum lahir atau udah besar, kamu puas-puasin lah!" sahut Mba Mirna.
"Apaan sih Mba, kok jadi ngomongin gituan?" tanya Khalisa sambil tersenyum.
"Eh, Neng, benar lho, apa kata Mirna, sebelum kamu lahir, atau Anak kamu besar, kamu puas-puasin sama Desta, nanti susah kalau punya Anak!" sahut Umi Sarah.
"Nah, benar kan Umi!" sahut Mba Mirna.
"Astaghfirullah, jadi ngomongin gituan yah, Khalisa jadi malu!" sahut Khalisa.
"Kenapa malu Khalisa, orang sudah berkeluarga ngapain malu!" sahut Mba Mirna.
"Iya, ngapain malu!" sahut Umi Sarah.
"Khalisa itu, malu-malu kucing, padahal mau itu!" sahut Mba Mirna.
__ADS_1
"Mba, nanti kuping Kak Desta panas lho, Mba omongin terus!" sahut Khalisa.
"He-he-he." Sahut Mba Mirna tertawa.
☀☀☀☀
Gak terasa azan Ashar pun terdengar. Khalisa izin untuk mandi dan salat asar dulu! sambil bangunin Desta. Sayuran dan buah sebagian telah selesai. Mba Mirna izin untuk tidur sebentar karena kecapean. Tapi Bunda Maryam menyuruh Mirna untuk salat Asar dulu baru tidur dan memandikan Anak-anaknya terlebih dahulu.
"Bunda, Umi, Mba Mirna, Khalisa izin mandi salat Asar dulu yah, sekalian bangunin Kak Desta." Sahut Khalisa.
"Kalau Mirna izin tidur dulu yah, mata ngantuk banget ini!" minta Mirna.
"Ashar tidur, mandi dulu salat, mandiin tuh Anak kamu!" sahut Bunda Maryam.
"Sebentar aja Mba, ngantuk!" sahut Mba Mirna.
"Enggak! enggak! mandiin Anak kamu dulu, salat Ashar." Minta Bunda Maryam.
"Si Mba Mah! Lis kamar mandi di mana?" tanya Mba Mirna.
"Itu kamar mandi, atas juga ada, tapi terserah mau di mana, tinggal pilih aja!" sahut Khalisa.
"Oh, iya, kamu kan mau mandi yah?" tanya Mba Mirna.
"Aku ada kok Mba, di dalam kamar, jadi gak akan ke ganggu, ya udah, aku tinggal dulu yah!" minta Khalisa.
"Iya, Neng!" sahut Umi dan Bunda Maryam.
"Anak-anak aku pada kemana yah?" tanya Mba Mirna.
"Nah, lho! nyasar nanti dia! cari Mir! takut ke kolam renang habis deh!" sahut Umi Sarah.
"Astaghfirullah, iya Umi, Raja, Dewa, kemana Nak?" panggil Mba Mirna.
"Maafin Mirna ya Umi, Mirna emang suka teledor sama Anak, bisanya tidur mulu, ntar kalau Anak hilang baru kebingungan." Sahut Bunda Maryam.
"Iya Besan, gak apa-apa, Anaknya Mirna nakal-nakal yah?" tanya Umi Sarah.
"Nakal sih enggak, cuma rewel, kalau udah main, lupa pulang kadang, kadang susah makan, susah mandi kalau udah main!" sahut Bunda Maryam.
☀☀☀☀
Mba Mirna mencari-cari, tahunya Raja dan Dewa ke kolam renang. Mirna langsung menarik dan menjewer kedua Anak itu sampai nangis dengan kencang.
Bersambung...
Terima kasih teman-teman dan readersku atas dukungan kalian, sudah setia ikutin cerita Ta'aruf Cinta, semoga ceritanya bisa menghibur dan gak ngebosenin yah, di tunggu episode selanjutnya makasih 🥰🥰🥰
Sambil menunggu cerita Ta'aruf cinta boleh yuk mampir ke ceritaku yang lainnya yuk, gak kalah seru dan romantis banget cekidot 🥰🥰🥰
- Cinta dan Detik Terakhir
- Cinta Cowok Dingin
- Cinta Gadis Bisu
__ADS_1
Kalian tinggal klik profil aku aja sudah ada semua karya-karya aku yah, happy Reading 🥰🥰