
"Insya Allah, aku kuat sayang!" sahut Khalisa.
"Harus sayang! sini, aku mau ngomong sama Dedek kembar kita! Assalamu'alaikum, Anak-anak Papah, lagi apa Nak, kamu gak sabar ingin keluar ya Nak, ingin ketemu Mamah dan Papah, isya Allah, sebulan lagi ya Nak, sabar ya sayang, kuatin Mamah sayang, supaya Mamah gak sakit, jangan bikin Mamah sakit dan Papah khawatir ya sayang, Papah merindukan dan sayang kalian, mmmmuuucchhh... Aduh, Dedeknya nandang-nendang sayang, artinya dia nurut sama Papahnya." Sahut Desta.
"Iya sayang, pasti dong!" sahut Khalisa membelai kepala dan rambut Desta yang menciumi perut Khalisa.
Gak lama, Pak Dani datang. Pak Dani ingin melanjutkan pekerjaannya yang belum selesai. Umi Sarah bertanya pada Bi Aning, buat apa bikin bak dan kran.
"Assalamu'alaikum, permisi!" sahut Pak Dani datang.
"Wa'alaikumsalam." Jawab Bi Aning dan lainnya.
"Bi, saya mau lanjut kerja lagi!" sahut Pak Dani.
"Silakan Pak, Neng Khalisa lagi sakit, Den Desta di dalam, ini orang tua beliau!" sahut Bi Aning.
"Bu, saya izin mau ngerjain kamar mandi." Sahut Pak Dani.
"Silakan Pak! emang kamar mandi kenapa Ning? rusak?" tanya Umi Sarah.
"Bukan Mi, Den Desta bikin bak sama kran, jadi kalau ada tamu yang gak ngerti, bisa pakai air kran dan gayung yang ada di bak." Sahut Bi Aning.
"Emang siapa yang gak ngerti?" tanya Umi Sarah.
"Kemarin ada Mertuanya Dokter Ari yang datang ke sini Mi, numpang ke kamar mandi gak bisa gunain nya, jadi, Den Desta saranin dibikin bak aja sama kran." Sahut Bi Aning.
"Siapa? yang waktu tujuh bulan Khalisa marah-marah gak jelas itu?" tanya Umi Sarah.
"Iya Mi." Sahut Bi Aning.
"Ngapain sih, Desta pakai bikinin segala! norak banget sih, tuh orang, emang gak kamu ajarin?" tanya Umi Sarah.
"Udah Mi, tapi tetap gak bisa, malah baju dan muka saya disemprot shower!" sahut Bi Aning.
"Haduh..." sahut Umi Sarah.
"Dia emang seperti itu Mi, mungkin, di rumahnya sudah biasa pakai ember, gayung dan kran, kaya di rumah saya!" sahut Bunda Maryam.
"Tapi Besan bisa kan kalau diajarin? tapi kenapa saya denger dari Aning, kok sulit diajarin!" sahut Umi Sarah heran.
"Mungkin faktor umur Mi." Sahut Bunda Maryam.
"Kita juga faktor Umur, tapi gak sampai gitu-gitu banget! oh, iya, Mirna kok gak ikut? kenapa Besan? apa karena malu, gara-gara masalah kemarin?" tanya Umi Sarah yang belum tahu permasalahannya.
__ADS_1
"Mirna lagi ngurus Anaknya Mi, dia udah cerai dari suaminya, kemarin dia sudah minta maaf ke Khalisa, Desta, saya, Ayah Umar, jadi, dia ngelakuin itu, karena tekanan dari suaminya." Sahut Bunda Maryam.
"Apa? saya baru tahu, oh, ternyata dari suaminya, bagus deh, kalau cerai, suaminya sekarang tinggal di mana?" tanya Umi Sarah.
"Suaminya di penjara sekarang Umi, karena mencoba kekerasan sama Mirna dan Anaknya." Sahut Bunda Maryam.
"Astaghfirullah, seram banget Besan, kasihan Mirna, sekarang Mirna tinggalnya sama Besan?" tanya Umi Sarah.
"Sama saya Mi." Sahut Bunda Maryam
"Bagus deh, kok laki gitu amat sih, dengarnya kesal saya! tapi, Desta sama Khalisa gak terlibat kan?" tanya Umi Sarah.
"Enggak kok Umi." Sahut Bunda Maryam.
"Lakinya gila apa, istri suruh rampok makanan di rumah Desta! syukur deh, dia di penjara sekarang, saya gak mau Anak dan mantu saya ikut campur dan terlibat!" sahut Umi Sarah.
