
Ahh Gie, sepertinya aku tak punya dunia lain selainmu. Kau selalu berada disekitarku...
🌷🌷
Pukul 12:40
Aku sampai di bakulan ketoprak saat ini. Masih belum tampak Firgie disana ...
10 Menit berlalu,
Satria merah yang kukenal mulai menampakkan dirinya.
Pria bertopi dengan senyum manisnya menuju kearahku saat ini.
Tak menunggu lama, ia sudah duduk disisiku.
Sesaat kutatap wajah Firgie, Apa kau tidak bosan selalu bertemu denganku, kau seakan selalu siap dan ingin di dekatku. Tapi kurasa hatiku mulai goyah Gie, goyah karena cahaya iman mulai ikut mengisi relung hatiku.. batinku.
"Sudah pesan?" tanyanya membuyarkan lamunku.
Aku menggeleng.
Iapun seketika berdiri menghampiri penjual ketoprak yang tampak sedang memotong lontong disana. Dan Firgie memesan 2 piring ketoprak untuk makan siang kami..
"Maaf tadi ibu meminta dibelikan sesuatu dulu sebelum aku pergi, jadi aku telat" jelasnya.
"Iya gpp," ujarku.
"Kenapa tidak mengabari sejak tadi kalau sudah selesai kajiannya. Akukan bisa mengantar membeli yang kau butuhkan, tidak berjalan sendiri di Mall seperti saat ini."
Iya.. berjalan denganmu ke Mall berdua, dulu aku menyukainya. Tapi kini, aku seakan malu dengan hijabku. Belum lagi kau pasti akan menggenggam tanganku.. Duh, maaf Gie aku memilih mencari yang kubutuhkan sendiri kini..
"Tadi pagi-pagi kau sudah keluar bersamaku, aku tidak enak sama ibu jika kau harus keluar lagi menemuiku," ujarku mencari alasan.
"Santai aja, ibu tenang ko kalau aku perginya menemuimu,"
*Tapi aku tidak tenang Gie..
"Beli apa tadi di dalam?" tanyanya.
"Beli rok," jawabku.
"Rok? untuk siapa?" Firgie tampak heran karena aku selama ini memang hampir tidak pernah memakai rok.
"Untukku"
Penjual ketoprak tampak datang menghampiri kami dengan 2 piring ketoprak di tangannya. Ketoprakpun sudah sampai dihadapan kami saat ini. Dan kami mulai menyantapnya.
"Kenapa tiba-tiba mau pakai rok?" ujar Firgie ingin tahu.
Dan kujelaskan tentang ilmu yang kemarin kuperoleh tentang wanita yang tidak boleh menyerupai laki-laki. Karena celana juga condong membentuk tubuh wanita.
Firgie tampak mengangguk.
Makanan di piring kami masing-masing telah habis. Firgiepun mengantarku pulang.
"Maaf aku gak masuk ya Ly," ujar Firgie padaku
"Soalnya tadi pagi aku sudah kesini gak enak dilihat yang lain," tambahnya.
"Iya, gpp."
Jujur dalam hatiku senang Kau pulang Gie, maaf.
__ADS_1
🌷🌷
19:05
Aku merasa sesak sudah sangat dalam mengisi relung hatiku. Aku tak kuat menahan dilema yang kualami sendiri ...
Akhirnya kuputuskan membagi sesakku pada Mbak Alika, jika kemudian ia menjauh saat tau aku bermain-main dengan non muhrim, aku siap menerimanya. Aku hanya berusaha jujur..
"Assalamu'alaikum Mbak" ucap salamku menjadi pembuka obrolan kami.
"Wa'alaikumum salam Lyra, tumben kamu nelfon mbak duluan. Ada apa Ly?" tanyanya dengan lembut.
"Apa mbak sibuk? ada yang ingin aku ceritakan mbak," ujarku.
"Silahkan! ceritakan saja Ly."
"Mbak, apa mbak pernah pacaran dulu sebelum hijrah?" tanyaku dengan hati-hati.
"Kenapa tiba-tiba menanyakan itu?"
"Sedang ingin bertanya itu mbakk?" jawabku.
"Mbak jujur padamu ya Ly, iya pernah ..." ujarnya lirih.
Hahh mbak Alika juga pernah pacaran, aku jadi tambah penasaran. Bagaimana mbak Alika menyikapinya, batinku.
"Lalu, bagaimana kabar pacar mbak itu sekarang?" akhirnya pertanyaan itu yang terlontar, karena bingung memulai darimana pembahasan ini.
"Setelah mbak tau ilmunya, mbak bersegera meminta putus Ly, kebetulan hubungan kami juga baru jadi mbak fikir sebelum mbak semakin memakai hati mbak," ujarnya.
"Ia mau menerima keputusan Mbak?" tanyaku lagi penasaran.
"Awalnya ia tidak setuju tetapi saat mbak kemukakan hijrah mbak, dan mbak akan memakai pakaian Syar'i ia lalu setuju. yasudah, memang dia bukan yang terbaik untuk Mbak," jawabnya.
"Jujur, kenapa Lyra menanyakan hal itu?"
"Lyra ... apa hubunganmu sudah lama dengannya,"
"Sudah 1 tahun Mbak," jawabku.
"Ya Alloh Lyra, itu sih sudah lama. Kau sudah menyudahi hubunganmu saat ini?"
"Itu dia, belum Mbak.." lirihku.
"Bersegeralah dalam kebaikan lyra, kau sudah taukan Alloh tidak menyukainya," ucapnya mbak alika.
