Takdir Cinta Lyra, Antara Cinta Dan Hidayah

Takdir Cinta Lyra, Antara Cinta Dan Hidayah
Bungkusan Ketoprak


__ADS_3

lanjuutt yaa❤❤


🌷🌷


Selasa ...


Rabu ...


Kamis ...


Dan Kini ...


🌻Jum'at Pagi,


Masih terasa perih tertatih


Hati putih terbalut kasih


Setelah senja menyapu lirih


Semoga luka berangsur pulih


Tanpa sesak datang merintih


Kulangkahkan kakiku seperti biasa dengan penuh semangatku,


Line adalah rumah keduaku,


Rekan-rekan di PT adalah semangatku,


Pekerjaan adalah luapan energiku ...


"Lyra, jangan lupa nanti ke auditorium ya?" ucap Mbak Alika saat berpapasan denganku di koridor line.


"Iya Mbak," ujarku.


"Oya, kamu nanti yang jadi pembawa acara ya!" ucap Mbak Alika lagi.


"Tapi aku belum pernah Mbak, apa saja yang harus Lyra ucapkan?" tanyaku.


"Biasa Ly, ucapan salam, syukur pada Alloh SWT serta sholawat pada Nabi Muhammad SAW. Untuk detail acaranya nanti mbak kasih, jadi kamu tinggal baca, siapa yang tadarus dan mempersilahkan Umi Hana sebagai pengisi materi nanti," tambah mbak Alika.


"Memang tema materi siang ini tentang apa Mbak?"


"Keutamaan Menikah Ly," jawabnya.


"Oh, baiklah Mbak," lirihku.


Setelah bergelut dengan produk di line sampailah kami di jam istirahat.


Aku dan Kak Fida segera menuju aditorium saat ini. Aku terus mengingat-ingat kata-kata apa yang akan kusampaikan pada saat membuka acara nanti.


"Semangat ya lyra, kamu pasti bisa," ucap Mbak Alika menyemangati saat aku hendak naik keatas panggung.


"Assalamu'alaikum Warohmatullohmatullohi Wa Barokatuh... Puji syukur dengan kerendahhan hati saya ucapkan kepada Allohu Rohman Ya Rohim yang dengan kasih sayangnya, telah memberi pada kita nikmat iman dan nikmat islam, sehingga kita dapat hadir dalam majelis jum'at pekan ini.


Sholawat dan dalam tak lupa pula saya sanjungkan pada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW yang telah mengubah zaman kebodohan menjadi zaman terang benderang seperti sekarang ini penuh cahaya iman dan islam. Sholawat dam salam saya limpahkan pula pada sahabat-sahabat Beliau, Istri-istri Beliau serta para pengikut Beliau dengan harapan kita termasuk didalamnya. Aamiin Ya Robbal'alamiinn, langsung saja saya buka acara taklim ini dengan membaca Bismillah. Acara selanjutnya Tadarus Al-Qur'an yang akan dibawakan oleh ukhti Rini. Kepada Ukhti Rini waktu dan tempat saya persilahkan ...." Ukhti Rini pun membaca Tadarus saat ini.


..................


"Terima kasih kepada Ukhti Rini, semoga yang menbaca dan mendengar mendapat Rahmat dari Alloh SWT. Aamiin.. Untuk acara selanjutnya akan langsung masuk keacara inti yaitu materi yang bertema Keutamaan Menikah yang akan dibawakan oleh Umi Hana, untuk Umi Hana saya persilahkan ...."


Umi Hanapun maju kedepan.


Setelah mengucap salam dan sholawat ia mulai memberikan materi ...


"Menikah merupakan ibadah, Allah tidak akan menciptakan menusia melainkan hanya untuk beribadah kepadaNya. Seluruh aktivitas kita sebaiknya diniatkan untuk beribadah kepadaNya.


Dengan menikah, banyak ketumaan yang dapat kita raih. Apa sajakah itu? Ini dia keutamaan menikah yang bisa kita raih.


