
●Lanjuutt yaa👋☺..
●Jangan lupa like, komen, vote dan rate untuk karya Thor ini yaa, happy reading❤❤
🌷🌷🌷
🌻BEKASI,11:35
Setelah hampir kurang lebih 2,5 Jam perjalanan mereka lalui, masuklah Jazz Silver mas Dimas ke Gerbang keluar Tol Bekasi Timur saat ini. Mas Dimas tampak asik menikmati lantunan demi lantunan lagu yang terputar di radio mobilnya. Sesekali tangannya menyapu kepala kedua wanitanya yang sedang pulas tertidur disisinya.
Hingga sang bunda tiba-tiba mulai sadar dari tidurnya ...
●●●●
"Kita sudah dimana, Mas?" tanyaku sambil perlahan kubuka kedua mataku yanng seakan berat sekali untuk terbuka.
"Kita sudah keluar Tol Bekasi Timur Putri Tidurku," ujar mas Dimas menggodaku sambil tangan usilnya menarik gemas hidungku.
"Ahh, sakit Mas," lirihku.
"Mas gemas melihatmu baru bangun tidur," ujar mas Dimas tanpa rasa bersalah.
"Apa perutmu mulai lapar Ly?" tanya mas Dimas serius.
"Sedikit," ujarku.
"Kau mau makan apa?" tanya mas Dimas.
"Aku ikut kalian saja Mas," lirihku.
"Oke, aku juga ikut Mayra saja."
"Coba bangunkan Mayra, tanyakan ia mau makan apa," ucap mas Dimas dan segera kubelai-belai rambut ikal Mayra sambil memanggil namanya.
Tak menunggu lama Mayra tampak mulai terbangun.
"Heii, Putri Tidur kecil juga sudah terbangun rupanya," ujar mas Dimas menggoda Mayra kini.
"Kita sudah sampai dimana Yah?" ucap Mayra setelah berhasil membuka matanya dengan sempurna.
"Kita masih di jalan. Sayang ... Ayah dan Bunda lapar, Mayra lapar juga bukan? Mayra mau makan apa Sayang?" tanya mas Dimas lembut pada putri kecilnya.
"Hmm, apa yaa?? ... Oiyaa, Mayla mau ketoplak Ayah," ujar Mayra dengan wajah antusias.
"Ketoprak??" ulang sang Ayah.
"Yang lain saja Nak, bunda tidak ingin makanan itu," lirihku.
"Tapi Mayla mau ketoplak Bundaa," melas Mayra.
Setelah beberapa saat tampak terdiam ...
"Ayah juga mau ketopak," ujar mas Dimas.
"Mass ...."
"Kita bungkus saja, tidak dimakan di tempat, Okee!!" ucap Mas Dimas sambil menatap dan menggenggam tanganku.
Aku yang melihat tatapan tulus mas Dimas seketika mengangguk perlahan.
__ADS_1
●●●●
🌻5 MENIT KEMUDIAN
Ruko berlantai dua dengan spanduk besar tampak terpampang dihadapanku kini, ada gambar ketoprak berukuran besar serta tulisan yang sangat jelas "BAKULAN KETOPRAK MAS GIE". Baru melihat tulisan namanya saja dadaku sangat sesak ...
"Mass ... " lirihku sambil menggeleng menatap mas Dimasku.
Mas Dimaspun seketika menggeggam tanganku.
"Semua akan baik-baik saja, ada Mas disini," ujarnya menenangkan kegelisahanku.
akupun mengangguk perlahan akhirnya.
🌻Mobil mas Dimas telah terparkir di pelataran toko saat ini. Kutatap mas Dimas tampak santai saja ...
°Tak taukah Mas aku disini menahan sesak, tidak adakah bakulan ketoprak yang lain? Kenapa harus membawaku ke tempat ini?? gumam dalam batinku.
°°Maaf Sayang, mas tau kau pasti gelisah saat ini, tapi kau harus menghadapi ini ... Walau mas tidak terima Firgie menyakitimu, tetapi agar hatimu tak goyah bersama Mas, kau harus selalu ingat tempat ini, tempat dimana Firgie telah menyakitimu, batin Dimas.
"Bunda mau turun?" tanya mas Dimas padaku saat ini.
Akupun menggeleng.
"Mayra temani bunda saja di mobil ya Sayang, biar Ayah yang masuk kedalam, oke!!"
"Mayla mau masuk Ayah," ucap Mayra.
"Mayra tetap dimobil yaa, ini kau mainkanlah ponsel Ayah," rayu Dimas agar bunda tak sendirian sekaligus agar Mayra membiarkannya kedalam sendiri.
"Okee," jawab Mayra tampak tersenyum diizinkan memainkan ponsel ayahnya.
"Untuk apa Mas berlama-lama, setelah pesanan siap, Mas segera kembali," ujar mas Dimas segera berlalu setelah mencium kepalaku.
Sesaat kemudian aku menyadari sesuatu, lagu yang diputar ini, aku sangat sesak mendengarnya ...
Mencintaimu aku tenang
Memilikimu aku ada
Di setiap engkau membuka mata
Merindukanmu selalu 'ku rasakan
Selalu memelukmu penuh cinta
Itu yang selalu aku inginkan
Kau mampu membuatku tersenyum dan
Kau bisa membuat nafasku lebih berarti
Lagu ini ..
Lagu kesukaan Firgie ...
Bagus lagunya akan segera berakhir,
Kau jaga selalu hatimu saat jauh dariku
__ADS_1
Tunggu aku kembali
'Ku ... mencintaimu selalu
Menyayangimu sampai akhir menutup mata ...
Akhirnya ...
Tapi ... kenapa lagu ini terputar lagi???
❤5 Menit berlalu ...
Masih lagu yang sama, lagi-lagi terputar ulang, kenapa hanya ada lagu ini di bakulan Fir-gie?? Dan Mas Dimas, kenapa lama sekali tak jua kembali??
❤10 Menit ...
❤15 Menit ...
Mas Dimas tampak belum keluar juga ...
Mass ...
Cepat datang !!!
"Ayah lama sekali sih Bund?" ujar Mayra saat ini.
"Aku mau samperin ayah kedalam ahh," celoteh Mayra kembali.
Akupun segera mengangguk.
●●
Hingga tak lama kemudian ...
Tampak Mas Dimas datang dengan menggandeng Mayra dan membawa 3 bungkus ketoprak pula di tangannya.
Syukurlah, batinku.
Mas Dimas membuka pintu mobil yang berada di sisiku, akupun segera meraih Mayra yang diangkat ke mobil oleh mas Dimas.
Seketika Mas Dimas merangkul bahuku dan memelukku beberapa saat.
"Ada apa Mas?" heranku.
"Tidak ada apa-apa," ujar mas Dimas mencium kepalaku baru kemudian duduk di posisi kemudi.
"Kenapa pakaianmu berantakan Mas?"
"Didalam panas jadi kukeluarkan kaosku," ujar mas Dimas
"Kau sangat lama Mas," ucapku.
"Maaf."
Ayo kita pulang Sayang ...
🌷🌷🌷
🌻Happy reading❤❤
__ADS_1
🌻Jangan lupa like, komen, rate dan Vote bagi yang belum yaa😊😊