Bahasa Cinta

Bahasa Cinta
Jaket Samuel


__ADS_3

Samuel mengantarkanku sampai didepan gerbang rumah,dia bilang ingin buru-buru pulang saat kutawarkan untuk mampir.


Sebenarnya aku hanya sekedar basa basi saja sih saat menawarinya mampir karena enggan jika nanti papa pasti akan mencercaku dengan banyak pertanyaan.


Aku masuk kedalam rumah masih dengan mengenakan jaket milik Samuel yang basah kuyup oleh air hujan,aku langsung naik kelantai dua dan masuk kedalam kamarku untuk mandi.


Setelah selesai mandi aku langsung turun menuju meja makan karena perutku terasa lapar.


Kuhentikan langkah kakiku dan hampir saja ku ambil langkah seribu untuk berlari kembali kekamarku saat kulihat kak Rendi sudah lebih dulu ada disana.


"Ayo sini duduk,kita makan bersama kakak nggak akan menggigit kamu kok.'


Katanya tanpa menoleh kearahku yang berada dibelakangnya.


Dengan enggan aku terpaksa berjalan pelan menuju ke arah meja makan,aku duduk di kursi yang letaknya agak jauh dari kak Rendi.


"Kenapa,takut?"


"Iya."


Jawabku to the point.


"Tadi siapa lagi?"


Tanyanya.Seolah dia selalu mengawasiku,jadi selalu tau kemana dan dengan siapa saja aku selama seharian.


"Yang mana?"


Tanyaku pura-pura tidak tau.

__ADS_1


"Yang barusan nganterin kamu pulang,yang jaketnya kamu pakai hujan-hujanan."


Aku hanya diam,enggan meladeninya dan lebih memilih fokus menghabiskan makanan yang sudah disediakan bibi untukku.


Setelah kak Rendi selesai makan dia sempat mendekat kearahku dan membisikkan sesuatu padaku sebelum akhirnya berlalu meninggalkanku sendirian dimeja makan dengan keadaan mematung seolah perkataan kak Rendi berhasil menghipnotisku.


"Kakak nggak akan biarin siapun mendekatimu,jika dia masih juga tidak menyerah akan kakak buat dia menyesal!"


Kata-kata kak Rendi barusan seolah terus terngiang di telingaku,membuat hilang selera makanku.


"Sayang lagi makan?"


Keberadaan papa yang tak kusadari membuatku benar-benar tekejut dan seketika sadar dari lamunan.


"Eh,maaf sayang papa membuatmu kaget ya?"


Jawabku gelagapan.


"Lagian papa liat kamu bengong aja dari tadi,makanan cuma di liatin aja.Kenapa?"


"Ng....nggak papa kok pa."


Jawabku sambil tersenyum,senyuman yang jelas terlihat sangat kupaksakan.


"Sayang,akhir minggu ini kamu free kan?"


"mmmmm,kenapa pa? kayaknya sih Rara nggak ada acara apapun sama temen-temen."


"Jadi keluarga dari laki-laki yang mau mama dan papa kenalkan kekamu akan datang

__ADS_1


"Tapi Rara kan belum setuju untuk dijodohkan pa...."


Kataku sedikit berbisik.


"Dengerin papa dulu,jangn menyela."


Aku hanya terdiam mendengar penjelasan papa dengan terpaksa.


"Ini cuma pertemuan biasa,keluarga kami sudah lama saling kenal."


Papa menceritakan tentang asal muasal perjodohan ini.


Jadi dulu Kakek memiliki sahabat bernama pak Wijaya mereka ingin menjodohkan anak-anak mereka supaya persahabatan mereka bisa menjadi keluarga namun sangat disayangkan anak mereka berdua semuanya laki-laki jadi tidak mungkin untuk dijodohkan.


Jadi mereka menunggu samapai ada keturunan mereka yang kemungkinan bisa dijodohkan.Sebenarnya cucu pertama dari keluarga Wijaya sebenarnya perempuan namun tidak mungkin jika dijodohkan dengan cucu laki-laki dikeluarga ini yaitu kak Rendi karena usia cucu perempuan dari keluarga Wijaya usinya jauh diatas kak Rendi.


Sekarang mereka tau jika dikeluarga ini ada anak perempuan yang kemungkinan bisa saja dijodohkan dengan cucu laki-laki mereka yang sebenarnya usianya jauh diatasku juga.


Namun ada kabar baiknya,karena mereka sudah mengetahui asal usul Rara yang notabene bukan cucu kandung dikeluarga ini jadi keluarga mereka masih memberi kesempatan pada pihak perempuan untuk menerima atau menolak perjodohan ini.


"Jadi......Rara boleh menolak perjodohan ini pa?"


Papa menganggukkan kepala pelan.


"Setelah diadakannya pertemuan mereka memberi waktu selama satu minggu untuk kita memberi jawaban.Tidak usah terburu-buru dulu sayang."


Aku menghela nafas panjang,percakapanku dengan papa benar-benar membuatku semakin tak berselera makan sama sekali.


Bersambung......

__ADS_1


__ADS_2