
●Terima kasih kepada para readers yang masih setia menanti kelanjutan kisah cinta Lyra❤❤
Lanjuutt yaa👋☺..
🌷🌷🌷
"Apa Mas Dimas ada menghubungimu Al? Mungkin kau tau bagaimana kondisi mas Dimas?"
"Tidak ada Mbak, tapi sesuai prosedur harusnya mas sudah di ruang intensif saat ini hingga 2 minggu sedepan. Karena dokter masih terus memantau bekas sayatan di tubuh mas Dimas," ujar Aldo.
"Apa Om Arya dan Tante Arini juga tidak mengabarimu Mbak?" tambah Aldo kembali seraya menyentuh telinga beberapa kali.
Akupun menggeleng.
"Sabar Mbak, mungkin mereka masih sibuk. Mas pernah bilang padaku jika ia belum menghubungi, tolong dido'akan saja karena pemulihan pembedahan jantung memang tidak instan, apalagi 2 operasi yang dilakukan di tubuh Mas," ucap Aldo.
"Mas Dimas juga berbicara seperti itu pada Mbak, tapi Mbak sangat hawatir Al. Sudah 1 minggu setelah pembedahannya, tapi masih belum ada kabar tentang kondisi mas Dimas," lirihku.
"Seperti yang Mas minta, do'akan saja Mas Dimas, Mbak. Agar dimudahkan segala urusannya, dan lekas diberi kepulihan dan kekuatan," terang Aldo dengan sangat bijak.
"Jika ada kabar tentang Mas Dimas, tolong segera kabari Mbak, Al..!!! Jangan pernah menutupi apapun dari Mbak," tambahku.
"Siap Mbak."
"Oya, bagaimana kondisi ruko? Apa kau kerepotan harus memantau seluruh Cabang?"
"Semua baik, aku menjalaninya dengan ikhlas Mbak, jadi tidak menjadi beban untukku," jawab Aldo.
"Mbak akan membantu memantau Toko Al, ajari saja apa yang harus mbak lakukan saat ke toko," ujarku.
"Tidak Mbak ... menurut Mas, Mbak hanya cukup menjaga diri dan anak-anak. Urusan bisnis biar aku yang menangani. Laporan juga selalu kukirim ke email Mas Dimas, walau sampai saat ini emailku belum dibaca tapi setidaknya semua terperinci dengan baik Mbak, dan aku masih sanggup menanganinya."
"Terima kasih banyak Al."
"Sama-sama, istirahatlah Mbak..!!"
"Iya, Kau juga," ujarku tak lama kutinggalkan ruang kerja diikuti Aldo yang segera memasuki kamarnya.
Diruang tamu, Firgie masih terlihat berbincang dengan Shifaa dan Mayra.
"Sayang, ayo kita ke kamar Nak," ujarku memanggil Mayra untuk ikut denganku ke lantai atas.
"Sebentar lagi Bunda, Mayra belum mengantuk," jawab Mayra.
"Tapi ini sudah malam Sayang, besok kau harus berangkat pagi bersama Om Aldo."
__ADS_1
Beberapa hari ini, Mayra memang berangkat bersama Aldo, baru nanti jam pulang mang Diman yang menjemput Mayra di sekolah. Menurut Aldo, mas Dimas yang memintanya melakukan seperti itu. Agar Mang Diman tetap stanbye menjaga rumah dan meminimalkan mang Diman keluar rumah.
"Bunda besok pagi apa boleh Mayra berangkat diantar Om Gie?" tanya Mayra padaku dengan tatapan mengibanya.
"Boleh ya Mbak, sebetulan aku ada keperluan disekitar sini besok pagi," ujar Firgie tampak menaikkan alisnya kepadaku.
Firgie memanggilku Mbak, kenapa seperti tidak betul semua ini. Kami jadi seakan sangat berniat membohongi Shifaa. Dan Shifaa sangat lugu ia tampak asik bermain dengan Mayra sambil sesekali melihatku.
"Kekasihku orang baik kok Mbak, bolehlah Mbak ...," ujar Shifa padaku.