1. Berhak untuk mendapatkan pertolongan dari Allah SWT saat di hari kiamat kelak


“Tiga golongan orang yang berhak ditolong oleh Allah adalah:


a. Orang yang berjihad / berperang di jalan Allah.


b. Budak yang menebus dirinya dari tuannya.


c. Pemuda / i yang menikah karena mau menjauhkan dirinya dari yang haram." (HR. Tirmidzi, Ibnu Hibban dan Hakim)


2. Keutamaan Menikah, Membuka Pintu Rezeki


Dari Abu Hurairah ra., Nabi SAW bersabda: “Allah enggan untuk tidak memberi rezeki kepada hamba-Nya yang beriman, melainkan pasti diberinya dengan cara yang tak terhingga." (HR. Al-Faryabi dan Baihaqi)


“Carilah oleh kalian rezeki dalam pernikahan (dalam kehidupan berkeluarga)." (HR Imam Ad-Dailami dalam Musnad Al-Firdaus).


3. Pahalanya lebih banyak dibandingkan dengan orang yang belum menikah dalam perkara beramal.

__ADS_1


“Dua rakaat yang dilakukan orang yang sudah berkeluarga lebih baik dari tujuh puluh rakaat shalat sunah yang dilakukan orang yang belum berkeluarga." (HR. Ibnu Adiy dari Abu Hurairah)


4. Gugurnya dosa-dosa mereka saat merengkuh tangan pasangannya


“Sesungguhnya ketika seorang suami memperhatikan istrinya dan istrinya memperhatikan suaminya," kata Nabi Saw menjelaskan, “maka Allah memperhatikan mereka berdua dengan perhatian penuh Rahmat. Manakala suaminya merengkuh telapak tangannya (diremas-remas), maka berguguranlah dosa-dosa suami istri itu dari sela-sela jari jemarinya." (Diriwayatkan Maisarah bin Ali dari Ar-Rafi dari Abu Sa’id Al-Khudzri r.a)


5. Menyempurnakan separuh dari Agama Islam


“Apabila seorang hamba telah berkeluarga, berarti dia telah menyempurnakan setengah dari agamanya maka takutlah kepada Allah terhadap setengahnya yang lainnya." (HR At-Thabrani)


Imam Al Ghazali meyebutkan bahwa hadits-hadits tersebut memperlihatkan isyarat akan keutamaan dari menikah disebabkankan dapat melindunginya dari penyimpangan demi membentengi diri dari kerusakan. Dan seakan-akan bahwa yang menyebabkan rusaknya agama seseorang umumnya adalah kemalu*n dan perutnya maka salah satunya dicukupkan dengan cara menikah." (Ihya Ulumuddin)


Nabi Muhammad SAW bersabda, “Sikap menahan diri yang paling Allah sukai adalah menjaga kemalu*n dan perut."


Semoga bermanfaat, bagi yang telah menikah agar semakin berpacu dengan waktu guna menjadikan keluarganya mejadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warrahmah, dan bagi yang belum menikah agar menjadi motivasi untuk menyegerakan hal tersebut.


Wallahu A’lam bis showab.


Sampai disini ada yang ingin bertanyakah?" ujar Umi Hana.


Tampak beberapa orang menunjuk tangan saat itu, dan segera di jawab tanyanya dengan jawaban yang sangat memuaskan dari umi Hana.


Setelah pemberian materi, aku segera menutup acara kajian siang ini dengan istigfar 3x dan Do'a Kafarotul Majelis dan kuucapkan Salamku kemudian..


Mbak Alika tampak mendekatiku, "Bagus sekali Lyra," ujarnya.


"Makasih Mbak, materinya juga sangat bagus,


In Syaa Alloh sangat bermanfaat," tambahku lagi.


🌷🌷


Riuh gemuruh tampak diloker kini,


Yaa ... jam pulang memang sudah tiba, setiap diri bersiap mengganti seragam mereka sebelum akhirnya menuju bus Babe untuk diantarkannya pulang.


Kupakai Rok bermotif kotak-kotak berwarna Navy saat ini dipadukan tunik hitam dengan hijab yang mulai kupanjangkan menutup dadaku.


🌷🌷


Atap kossanku sudah mulai terlihat,


Kupercepat langkah kakiku tak sabar ingin merebahkan diri setelah aktifitas pekerjaan yang sangat melelahkanku.


Berkali kutatap layar ponselku, mungkin saja ada pesan darinya. Tapi tentu tidak, ia sudah bertekad mengikuti inginku, tidak menghubungi. Tak mungkin segala kenangan terhapus sekaligus begitu saja, dan jika mengikuti sesak. Ingin sekali berbalik dan mendengar suaranya, memastikan ia masih mengingatku. Tapi tidak, bahkan aku wanita dengan kelemahanku dan ego sesaatku harus berusaha kuhilangkan emosiku padanya, harus kupautkan hatiku khusus untuk Robbku.


