
Aku merasa tak enak hati melihat ekspresi kaka Rosa ketika aku dan kak Rendi sampai di makan,apalagi barusan kak Rendi menggendongku dari kamar.
Mungkinkah kak Rosa cemburu padaku? harus tidak karena aku dan kak Rendi kan saudara,masa iya dia cemburu sama adik kandung pacarnya sendiri.
Aki bersikap biasa saja padanya juga pada semua yang ada di meja makan,meski sebenarnya suasana canggung begitu ketara diantara kami.Kupaksakan bibir ini tersenyum samanis serta seramah mungkin padanya,mengingat dia adalah pacar kakakku dan mungkin kelak akan menjadi kakak iparku.
Entah kenapa aku merasa sikap kak Rosa bemar-benar berbeda padaku,mungkin benar jika kak Rosa memang cemburu padaku.
Ah,nggak mungkin lah masa iya kak Rosa cemburu padaku! aku kan nggak ngapa-ngapain sama kak Rendi,lagipula kami kan saudara kandung jadi nggak mungkin kami melakukan hal diluar batas.
Atau mungkin diantara mereka memang sedang ada masalah pribadi yang nggak ada hubungannya denganku,tapi semakin aku mengacuhkan hal tersebut justru membuatku merasa semakin merasakan perubahan serta perbedaan sikap kak Rosa padaku.Ya,hanya padaku saja karena nyatanya sikap kak Rosa pada mama dan papaku masih biasa saja.
Sampai pada akhirnya karena begitu penasaran,akhirnya kuberanikan diri bertanya pada kakaku malam itu juga ketika sepulangnya kak Rendi sehabis mengantarkan kak Rosa pulang kerumahnya.
Ku ketuk pintu kamar kak Rendi setelah kupastikan kak Rendi benar-benar sudah masuk kedalam kamarnya.
Tok,tok,tok.
"Kak......! kakak sudah tidur? adek boleh masuk nggak?"
__ADS_1
"Iya de,bentar! kakak lagi ganti baju."
Teriaknya dari dalam kamar.
Tak lama setelah suara sahutan kak Rendi dari dalam kamar,hendel pintu kamar kak Rendi diputar dari dalam lalu pintupun terbuka.
"Ada apa de? ayo masuk!"
Segera ku langkahkan kaki untuk segera masuk kedalam kamar kak Rendi,lalu aku duduk di pinggir tempat tidurnya.
Tanpa berbasa-basi segera kutanyakan sikap kak Rosa yang belakangan ini nampak aneh padaku,namun kak Rendi bukannya memberi jawaban yang melegakan hatiku dari pemikiran burukku tentang kak Rosa namun kak Rendi justru menyangkal jika kak Rosa begitu nampak seperti sedang cemburu padaku.
Tapi entah kenapa aku merasa semuanya sedang tidak baik-baik saja.
Entahlah,sebenarnya apa yang sedang terjadi antara kak Rendi dengan kak Rosa memang bukan urusanku dan aku tak punya hak untuk ikut campur dengan urusan mereka.
Jikapun memang benar jika kak Rosa cemburu padaku itu juga bukan karena kesalahanku.
Mungkinkah aku harus mulai menjauhi kak Rendi hanya demi membahagiakan kak Rosa?
__ADS_1
Tidak seharusnya aku terlalu memikirkan hal yang tidak begitu penting untuk aku fikirkan,bukankah akan lebih baik jika aku fokus pada sekolahku?
Biarlah mereka menyelesaikan masalah mereka sendiri toh mereka sudah cukuo dewasa untuk cinta-cintaan jadi mereka harusnya bisa berfikir lebih dewasa pula.
Benar kata mama,akan lebih baik langsung nikah saja kalau sudah cocok nggak usah pacar-pacaran,itu yang sering mama katakan pada kami terutama padaku karena aku anak perempuan harus pandai menjaga diri sendiri.
Aku kembali kekamarku lalu besiap untuk tidur sambil membayangkan saat pak Mario menyelamatkanku malam itu bak sang pangeran berkuda putih yang datang sebagai penyelamat.
Tanpa kusadari aku senyum-senyum sendiri sambil memeluk gulingku bersarung kain motif bunga-bunga warna merah muda seperti gambaran dihatiku saat ini ketika membayangkan wajah pak Mario san malaikat penolongku.
Sepertinya kami berjodoh karena kebetulan dia adalah guru disekolahku sekarang sekaligus wali kelasku.
Tapi,entah memang dia tidak melihatku atau pura-pura tidak melihatku tadi siang saat kami berpapasan di depan kantor polisi.Wajahnya yang memang selalu datar saat melihatku,atau mungkin memang dia selalu seperti itu pada semua orang.Entahlah kami baru beberapa kalo bertemu,hanya sekedar saling tau nama dan belum begitu kenal satu sama lain.
"Astagfirullah..... sadar Ra! sadar! nggak boleh banyangin laki-laki!"
Segera aku bangkit,berjalan menuju kamar mandi lalu segera mengambil wudlu lalu segera bersiap tidur setelah membaca do'a.
Buat temen-temen pembaca semuanya,jangan lupa ber do'a sebelum tidur ya.....
__ADS_1
Bersambung......