"Bukan begitu, masalahnya besok mbak ikut kesekolah Shifaa juga ada rapat orang tua murid," tambahku.
"Ya gpp Mbak, iya kan Mas?? Yahh, anggap saja pendekatan dengan calon kakak ipar," celoteh polos Shifa.
Dan Firgie tampak menatapku sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Mungkin Mbakmu risih diantar lelaki selain suaminya Shif," ujar Firgie.
Akupun mengangguk mengiyakan seraya menatap Shifaa.
"Yasudah, aku ikut deh ... sekalian kita bawa si kembar saja Mbak, mereka pasti senang melihat pemandangan luar. Biar aku dan mas Firgie yang menjaga si kembar saat mbak rapat," bujuk Shifaa kembali kini.
Karena kedua orang dihadapanku tampak bersemangat terus membujukku, akhirnya aku mengiyakannya.
"Sayang, ayo kita ke kamar Nak, Bunda sudah mengantuk," ajakku pada Mayra kembali.
•
•
Udara malam menyapu lembut raga-raga kami yang terasa letih akan segala penatnya kehidupan. Dan seperti biasa Mayra dengan beberapa sapuanku dibahunya, telah tampak terlelap kini.
Setelah keberangkatan Mas Dimas, Mayra memang tidur di kamarku pula bersama adik-adiknya. Agar aku tak kesepian saat sikembar tiba-tiba terbangun meminta haknya di malam hari.
Dan seperti malam-malam sebelumnya. Aku sangat sulit memejamkan mataku. Berbagai hal memenuhi otakku, Apakah operasi suamiku berjalan lancar? Apakah sayatan ditubuhnya membuat ia kesakitan? Apakah seluruh organ tubuhnya mampu bekerja selaras setelah perbaikan pada Jantungnya? Dan Apa Mas merindukanku juga disana ...
Beberapa kali kembali kucoba menghubungi ponsel mas Dimas, Ibu maupun Ayah tapi tidak ada yang mengangkat panggilanku. Ada apa ini semua?? Aku seakan kehilanganmu mas Dimasku ...
*Ya Robb* ...
*Tolong jaga suami hamba*,
*Mudahkanlah proses penyembuhannya*,
__ADS_1
*Tetapkanlah ia kembali ketengah kami, istri dan anak-anaknya dalam keadaan sehat yang menyeluruh tanpa menimbulkan gejala atau penyakit lain* ...
*Jadikan kami orang-orang yang sabar atas setiap ujianMu ya Robb*,
*Teguhkan kami bahwa setiap yang terjadi tak lepas dari rencana terbaikMu*,
*Dan Engkau tentu tak akan memberi cobaan diluar kemampuan kami*.
*Kabulkanlah do'aku ya Robb* ...
*Aamiin* ...
Kulipat sajadahku kini setelah kain sembahyang kulepaskan.
Kurebahkan diriku, tetap dengan fikir positifku dan segenggam cinta yang kupunya agar tetap mampu hadirkan bayang suamiku dalam sanubari terdalamku ...
Dan akhirnya terkantuk kini kurasa ...
°°Beberapa saat sebelumnya dilantai bawah ...
"Mas Al buka pintunya aku mau bicara ...," Shifaa tampak memaksa Aldo membuka pintu kamarnya.
"Kenapa kau kemari? Mana kekasihmu sudah pulang?"
"Sudah. Mas, sekarang jawab sebetulnya bagaimana kondisi Mas Dimas. Kau pasti tau kan kondisinya?? Aneh jika ponsel ayah dan ibu juga tak bisa dihubungi ....
Dan Aldo tampak terdiam kini ...
... Jawab Mass..!!!!" ujar Shifa kembali.
Setelah beberapa kali menghela nafas, Aldo berujar kini,
"Beberapa hari pasca operasi, mas Dimas merasakan nyeri yang teramat di daerah operasi, terdapat pembengkakan dan perdarahan di bekas sayatannya. Denyut jantung mas Dimas bertambah cepat dan tidak beraturan .... seketika Aldo terdiam.
Lalu bagaimana kondisi Masku sekarang??Jawab Masss ....
🌷🌷🌷
__ADS_1
🌻Happy reading❤❤