Lagi-lagi aku merasa sepi saat memasukinya, berbeda saat di PT begitu banyak teman, tapi saat dirumah segala seakan berkumpul di otakku.. Kembali kuucapkan istigfar pada jiwa rapuhku.


Kubersihkan tubuhku dan kutunaikan ibadah Asharku.


Hingga sebuah ketukan mendebarkan jantungku, siapa yang datang? Apa mungkin? Ah tidak...


"Ly, kamu di dalam? ini aku Dyah," tampak suara dari balik pintu.


Oh, Dyah ... hampir saja jantungku berhenti bernafas mengira-ngira akan datangnya.


"Ada Apa Di?" ujarku denggan hijab langsungan yang kukenakan.


"Ada titipan untukmu,"


"Titipan? Dari siapa?" ujarku bingung.


"Biasa, temanmu yang suka naik satria itu, lagi marahan ya?" ujarnya dan kemudian berlalu.


Sesak sekali, Firgie datang?..


Aku segera berlari ke gerbang, mungkinkah ia masih ada disana?


Kutengok kekanan dan kekiri, namun tak kutangkap bayangnya..


Kududuk disisi ruang kotakku,


Tak terasa bulir-bulir air terus memaksa keluar dari sudut mataku..


Lyra kenapa begini, kenapa aku menangis? kau menantinya? ingin melihatnya, bisikku.


1 kalimat dalam benakku,


Sejujurnya aku rindu* ...


Kubuka bungkusan dalam genggamanku,


sebungkus ketoprak tampak dihadapanku,


seketika aku tersenyum.


Ketoprak adalah makanan kesukaan kami ...

__ADS_1


🌷🌷


Pukul 20:00 saat ini,


Segera kunyalakan radio Dakta 107 FM setelah ibadah isya kutunaikan. Inilah aktifitas rutinku kini, mendengarkan kajian di radio. Dan setelahnya di jam 10 malam nanti. Aku akan merenung mendengarkan nasyid yang diputar sebagai penghantar tidur bagi jiwa letihku.


Hai kawan,


Ia, hanya kau kawanku kini..


Saksi sesakku,


Saksi rinduku,


Saksi gelisah yang tiap malam menghampiriku,


Saksi sepiku,


Saksi gejolak imanku,


Saksi kutertatih dalam peluk hidayahNYA..


Hanya Kau...


Si Dinding Diam dalam ruang kotakku..


Segera ku tutup diary kuningku*..


🌻Kudengar alunan Nasyid kini, berharap mataku akan mudah terpejam..


Kembali kuhayati setiap lirik yang kudengar sambil terus kutahan sesakku..


*****


Andai matahari di tangan kananku


Takkan mampu mengubah yakinku


Terpatri dan takkan terbeli dalam lubuk hati


Bilakah rembulan di tangan kiriku


Takkan sanggup mengganti imanku


Jiwa dan raga ini apapun adanya


Andaikan seribu siksaan terus melambai-lambaikan derita yang mendalam


Seujung rambut pun aku takkan bimbang


jalan ini yang kutempuh


Bilakah ajal kan menjelang


Jemput rindu-rindu Syahid yang penuh kenikmatan


Cintaku hanya untukMu


Tetapkan muslimku selalu ...


Keimananku - Syaffix


🌷🌷🌷


👋Menulis kisah hijrah ini, sejujurnya sangat sulit untuk Thor...


Membayangkan kembali masa-masa itu..


Masa yang teramat sakit dan gak ingin diingat..


Masa yang membalikkan dunia Thor..


Merasa apakah keputusan ini benar?


Sebagian orang menyalahkan Thor dimasa itu karena meninggalkan orang yang begitu tulus..


Ya.. inilah kehidupan..


Benar atau salah akan tetap ada ujian apapun keputusan yang kita ambil..


Namun sungguh hanya karnamu Ya Robbku, Keputusan yang menyakiti kami berdua Thor ambil saat itu...


*Maaf Thor jadi Curhat🙏❤


Berharap ada hal baik yang mampu readers ambil..


*Bantu komen dan like karya Thor ini yaa🌻

__ADS_1


__ADS_2