"Aku takut kehilangan lagi Mbak, karena sebelumnya aku juga pernah kehilangan cinta seseorang,"
"Alloh pasti akan mengganti dengan cinta lain yang lebih untukmu, yakinlah Lyra!! Daripada kau terus menimbun dosa dengan berdekatan dengannya."
"Iya sih Mbak, tapi kami sudah saling begitu mencintai ...."
"Cinta sejati hanya milik Alloh Lyra.."
"Lalu aku harus bagaimana menurutmu Mbak?"
"Jika kalian sudah saling mencintai, hanya ada 1 jalan Ly," ujarnya.
"Apa itu mbak?" tanyaku bersemangat.
"Meminta kepastian darinya menyangkut hubungan kalian, tapi sebelumnya kau harus benar-benar siap apapun yang temanmu jawab nanti,"
"Maksud Mbak?"
__ADS_1
"Karena 1 pertanyaanmu itu akan mengubah seluruh jalan kehidupanmu.. Kemungkinan pertama, ia akan melamarmu karena tak ingin kehilanganmu. Dan kemungkinan kedua, ia akan meninggalkanmu, karena belum siap atau mungkin alasan lainnya.. Kau harus siap dengan sedua jawaban itu Ly.."
"Begitukah menurutmu Mbak,? aku berharap dia akan memberi jawaban dengan opsi pertama. Tapi jika sebaliknya, bagaimana ini ya Robb..
"Lyra, segalanya pasti tidak mudah untukmu, tapi yakinlah Cinta Alloh adalah yang paling kekal, ia tidak menuntut, ia tidak akan berprasangka dan ia tidak akan menyakiti. Bersegeralah ambil keputusan Ly, jangan sampai dia orang yang kau cintai di dunia, justru akan menjadi musuhmu kelak bahkan saling menyalahkan nanti ...."
"Kalau kau butuh teman dan kesepian setelahnya, kau bisa main kerumah mbak.." tambah mbak Alika.
Mbak Alika sangat bijak.. terima kasih ya Robb, telah hadirkan Mbak Alika didekatku. awalnya aku fikir mbak Alika akan menjauhiku, namun ternyata ia malah berusaha merangkulku.
Semua kata-kata mbak Alika benar, aku harus mengambil keputusan.. Firgie harus tau dilema yang aku alami, entah ia memahami atau tidak setelahnya..
Astagfirulloh, aku bahkan lupa. Panggilanku masih berlangsung, dan aku sibuk dengan lamunku sendiri..
"Mbak, terima kasih banyak atas setiap solusimu. Terima kasih sudah menuntun jalanku.." ujarku.
"Sama-sama Lyra, mbak juga masih belajar kok. Semangat ya, kesedihan sementara untuk kebahagiaan selamanya insyaaAlloh lebih utama daripada Kebahagiaan sesaat tapi penyesalan selamanya. Selamat beristirahat Lyra, assalamu'alaikumm.."
"Wa'alaikum salam," ujarku menutup obrolanku.
Mbak Alika ... bercerita padamu, menumbuhkan semangatku. Terima kasih Mbak...
🌷🌷
Ponsel masih berada dalam genggamanku. Hingga pesan dari Firgie muncul disana..
"Kau sedang apa? Sudah makan?" tanyanya.
Perhatian yang dulu membuatku meleleh dan bergetar, kini menyisakan sesak untukku. Yaa.. sebelum kau menghalalkanku..
Maaf kuabaikan pesan darimu Gie..
🌷
Ya Robb..
Jika boleh aku memilih, tentunya aku ingin sekali dilahirkan dari keluarga yang faham secara Kaffah agamamu. Keluarga yang membentengi iman sepenuhnya dihatiku. Keluarga yang memberi norma sesuai normaMu.. Mengajari dan mengingatkan apa yang boleh dan tidah boleh dilakukan, apa yang benar dan salah menurut ajaranMU..
Sehingga aku tidak seperti sekarang, mencari sendiri kebenaran agamaMu, dan memperolehNYa setelah hatiku telah terkotori dengan cinta selain kepadaMu. Ampuni hamba Ya Robb..
Senantiasa tuntunlah langkah hamba dalam mendekat kepadamu..
Kau tau Ya Robb.. setelah ini hamba akan membuat keputusan besar untuk hati hamba, jika Firgie memang baik untuk hamba. Mudahkan kami Ya Robb, bukakan hatinya untuk berani menghalalkan hamba. Namun sebaliknya jika Firgie ragu. Ikhlaskan hamba..
Tutup saja hati hamba ya Rob dari pria manapun, yang tak berniat baik untuk hamba.. Dan bukakan kembali hati ini pada sosok yang benar-benar mencintaimu. Sosok yang takut akan azabMU dan sosok yang akan membawa hamba meraih cinta sejatiMu hingga ke Jannahmu.. Meraih Cinta di atas Cinta..
Jadikan Cinta yang muncul kelak dalam hidup hamba adalah Cinta yang tumbuh karena kecintaan padaMU..
Aamiin..
🌷🌷
Kuletakkan penaku..
Kututup diary kuningku..
Goresan pertamaku..
Surat cintaku untuk Robbku..
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
❤Maaf baru up.. Menulis Novel Lyra berbeda dengan menulis chat story Duda Dingin itu.. Thor butuh feel lebih menulisnya..
__ADS_1
❤Semoga kalian gak berpaling dari karya Thor🙏🙏
❤Happy Reading🌻🌻