
Saat Desta sudah ganti baju, Desta mendekati Khalisa dan membelai wajah manis Khalisa yang tanpa hijab, Desta tersenyum memainkan jempolnya di bibir Khalisa.
"Kak, sebentar deh!" Khalisa berlari ke toilet, dia melihat darah yang keluar di mahkotanya. Khalisa keluar dari kamar mandi, dan meminta maaf ke Desta.
"Kenapa? kok pucat?" tanya Desta sambil tersenyum.
"Maaf Kak, malam pertama kita gagal, aku datang bulan," jawab Khalisa pelan sambil menunduk.
"Ya Allah, kirain aku ada apa, gak apa-apa sayang, aku mengerti." Sahut Desta sambil tersenyum.
"Maaf banget ya Kak!" sahut Khalisa menatap Desta.
"Sini! aku gak apa-apa, aku nunggu sampai haid kamu selesai, jadi kamu jangan dipikirkan yah!" sahut Desta mencium kening Khalisa.
"Aku kan jadi gak enak Kak, tugasku sebagai seorang istri, belum tercapai, belum bisa buat Kakak bahagia." Sahut Khalisa.
"Sini peluk aku, selalu disamping kamu, aku sudah bahagia, sekarang kemana-mana udah gak sendiri lagi," sahut Desta memeluk Khalisa dan mencium bibir merah Khalisa dengan sangat lembut dan memasukan lidah Desta secara perlahan, jantung Khalisa berdetak kencang, karena baru merasakan ciuman pertama dari Desta. Desta sangat bahagia meskipun malam pertamanya tertunda, ia masih bisa memainkan tangan dan bibirnya hanya keseluruh tubuh Khalisa termasuk kedua gunung kembarnya Khalisa. Khalisa dan Desta menikmatinya saat itu.
Tok.. tok.. tok..
"Permisi Aden, mau dibuatkan makanan apa buat malam ini?" tanya Bi Aning.
"Sebentar Bi, aku aja yang buka pintu! kamu disini aja!" sahut Desta yang melihat Khalisa tidak memakai Bra.
"Iya Bi, kenapa?" tanya Desta.
"Maaf Den, Bibi ganggu yah? mau dimasakin apa Den, nanti biar Bibi masakin!" sahut Bi Aning.
"Saya tanya Khalisa dulu ya Bi, nanti saya kabarin kalau sudah." Jawab Desta tersenyum.
"Oh baik Den, Bibi permisi yah! maaf ya Den jadi ganggu," sahut Bi Aning tersenyum.
"Kenapa Kak?" tanya Khalisa sambil memegang perutnya.
"Kamu mau makan apa sayang? nanti Bi Aning mau masakin, terus kenapa pegangin perutnya?" tanya Desta.
"Aku gak nafsu makan Kak, perut aku melilit banget," sahut Khalisa sambil tidur miring.
"Kamu perlu obat? biar Bi Aning belikan," Desta memeluk Khalisa dan memegangi tangan yang ada diperut Khalisa dan mencium pipi Khalisa yang halus.
"Gak usah Kak! gak apa-apa nanti hilang sendiri, aku gak pengen makan nasi Kak," jawab Khalisa.
__ADS_1
"Kamu mau apa? nanti biar aku pesan go- food," sahut Desta.
"Terserah Kakak, asal jangan nasi Kak, mie yang berkuah-kuah kaya ramen, aku mau Kak" Jawab Khalisa.
"Oh,, kamu mau mie ramen, ya udah aku pesan yah!" sahut Desta sambil mengambil ponselnya dan memesan makanan lewat go-food.
"Aku pesan yah, aku bilang Bi Aning dulu yah, biar dia gak masakin kita," Sahut Desta sambil keluar kamar.
"Kak," panggil Khalisa sambil menarik tangan Desta.
"Apa sayang?" tanya Desta.
"Kamu tawarin juga Bi Aning sama Pak Jamal, berbagi rezeki, biar berkah, siapa tahu rezeki kita lancar karena mau berbagi." Sahut Khalisa.
"Masya Allah, istriku soleha sekali, peduli dengan orang lain, iya sayang aku tawarkan mereka juga yah," jawab Desta mencium kening Khalisa.
"Bi Aning, sini Bi!" panggil Desta.
"Iya Den, mau di masakin apa?" tanya Bi Aning.
