
●Lanjuutt yaa👋☺..
●Jangan lupa like, komen, vote dan rate untuk karya Thor ini yaa, happy reading❤❤
🌷🌷🌷
🌻H-1 pernikahan mbak Dewi
Pukul 12:05
"Mas udah lama?" tanya ku pada sosok yg sedang memainkan ponsel di genggamannya. Terlihat makanannya belum tersentuh. Senyumnya mengembang melihatku mendekat dan segera duduk disisinya.
"lumayan ... " masih dengan senyum yg mengembang di bibirnya.
"Gimana pekerjaan mas hari ini?" tanyaku membuka obrolan sambil mulai memasukkan makanan kemulutku.
"Alhamdulillah smua lancar," jawabnya.
"Kamu sendiri gimana di line?."
"Alhamdulillah lancar juga mas," Jawabku
"Oya, nanti sore nonton yuk? tadi mas berangkat lewat Mall XX ada film baru, kayaknya seru."
"Nanti sore ya?? yahhh ... maaf mas nanti aku gak bisa. Aku belum bilang sama mas ya, nanti aku gak pulang bareng mas dulu."
"Lho memang kenapa?" mas Dimas tampak heran.
"Ma-u ja-lan sama temen line mas."
Duhh maaf mas aku jadi bohong ke kamu, sebetulnya aku mau bertemu dengan teman mbak Dew.
"Aku udah lama gak jalan bareng mereka mas, boleh ya??" tambahku lagi. Kuberikan tatapan memelas padanya😐
"Iyaa boleh, jangan menatap mas dengan pandangan begitu lagi. Gemes mas lihatnya, jadi pengen narik kamu ke pelukan mas," ujarnya menyeringai.
"Ishhh ... mas ngomongnya, dosa tau."
"Udah besok gak ketemu, nanti juga gak bisa jalan," terdengar lirih suara mas Dimas sambil menghela nafasnya.
Tiba-tiba tangannya menarik tanganku dari atas meja membawanya kebawah dan meletakkan dipangkuannya. menggenggamnya dengan erat.
"Lepas mas!! nanti ada yang lihat," ujarku sambil mengontrol kerja jantung yang sedang memompa dengan cepatnya.
"Gak ada yang lihat," bisiknya padaku.
"ihh ... mas nakal banget sih," kutarik tanganku dan segera berdiri.
"Aku duluan ya Mas, belum sholat ... daa ...."
Anak itu, kebiasaan selalu tiba-tiba berlalu dan beranjak pergi.
__ADS_1
●●●●
"Mbak ko ambil cuti mepet banget sih?" tanyaku pada mbak Dewi disebelahku. Kami sedang didalam jemputan yang membawa kami menuju Mall XX. Tampak pula di bangku ujung Ka'Fida sedang terlelap dengan pulasnya.
"Sengaja Ly, biar lamaan cuti di belakangnya."
"Oh iya ...." Jawabku sambil tersenyum2
tentunya mbak Dew ingin honeymoon sama suaminya yaa. hihiii..
"kamu ko senyum2 sih? Anak kecil jangan mikir macem2 yaa?" mbak Dewi menyenggol bahuku dengan bahunya.
"Mbak, Firgie itu gimana sih orangnya?" tiba-tiba spontan aku bertanya tentang sosok yang akan kami temui.
"Nanti kamu lihat sendiri aja. Yang jelas anaknya baik dan sopan."
Sedikit banget sih ngasih cluenya mbak. gumamku dalam hati. Jadi penasaran.
"Mbak, tapi mbak sempet jadian gak sih sama dia?" keberanikan bertanya lagi pada mbak Dew.
"Nggak Ly, beberapa kali kami jalan. Tapi ia hanya menganggap mbak sebatas teman."
"Apa yg membuat mbak menyukai dia?"
"Gimana ya Ly, banyak hal. Gak bisa di sebutkan smua, biar hati mbak yang menyimpannya. Yang jelas dia dari keluarga yang baik, nanti kamu ngobrol sendiri aja!!" mbak Dew tampak tersenyum padaku.
"Oya, makasih ya Ly, kamu udah mau dikenalin ke Firgie," lanjutnya lagi.
"Mbak, apa dia suka dikenal-kenalkan seperti ini??" tanyaku serius.
"Mmm ... buktinya hari ini dia berusaha akan datang," jawab mbak Dew singkat.
Tiba-tiba terlintas gimana kalau Firgie itu nanti gak suka sama aku ya??? Duhhh, kenapa aku terbawa suasana jadi seolah dicomblangin beneran sih, padahal kan cuma nemenin kondangan aja.
Astagfirulloh inget mas Dimas Lyraa.
batinku.
Ponselku bergetar.
👨"Udah dimana?mas udah sampe rumah nii."
👩"masih di jemputan bentar lagi sampe."
👨"Ada siapa aja?"
👩"Aku sebut juga mas gak kenal😅.."
👨"siapa?"
👩"Ka'Fid sama mbak Dew." (gak bisa bohong)
__ADS_1
👨"Mbak Dew leadermu yang mau merid itu?
ngapain udah mau merid jalan-jalan??"
👩"Jalan aja mas, gapapa kali besok kan dia udah cuti."
👨"yaiyalah cuti, masa mau akad nikah kerja dulu😃... tinggal besok kan acaranya??"
👩"lhoo... mas ko tau??mas dateng??"
duhh klo mas dateng gimana, batinku
👨"Ya taulah, Dewi kan anak buahku sayang ...
mas gak dateng, ketemu di line aja nanti."
(bahkan mas Dimas belum tau teman mbak Friss yang mau nikah itu gak lain adalah mbak Dewi)
👩Sayang, oh ... jadi meleleh aku mendengarnya, batinku. "Udah dlu ya mas, dah deket Lyra mau turun."
👨"okeee, jangan nakal yaa😉"
👩"hmmm ...👌👌"
🌻Kami ber3 turun setelah jemputan kami berhenti tepat di depan Mall XX.
"Mbak janjian dimana?"
"Di Kedai Holala ... lantai 3."
"Ohh ... " tampak ka'Fid mengusap matanya setelah terlelap tadi di bus jemputan, tangannya menggandeng tanganku, mbak Dew berjalan di sisiku yang lain beriringan bertiga.
●●●●
Mata mbak Dew mencari-cari saat tiba di Kedai Holala.
Disudut membelakangi kami tampak seorang pria sedang meminum teh manis di depannya.
"Ayoo! Dia sudah datang," ajak mbak Dew menuju pria itu bersemangat.
"Firgie ... " panggil mbak Dew.
Spontan pria itu berbalik dan segera berdiri melihat kedatangan kami. Melihat mbak Dew lebih tepatnya.
Dia masih menatap mbak Dewi.
Dan aku.
🌻Kenapa wajah ini seperti tak asing.
●●●●
__ADS_1
🌻happy reading❤❤