Takdir Cinta Lyra, Antara Cinta Dan Hidayah

Takdir Cinta Lyra, Antara Cinta Dan Hidayah
Mengajari Do'a


__ADS_3

●Lanjuutt yaa👋☺..


●Jangan lupa like, komen, vote dan rate untuk karya Thor ini yaa, happy reading❤❤


🌷🌷🌷


🌻2 HARI KEMUDIAN


Karna kesibukannya, Dimas belum juga berterima kasih pada sosok Bunda Irsya. Dan karena hari ini jadwalnya cukup senggang, setelah melihat outlet baru di sebuah Mall kawasan Cikarang, Dimas segera pulang ke rumah.


11:00 》RABU


Berkali-kali Dimas berusaha menghubungi nomer ponsel yang di berikan Fahmi sahabatnya. Nomer atas nama Bunda Irsya tertulis di layar hpnya kini. Namun lagi-lagi suara operator yang didengar Dimas, yang terus menyatakan bahwa nomer yang dituju sedang di luar jangkauan. ( Lyranya lagi kerja yaa, ponselnya dimatikan )


Baiklah akan kukirim pesan WA untuknya, batin Dimas.


Di tekannya aplikasi berbentuk Lingkaran hijau dengan gambar ponsel dibagian tengahnya, diliatnya gambar profil berupa foto seorang wanita bergaun putih menghadap kebelakang. Kenapa wanita sekarang senang sekali meletakkan foto yang menghadap belakang, membuat penasaran saja. Batin Dimas.


Ia-pun merasa ter-tarik untuk melihat profil lainnya dari kontak wanita tersebut. Tertulis info dari profilnya perindu jannah, kata-kata yang indah.


Dimas segera tersadar tujuannya ingin mengirim pesan terima kasih untuk sang wanita, Dimaspun mengetik tombol dilayar hpnya kini ...


👨"Assalamu'alaikum.. Aku ayah Mayra, terima kasih telah menjaga putriku tempo hari di Cental Mall." Dimaspun segera mengirim pesan tersebut.


Berkali-kali Dimas mengecek ponselnya, tampak pesan masih berceklis 1 disana, mungkin ponselnya sedang di charge, fikir Dimas.


🌻Pukul 12:15


Dimas kembali membuka ponselnya, dilihatnya ada balasan chat WA disana.


Sudah lama aku tidak chat bersama lawan jenis, mengapa terasa sangat aneh kurasa, rasa yang berbeda ... padahal hanya mengirim pesan ucapan terima kasih, ingin tertawa rasanya. Batin Dimas.


Tak menunggu lama Dimaspun membaca pesan yang tertulis disana,


👩"Putri anda sangat cantik, tidak ada hati yang tak tersentuh melihatnya."


Hati yang tak tersentuh, benar-benar pemilihan kata yang indah, batin Dimas.


👨"Terima kasih, semoga anda selalu bahagia." (spontan membalas pesan kembali)


Duhh kenapa aku harus membalasnya kembali, sesal Dimas. Batinnya menyesali tapi matanya terus menatap ponsel dihadapannya, akankah ada balasan lagi darinya? batin Dimas.


Tak lama ponselnya bergetar kembali, dengan cepat Dimas meraih kembali ponselnya. Segera membaca pesan yang muncul,


👩"Do'a yang sama untuk kebahagiaan anda beserta keluarga."


Ia mendo'akanku dan keluargaku, dia pasti wanita yang baik, lagi-lagi batin Dimas berbisik.


●●●●

__ADS_1


🌻PUKUL 12:05 》PT. XX


Jam istirahat telah berbunyi beberapa saat lalu, namun Lyra masih berkutik di line saat ini.


Ada seorang member yang tidak masuk hari ini dan digantikan orang pengganti, namun orang pengganti tersebut melakukan kesalahan. Terdapat foreign material didalam produk dihadapan Lyra saat ini dan Lyra mengorbankan jam istirahatnya untuk mengeluarkan foreign material tersebut.


Setelah dimiringkan dan digoyang-goyangkan beberapa saat, foreign material itupun keluar. Sebuah screw jatuh kelantai saat ini. Lyrapun lega menyelesaikan kesalahan sang member pengganti tersebut.


Dan Lyra segera bergegas ke kantin setelahnya, memberi hak atas perutnya yang sejak tadi sudah keroncongan minta diisi. Ia mengambil nampan berisi nasi dan lauk saat ini, dipilihnya kursi kosong yang pertama tertangkap matanya.


Entah mengapa ia ingin mengecek ponselnya terlebih dahulu, walau mungkin tak ada yang menghubunginya seperti biasa. Ia terkaget, ternyata ada 1 pesan WA tampak disana, dari siapa ya? Lyra segera membaca pesan tersebut ...


Tampak dalam pesan menyebutkan ia adalah Ayah Mayra, dan saat diperhatikan foto profilnya memang foto Mayra, gadis yang bertemu dengannya di Mall tempo hari, gadis yang cantik, ujar Lyra.


Tiba-tiba ia teringat prasangkanya saat itu, suara yang dimiliki sang ayah, wangi yang tercium dari tubuh Mayra. Sesaat kemarin aku berfikir Mayra adalah putri mas Dimas. Hal yang jelas tidak mungkin karena Mas Dimas memang menetap di bandung. Segera kubuang prasangka-ku saat fikirku kembali teringat peristiwa dihari kemarin. Astagfirullohh, ujarku.