"Untuk hari ini, gak usah masak dulu yah! saya mau pesan makanan di luar, Khalisa menawarkan makanan buat Bibi, sekalian Pak Jamal yah, Bibi panggil Pak Jamal kesini yah!" sahut Desta.
"Ya Allah Den, Non Khalisa baik banget ya Den, Aden beruntung punya istri seperti Non Khalisa." Sahut Bi Aning.
"Baik Den, Bibi lupa!" sahut Bi Aning langsung melangkah keluar.
"Ada apa Den Desta, panggil Bapak?" tanya Pak Jamal.
"Bapak, sama Bi Aning mau pilih makanan yang mana? pegang aja nih handphone saya! kalau sudah bilang yah!" sahut Desta.
"Ah, bapak mah yang mana aja Den, ini udah terima kasih banget, di beliin Den." Jawab Pak Jamal.
"Terima kasihnya sama istri saya ya Pak! karena ia yang pesan." Jawab Desta.
🍁🍁🍁
Setelah Bi Aning dan Pak Jamal sudah memilih makanan, Desta langsung memesannya.
"Bi, kalau sudah datang tolong terima saja yah! sudah saya bayar lewat aplikasi." Sahut Desta.
"Baik Aden, makasih yah!" sahut Bi Aning.
__ADS_1
"Makasihnya nanti sama istri saya ya Bi," Desta langsung melangkah ke kamarnya. dan melihat Khalisa yang sudah tertidur lelap. Desta menyelimuti Khalisa sambil mencium kening dan membelai wajah Khalisa.
Alhamdulillah, terima kasihku padamu ya Allah, dengan ta'aruf ini, aku bisa mendapatkan istri yang soleha, cantik luar dan dalam, dan selalu menjaga kehormatannya sebelum ia menikah denganku, aku menikah dengan wanita yang benar-benar masih suci. Aku minta padamu, jaga ia selalu untukku, sehatkan ia, kuatkan ia dalam melayaniku setiap hari.
🍁🍁🍁
Setelah beberapa lama, makanan pun telah sampai di rumah, Desta membangunkan Khalisa untuk ke meja makan. Desta membisikan di telinga Khalisa.
"Istriku, istriku, bangun yuk! makanan sudah sampai, kita makan dulu!" sahut Desta.
"Sudah sampai sayang, ayo!" Khalisa bangun dan memakai hijabnya, dan turun bersama Desta.
"Silakan Non! makasih ya Non, Bibi dibeliin, he-he." Sahut Bi Aning.
"Sama-sama Bi, makan bareng kita yuk!" ajak Khalisa.
"Bibi makan bareng Pak Jamal aja Non, dibelakang, he-he." Jawab Bi Aning.
"Oh gitu, iya Bi gak apa-apa." Jawab Khalisa. Khalisa sambil memandangi mie yang sudah disediakan, pedasnya menggoda selera.
"Gimana? enak gak?" tanya Desta.
"Enak banget Ka, makasih ya Ka," Khalisa sambil mencoba mencicipi kuahnya yang peda dan enak.
"Kalau kamu sedang tidak enak makan, kamu bilang sama aku yah!" sahut Desta.
"Iya Ka, Ka besok kita jadi kebali? kan aku lagi haid Ka?" sahut Khalisa.
"Jadi dong, tiket sudah aku pesan, gak masalah, kan kita mencari memory cerita kita di sana, kamu gak usah pikirin malam pertama, kaya tadi aja aku udah bahagia kok." Jawab Desta. Khalisa tersenyum malu mendengar ucapan Desta.
🍁🍁🍁
Setelah mereka selesai makan, Khalisa mendengarkan alunan ayat-ayat Al-quran yang merdu dari suara Desta.
Ya Allah, suaranya merdu sekali, membuat aku luluh, aku berterima kasih padamu, telah memberikan jodoh yang benar-benar soleh. aku berjanji akan menjadi istri yang baik buat Ka Desta.
Khalisa mempersiapkan baju-baju ke koper, untuk persiapan besok berangkat, agar besok tidak tergesa-gesa. Begitu juga dengan baju Desta semua sudah dirapihkan oleh Khalisa.
"Makasih ya sayang, baju aku sudah rapi semua dikoper, lama-lama aku makin sayang dan cinta sama kamu." Sahut Desta.
__ADS_1
Bersambung...