"Alhamdulillah, enggak Umi." Sahut Bunda Maryam.
"Aning! kamu panggil Desta suruh makan!" minta Umi Sarah.
Ya Allah, aku gak mau cerita kalau Desta sudah mengeluarkan uang banyak untuk Mirna, aku gak mau Umi Sarah jadi benci lagi sama Khalisa.
"Besan, kita makan di lesehan aja yuk! Pak, makan dulu Pak!" minta Umi Sarah.
"Siap-siap, gampang Bu, saya sudah makan tadi sama istri." Sahut Umi Sarah.
"Iya Bi, nanti aku nyusul." Sahut Desta.
"Sayang, aku makan dulu yah! kamu jadi aku tinggal lagi deh!" sahut Desta.
"Kaya mau pergi jauh aja, ya udah, kamu makan gih! makan yang banyak yah, maafin aku sayang, gak bisa temanin kamu!" sahut Khalisa.
"Sssttt... gak apa-apa sayang." Sahut Desta.
☀☀☀☀
Akhirnya, Desta meninggalkan Khalisa sebentar untuk makan. Desta menyuruh Bi Aning membawa makanan juga pada Bodyguard-Bodyguard makan.
"Ayo Desta, makan dulu!" minta Bunda Maryam.
"Masakan Mertua kamu, benar-benar enak lho!" sahut Umi Sarah.
"Wah, jadi penasaran, eh, Pak Dani, makan dulu yuk! udah, nanti lagi kerjanya! makan! Bi Aning, ajak semuanya makan ke sini yah!" minta Desta.
__ADS_1
"Mereka mau makan di depan aja katanya Den." Sahut Bi Aning.
"Ya udah, sendokin!" minta Desta.
"Saya sudah makan Pak, tadi sama istri, kenyang banget! silakan makan aja Pak!" sahut Pak Dani.
"Benaran ya Pak! kalau lapar, ambil yah!" minta Desta.
"Siap Pak!" sahut Pak Dani.
"Desta, Umi mau tanya, kamu sewa Bodyguard sampai lima gitu buat apa? terus pakai pasang Bak sama kran segala!" sahut Umi Sarah.
"Iya Mi, kemarin sempat ada maling, tapi malingnya udah ketangkap kok, mangkanya Desta tambah Bodyguard buat jaga dan bantu Pak Jamal." Sahut Desta.
"Terus, kran sama Bak?" tanya Umi Sarah.
"Itu sengaja, biar kalau ada tamu yang gak bisa gunain kamar mandi kita dengan shower, dia bisa pakai air yang ada di Bak sama gayung gitu Mi." Sahut Desta.
"Desta, Desta, sama orang kok baik banget sih kamu, biarin aja mereka gak bisa, salah sendiri, pakai mau bikinin segala, kaya Ratu aja mereka!" sahut Umi Sarah.
"Ya gak apa-apa dong Mi, kan kasihan juga, kalau sampai mereka buang air kecil atau besar, kebingungan gak ngerti." Sahut Desta.
"Kan Bi Aning sudah ngajarin, kenapa otaknya aja dablek!" sahut Umi Sarah.
"Umi, jangan gitu ah, gak baik!" sahut Desta.
"Kan IQ orang itu beda-beda Umi, jadi karena itu, mungkin sulit memahami, atau emang, orangnya gak mau ribet, dia ingin sama dengan apa yang dia lakuin di rumahnya, dan gak mengerti setiap rumah beda-beda cara." Sahut Desta.
"Tapi kamu gak usah bikin segala!" sahut Umi Sarah.
"Umi, biarin aja lah!" sahut Desta.
"Kan ada kamar mandi yang biasa-biasa aja, yang dipakai Aning dan lainnya di samping kamar Aning, kamu suruh aja ke situ!" sahut Umi Sarah.
"Astaghfirullah, kejauhan Umi, biarin lah Umi, lagian Desta yang mau kok!" sahut Desta.
Bersambung...
Terima kasih teman-teman dan readersku atas dukungan kalian, sudah setia ikutin cerita Ta'aruf Cinta, semoga ceritanya bisa menghibur dan gak ngebosenin yah, di tunggu episode selanjutnya makasih 🥰🥰🥰🥰
Sambil menunggu cerita Ta'aruf cinta boleh yuk mampir ke ceritaku yang lainnya yuk, gak kalah seru dan romantis banget cekidot 🥰🥰🥰
- CINTA DAN DETIK TERAKHIR
__ADS_1
- CINTA COWOK DINGIN
- CINTA GADIS BISU