Kubaca pesan masuk tersebut dilayar ponselku. Sebuah ucapan terima kasih karena kemarin telah menjaga putrinya tertera disana, dan entah mengapa jariku spontan menjawab dengan kata-kata yg terfikir otakku saat itu.


👩"Putri anda sangat cantik, tidak ada hati yang tak tersentuh melihatnya."


Tak berselang lama ternyata sang ayah membalas pesanku lagi, ucapan do'a untuk kebahagiaanku. Manis sekali ada yang mendo'akanku, batinku. Dan kubalas memberi do'a yang sama untuknya dan keluarganya..


Entah tak tau berapa purnama sudah aku tak berbalas chat seperti ini, hal yang sangat aneh, kembali kubergumam pada batinku.


●●●●


🌻Pukul 19:15 KOSSAN LYRA


Dreettt .... Dreettt ....


Terasa getaran kini di bawah bantalku, ponselku bergetar, tampak suatu panggilan disana dari nomer yang tidak kukenal. Dijawab gak ya? tapi khawatir ada hal yang penting. Akhirnya aku putuskan untuk menjawabnya.


"Assalamu'alaikumm," kuucapkan salam sebelum memulai obrolan kami.


"Wa'alaikumsalam, dengan bunda Irsya?" Seseorang mencari Bunda Irsya, siapa yaa ... batinku. Hanya orang-orang terdekat sekitar sini yang mengenalku sebagai bunda Irsya, tapi sampai meneleponku. Siapa ini?? batinku.


"Bu, saya Indah, pengasuhnya Non Mayra yang tempo hari di Mall," ucap sosok dari dalam telepon menjelaskan.


"Oh Iya, ada apa mbak?" tanyaku.


"Ini Non katanya kangen mau ngobrol sama Bunda," ujarnya.


"Haii bunda masih inget aku?" ucap Mayra yang langsung membuatku terus ingin tersenyum. Anak ini, keceriannya ...


"Masih, Mayra sedang apa?" ujarku.


"Mayla lagi tunggu ayah beli maltabak, Mayla syuka maltabak," cerianya.


"Wahh bunda juga suka martabak, ayah Mayra pasti sayang sekali pada Mayra ya?" ujarku entah kenapa kata-kata itu yang keluar dari mulutku, kenapa aku menanyakan tentang ayahnya, aduuhh Lyra...

__ADS_1


"Ayah sayanggg sekali pada Mayla, bunda juga syuka maltabak. Nanti kalau Mayla main kelumah Isyaa, Mayla bawakan maltabak untuk bunda," gumamnya.


"Terima kasih sayang, tidak perlu, bunda hanya bercanda kok. Oya, berapa usiaMayla?" tanyaku.


"Sebental lagi sudah mau 5 tahun," jawabnya.


"Oh, berarti Mayra sudah besar. Mayra sudah mengaji?" tanyaku lagi.


"Kemalin sudah iqlo 1 tapi Mayla sekalang tinggal dengan Uti jadi tidak ngaji lagi," ucap polosnya.


Sungguh aku bingung ingin bertanya apa lagi pada gadis kecil ini, tapi ia sangat ingin mendekat padaku. Hmm, membahas apa yaa? Lyra terus berfikir.


"Bunda... bunda masih ada kan?" celotehnya.


"Iya bunda masih disini, Oya, Mayra sudah bisa do'a apa saja?" ujarku.


"Do'a mau tidul Mayla bisa bunda," jawabnya.


"Wahh pinternya. Do'a yang lain?" tanyaku lagi.


"Hee, belum bisa," jawab polosnya.


"Mau bunda ajari do'a-doa?" tanyaku lagi.


"Mau bunda," jawabnya lagi.


"Oke, hari ini kita mulai do'a untuk orang tua ya, Mayra ikuti bunda ...


Robbighfirli ... Lyra mengucap setiap kata sebanyak 3x yang diikuti Mayra sebanyak 3x pula ...."


"Sekarang Mayra ulangi sendiri ya."


"Lobbighfilli, " ucap Mayra.


"Uhhh, pintarnya. Kita lanjut kata yang kedua yaa ... waliwàlidayya ... kembali Lyra mengulang 3x kata tersebut yang diikuti 1 per 1 oleh Mayra sebanyak 3x.


Dan seterusnya Lyra menuntun Mayra untuk menghafal Do'a untuk kedua orang tua tersebut ...


Pukul 20:05 saat ini dan Mayra tampak gadis yang cukup pintar, walau masih terbata tapi secara garis besar ia sudah mulai menghafal do'a tersebut.


Sebelum menutup panggilannya, Lyra berpesan pada sang pengasuh untuk mengulang do'a tersebut saat Mayra sedang bermain, pengasuhpun mengiyakan.


🌻Dan itulah aktifitas Mayra yang dilakukan dengan diam-diam dengan seseorang yang mulai akrab dipanggilnya bunda, Lyra yang dulu aneh dipanggil bunda oleh anak yang baru ia kenal sekarangpun tampak mulai terbiasa, alasannya tidak lain.. wajah polos dan cantik Mayra juga keceriannya membuat Lyra gemas dan mudah membuka hati untuknya.


🌻1 bulan sudah keadaan seperti ini akhirnya berlangsung, Mayra tampak sudah hafal bermacam do'a saat ini lhoo.


●Note : foreign material \= benda asing


●●●●

__ADS_1


🌻Happy reading❤❤


Maaf pelan-pelan kita tumbuhkan rasa antar mereka dulu yaa baru ketemu sang ayah, ditunggu selalu yaa😊


__ADS_2